
Aisyah masih mematung di balik pintu. Sambil memperhatikan Azzam yang sedang menonton video dirinya . Air matanya masih terus mengalir membasahi pipinya . Rasa bersalahnya membuat Aisyah masih ragu untuk mendekati suaminya .
Kemudian pandangan mata Azzam mengarah pada pintu ruangan khusus itu, dia merasa ada yang mencurigakan disana, karena pintunya sedikit terbuka , padahal dia selalu menutup rapat pintu itu . Azzam lalu beranjak dari duduknya perlahan melangkah ke arah ruangan itu .
Menyadari Azzam mendekati ruangan itu , Aisyah pun melangkah mundur menjauh dari pintu , tanpa sengaja dia menyenggol pas bunga keramik dan pas bunga itu jatuh ke lantai lalu pecah .
Praaak...
Aisyah menutup mulutnya. Mukanya semakin pucat .Mendengar suara itu Azzam lalu mempercepat langkahnya masuk ke ruangan itu . Dilihatnya Aisyah yang sedang memunguti pecahan pas bunga itu
" Sayang , kamu di sini " kata Azzam lalu mendekati Aisyah .
" Hubby. ! "
" Jangan di pegang , biarkan saja , nanti ada yang bersihkan ." kata Azzam lalu menarik tangan Aisyah sehingga kini keduanya saling berhadapan .
Saat itu keduanya saling menatap , detak jantung keduanya berdetak lebih cepat . Azzam merasa seperti mimpi. Kini Istrinya yang sangat dia rindukan benar -benar berada di hadapannya. Aisyah lalu memeluk Azzam .
" Maaf kan Ais , By !" kata Aisyah sambil terisak dalam pelukan Azzam .
" Kenapa minta maaf ? Kamu nggak salah kok sayang , pas bunga itu kan bisa kita beli lagi nanti ." Kata Azzam sambil mengecup puncak kepala istrinya .
" Tunggu ! " Azzam melepas pelukannya
" Udah nggak mual lagi dekat Hubby ? "
Aisyah menggelengkan kepala . Membuat Azzam kembali memeluk istrinya . Kemudian Azzam jongkok mengelus perut Aisyah .
" Assalamualaikum, baby ! Sehat terus ya Nak , Abby sudah nggak sabar ketemu sama kamu , jangan jauh -jauh dari Abby lagi ya ! " kata Azzam lalu mengecup perut Aisyah .
" Sayang , sejak kapan kamu ada di sini ? " Tanya Azzam
" Duduk dulu by , kaki Ais pegel ! " Kata Aisyah
" Oke , "
Keduanya pun duduk di atas kasur . Azzam lalu memijit -mijit kaki Aisyah .
" Haus ? Hubby ambilkan jus kamu yang di atas meja hubby dulu ya ? " Azzam kemudian mengambil segelas jus yang ada d atas mejanya lalu memberikannya pada Aisyah .
"Kok hubby tau. Ini jus Ais ? " Tanya Aisyah setelah meneguk jus itu hingga habis .
" Mau lagi ? "
Aisyah mengangguk membuat Azzam tersenyum .
Kemudian Azzam menelpon salah satu OB untuk membuatkan Aisyah jus lagi dan membersihkan pas bunga yang pecah.
" Pertanyaan Hubby belum di jawab ! Sejak kapan kamu di sini ? " kata Azzam kembali memijit kaki Aisyah
" Pertanyaan Ais juga belum hubby jawab ? " Kata Aisyah .
" Pertanyaan apa , sayang ?"
" Itu , ,kok Hubby tau Jus itu punya Ais ? "
" Ohh. Hubby nggak pesan apa -apa sebelum meeting tadi , makanya hubby merasa aneh , kok ada jus . Trus hubby kepikiran kamu , eh ternyata beneran kamu ada di sini ." Kata Azzam sambil tersenyum
" Sebenarnya dari kemaren sore Ais mau ke sini ,tapi hujan , nggak jadi . Trus Ais telpon Ririn , Riirn bilang agak siang kalo mau ke sini , soalnya hubby meeting pagi , pas Ais nyampe hubby masih meeting , ya Ais langsung masuk aja , karena pinggang Ais nyeri Ais tiduran aja di ruangan ini . " kata Aisyah
"Kenapa malah telpon Ririn , sich ? Coba langsung aja telpon hubby , kan Hubby bisa jemput kamu ." Kata Azzam sambil mencubit hidung Aisyah.
" Trus sayang kesini sama siapa ? Kenapa tadi nggak samperin hubby. Malah diam disini ?"
" Ais kesini sendirian , naik taksi online ," Sahut Aisyah
" Sayang , kamu nggak harus naik taksi , lain kali langsung telpon hubby aja .hubby nggak mau kamu kenapa -napa ."
