Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
104 . Azzam ke Shanghai


__ADS_3

Azzam masih diam saja . Dia menatap dalam wajah istrinya .Wajahsayang sangat sulit untuk di tingggalkannya walaupun hanya beberapa hari .


" Sayang , Sampai saat ini saya masih berharap kamu melarang saya berangkat . Bukan kata -kata itu . Ya Allah kenapa perasaan saya seperti ini ? Kenapa terasa berat sekali saya meninggalkan istri saya sekarang . Semoga ini bukan pertanda buruk dan semuanya akan baik -baik saja ." Batin Azzam .


" Hubby ?"


" Hah , iya Sayang."


" Kok bengong ? Marah ya , Maaf ! " Kata Aisyah manja


"Iya , Dimana pun saya berada , saya akan selalu ingat kamu sayang ." kaa Azzam lalu meraih tubuh Aisyah membawanya ke dalam pelukannya .Kemudian dia mengelus perut Aisyah .


" Baby , jangan rewel ya ,Nak .Jagain Ummy , Abby pergi sebentar aja." Kata Azzam lalu mengecup perut Aisyah seolah sedang mencium baby mereka .


Kemudian Azzam kembali menatap Aisyah. Mata Azzam tampak berkaca -kaca . Begitu juga Aisyah . Keduanya pun kembali berpelukan .


Aisyah pun merasakan sesuatu yang berbeda . Jauh di dalam lubuk hatinya , sebenarnya dia tidak ingin jauh -jauh daru Azzam . Tapi dia juga tidak boleh egois , karena Azzam pergi untuk masa depan mereka juga.


" Baik -baik di rumah ya , sayang . Kabari Hubby terus ya ." kata Azzam sambil mengecup puncak kepala Aisyah


" Iya , By .Yuk kita keluar , sepertinya Ozi dan Ririn sudah sampai ." Kata Aisyah saat mendengar suara klason mobil di depan rumah .


Azzam menganggukan kepala . Kemudian dia meraih wajah Aisyah memberikan kecupan mesra di bibir dan kening Aisyah .


Keduanya pun melangkah keluar kamar . Dari cara Azzam menatap dan menggenggam tangan Aisyah . Aisyah tau suaminya itu benar -benar terpaksa meninggalkannya . Aisyah berusaha untuk tidak terlihat sedih , senyumannya selalu terpancar di wajahnya untuk memberikan semangat pada Azzam .


Sesampainya di teras depan ternyata benar Ozi dan Ririn sudah sampai . Tampak Ririn berdiri di samping mobil itu .


Melihat majikan mereka keluar Ozi bergegas menghampiri Azzam lalu mengambil alih koper dari tangan Azzam dan memasukannya ke dalam bagasi mobil.


Bersamaan itu dua buah mobil berhenti di depan rumah. Tampak kedua orang tua Aisyah ,Pak Sulaiman dan Bu Yani pun baru sampai dengan menggunakan taksi online dan mobil satunya lagi adalah kedua orang tua Azzam Pak Khairul dan Bu Ainun . Azzam dan Aisyah pun menyalami mereka secara bergantian .Di ikuti Ririn dan Ozi .


" Langsung berangkat kah ?" Tanya Pak Khairul


" Iya By . " Jawab Azzam .


" Ya sudah hati -hati ya . " Kata Pak Khairul .


Ozi lalu membukakan pintu mobil untuk Azzam . Sebelum masuk ke dalam mobil Azzam kembali memeluk Aisyah dan mengecup perut Aisyah , membuat yang lain senyam -senyum melihat adegan romantis itu .


" Baik -baik di rumah ya , Selalu kabari Hubby ." Kata Azzam setengah berbisik .


" Iya , Hubby juga . " Kata Aisyah .


" Ummy, Abby , Ayah , Ibu , semuanya saya berangkat dulu . " Kata Azzam .


" Iya . Hati -hati di jalan ." sahut Pak Sulaiman.


Azzam pun masuk ke dalam mobil . Perlahan mobil mulai bergerak meninggalkan halaman rumah. Mereka melampaikan tangan melepas kepergian Azzam. Aisyah masih mematung memandang mobil yang membawa suaminya , hingga mobil itu menghilang di belokan jalan.


***


Selepas kepergian Azzam , Aisyah mengajak kedua orang tuanya dan kedua mertuanya masuk ke dalam rumah .mereka ngobrol di ruang tengah sambil menikmati teh hangat dan puding yang di suguhkan Bi Nur .


