
Azzam masuk ke dalam lift menuju ruang meeting . Di dalam ruang meeting itu tampak Ozi , Mr Lie dan seorang perempuan cantik yang duduk di samping Mr.Lie . Mereka duduk di sofa sambil ngobrol .
" Maaf sudah membuat Mr.Lie menunggu ." Kata Azzam lalu ikut duduk di sofa itu.
" Tidak apa -apa . Saya yang datang lebih awal dari waktu yang sudah di tentukan . Oh ya kenalkan ini anak saya , sekaligus sekretaris saya juga namanya Youri Lie " kata Mr.Lie .
Perempuan itu lalu mengulurkan tangannya ke arah Azzam dan menyebutkan namanya .Namun Azzam hanya menangkupkan kedua telapak tangannya ke arah Youri sambil tersenyum. Karena Azzam tidak bersalaman dengan yang bukan muhrimnya.
Hal itu membuat Youri agak kecewa . Dari awal Azzam masuk ruangan itu sudah mencuri perhatiannya . Wajah tampan Azzam membuat Youri terpesona .
Cara Youri menatap Azzam membuat Azzam merasa risih. Apa lagi Youri sengaja duduk dengan menyilangkan kakinya , rok pendeknya sedikit terangkat dan memperlihatkan keseksiannya .
Tidak hanya Azzam , Ozi pun ikut tidak enak hati .bahkan sampai memalingkan wajahnya . Bukan karena takut tergoda pada Youri tapi lebih kepada aturan kantor itu sendiri. Aturan masuk kantor Azzam harus berpakaian sopan .Ozi pasrah karena nantinya Azzam pasti akan menegurnya .
Azzam lalu mengambil ponsel di sakunya .
" Maaf saya telpon istri saya dulu . Sudah janji akan telpon kalau sudah sampai kantor ." Kata Azzam .
" Silahkan Mr. " Kata Mr Lie .
Mendengar perkataan Azzam , seperti petir di siang hari di telinga Youri . Dia semakin kecewa ketika mengetahui Azzam sudah mempunyai seorang istri.
Mendengar obrolan mesra Azzam saat menelpon Aisyah membuat Youri semakin kesal . Ekpresi Youri di lihat oleh Ayahnya Mr Lie .
Mr Lie yang berasal dari Shanghai itu menegur Youri dengan bahasa daerah mereka . dan meminta Youri untuk bersikap lebih sopan . Mr Lie kuatir sikap anaknya bisa membuat Azzam membatalkan kerja sama mereka .
Sejak mereka masuk ke kantor Azzam . Mr lie sudah tidak nyaman dengan penampilan anaknya yang terlihat sangat seksi . Karena di kantor Azzam semua pegawainya berpakaian sopan. Dan hampir semuanya berhijab .
Youri yang sudah bad mood pun bicara seperlunya saja selama meeting . Setelah meeting selesai , mereka pun pamit pulang .
Mr.Lie sedikit kecewa , Karena Azzam tidak langsung menyetujui kerja sama mereka . Azzam beralasan ingin mempelajari proposal nya dulu . Mr Lie menyesal mengajak anaknya tadi , dia tau pasti sikap Youri tadi bagian dari alasan Azzam menunda kerja sama mereka .
Setelah kedua orang itu pergi , Azzam menatap Ozi .
" Kenapa kamu nggak bilang kalo Mr lie bersama Youri ? " Kata Azzam
" Maaf ,Pak Bos. Awalnya saya pikir Mr Lie memang datang sendiri , pas saya mengajak dia ke ruang meeting , barulah Youri itu muncul ." kata Ozi .
" Lain kali saya tidak mau perempuan berpakaian tidak sopan masuk ke kantor ini ." Kata Azzam lagi .
" Baik Pak Bos . Apa karena itu Pak Bos belum menyetujui kerja sama kita ?" Tanya Ozi .
" Iya . Itu salah satu alasannya . Gimana kondisi Ririn ? "
" Alhamdulillah , sudah membaik Pak Bos ."
" Syukurlah. Bisa bayangin nggak. Kalau Ririn ada melihat Youri seperti tadi ." Kata Azzam sambil tersenyum pada Ozi .
Ozi tertawa . Azzam pun ikut tertawa.
"Oh ya , nanti malam selepas magrib datang ke rumah saya ya. . Kami syukuran kecil -kecilan .Ajak Ririn ! " kata Azzam .
" Iya Pak Bos . Nanti kami datang ."
" Nggak ada meeting lagi kan ?"
" Nggak ada."
" Kalo begitu , saya mau pulang dulu ." Kata Azzam sambil melirik arrlojinya yang menunjukkan pukul 12.15.