"Iya Ais nggak kenapa -napa kok , Hubby ? "
" Iya , tapi Hubby nggak mau kamu kemana -mana sendirian ."
"Iya ."
" Hubby ..?
" Iya , kenapa sayang ?"
" Maafin Ais ya , akhir -akjir ini udah jauhin hubby , buat hubby sedih .Ais sendiri juga bingung perasaan Ais . " kata Aisyah butiran bening mulai mengalir di sudut matanya .
" Eeh...kok malah nangis , nggak papa kok sayang , hubby ngerti , kamu begini kan pasti bawaan kehamilan kamu ." kata Azzam sambil mengusap air mata istrinya .
" Ais kangen sama hubby !
" Hubby juga kangen sama kamu sayang ."
Azzam kembali memeluk Aisyah.
" Sayang ?"
"iya ?"
" kamu sekarang gendutan " Kata Azzam sambil tertawa .
" Hmmm, jelek ya ?"
"Enggak , Hubby suka , malah semakin seksi !"
" Hah , Seksi , ngaco ! mana ada perempuan hamil....
Azzam membungkam mulut Aisyah dengan sentuhan lembut bibirnya ke bibir Aisyah . Sentuhan yang penuh kerinduan .
Tok tok tok
Aisyah dan Azzam kaget mendengar pintu ruangan itu di ketuk . Mereka pun menghentikan aktiftas yang intim itu .
__ADS_1
" Nanti kita lanjut lagi ya ! " Kata Azzam lalu keluar dari ruangan itu.
" Masuk ! " Kata Azzam
Tampak 2 orang OB masuk ke ruangan Azzam , salah satu dari mereka membawa nampan berisi segelas jus jeruk dan segelas air putih seperti yang Azzam minta tadi . Dan meletakkannya di atas meja di dekat sofa .
Azzam mengarahkan mereka untuk masuk ke dalam ruangan khusus itu . Sementara Azzam mengajak Aisyah untuk keluar dari ruang itu lalu duduk di sofa sambil menikmati jus jeruk yang di bawa OB tadi .Dan kedua OB itu membersihkan ruang khusus itu .
Aisyah yang memang masih haus , langsung meneguk jus segar itu .Azzam mengamati tinggah istrinya sambil tersenyum.
" Kok senyum -senyum ? " tanya Aisyah sambil mengerutkan keningnya .
" Habiskan dong !"
"Iya . " Aisyah lalu menghabiskan jus itu .
" Mau lagi ? " kata Azzam sambil mengusap sisia jus di sudut bibir Aisyah .
" Hubby mau buat Ais sakit perut ? "
" Nggak , kali aja sayang mau lagi !"
Tidak lama kemudian kedua OB yang membersihkan ruangan khusus itu keluar .
" Sudah selesai Pak Bos , kami keluar dulu ." kata salah satu dari mereka .
" Okey , terima kasih ya !" sahut Azzam sambil tersenyum
Kedua OB itu pun keluar dari ruangan Azzam .
" Hubby ..? "
" Iya ,sayang !"
" Kata Bi Imah Hubby jarang pulang , emangnya Hubby kemana ? " Tanya Aisyah pura -pura tidak tau .
" Hmmm, kapan Bi Imah cerita ? Sayang ada pulang ke rumah kah ? "
Aisyah lalu menceritakan tentang obrolan dia dan Bi Imah kemaren . Termasuk tentang kemeja yang masih kotor itu . Membuat Azzam tertawa .
" Sayang , kamu tu ada -ada aja . Lagian pertanyaan kamu ,Hubby tidur di mana kayaknya nggak usah Hubby jawab deh ? " kata Azzam
" Kenapa ?"
" Mau ngetes Hubby ya ? " Kata Azzam sambil tersenyum
" Hubby ! Istrinya nanya kok nggak di jawab ?
" hmmm, sayang kan udah telpon Ririn. Pastilah sayang sudah tau hubby tidur dimana , ya kan ? " kata Azzam lalu bersandar di sofa .
" Kok tau ? " sahut Aisyah sambil tersenyum
Azzam meraih pundak Aisyah. Sehingga kini Aisyah pun bersandar di pundaknya .
" Apa sich yang nggak hubby tau tentang kamu ? Kecuali yang tadi hubby beneran nggak tau kalo kamu ada di ruangan khusus itu. " Kata Azzam lalu mengecup puncak kepala Aisyah .
" Ngapain Hubby pulang , kamunya juga nggak ada di rumah !"
" Hmmm, kalo Ais pulang , Hubby pulang nggak ? "
" Enggak ! " sahut Azzam singkat
" Hubby ? " kata Aisyah sambil mencubit perut suaminya, membuat Azzam tertawa .