" Pudingnya enak " Puji Bu Ainun


" Bi Imah yang buat , Ummy ! " Sahut Aisyah


" Oh ya , Pak Sulaiman dan Bu Yani menginap di sini ya ? " kata Pak Khairul


" Iya . Nemani Aisyah . " Kata Pak Sulaiman


" Baguslah. Ummy gimana ? Mau nginap disini juga ? " Tanya Pak Khairul pada istrinya Bu Ainun.


" Mau sich , Tapi Malam besok aja , Soalnya malam ini sudah ada janji sama teman Ummy , Maaf ya Ais , belum bisa nemani kamu malam ini ?" Kata Bu Ainun

__ADS_1


" Nggak papa Ummy, kan ada Ayah sama Ibu ." Kata Aisyah .


1 jam kemudian Azzam menelpon Aisyah lewat video call . Mengabarkan kalau akan segera lepas landas. Dan kembali mengingatkan Aisyah , untuk menjaga kesehatan dan keselamatan dirinya .


Waktu terus berlalu .Setelah selesai makan siang bersama , Pak khairul dan Bu Ainun pamit pulang. Aisyah masuk ke kamar untuk sholat dan istirahat.


Baru saja Aisyah ingin memejamkan matanya , ponselnya berdering . Panggilan video call dari ke tiga sahabatnya , Ayu , Putri dan Mala .


" Assalamualaikum " Sapa Aisyah sambil melampaikan tangan kepada mereka .


"Waalaikumsalam " Jawab ketiganya bersamaan.


" Maaf ya ganggu kamu mau istirahat ." Kata Ayu .


" Nggak papa kok , kalian apa kabar ? Kapan kita ngumpul jalan bareng lagi ? " Kata Aisyah .


"Ais , Ayu tadi bilang dia mau ngomong sesuatu sama kita . Ayo ngomong sudah , kan udah lengkap nie ! " Kata Mala .


" Iiihhh, ni anak kebiasaan , nggak sabaran banget sich , coba tu liat nyonya Ahmad kalem , santuy banget dia " Kata Ayu


" Iya nyonya Radit, ngomong sudah ." Kata Putri santai


Aisyah tertawa mendengar celotehan sahabatnya


" Ini lagi , Nyonya Azzam pake ketawa , emang ada yang lucu ." kata Ayu lagi .


" Lucu aja , ngomongnya kok pake nyonya -nyonya segala ." Sahut Aisyah terkekeh


" Lho emang berenan kan , Nyonya Azzam, Nyonya Ahmad , Nyonya Aldi dan saya Nyonya Radit ." Kata Ayu sambil tersenyum .


" Iya deh , Terserah kamu aja ." kata Aisyah lagi


" Buruan , Nyonya Radit ! " Kata Mala yang sudah tidak sabar menunggu.


" Oke, Liat ini." Kata Ayu sambil memperlihatkan alat tes pack .


Ayu mengangguk


" Masya Allah . Selamat ya , Yu .Bentar lagi Micella punya adek " Kata Putri ikut gembira .


" Iya selamat ya,Yu .Udah berapa minggu ? " Tanya Aisyah


" Udah 5 Minggu Beb ." Sahut Ayu sumringah .


" Tapi bentar deh , Micella umurnya berapa ? kalo nggak salah selisih beberapa bulan aja kan sama anak saya Dila . Dila baru 15 bulan lho " Kata Mala


" Micella 18 bulan umurnya .Kenapa ? " tanya Ayu


" Kamu ke bablasan atau gimana sich ? Masih kecil lho , 18 bulan udah punya adek ." Kata Mala.


" Mala , sahabat saya yang paling bawel mulutnya , saya nggak ke babladan. Saya sama Mas Radit memang pengen nambah anak , Kita berdua pengen punya anak yang banyak . Kalo perlu tiap tahun lahiran ." kata Ayu sambil tertawa .


" Astaga , tiap tahun lahiran , nggak kebayang deh ." Sahut Putri


" Mumpung masih muda gaes ! Tenaga masih oke , jadi produksi aja terus ." Kata Ayu lagi sambil terkekeh .


" Produksi terus , Emang targetnya pengen punya anak berapa ? " Kata Aisyah


" Kalo target sich , nggak ada . Kalian kan tau saya anak tunggal , makanya saya mau ngasih cucu sebanyak -banyaknya sama kedua orang tua saja ." kata Ayu


" Woow ,jadi tidak terbatas nie ya ? " Kata Mala.


