
" Ohh jadi karena sering ngasih snack ya ? Kata Ahmad sambil tersenyum
Azzam pun ikut tersenyum
" Bukan Mas , pokoknya Neng Aisyah mah emang baik , ngomongnya juga sopan " kata Pak Udin .
" Dan yang saya salut itu , saya kan ngomong dari pada uangnya di belikan jajan apa lagi di kasih ke saya mending uangnya di tabung , trus dia jawab ini nabung juga kok pak , tabungan untuk akhirat , sampai kemaren juga dia ngasih kue sama kita , jadi saya bilang udah banyak ni tabungan akhiratnya , ketawa aja dia , tapi kok ada ya yang berniat jahat padanya ? " tutur Pak Udin
" Itulah Pak , Orang baik aja ada yang gak suka , apa lagi orang jahat , ya kan ? "kata Azzam
Mendengar cerita Pak Udin, membuat Azzam semakin kagum pada gadis yang sebentar lagi akan menjadi pendamping hidupnya.
" Kalau pun memang yang menjadi dalang kejadian hari itu adalah Siska , berarti benar yang dikatakan Ririn kemaren kalau Siska hanya pura -pura minta maaf " bisik hati Azzam
"Hey ,, lagi nyetir gak boleh bengong " tegur Ahmad pada Azzam .
" Sorry Bang " kata Azzam kembali fokus
Ahmad lalu mengambil ponsel dari saku jaketnya dan menelpon seseorang . Yang dia telpon tidak lain adalah Putri .
Panggilan pertama tidak ada jawaban , Ahmad menelpon lagi.
" Hallo , Assalamualaikum " sapa Azzam ketika telpon tersambung
" Waalaikumsalam , maaf Bang tadi saya toilet , ada apa Bang " tanya Putri
" Aisyah sekarang di rumah sakit "
"Masya Allah , kenapa Bang ? Sakit kah ? Tadi pagi kita telponan baik -baik aja "
Ahmad lalu menceritakan peristiwa yang terjadi pada Aisyah .
" Masya Allah , kasian Ais. Sekarang kondisi Aisyah gimana ? Trus dirawat di rumah sakit mana ?
" Si Runah Sakit Medica . Dia shok aja , ya adalah lecet dikit ,paling besok udah boleh pulang . "
" Abang , di rumah sakit kah ?"
" Gak , Abang sama Azzam mau cek cctv di pos security " kata Ahmad sambil melirik Azzam .
" Baguslah kalo ada rekaman cctvnya jadi bisa dilacak pelakunya ,. Ya Udah saya mau jenguk Aisyah ,ngabarin yang lainnya juga "
" Oke,, kamu hati -hati juga ya "
" Iya , Abang juga , "
" Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam "
Ahmad menutup telpon .
" Kenapa , Zam ?" tanya Ahmad melihat Azzam senyum -senyum sendiri.
" Pacar Abang ya ? " tanya Azzam
" Bukan sich , tepatnya calon istri " sahut Ahmad
__ADS_1
" Wah..Mas Ahmad mau kawin juga kah ?" kaa Pak Budi
" Waduuuh , security di larang kepo " sahut Ahmad sambil tertawa diikuti yang lainnya .
" Kayaknya ada yang kecelakaan tu ! Kata Pak Budi menunjuk keluar . Tampak orang -orang berkerumun di pinggir jalan .
" Parah tu kayaknya ?" kata Azzam ikut melihat ke arah yang ditunjuk Pak Budi dan memperlambat laju jalan mobilnya lalu berhenti
" kecelakaan kah pak ?" tanya Azzam pada pedagang kaki lima di pinggir jalan
" Iya mas , kasian yang di tabrak meninggal ditempat , yang nabrak mobilnya jatuh di bawah jembatan , katanya pengemudinya meninggal jua "tutur pedagang kaki lima itu
" Masya Allah , innalillahiwainnalillahirojiun "
Ucap Azzam di ikut yang lainnya
" Terima kasih pak informasinya " kata Azzam
" Sama -sama , hati -hati mas "
Azzam mengacungkan jempolnya pada pedagang itu lalu perlahan bergerak meninggalkan tempat itu .
" Pelan -pelan aja mas bawa mobilnya " kata Pak Udin
" Iya pak , tenang saja " sahut Azzam .
Merekapun akhirnya sampai di pos security yang terletak di depan gerbang pintu masuk komplek .
Mobil Azzam berhenti tepat didepan pos , lalu muncul sebuah mobil lagi ikut parkir di samping mobil Azzam.
" Siapa dia ? " Tanya Ahmad pada Azzam ketika melihat seorang lelaki yang tidak dia kenal menghampiri mereka .
Ozi lalu menyalami Ahmad dan kedua security . Ahmad mengamati Ozi dari ujung rambut samaoi ujung kaki .