" Pasti pulang lah sayang, hubby kan kangen banget sama kamu " .
" Ais juga kangen sama Hubby ". Sahut Aisyah .
Azzam meraih dagu Aisyah bermaksud ingin mengecup bibir istrinya namun ponsel di sakunya berdering . Membuatnya membatalkan niatnya .
" Eit...ganggu aja ! " Gumam Azzam membuat Aisyah tertawa.
" Angkat dulu siapa tau penting !" Kata Aisyah
Azzam lalu mengeluarkan ponsel dari sakunya , tampak nama salah satu koleganya yang menelpon . Kemudian Azzam bangun dari duduknya melangkah kemeja kerjanya .
Aisyah lalu mengambil ponselnya . Perutnya terasa lapar , Dia lalu memesan beberapa menu makanan untuk makan siang mereka .
" Kayaknya enak tu sayang ." Kata Azzam yang kini kembali duduk disamping Aisyah yang sedang melihat -lihat menu makanan .
" Ais sudah pesan by , tinggal tunggu kurir antar." Jawab Aisyah sambil tersenyum .
" Hmmm , makan siang kita di sini aja kah ? "
" Iya "
" Emang kamu pesan apa aja sich ?"
" Hubby mau apa ? "
" Lho. Kok nanya Hubby , kamu tadi kan bilang udah pesan ."
" Siapa tau Hubby mau apa gitu ? jadi sekalian . "
" Hubby mau makan kamu aja ! " Jawab Azzam sambil tersenyum .
"Hmm, nggak mau ! Ais mau di kelonin Hubby aja ! " Sahut Aisyah tersenyum
" Woow,,, Hubby juga mau ." kata Azzam lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Aisyah .
Baru saja Azzam ingin melancarkan aksinya ,kembali pintu ruangan di ketuk . Membuat Azzam menghela napas beratnya, membuat Aisyah terkekeh .
" Mungkin itu kurir yang antar makanan , mukanya jangan lemes gitu dong , ini kantor , makanya jangan macem -macem , kalo di rumah baru nggak ada yang ganggu ! ." kata Aisyah sambil menopang wajah Azzam dengan kedua tangannya .
" Beneran ya di rumah nanti ? "
__ADS_1
Aisyah mengangguk pelan. Dan Azzam pun tersenyum .
" Masuk " kata Azzam
Pintu pun terbuka , nampak Ririn dan seorang kurir yang membawa beberapa bungkusan makanan .
" Pesanan atas nama Bu Aisyah ." Kata Kurir itu lalumeletakkan semua bungkusan yang di bawanya
" Iya , Saya Aisyah ."
Azzam mengerutkan keningnya melihat beberapa bungkusan makanan yang di letakkan kurir itu di depannya .Sedangkan Ririn hanya senyam -senyum sendiri .
Aisyah lalu membayar semua pesanannya sesuai nota yang di berikan kurir itu padanya . Setelah itu kuriri itu pamit keluar dari ruangan itu .
Ririn kemudian menelpon OB untuk mengantarkan beberapa piring dan sendok serta air minum ke ruangan Pak Bos mereka . Tidak lama kemudian datang 2 orang OB membawa yang Ririn perintahkan dan meletakkanya di atas meja , setelah itu mereka kembali keluar.
Aisyah di bantu Ririn membuka bungkusan makanan dan meletakkanya di atas piring .
Bungkusan -bungkusan itu berisi Chicken Steak Chessy , Udang Goreng Tepung , Ayam lada hitam , Udang pedas gurih
Pepes ikan mas , Sate Ayam , Ayam Bakar Madu , Nasi putih .
" Ya ampun sayang , kamu pesan makanan sebanyak ini ," Kata Azzam menatap Aisyah
Aisyah mengangguk dan tersenyum .
" Yakin mau makan ini semua ?" Tanya Azzam lagi
" Iya , tapi yang pastinya nggak sendirian dong ! Kan ada Hubby . Rin , kamu panggil suamimu Ozi sama Abang Ahmad ya , kita makan bareng -bareng ." kata Aisyah .
" Iya mba " kata Ririn lalu menelpon Ozi suaminya. Setelah itu Ririn menelpon Ahmad..Ririn yang punya sifat jahil lalu mengelabui keduanya mengatakan kalau Azzam sedang marah -marah karena kesalahan keduanya .Agar keduanya segera ke ruangan itu . Tidak lama kemudian keduanya pun datang tampak tergesa -gesa membuat Ririn tertawa . Aisyah dan Azzam pun ikut tertawa.
" Haduuuh , ini pasti ide kamu ya dek , ?" Kata Ahmad.
" Enggak , itu idenya Ririn sendiri kok .Ais cuma suruh Ririn panggil Abang sama Ozi aja ." Kata Aisyah membela diri .
