Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Chapter 6


__ADS_3

KIM HYUN JI POV


Aku melamun dan tidak bergerak sama sekali, aku hanya memandang dia saja. Hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini.


KIM HYUN JI POV END


JUNGKOOK POV


Aku tidak menyangka ternyata yeoja yang menabrakku adalah Hyun Ji sendiri. Aku pun menunduk dan membersihkan belanjaanku dan juga dia. Setelah selesai aku pun langsung menatapnya, dan ternyata dia melamun.


"Hyun Ji.. " panggil ku untuk menyadarkannya. Tapi dia sama sekali tidak berkutik.


Lalu aku memegang pundaknya dan kemudian dia baru tersadar. Ia pun langsung salah tingkah.


' Lucunya.. ' ucapku dalam hati sambil tersenyum melihat tingkahnya.


Saat aku sudah membereskan semua aku pun berdiri dan begitu juga dengan dia. Lalu aku memasukkan barang belanjaanku kedalam tas ku. Sesudah itu aku masih melihat Hyun Ji yang masih membereskan belanjaannya. Aku pun langsung menunduk dan membantunya.


Saat aku membantunya ia sepertinya salah tingkah. Aku yang melihatnya hanya tersenyum, setelah selesai akupun dan dia berdiri bersama. Dan aku dengan inisiatif memegang barang belanjaannya.


"Eohh.. Sunbae, biar aku saja. Sunbae nanti keberatan, biar aku saja"


Ketika Ia ingin mengambil barang belanjaanya yang berada di genggamanku. Aku dengan cepat menolaknya dan mengebelakangi belanjaannya agar dia tidak bisa mengambilnya.


"Biar aku saja. Lagi pula ini tidak berat kok. Kau tenang saja" ucapku sambil mengangkat barang belanjaannya dengan tersenyum.


Saat aku mengatakan seperti itu ia pun kembali diam dan menundukkan kepalanya. Aku tau kenapa dia seperti itu. Karna ia merasa tidak enak kepadaku.


Hening.. Tidak ada yang berbicara. Lalu Hyun Ji akhirnya berbicara.


"Apa yang sunbae lakukan disini? Bukannya sunbae harus mengikuti tes untuk masuk ke kampus yang sunbae dan oppa inginkan? "


"Ahh.. Aku membeli bahan-bahan untuk dirumah, sama seperti mu "


Aku pun menjawabnya sambil menunjuk belanjaannya. "Dan soal tes? Aku sudah selesai. Dan oppamu dia sedang mencari pekerjaan dengan Jin. " jelasku


Lalu aku melihat Hyun Ji menggerutu soal kakaknya sambil mempoutkan bibirnya. Aku yang melihat tingkahnya langsung merasa gemas.


"Ouh... Dasar oppa. Awas saja kalau sudah sampai rumah. " gerutu Hyun Ji.


Aku hanya tersenyum melihat tingakahnya. Jujur melihat dia menggerutu seperti ini, menurut ku terlihat menggemaskan.


" Sunbae maaf atas kejadian tadi... Aku benar-benar minta maaf. " ucapnya sambil meminta maaf dengan memohon kepadaku.


"Tidak apa-apa Hyun Ji.. Tidak usah di permasalahkan " ucapku dengan lembut.


"Tapi.... Aku benar-benar merasa bersalah. Kalau begitu.. Sebagai tanda perminta maafku. Aku akan traktir sunbae untuk minum di cafe kesukaan ku. " ucapnya memberi tawaran kepadaku dengan ekpresi menggemaskan


"Hyun Ji.. Kan aku sudah bilang tidak masalah. Ak.. " saat aku ingin melanjutkan perkataanku. Hyun Ji memotong perkataanku dengan menaruh telunjuknya di bibirku.


" Tidak ada penolakan sunbae, tidak ada alasan, tidak ada kata-kata yang akan membuatmu untuk menolaknya sunbae. Aku memaksa sunbae " ucapnya sambil tersenyum.


Aku yang melihat tingkah lakunya hanya tersenyum dan gemas. Aku lalu mengangguk menerima permintaannya dan setelah itu ia menurunkam telunjuknya dan menarik pergelangan tanganku. Aku bingung harus bagaimana? Karna ini pertama kalinya Hyun Ji memegang tanganku dan mengajak ku pergi bersama. Sungguh ini adalah suatu hal terindah dalam hidupku. Karna apa? aku bisa dekat dengan tanpa Ada jarak lagi.


JUNGKOOK POV END


AUTHOR POV


Saat menerima tawaran itu Jungkook dan juga Hyun Ji pergi menuju cafe kesukaan Hyun Ji. Saat di cafe itu mereka langsung pergi ke kasir dan sedang melihat-lihat menunya.


"Hmm, sunbae pesan apa? " tanya Hyun Ji yang melihat-lihat menunya.


