Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 41 Rekaman ccrv


__ADS_3

" Ohh jadi karena sering ngasih snack ya ? Kata Ahmad sambil tersenyum


Azzam pun ikut tersenyum


" Bukan Mas , pokoknya Neng Aisyah mah emang baik , ngomongnya juga sopan " kata Pak Udin .


" Dan yang saya salut itu , saya kan ngomong dari pada uangnya di belikan jajan apa lagi di kasih ke saya mending uangnya di tabung , trus dia jawab ini nabung juga kok pak , tabungan untuk akhirat , sampai kemaren juga dia ngasih kue sama kita , jadi saya bilang udah banyak ni tabungan akhiratnya , ketawa aja dia , tapi kok ada ya yang berniat jahat padanya ? " tutur Pak Udin


" Itulah Pak , Orang baik aja ada yang gak suka , apa lagi orang jahat , ya kan ? "kata Azzam


Mendengar cerita Pak Udin, membuat Azzam semakin kagum pada gadis yang sebentar lagi akan menjadi pendamping hidupnya.


" Kalau pun memang yang menjadi dalang kejadian hari itu adalah Siska , berarti benar yang dikatakan Ririn kemaren kalau Siska hanya pura -pura minta maaf " bisik hati Azzam


"Hey ,, lagi nyetir gak boleh bengong " tegur Ahmad pada Azzam .


" Sorry Bang " kata Azzam kembali fokus


Ahmad lalu mengambil ponsel dari saku jaketnya dan menelpon seseorang . Yang dia telpon tidak lain adalah Putri .


Panggilan pertama tidak ada jawaban , Ahmad menelpon lagi.


" Hallo , Assalamualaikum " sapa Azzam ketika telpon tersambung


" Waalaikumsalam , maaf Bang tadi saya toilet , ada apa Bang " tanya Putri


" Aisyah sekarang di rumah sakit "


"Masya Allah , kenapa Bang ? Sakit kah ? Tadi pagi kita telponan baik -baik aja "


Ahmad lalu menceritakan peristiwa yang terjadi pada Aisyah .


" Masya Allah , kasian Ais. Sekarang kondisi Aisyah gimana ? Trus dirawat di rumah sakit mana ?


" Si Runah Sakit Medica . Dia shok aja , ya adalah lecet dikit ,paling besok udah boleh pulang . "


" Abang , di rumah sakit kah ?"


" Gak , Abang sama Azzam mau cek cctv di pos security " kata Ahmad sambil melirik Azzam .


" Baguslah kalo ada rekaman cctvnya jadi bisa dilacak pelakunya ,. Ya Udah saya mau jenguk Aisyah ,ngabarin yang lainnya juga "


" Oke,, kamu hati -hati juga ya "


" Iya , Abang juga , "


" Assalamualaikum "


" Waalaikumsalam "


Ahmad menutup telpon .


" Kenapa , Zam ?" tanya Ahmad melihat Azzam senyum -senyum sendiri.


" Pacar Abang ya ? " tanya Azzam


" Bukan sich , tepatnya calon istri " sahut Ahmad

__ADS_1


" Wah..Mas Ahmad mau kawin juga kah ?" kaa Pak Budi


" Waduuuh , security di larang kepo " sahut Ahmad sambil tertawa diikuti yang lainnya .


" Kayaknya ada yang kecelakaan tu ! Kata Pak Budi menunjuk keluar . Tampak orang -orang berkerumun di pinggir jalan .


" Parah tu kayaknya ?" kata Azzam ikut melihat ke arah yang ditunjuk Pak Budi dan memperlambat laju jalan mobilnya lalu berhenti


" kecelakaan kah pak ?" tanya Azzam pada pedagang kaki lima di pinggir jalan


" Iya mas , kasian yang di tabrak meninggal ditempat , yang nabrak mobilnya jatuh di bawah jembatan , katanya pengemudinya meninggal jua "tutur pedagang kaki lima itu


" Masya Allah , innalillahiwainnalillahirojiun "


Ucap Azzam di ikut yang lainnya


" Terima kasih pak informasinya " kata Azzam


" Sama -sama , hati -hati mas "


Azzam mengacungkan jempolnya pada pedagang itu lalu perlahan bergerak meninggalkan tempat itu .


" Pelan -pelan aja mas bawa mobilnya " kata Pak Udin


" Iya pak , tenang saja " sahut Azzam .


Merekapun akhirnya sampai di pos security yang terletak di depan gerbang pintu masuk komplek .


Mobil Azzam berhenti tepat didepan pos , lalu muncul sebuah mobil lagi ikut parkir di samping mobil Azzam.


" Siapa dia ? " Tanya Ahmad pada Azzam ketika melihat seorang lelaki yang tidak dia kenal menghampiri mereka .