" Ada yang mau saya bicarakan Pak Bos " kata Ozi
"Kita masuk saja dulu " kata Ahmad yang sudah tidak sabar ingin melihat rekaman cctv
Kemudian mereka semua masuk ke dalam pos untuk melihat rekaman cctv .
Dari rekaman cctv tampak jelas plat mobil yang hampir menabrak Aisyah , dan tampak jelas Aisyah yang terguling-guling keseberang jalan .
" Astaga , Allah masih melindungi adek saya , gak kebayang deh , kalau ada mobil yang melintas disitu " kata Ahmad lirih matanya tampak berkaca -kaca
" Iya , Mas .. Neng Aisyah orang baik , Dan Allah akan selau melindungi orang -orang baik seperti Neng Aisyah " kata Pak Udin
Azzam pun ikut terenyuh melihat peristiwa yang menimpa pujaan hatinya itu .
" Kita harus segera ke kantor polisi , saya sudah tidak sabar , mau tau pelakunya " kata Ahmad geram .
"Maaf Pak Bos , emmh semuanya boleh saya bicara ?" kata Ozi membuat semua mata tertuju padanya
" Silahkan ,Zi " Sahut Azzam
Ozi mengelurkan ponsel dari saku jaketnya . Dan menunjukkan sebuah foto monil yang terperosok di bawah jembatan
"Coba liat plat mobilnya , sama kan ?"
__ADS_1
Mereka mengamatj plat mobil yang tampak di cctv dan dengan plat mobil yang di ponsel Ozi secara bergantian
" Iya sama ." kata Ahmad
" Mobil yang hampir menabrak mba Aisyah itulah yang kecelakaan di sana tadi . Yang nabrak maupun yang di tabrak meninggal di tempat " jelas Ozi
" Innalillahiwainnalillahirojiun " jawab mereka serempak
" Tragisnya lagi yang nyetir mobil itu masih remaja , perkiraan umurnya 15 atah 16 tahun " lanjut Ozi
" Kok bisa , anak kecil dibiarkan bawa mobil dijalan raya " kata Ahmad
" Entahlah , itu masih diselidik pihak kepolisian "
" Kalo begitu , sekarang kita gak bisa apa -apa lagi kan ? Mau lapor polisi pelakunya sudah meninggal dunia " kata Ahmad
" Saya sudah lapor juga tadi , kalo mobil itu sempat mau nabrak Mba Aisyah , Nah itu Pak Polisinya kesini " Kata Ozi melihat 2 orang polisi yang menhampiri mereka .
" Assalamualaikum , selamat siang bapak -bapak " Sapa salah satu dari pak polisi itu pada mereka .
" Waalaikumsalam " jawab mereka serempak
Kedua polisi itu pun melihat rekaman cctv yang barusan mereka lihat , dan menyalin rekaman itu untuk barang bukti dan minta Ahmad untuk ikut mereka sekedar memberi keterangan sebagai keluarga korban .
Ahmad pun ikut kedua polisi itu ke kantor mereka , sedangkan Azzam dan Ozi tampak masih berbincang didepan mobil .
" Kamu tetap awasi Siska dan Tante Mia " Kata Azzam
" Baik Pak Bos , Kalo gitu saya pergi dulu , "
" Oke , Saya juga mau balik ke kantor ."
" Gak kerumah sakit kah Pak Bos ?
" Maunya saya tu ke sana , tapi ya . , sudahlah , " kata Azzam lalu masuk ke mobilnya .
" Hati -hati , Pak Bos " kata Ozi
" Kamu juga hati -hati " balas Azzam lalu meninggalkan Ozi yang masih berdiri di samping mobilnya .
***
Ahmad kembali ke rumah sakit , saat masuk ruangan Aisyah tampak Aisyah sedang bersama ketiga sahabatnya sedang ngobrol . Ahmad langsung mendekati Aisyah
" Gimana dek , mana yang sakit ? " tanya Ahmad sambil mengusap kepala Aisyah , tampak Ahmad begitu menyayangi adiknya .
Putri yang menyaksikan adegan itu kagum.pada Ahmad .
" Udah ,, gak usah kuatir , Ais baik -baik aja . cuma ini aja yang buat risih " jawab Aisyah menunjuk jarum impus yang terpasang di tangannya .
" Kalo itu Abang angkat tangan , itu urusan dokter " kata Ahmad.
" Jadi gimana Bang, pelakunya sudah di tangkap kah ? " tanya Ayu
" Iya gimana nak ?" tanya Bu Yani
" Bentar bu saya haus .."
__ADS_1
" Ini minum dulu , Bang " kata Putri lalu menyodorkan sebotol minuman pada Ahmad .