" Ehmm? " Jungkook masih memikirkan apa yang ia pesan.


Setelah memikirkan apa yang mereka pesan. Mereka memesan minuman yang sama, di saat itu Hyun Ji langsung malu-malu dan begitu juga dengan Jungkook.


" Eoh.. Kau kan wanita yang tadi saat di supermarket? Si daging sapi? benarkan? " tanya seorang cowo di belakang mereka sambil menunjuk HyunJi.


Mendengar pertanyaan itu Hyun Ji langsung membalikkan badannya dna menghadap namja yang menunjuknya. Begitu juga dengan Jungkook ia pun membalikkan badannya dan menatao namja itu dengan muka tidak suka dan juga heran.


' Siapa namja itu? Bagaimana dia mengenal Hyun Ji? Apa mungkin Hyun Ji mengenalnya juga? ' batin Jungkook.


" Neo? " kaget Hyun Ji melihat namja itu. Ternyata itu adalah namja yang bertemu dengannya di supermarket.


" Wahhh.. Kita bertemu lagi di sini. Apa mungkin kau mengikutiku? Apa mungkin kau fans ku? " tanya namja itu dengan meledek dan cengiran


" MWO?!! " Kaget Hyun Ji mendengar pertanyaan itu " YA!! Apa kau sudah gila? Buat apa juga aku mengikuti namja yang tidak tahu diri sepertimu? Jangan mimpi ya " ujar Hyun Ji dengan tegas dan marah


" Mwo? Aku kira kau fans ku.. Jadi mana kutahu. " jawab namja itu dengan santai sambil mengedikkan bahunya


Mendengar percakapan Hyun Ji dan juga namja itu Jungkook mulai semakin geram.


" Geunde.. Neon nuguya? Apa kau namjachingu yeoja ini? " tanya namja itu kepada Jungkook sambil menunjuk Hyun Ji


Mendengar pertanyaan itu Hyun Ji langsung menjawabnya.


" Ti.. Tidak. Dia buk... " ucap Hyun Ji dengan gagap


Jungkook langsung menyela kata-kata Hyun Ji. " Eoh.. Aku namjachingunya. Memangnya kenapa? " ucapnya dan juga langsung menggenggam tangan Hyun Ji


Mendengar jawaban Jungkook, Hyun Ji langsung kaget dam membulatkan matanya. Ia hanya diam mematung dan menatap Jungkook dengan mimik wajah tidak percaya.


" Eohh.. Jadi kau namjachingunya? Tolong ya.. Kau ajari sikap yeochin mu itu baik-baik. Karna dia.. " ucap namja itu.


Tapi saat namja itu ingin menjelaskan lagi, dengan cepat Jungkook menyelanya.


" Memangnya apa yang dia lakukan sampai-sampai sikapnya tidak baik? " tanya Jungkook dengan sinis. " Bukannya kau yang sikapnya tidak baik? "


" Mwo?! Maksud kau apa? " tanya namja itu dengan tidak suka


" Iya.. Bukannya sikap kau yang tidak baik? Sudah tua tapi pikirannya masih kanak-kanak. " sindir Jungkook


Mendengar sindiran Jungkook namja itu langsung geram dan ingin sekali memukul Jungkook. Saat namja itu ingin memukul Jungkook, Jungkook langsung menarik tangan Hyun Ji dan keluar dari cafe itu dan membatalkan pesanananya. Melihat Jungkook dan Hyun Ji pergi namja itu menjadi geram dan kesal.


' Awas saja.. Jika kita bertemu lagi, aku akan membuat kau menyesal ' ucap namja itu sambil mengepalkan tangannya.


Jungkook membawa Hyun Ji ke sebuah taman dekat cafe itu. Saat di taman itu Hyun Ji duduk di salah satu kursi taman itu dan masih memikirkan tentang kejadian tadi.

__ADS_1


AUTHOR POV END


HYUN JI POV


' Apa aku tidak salah dengar? Jungkook sunbae bilang.. Kalau aku ini pacarnya? ' batin Hyun Ji.


Aku mendengar itu sangat senang banget. Demi apa pun aku sangat senang, sampe-sampe aku saja ingin terbang tapi ditahan oleh tangannya dia. Ahhhh.. Aku sangat senang.


Aku hanya bisa diam dan tidak berani berbicara sama dia.


HYUN JI POV END


JUNGKOOK POV


Aku dan Hyun Ji duduk di kursi taman bersama. Tapi.. Di antara kita berdua hanya hening. Aku melihat Hyun Ji hanya diam dan juga menundukkan kepalanya.


' Apa mungkin dia marah sama aku karna aku tadi bilang.. Kalau aku namjachingunya? ' batin ku merasa bersalah.


