
Aisyah mengambil air minum , lalu duduk di sofa ruang tengah dan menghidupkan televisi dengan volume suara di angka nol , agar tidak mengganggu yang lainnya . Terlihat aneh nonton televisi tanpa suara , tapi itulah yang dilakukan Aisyah . Satu jam berlalu Aisyah pun mulai mengantuk , dan akhirnya dia tertidur di sofa itu .
Pukul 03.30 Azzam mulai terbangun . Dia kaget ketika menyadari Aisyah tidak ada di dekatnya.
" Sayang. " Seru Azzam. Dia berpikir Aisyah berada dikamar mandi . Tak mendengar sahutan apa -apa. Azzam pun beranjak dari tempat tidur dan melangkah menuju kamar mandi
" Sayang , kamu di dalam kah ? " tanya Azzam sambil mengetuk pintu kamar mandi .Tidak ada sahutan. Azzam lalu membuka pintu kamar mandi , tidak ada siapa -siapa di dalam . Azzam kemudian mencuci mukanya . Setelah itu dia melangkah keluar kamar . Mencari dimana keberadaan istrinya .
Saat menuruni anak tangga , Azzam melihat televisi di ruangan tengah menyala .. Posisi sofa yang membelakangi tangga menuju ke lantai atas membuat Azzam tidak melihat Aisyah yang sedang tertidur di sofa itu
" Ya ampun , kok TV gak di matiin sich " Gumam Azzam lalu melangkah mendekati televisi yang sedang menyala itu .
Dia mencari - cari remote kontrol TV , saat pandangannya mengarah pada sofa , dan di lihatnya Aisyah tertidur dengan posisi meringkuk di atas sofa itu .
" Masya Allah Sayang , kenapa tidur disini ?"
Kata Azzam lalu mendekati Aisyah .
" Pasti kamu kedinginan tidur disini " gumam Azzam lalu mengangkat Aisyah dan membawa istrinya itu kembali ke kamar .
Didalam kamar Azzam membaringkan Aisyah dengan hati -hati , dan menyelimutinya .
" Hubby , jangan pergi ! " Gumam Aisyah dengan mata masih terpejam
" Iya , sayang " jawab Azzam lalu mencium kening Aisyah .
Azzam duduk di samping Aisyah , dia menatap dalam wajah istrinya yang sedang tertidur .
" Kamu tu manis banget sich sayang , Hubby tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti kamu " Gumam Azzam .
Azzam lalu beranjak dari duduknya,mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat Tahajjud . Setelah sholat Azzam mengambil Al-quran dan mulai melantunkan ayat demi ayat sambil menunggu waktu sholat subuh tiba .
Suara azan subuh berkumandang , Azzan lalu membangunkan Aisyah .Aisyah yang baru beberapa jam tidur tampak lemas saat bangun . Tapi dia tetap bangun pergi ke kamar mandi untuk mandi .
" Sayang kenapa tidur di sofa ? " tanya Azzam ketika mereka sudah selesai melaksanakan sholat subuh.
" Hah..Ais tidur d sofa ? "
" Iya , pas saya bangun , sayang gak ada , saya cari -cari . Eh.., ternyata tidur di sofa di ruangan tengah . Sayang gak ingat kah ?"
" Tapi Ais bangun tadi di kasur ?" lalu merapikan mukenanya dan duduk bersandar ke tempat tidur .
" Iya , saya yang angkat sayang tadi , kenapa coba tidur di luar , biasanya kan boboknya di pelukan Hubby "
" Ohh gitu , semalam Ais gak bisa tidur , Gak tau juga kenapa ? "
" Masih kepikiran ? " tanya Azzam lalu meraih istrinya agar bersandar dipundaknya .
" Gak juga , Ais masih ngantuk by !"
__ADS_1
" Beneran ?"
" Iya Hubby , "
" Okey , sayang tiduran aja lagi "
Azzam membantu Aisyah kembali berbaring di atas tempat tidur. Dan menyelimuti Aisyah .
" Hubby mau kemana ?" tanya Aisyah ketika Azzam hendak berdiri .
"Mau Hubby tetap disini ? Kalo Hubby di sini ntar sayang Hubby gangguin. Gak bisa istirahat dong " kata Azzam cengengesan
" Hubby..."
" Istirahat gih. Atau....