" Iya Pak Bos . Hati -hati di jalan . "
" Kamu juga , kalo kerjaan sudah selesai sebaiknya kamu pulang juga .Temani istrimu di rumah. Biasanya perempuan hamil paling senang kalo didekat suaminya ." Kata Azzam.
" Iya . terima kasih Pak Bos ." Kata Ozi .
Azzam lalu berjalan keluar dari ruangan itu menuju loby . Kemudian Azzam menelpon Riko kalau dia sudah mau pulang.
" Zam , " Tegur Ahmad yang saat itu baru keluar melihat Azzam menunggu sopirnya .
" Abang , mau pulang juga ? " Kata Azzam
" Iya ,mau langsung ke rumah kalian .Sudah pada ngumpul di sana semua .Kamu mau pulang juga kan ? " Kata Ahmad
" Iya, " Sahut Azzam.
__ADS_1
" Ya udah saya ke mobil dulu ." Kata Ahmad sambil menepuk pundak Azzam .
" Hati -hati Bang ! " Kata Azzam dijawab Ahmad dengan senyuman .
Riko memparkirkan mobilnya di depan kantor dan segera turun membukakan pintu mobil untuk Azzam . Perlahan mobil mereka pun kini sudah berbaur dengan kendaraan lainnya .
Dalam perjalanan pulang sayup -sayup terdengar kumamdang azan menadakan waktu sholat dzuhur telah tiba . Azzam lalu memerintahkan Riko untuk mampir ke sebuah masjid untuk mereka sholat dulu . Riko pun menuruti peeintah majikannya .
***
Suasana di rumah Aisyah sudah ramai . Tampak di ruang tamu Pak Sulaiman dan Pak Khairul sedang ngobrol , dan di dapur Bu Yani. bu Ainun dan Putri tampak sibuk menyiapkan hidangan untuk makan siang mereka. Sedangkan Aisyah sedang bersama kedua ponakannya Yasmin , Yusuf dan mba Iis pengasuh bocah itu di kamarnya
Aisyah dan Mba Iis membantu kedua bocah itu mewarnai sebuah gambar . Sesekali terdengar mereka tertawa bersama .
Tidak lama kemudian mobil Ahmad dan Azzam memasuki halaman rumah . Keduanya pun beriringan masuk ke dalam rumah .
" Assalamualaikum ." Sapa keduanya melihat Pak Sulaiman dan Pak Khairul yang sedang ngobrol di ruang tamu ,lalu menyalami mereka .
" Waalaikum salam ." Jawab Pak Sulaiman dan Pak Khairul hampir bersamaan .
Keduanya pun duduk dan ikut ngobrol . Melihat kedatangan Azzam dan Ahmad , Bi Nur lalu membuatkan minuman untuk keduanya.
" Terima kasih Bi Nur." Kata Ahmad saat Bi Nur meletakkan jus jeruk di depannya dan Azzam .
" Sama -sama Den , Silahkan di minum ! " sahut Bi Nur lalu kembali ke dapur .
Ahmad dan Azzam mum meneguk minuman mereka . Tidak lama kemudian Bu Ainun menghampiri mereka . Memberitahukan kalau makan siang sudah siap .
" Zam ,kamu panggil istrimu di kamar .!" Kata Bu Ainun.
" Saya kita Dek Aisyah di dapur juga ." Kata Azzam
" Dia memang mau bantu -bantu di dapur , tapi nggak Ummy bolehin ." Kata Bu Ainun .
"Iya My , Azzam sekalian mau ganti baju ." Kata Azzam lalu melangkah ke kamar . Sedangkan yang lainnya menyusul Bu Ainun ke ruang makan .
Azzam mengetuk pintu lalu masuk.
" Assalamualaikum ." Sapa Azzam ketika melihat Aisyah bersama kedua ponakannya .
" Hubby udah pulang ? " Kata Aisyah lalu menyalami Azzam..
" Udah dari tadi , saya ngobrol sama Ayah dan Abby di depan ." Kata Azzam kemudian duduk di samping Aisyah.
Azzam lalu memberi tahu mereka kalau makan siang sudah siap dan yang lain menunggu mereka diruang makan . Mba Iis pun mengajak kedua bocah itu keluar kamar Aisyah .
" Hubby udah sholat ?"
" Sudah , tadi mampir di.masjid pas jalan pulang tadi . " Jawab Azzam
" Hubby mau mandi dulu , atau ganti baju aja ." tanya Aisyah lagi
" Ganti baju aja ." Sahut Azzam .
Aisyah mengambilkan baju Azzam di lemari .
" Saya kira kamu di dapur juga tadi sayang ." Kata Azzam yang saat itu masih duduk di sofa .
" Nggak di bolehin Ummy sama Ibu . " Sahut Aisyah lalu memberikan baju yang di ambilnya tadi ke Azzam . Dan duduk di samping Azzam .