Aku melihat ke sekeliling taman, lalu mataku tertuju pada satu titik. Yaitu ada sebuah toko di seberang taman dan ia menjual es krim. Tanpa berpikir panjang aku beranjak dari tempat dudukku dan menuju ke toko itu sambil berlari.


Sampai di toko itu aku langsung memilih es krim yang akan aku beli. Aku memilih dua es krim coklat, karna Hyun Ji suka sama es krim coklat. Aku lalu membayar 2 es krim itu.


" Saya beli 2 es krim.. Jadinya berapa? " tanya ku kepada kasir.


" Semua jadi 30 won " kata kasir itu sambil membungkus es krim ku.


" Ahh.. Tidak usah dibungkus. " kataku dan memberikan uangnya dan mengambil es krim itu. Lalu aku langsung keluar dari toko itu dan menuju ke taman sambil berlari.


Saat sudah sampai di taman aku langsung menuju ke bangku yang di duduki oleh Hyun Ji, pas sampai disana aku tidak melihat dia di kursi taman. Lalu aku mencarinya di sekitar taman itu, beberapa menit aku mencarinya akhirnya aku menemukannya ia sedang duduk di salah satu ayunan di taman itu sambil menundukkan kepalanya. Lalu aku menghampirinya.


Saat aku sudah berada di dekatnya, aku pun langsung menunjukkan es krimnya di depan pandangannya. Saat aku menunjukkannya ia pun langsung mendongakkan kepalanya dan menatapku dengan bingung.


" Sun.. Sunbae. Ige mwo? " tanyanya dengan bingung


" Makanlah.. " tawarku


Lalu ia menerimanya dengan sungkan dan setelah itu aku duduk di salah satu ayunan yang di sampingnya. Lalu aku membuka es krimku dan aku masih melihat Hyun Ji masih memegang es krimnya.


" Kenapa? Tidak suka ya? " tanyaku.


" Eoh.. Ah.. Aku suka kok sunbae. Suka sekali. Tapi.. Bagaimana sunbae tau aku suka es krim coklat? " tanyanya sambil menatapku


" Kau suka es krim coklat? Wahh kebetulan sekali.. Aku pun juga suka es krim coklat. Aku tadi hanya mengambil sesuai dengan kesukaan ku saja. " jelasku sambil juga menatapnya


" Hmm.. Jadi sunbae juga suka dengan es krim coklat. Baguslah.. " ucapnya sambil tersenyum


" Makanlah es krim itu. Nanti keburu meleleh. Lagi pula makan es krim bisa menyejukkan hati dan juga jiwa. Makanlah " tawarku dan memakan es krimku juga dan aku pun mengangkat kepalaku dan menatap langit korea yang indah dan mengayunkan ayunam tersebut.


Lalu aku melihat Hyun Ji memakan es krim dengan tersenyum sambil menatap langit dan mengayunkan ayunannya perlahan.


JUNGKOOK POV END


AUTHOR POV


Hening.. Hanya itu yang mereka lakukan, tidak ada yang membuka topik pembicaraan. Lalu Jungkook berhenti melihat langit dan menunduk sedikit dan berhenti berayun.


" Mianhae.. Gara-gara aku, kau menjadi malu dan juga mengatakan kata-kata yang tidak masuk akal. " ucapnya sambil menatap wajah Hyun Ji dengan merasa bersalah " Jeongmal mianhae Hyun Ji "


Lalu Jungkook tersenyum dan tangannya mulai mengelus surai rambutnya Hyun Ji dengan lembut.


' Seandainya saja kau tahu Hyun Ji.. Aku mengatakan itu dengan perasaan ku yang paling dalam. Dan juga saat aku mengatakan bahwa aku adalah namjachingumu.. Aku sangat senang Hyun Ji. Seandainya saja kejadiam itu nyata Hyun Ji. Pasti aku akan sangat bahagia. ' batin Jungkook


' Aku senang sekali.. Pada saat kau mengatakan bahwa kau adalah namjachingu aku sangat senang. Andai saja semua itu nyata, pasti aku akan menjadi yeoja yang beruntung di dunia ini. Terima kasih oppa.. Untuk semuanya ' batin Hyun Ji.


Lalu Jungkook mulai menurunkan tangannya dan mulai melihat jam tangannya. Bahwa sudah hampir sore.


" Woah.. Sudah hampir sore. Waktu cepat sekali berlalu ya.. " gerutu Jungkook sambil menurunkan tangannya dan memegang kedua rantai ayunan.


" Hmm.. " ucap Hyun Ji singkat. Tiba-tiba ia ingat sesuatu. " Ohh.. Iya. Malam ini ada ferstival kembang api di sungai han. Pasti sangat seru " ucap Hyun Ji baru ingat kalau nanti malam ada fetival kembang api.


