
Walaupun mereka bisa di bilang baru kenal , tapi mereka sudah tampak akrab . Meskipun di pujuk -pujuk Ahmad tetap tidak mau menyebutkan siapa gadis yang menjadi pilihan hatinya .
Obrolan mereka terhenti saat orang catring datang . Mereka pun sibuk membantu mempersiapkan semuanya
Sesuai waktu yang sudah di tentukan sesudah sholat magrib para undangan sudah mulai berdatangan .
Putri yang di tunjuk sebagai pembawa acara pun membuka acara . Kemudian Azzam menyampaikan sambutan , sekaligus memperkenalkan dirinya dan istrinya Aisyah kepada para undangan yang mayoritas adalah orang -orang yang tinggal di sekitar komplek perumahan itu yang tentunya akan menjadi tetangga mereka .
Setelah itu berlanjut ke acara doa bersama , Ustadz Hamid , seorang Ustadz yang juga tinggal sekitar komplek , memimpin pembacaan surah yasin yang di baca bersama -sama .
Kemudian dilanjut dengan acara makan bersama . Para undangan dipersilahkan mencicipi hidangan yang telah di sediakan .Selesai menyantap hidangan satu persatu mereka meninggalkan tempat itu .
" Sayang. Kamu sudah makan ?" tanya Azzam pada Aisyah . Dia baru masuk ke dalam rumah setelah ngobrol dengan tetamu undangan di depan rumah .
Aisyah mengelengkan kepala. Saat itu Aisyah sedang duduk bersama teman -temannya . Mengamati mereka sedang menikmati hidangan .
" Ya ,udah..Hubby suapin ya " kata Azzam lalu ikut duduk di samping Aisyah dan menyuapi Aisyah . Aisyah seperti seorang anak kecil yang sedang di suapi ibunya .
" Mau disuapin suami rupanya ? , pantesan di ajak makan tadi gak mau " Kata Ayu sambil melirik Aisyah
" Tadikan memang belum lapar " sahut Aisyah malu -malu .
" Hubby , makan juga dong ! Sini Ais suapin " kata Aisyah lalu menyuapi Azzam .
" So sweet, banget sich ,, jadi pengen cepat -cepat nikah juga" kata Ayu lagi .
" Sabar, satu bulan lagi kan !" Sahut Aisyah
Ahmad yang juga dari luar langsung bergabung dengan mereka , dan mengambil posisi duduk di dekat Putri . Membuat Putri sedikit salah tingkah . Aisyah yang melihat hal itu tidak tinggal diam .
" hmmm,,,kapan ni calonnya di kenalin " kata Aisyah melirik Ahmad dan Putri
Uhuuk..uhuuk
Putri yang sedang menikmati sop ayam langsung keselek mendengar perkataan Aisyah. Spontan Ahmad mengambilkan Putri minum .
" Pelan -pelan " kata Ahmad lembut .
Tanpa sadar sikap keduanya mencuri perhatian semua yang ada d ruangan itu .
"hmm... Ini yang di tanya siapa ? Yang keselek siapa ? Jangan -jangan ada apa -apa ni ?" celetuk Ayu
" Udah Abang ngomong aja !" kata Aisyah menimpali semakin memojokan Ahmad
Semua mata menatap Ahmad dan Putri. Apa lagi keduanya duduk bersebelahan . Ahmad bingung dia mengaruk -garuk kepalanya yang tidak gatal , sementara Putri makin salah tingkah .
"Okey " kata Ahmad dia mengambil gelas dan sendok lalu berdiri
Ting ... ting ( memukul gelas dengan sendok )
" Mohon perhatiannya sebentar " lanjutnya
Semua yang di ruangan pun mendekat dan mengamati Ahmad , termasuk para ART yang sibuk merapikan ruangan itu pun menghentikan aktifitas mereka .
" Okey , saya mau menyampaikan sebuah pengumuman . Sebelumnya saya mohon maaf kepada kedua orang tua saya , Ayah , Ibu , trus adek saya Aisyah yang super bawel tapi paling Abang sayang . Maaf sudah merahasiakan hal ini dari kalian . Tidak ada maksud apa -apa hanya ingin menunggu waktu yang tepat . " tutur Ahmad sambil menatap kedua orang tuanya dan Aisyah bergantian matanya tampak berkaca -kaca .
" 2 minggu yang lalu saya sudah ta'aruf dengan seorang perempuan . " lanjut Ahmad
__ADS_1
Saat itu Putri hanya menunduk , dia tampak gugup , entah kenapa jantungnya berdegup kencang , menanti kelanjutan kata -kata Ahmad .
Pak Sulaiman dan Bu Yani pun mendekati Ahmad .Mata Bu Yani mulai berkaca -kaca mendengar penjelasan putranya .
"Ayah , ibu , adek , semuanya , saya sudah taaruf dengan ..." kata Ahmad terbata -bata lalu terdiam
" Siapa dia , Bang ? " Tanya Aisyah yang sudah tidak sabar
" Sabar dikit dong ,sayang , dengerin dulu Abang ngomong " Sahut Azzam
Ahmad menarik napas lalu melanjutkan kata -katanya. Karena fokus pada Ahmad mereka lupa pada Putri yang saat itu sudah tampak pucat.
" Saya sudah taaruf sama Putri " kata Ahmad sambil menatap Putri .
Dan semua pandangan tertuju pada Putri
" Alhamdulillah " kata Bu Yani lalu memeluk Ahmad.