" Iya , Ayo sudah Nyonya Aldi , Nyonya Ahmad program juga , Supaya anak kedua kita usianya nggak jauh beda lagi ."


" Hey , saya sudah punya 2 lho , kamu aja Mala yang program biar barengan Ayu." Kata Putri .

__ADS_1


" Nggak Ahh , Dila masih kecil. Nanti kalo udah umur 3 atau 4 tahun barulah mau nambah anak lagi . " Kata Mala.


Mendengar perkataan Ayu , Aisyah ingat Azzam suaminya juga anak tunggal . Tidak menutup kemungkinan Azzam pun ingin punya anak banyak.


" Ais..? Kok bengong ? " Tanya Ayu menyadarkan Aisyah dari lamunannya


" Nggak papa kok ." Sahut Aisyah .


" Kepikiran Mas Azzam ya ? Saya dengar dari Mas Aldi , Mas Azzam ke Shanghai ya hari ini ." Kata Mala .


" Iya , Mas Azzam ke Shanghai ." jawab Aisyah .


" Mau bangun apa lagi suamimu disana Ais ? Biasanya kan Abang Ahmad yang on the way keluar " kata Ayu .


" Kali ini Mas Azzam harus berangkat sendiri, karena ini kan perdana dia menjalin kerja sama dengan perusahaan yang ada disana." Kata Aisyah


" Pak Bos Azzam pengen bangun tembok Cinta di Shanghai ." Kata Putri sambil terkekeh .


" Tembok Cinta Azzam dan Aisyah ." Kata Mala Menambahkan membuat yang lain tertawa .


" Udah ah , jangan di omongin terus Mas saya , kasian ntar dia keselek lagi ." Kata Aisyah .


" Dari tadi kita nyebut -nyebut nama suami kita , jadi keselek semua dong mereka ., Hahahah mitos itu mah. " Kata Ayu .


" Ais , kamu di rumah sama siapa , apa kamu nginap di rumah Ayah ?" Tanya Mala .


" Ayah sama Ibu yang nginap di sini . " Sahut Aisyah


" Oh gitu , Lama kah Mas Azzam di sana ? " Tanya Mala lagi .


" Nggak paling 3 hari aja ." jawab Aisyah .


" Shanghai , kapan -kapan kita ke sana yuk ! " Kata Ayu .


" Hmmm. Ngidam ke Shanghai nie ? " Goda Putri .


" Nggak juga. Tapi kalo kita liburan ke sana pasti seru . Kan udah lama kita nggak liburan bareng ." Kata Ayu


" Gimana mau liburan , kalo kamu produksi terus ." Kata Mala tergelak .


" Iya , kalo Ais lahiran kamu hamil gede . " Kata Putri menambahkan .


" Hamil Micella kemaren 7 bulan saya ke Jepang. alhamdulillah nggak papa ," Kata Ayu


" Iya , pulang dari sana kamu lanhsung drop kan ?" Kata Putri .


" Iya juga sich .Tahun depan lah ya , kita liburan , habis Ais lahiran , saya juga udah lahiran ."Kata Ayu sedikit lemes .


" Jangan manyun gitu dong ! " Kata Aisyah


" Hay ,Mas Radit ! " Kata Mala membuat Ayu menoleh ke belakang .


" Mala ! " Teriak Ayu saat menyadari dia di kibulin Mala. Membuat yang lain tertawa , dan Ayu pun ikut tertawa .


Berjam -jam mereka ngobrol, ada saja celotehan yang membuat mereka sesekali terdengar tertawa bersama .


Setelah sambungan telpon terputus , Aisyah pun merrbahkan kembali tubuhnya di atas tempat tidur .Obrolan dengan ketiga sahabatnya membuat kesedihan di tinggal Azzam sedikit berkurang . Aisyah melirik Jam dinding yang menunjukkan pukul 14.30 .


" Masih sempat tidur." Gumam Aisyah lalu memejamkan matanya .


***


Semenjak Azzam meninggalkan rumah , Aisyah menghabiskan waktunya berhari -hari di rumah saja . Walaupun Azzam selalu menelponnya di sela -sela kesibukan Azzam di sana . Aisyah mulai merasa bosan berada di rumah , dia pengen jalan keluar . Tapi dia sendiri bingung mau kemana .


Hari itu hari ketiga kepergian Azzam . Kebetulan hari itu jadwal belanja bulanan keperluan dapur mereka . Saat Azzam menelpon, Aisyah pun minta izin ikut Bi Nur ke supermarket .

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2