" Kamu baru sembuh sayang ." Kata Azzam lagi .
" Iya tau. Buruan ganti baju Hubby. Katanya di tungguin semuanya di ruang makan ." Kata Aisyah .
" Iya . Tapi rungguin saya ya , jangan.keluar duluan ." Kata Azzam lalu beranjak dari duduknya dan masuk ke kamar mandi .
" Iya ." Sahut Aisyah .
"Yuk ." Kata Azzam ketika sudah keluar dari kamar mandi .
Aisyah bangun dari duduknya dan bermaksud melangkah menuju pintu .
" Eits..sini dulu ." Kata Azzam lalu meraih tangan Aisyah .
" Saya belum dapat pelukan ." Kata Azzam lagi .
__ADS_1
Aisyah tersenyum lalu memeluk suaminya .
" Baru beberapa jam , pisah sama kamu ,udah buat saya kangen banget ." Kata Azzam sambil memeluk erat Aisyah .
" Udah ya. Kita udah ditungguin di ruang makan ." kata Aisyah melepas pelukannya
" Iya deh. Yuk ! " Kata Azzam lalu meraih tangan Aisyah
Keduanya keluar kamar sambil bergandemgan tangan .
Mereka semua pun berkumpul di ruang makan untuk menikmati hidangan makan siang yang pastinya sangat lezat itu.
" Nggak usah malu -malu kalo mau suap -suapan !" Kata Ahmad menggoda Aisyah dan Azzam .
" Apaan sich abang ? " Sahut Aisyah.
" Biasanyakan kalian makan suap -suapan , kok sekarang anteng aja !" Kata Ahmad lagi membuat yang lain tersenyum .
Azzam lalu menyuapi Aisyah .
" Nah gitu dong , pake acara malu -malu segala ! " Kata Ahmad sambil tertawa .
"Ketawa trus , keselek baru tau ! " Kata Aisyah membuat semuanya tertawa .
***
Selepas sholat asar , mereka semua kembali ngobrol di ruang tamu . Tiba -tiba terdengar suara anak -anak berteriak
" Aunty , Aunty ! "
Kedua anak itu adalah Dika dan Dira .
Aisyah berdiri dan merentangkam kedua tangannya menyambut kedatangan kedua ponakannya . Mereka lalu saling berpelukan .
" Katanya minggu depan baru ke sini ." Kata Aisyah ketika melihat Anisa dan Farhan masuk ke dalam rumah .
" Rencana sich mau minggu depan. Tapi yah, mumpung ada waktu sekarang kenapa nggak !" Kata Farhan
" Suprise kan ! " Kata Anisa lalu memeluk Aisyah.
" Ais senang deh , semuanya ngumpul . Tapi harus nginap semua di sini ya .! " Kata Aisyah .
" Tidak ada penolakan ! " Kata Azzam menambahkan. Mereka semua pun tertawa .
***
Pukul 19.00 para tetamu undangan yang didominasi oleh orang -orang yang tinggal di sekitar komplek itu pun mulai berdatangan .
Tanpa mengulur waktu , Azzam pun segera membuka acara syukuran itu . Dia menyampaikan beberapa patah kata terkait maksud pelaksanaan syukuran atas kesembuhan Aisyah . Kemudian masuk ke acara inti yaitu pembacaan surah yasin oleh semua undangan yang hadir . Dan di tutup dengan pembacaan doa selamat tolak bala oleh seorang ustadz.
Acara selesai , makanan pun di bagikan ke tamu undangan setelah itu mereka pulang ke rumah masing -masing .
" Ayo , sekarang giliran kita yang makan ." Kata Ahmad setelah tamu undangan pulang semua kecuali Ozi dan Ririn .
Mereka lalu duduk membentuk lingkaran dengan dua kelompok , yaitu kelompok ibu -ibu dan bapak -bapak .
" Makan yang banyak ,Rin . Nggak usah malu -malu , Anggap aja rumah sendiri ." Kata Aisyah yang saat itu duduk bersebelahan dengan Ririn .
" Iya bu ." Sahut Ririn .
" Ririn ini lagi hamil lho ." Kata Aisyah sambil tersenyum
" Oh ya , selamat ya Rin.." Kata Bu Ainun.
" Alhamdulillah. Terima kasih bu ." jawab Riri
" Berapa usia kehamilannya ?" Tanya Anisa .
" 5 Minggu ." sahut Ririn
Sambil menikmati makan malam mereka ngobrol . Selesai makan kumandang azan kembali terdengar menandakan waktu sholat isya telah tiba.
Mereka yang laki -laki bersiap pergi ke masjid , sedangkan yang perempuan sholat berjamaah di rumah .
...Bersambung...
__ADS_1