" Iya Ais istirahat " kata Aisyah lalu menyembunyikan wajahnya di balik selimut
Azzam hanya tersenyum melihat tingkah istrinya .
Setelah Aisyah tertidur kembali ,Azzam meninggalkan istri d kamar sendiri , dia melangkah menuju ruang kerja nya yang berada tidak jauh dari kamar mereka .
Diruang kerjanya Azzam memeriksa cctv yang berada di depan rumah . Di rumah itu hampir semua ruangan punya cctv tapi hanya diketahui oleh Azzam .
Dari rekaman cctv dia melihat seorang laki -laki memakai seragam ojol mengantar sebuah paketan . Rekaman itu dia kirim ke Ozi untuk menyelidiki siapa pengirim paketan itu .
Tok tok tok
Pintu ruang kerja Azzam diketuk
" Masuk " sahut Azzam
" Sayang , Hubby kira siapa tadi " kata Azzam ketika melihat Aisyah muncul dari balik pintu .
Aisyah tersenyum menatap suaminya .
" Minum dulu by " kata Aisyah lalu meletakkan segelas teh hangat di depan suaminya dan duduk di kursi depan meja kerja Azzam
" Thank's you ,sayang " kata Azzam lalu menghirup segelas teh yang di suguhkan Aisyah .
"Saya kira sayang masih tidur "
" 30 menit cukup lah by , nanti lagi di lanjutin tidurnya . Lagian gak baik juga tidur pagi -pagi " sahut Aisyah .
Azzam mengangguk membenarkan kata -kata Aisyah.
"Kerjaan Hubby masih banyak kah ? "
" Gak , bentar lagi selesai. Kenapa ?"
__ADS_1
Tok tok tok
Kembali terdengar pintu di ketuk. Aisyah bangun dari duduknya membukakan pintu .Dari balik pintu muncul Bi Imah dengan membawa nampan berisi sepiring nasi goreng . Dan memberikan nampan itu kepada Aisyah .
" makasih Bi " Kata Aisyah
" Sama -sama ,Non " sahut Bi Imah berlalu pergi kembali ke daput mengerjakan kerjaan rumah lainnya .
" Sarapan dulu by " kata Aisyah
" Boleh. Tapi kok sepiring aja "
" Sepiring tapi porsinya untuk berdua by "
" Oh gitu "
" Ais, suapin Hubby ya ? " Kata Aisyah
" Wow, itu yang Hubby mau " Kata Azzam sambil tersenyum .
Keduanya pun menikmati sarapan sambil saling suap -suapan hingga 1 piring nasi goreng itu habis .
" Hubby ke kantor kah hari ini ?"
" Iya , mau ikut kah ? Sayang kan belum pernah ke kantor Hubby . Habis dari kantor baru kita ke rumah sakit , gimana ? "
" Boleh , Kalo gitu Ais. Siap -siap dulu " kata Aisyah .
" Oke "
***
Pukul 09.00 pagi Azzam dan Aisyah tiba di halaman kantor PT .Graha Abadi . Sebuah perusahaan yang cukup besar .
Azzam menggandeng tangan Aisyah memasuki lobi kantor , dan melangkah bersama menuju ruangannya . Azzam selalu menyapa setiap karyawan yang di temuinya dengan senyuman .
Tampak para karyawan pun merasa senang melihat Pak Bos mereka datang bersama istrinya . Sepasang pasangan yang sangat serasi menurut mereka .
Aisyah kagum melihat desain kantor Azzam , hampir di setiap ruangan terpasang tulisan -tulisan kaligrafi yang menambah indah ruangan itu . Dan yang lebih menarik, di kantor Azzam tidak ada karyawan perempuan yang berpenampilan seksi . Walaupun tidak memakai hijab tapi mereka berpakaian yang menutup aurat .
"Assalamualaikum , Selamat pagi. Pak Bos , Bu Bos " Sapa Ririn dengan senyum manisnya .
" Waalaikumsalam " Jawab Azzam dan Aisyah hampir bersamaan .
" Rin , gak usah panggil Bu Bos , gak enak dengarnya , panggil kayak biasa aja " kata Aisyah
" Ups sorry , Mba Aisyah ."
" Nah gitu aja , lebih enak di dengar " Sahut Aisyah tersenyum
__ADS_1