Aisyah pun bangun dari duduknya
" Dari awal Ais sudah curiga. Pasti ada apa -apa di antara kalian " Kata Aisyah sambil memeluk Putri .
" Maaf ya Ais.." Kata Putri terbata -bata
Ayu dan Mala pun ikut memeluk Putri
" Kita sahabatan sejak dari SMA lho , kenapa hal sebesar ini di rahasiain sich " Kata Ayu
" Maaf " jawab Putri memeluk ketiga sahabatnya .
" Ternyata yang kita jodoh -jodohin kemaren kejadian beneran " Kata Mala .
Suasana haru menyelimuti mereka . Kini giliran Bu Yani yang memeluk Putri . Membuat Putri semakin menangis .
" Oranh tuamu gimanan , Nak ?" Tanya Bu Yani pada Putri
" Alhamdulilah , mereka sudah memberi restu bu , kemaren Abang Ahmad sudah datang ke rumah " jawab Putri
" Abang , kenapa gak beritahu Ayah tentang hal ini , Ayah jadi gak enak sama orang tuanya Putri , masa kamu datang sendiri kesana " Kata Pak Sulaiman
" Gak papa ,Ayah , Abang Ahmad juga sudah jelasin ke papa sama mama kenapa dia datang sendiri ke rumah " kata Putri
" Gerak cepet juga ya ,Bang , kalau Putri bukan sahabat Ais, udah dari kemaren Ais bocorin semuanya " kata Aisyah
" Iya deh , maaf , Abang tau , Abang tu gak bisa nyembunyiin sesuatu dari kamu , makasih ya udah gak buka mulut " kata Ahmad lalu memeluk Adiknya .
" Ya sudah , tunggu apa lagi. tentuin sudah tanggal pernikahan " Kata Pak Khairul
" Bener , coba ngomong dari dulu , kan barengan ijab kabulnya sama Azzam dan Aisyah " Bu Ainun menimpali .
Ahmad hanya tersenyum .
" Tunggu sebentar, Ais punya sesuatu " kata Aisyah lalu melangkah meninggalkan mereka menuju kamarnya . Tidak lama kemudian Aisyah sudah kembali dengan membawa sebuah kotak kecil berwarna merah .
" Ini Ais beli spesial buat Abang sama Putri , kenang -kenangan uang gaji terakhir Aisyah kemaren " kata Aisyah lalu memberikan kotak itu pada Ahmad . Isi kotak itu adalah sepasang cincin .
" Ya ampun dek ,..."
__ADS_1
" Jangan di tolak , susah lho Ais bangun malam -malam ambil ukuran jari Abang , Kalo jari Putri kan sama ukurannya kayak Aisyah " Kata Aisyah .
" Astaga , jadi pas Abang tidur kamu ambil ukuran jadi Abang " tanya Ahmad
" Iya , kan Abang diam -diam , ya gantian Aisyah diam -diam juga " lanjut Aisyah sambil tertawa .
" Tu zam , hati -hati kamu kalo lagi tidur , ntar di ukur -ukur Ais " kata Ahmad sambil cengengesan menatap Azzam .
" Kalo Mas Azzam , gak usah di ukur lagi , udah pas " kata Aisyah
" Haah...pas apa sayang ? " tanya Azzam
" Hubby !"
Aisyah jadi malu sendiri dengan ucapannya , membuat yang lain tertawa .
" Terima kasih ya , dek " Kata Ahmad .
" Sama -sama , Bang . Cincinnya di pakein dong ! "
" Nanti aja Ais ,setelah ijab kabul , kan belum muhrim , Iya kan Put ? " kata Ahmad melirik Putri
" Iya " Jawab Putri sambil tersenyum
"Oh..iya , Sorry Ais..lupa " sahut Aisyah .
" Trus kapan ni, proses selanjutnya " kata Aisyah lagi
" Tadinya , Abang sama Putri mau beritahu semuanya setelah kalian pulang honey moon , tapi udah bocor malam ini , jadi untuk selanjutnya kembali nunggu kalian pulang dulu ,iya kan Put ? " tanya Ahmad
Putri mengangguk .
" Lagian kalian Ke Paris satu minggu aja kan ? " lanjut Ahmad
" Iya kami satu minggu aja , " sahut Azzam
" Hubby gimana dapat semua kan di record ? " Tanya Aisyah pada Azzam
" Tenang mba, semuanya sudah saya record " Sahut Aldi yang memang dari tadi merekam moment itu
" Ini maksudnya di rekamkah ?" tanya Ahmad
" Iya dong ,mau Ais kirim ke kak Nisa " sahut Aisyah
" Oke lah , kalo gitu terima.kasih atas perhatiannya , mohon doanya agar proses selanjutnya berjalan lancar , amin " kata Ahmad
" Amin.." sahut yang lainnya .
Malam semakin larut , Kedua orang tua Azzam dan Oma khadijahj pamit pulang , begitu jug sahabat -sahabat Aisyah . Malam itu Ahmad mengantar Putri pulang memakai mobil sedan milik Aisyah . Aisyah mengantar mereka sampai di depan pintu
Bersambung...
ikuti terus kelanjutan ceritanya
Like dan komen kalian akan menjadi penyemangat untuk saya lanjut merangkai kata
Jadi jangan lupa ya
__ADS_1
LIKE DAN KOMEN
TERIMA KASIH