Ozi lalu menyalami Ahmad dan kedua security . Ahmad mengamati Ozi dari ujung rambut samaoi ujung kaki .


" Ada yang mau saya bicarakan Pak Bos " kata Ozi


"Kita masuk saja dulu " kata Ahmad yang sudah tidak sabar ingin melihat rekaman cctv


Kemudian mereka semua masuk ke dalam pos untuk melihat rekaman cctv .


Dari rekaman cctv tampak jelas plat mobil yang hampir menabrak Aisyah , dan tampak jelas Aisyah yang terguling-guling keseberang jalan .


" Astaga , Allah masih melindungi adek saya , gak kebayang deh , kalau ada mobil yang melintas disitu " kata Ahmad lirih matanya tampak berkaca -kaca


" Iya , Mas .. Neng Aisyah orang baik , Dan Allah akan selau melindungi orang -orang baik seperti Neng Aisyah " kata Pak Udin


Azzam pun ikut terenyuh melihat peristiwa yang menimpa pujaan hatinya itu .


" Kita harus segera ke kantor polisi , saya sudah tidak sabar , mau tau pelakunya " kata Ahmad geram .


"Maaf Pak Bos , emmh semuanya boleh saya bicara ?" kata Ozi membuat semua mata tertuju padanya


" Silahkan ,Zi " Sahut Azzam


Ozi mengelurkan ponsel dari saku jaketnya . Dan menunjukkan sebuah foto monil yang terperosok di bawah jembatan


"Coba liat plat mobilnya , sama kan ?"

__ADS_1


Mereka mengamatj plat mobil yang tampak di cctv dan dengan plat mobil yang di ponsel Ozi secara bergantian


" Iya sama ." kata Ahmad


" Mobil yang hampir menabrak mba Aisyah itulah yang kecelakaan di sana tadi . Yang nabrak maupun yang di tabrak meninggal di tempat " jelas Ozi


" Innalillahiwainnalillahirojiun " jawab mereka serempak


" Tragisnya lagi yang nyetir mobil itu masih remaja , perkiraan umurnya 15 atah 16 tahun " lanjut Ozi


" Kok bisa , anak kecil dibiarkan bawa mobil dijalan raya " kata Ahmad


" Entahlah , itu masih diselidik pihak kepolisian "


" Kalo begitu , sekarang kita gak bisa apa -apa lagi kan ? Mau lapor polisi pelakunya sudah meninggal dunia " kata Ahmad


" Saya sudah lapor juga tadi , kalo mobil itu sempat mau nabrak Mba Aisyah , Nah itu Pak Polisinya kesini " Kata Ozi melihat 2 orang polisi yang menhampiri mereka .


" Assalamualaikum , selamat siang bapak -bapak " Sapa salah satu dari pak polisi itu pada mereka .


" Waalaikumsalam " jawab mereka serempak


Kedua polisi itu pun melihat rekaman cctv yang barusan mereka lihat , dan menyalin rekaman itu untuk barang bukti dan minta Ahmad untuk ikut mereka sekedar memberi keterangan sebagai keluarga korban .


Ahmad pun ikut kedua polisi itu ke kantor mereka , sedangkan Azzam dan Ozi tampak masih berbincang didepan mobil .


" Kamu tetap awasi Siska dan Tante Mia " Kata Azzam


" Baik Pak Bos , Kalo gitu saya pergi dulu , "


" Oke , Saya juga mau balik ke kantor ."


" Gak kerumah sakit kah Pak Bos ?


" Maunya saya tu ke sana , tapi ya . , sudahlah , " kata Azzam lalu masuk ke mobilnya .


" Hati -hati , Pak Bos " kata Ozi


" Kamu juga hati -hati " balas Azzam lalu meninggalkan Ozi yang masih berdiri di samping mobilnya .


***


Ahmad kembali ke rumah sakit , saat masuk ruangan Aisyah tampak Aisyah sedang bersama ketiga sahabatnya sedang ngobrol . Ahmad langsung mendekati Aisyah


" Gimana dek , mana yang sakit ? " tanya Ahmad sambil mengusap kepala Aisyah , tampak Ahmad begitu menyayangi adiknya .


Putri yang menyaksikan adegan itu kagum.pada Ahmad .


" Udah ,, gak usah kuatir , Ais baik -baik aja . cuma ini aja yang buat risih " jawab Aisyah menunjuk jarum impus yang terpasang di tangannya .


" Kalo itu Abang angkat tangan , itu urusan dokter " kata Ahmad.


" Jadi gimana Bang, pelakunya sudah di tangkap kah ? " tanya Ayu


" Iya gimana nak ?" tanya Bu Yani


" Bentar bu saya haus .."

__ADS_1


" Ini minum dulu , Bang " kata Putri lalu menyodorkan sebotol minuman pada Ahmad .


__ADS_2