"Iya ,Pak Ahmad , Mba Aisyah nggak salah kok ." Kata Ririn
" Ngomong -ngomong , sejak kapan kamu di sini dek , emangnya udah enggak..?"
" Enggak, Bang ! " Potong Aisyah
" Ohh baguslah ." Sahut Ahmad .
" Bu Aisyah kapan ke sini , kok saya nggak liat ya...soalnya saya dari tadi di loby aja " Kata Ozi .
" Sebelum kita selesai meeting tadi dia sudah di ruangan ini. Tu sembunyi di ruangan itu ." Kata Azzam
" Lho kok sembunyi , kenapa ? " tanya Ahmad
" Bu Aosyah mau nhasih surprise, ya ? " kata Ozi
" Udah ah, nggak usah di bahas ,Ais laper nie , Yuk kita makan !" Ajak Aisyah .
" Yuk duduk , kita makan siang bareng ." Kata Azzam lagi .
" Ini makanan kok banyak banget ? " tanya Ahmad lagi
" Maklum aja Pak , Kalo bumil yang pesan !" kata Ririn membuat semuanya tertawa .
Mereka pun makan bersama. Aisyah mencicipi semua makanan yang dia pesan . Seperti biasa Aisyah dan Azzam selalu suap -suapan kalau lagi makan .
Aisyah memaksa mereka berempat untuk menghabiskan semua makanan itu .khususnya Azzam , Ozi dan Ahmad .Mau tidak mau mereka pun menghabiskannya .
"Hmmm. Gitu dong , " Kata Aisyah merasa senang karena semua makanan yang dia pesan habis semuanya .
" Kamu senang , kita yang engap -engapan kekenyangan .Dek " sahut Ahmad
" Iya. Bang , Dia yang pesan banyak , tapi dia makannya sedikit aja ." Tambah Azzam
" Tapi saya paling suka Ayam lada hitamnya enak banget , Bu Aisyah pesan di mana ?" Tanya Ozi
Aisyah lalu menyebutkan nama restoran tempat dia memesan semua makanan itu
" Kamu mau lagi ,Mas ? " Tanya Ririn menatap Ozi
" Mau , tapi nggak hari ini juga kamu pesan , besok atau lusa lah , atau kita makan disana nanti. " Kata Ozi
" Baiklah ." Sahut Ririn membuat Ozi tersenyum
Ririn kembali menelpon OB untuk membersihkan piring -piring yang kotor itu .setelah itu Ririn , Ozi dan Ahmad kembali ke ruangan mereka masing -masing , untuk melanjutkan pekerjaan mereka .
Sepeninggalan ketiganya , Azzam dan Aisyah lalu melaksanakan sholat Dzuhur di ruang khusus.
" Sayang , kamu istirahat aja dulu di sini ya , Hubby masih ada yang mau Hubby selesaikan . " kata Azzam ketika mereka sudah selesai sholat
" Iya , Ais ngantuk , "
" Ya udah kamu tidur aja dulu ." Kata Axzam llalu membantu Aisyah untuk berbaring .
" Istriahat yang baby, Abby mau kerja dulu , jagain Ummy ya ! " Kata Azzam sambil mengelus dan mencium perut Aisyah , kemudian mengecup kening Aisyah .
Aisyah yang memang sudah ngantuk pun tertidur . Sedangkan Azzam tampak sedang sibuk mengecek email yang di kirimkan kolega tentang rencana proyek baru mereka .
1 jam berlalu , Azzam menjenguk Aisyah. Dia tersenyum melihat istrinya tampak nyenyak sekali tidur . Azzam merasa bahagia sekali hari itu , Dia tidak menyangka Aisyah akan ke kantornya . Dia pun berharap semuanya akan kembali seperti semula . Bersama -sama lagi seperti dulu dengan penuh kebahagiaan .
***
Pulang dari kantor , Azzam dan Aisyah tidak langsung pulang ke rumah mereka , tapi pulang ke rumah orang tua Aisyah . Karena Aisyah meminta untuknmenginap dulu di sana , besok baru pulang ke rumah mereka .
Kedua orang tua Aisyah merasa bahagia melihat Aisyah yang pulang bersama suaminya . Setelah masuk ke kamar , Azzam lalu mandi , Aisyah masih belum mau di ajaknya mandi bersama -sama .
Selesai mandi Azzam pun bersiap untuk pergi ke masjid bersama Ahmad dan Pak Sulaiman untuk melaksanakan sholat magrib .
Setelah selesai sholat magrib Azzam ,Ahmad dan Pak Sulaiman pulang untuk menikmati makam malam bersama yang sudah di siapkan istri -istri mereka di rumah .
__ADS_1
Bersambung....