Iya.. Setiap weekend pasti ada festival kembang api. Di festival itu kita bisa memohon permohonan yang kita inginkan.


" Benarkah? Apa kau akan kesana? " tanya Jungkook


" Molla.. Aku pun ingin pergi tapi bingung mau sama siapa perginya " jawab Hyun Ji malas. " Sudahlah.. Ayo sunbae kita pulang " Hyun Ji beranjak dari ayunannya dan berjalan meninggalkan Jungkook beberapa senti.


Lalu Jungkook buru-buru beranjak dan membawa belanjaan Hyun Ji dan ia langsung manahan lengan Hyun Ji dan ia langsung berdiri di hadapan Hyun Ji.


" Bagaimana kalau.. Nanti malam pergi denganku? " tawar Jungkook dengan senyum.


Melihat tindakan Jungkook membuat Hyun Ji berdiam diri. Karna Jungkook berada di depannya dan juga masih memegang pergelangan tangannya.


" Ke.. Kenapa sunbae ingin mengajakku pergi ke.. " jawab Hyun Ji dengan gagap


" Karna kau yang memberitahuku dan juga hanya kau yang ingin ku ajak ke sana. " sela omongan Jungkook.


Mendengar omongan Jungkook, Hyun Ji pun langsung menganggukkan kepalanya dan menjawab iya. Dengan anggukkan itu Jungkook lansung senang dan melepas pegangannya dan mengambil sebuah benda persegi panjang dari sakunya dan memberikannya kepada Hyun Ji.


" Berikan aku nomor teleponmu.. Nanti aku jemput kau jam 7 malam. " ucap Jungkook sambil memberikan handphonenya ke Hyun Ji. Hyun Ji pun menerimanya dan mengetik nomornya di benda itu. Setelah itu dia memberikannya kepada Jungkook.


" Baiklah.. Ayo kita pulang.. Aku antar kau dulu" ucap Jungkook.


Saat Jungkook ingin memutar badannya namun tangannya di tahan oleh Hyun Ji.


" Sunbae mau mengantarku? Naik apa? " tanya Hyun Ji bingung


" Tentu saja naik bis " jawab Jungkook santai.


" Bis? Sunbae tidak membawa motor sunbae? " tanya Hyun Ji bingung


" Tidak.. Karena saat mengikuti tes aku sedang tidak ingin naik motor. " jelas Jungkook.


" Tapi kan sunbae.. Arah rumah sunbae dan aku itu kan berbeda. Apa itu tidak merepotkan sunbae? " tanya Hyun Ji dengan khawatir


" Tenang saja.. Aku kuat kok. Demi kamu.. Aku rela melakukan apapun. " jelas Jungkook sambil tersenyum


Mendengar penjelasan Jungkook, muka Hyun Ji langsung menjadi merah dan iya langsung menutup kedua pipinya dan berjalan ke halte bis mendahului Jungkook dan saat Hyun Ji mendahului Jungkook, ia janya tersenyum dan menyusulnya. Setelah halte bis yang akan bertujuan ke daerah rumah Hyun Ji, mereka duduk di halte tersebut.

__ADS_1


Beberapa menit kemudiam bis datang, dan saat bis datang mereka langsung masuk ke dalam bisa dan duduk berdampingan. Di dalam bisa mereka hanya diam.


Kringgg...


Terdengar ada sebuah pesan masuk dari handphone Hyun Ji. Dengan cepat Hyun Ji membuka pesan itu. Dan ternyata itu dari oppanya.


From : Nam Joon Oppa❤


Kau berada dimana sekarang? Ini sudah sore. Cepat pulang..


Hyun Ji yang melihat pesan dari kakaknya hanya terkekeh geli dan demgan cepat ia membalasnya.


To : Nam Joon Oppa❤


Aku sekarang sedang dijalan pulang. Iya aku tahu.. Iya oppa.


Setelah Hyun Ji sudah membalas pesam dari kakaknya tiba-tiba handphone Hyun Ji bergetar menandakan ada telfon masuk. Saat Hyun Ji melihat namanya ia langsung menggeser ikon hijau dan menerimanya dan meletakkannya di kuping.


" Yeoboseyo? "


" Neon.. Odiya? Kau masih dijalan? Apa kau sudah membeli semua yang di suruh eomma? "


" Ne oppa.. Aku sudah membeli semua. Oppa tidak usah khawatir. Oppa sekarang dimana? "


" Naega? Ehmm.. Ak.. Aku.. Sedang.. Aku dirumah. " jawab Nam Joon dengan gagap. Iya karna ia berbohong sama adiknya


" Gojitmal.. Oppa pasti sedang diluarkan? Bersama teman-teman oppa? Keutchi? " dengus Hyun Ji kesal.


" Wahhh.. Daebak. Ottokhe arra? "


" Sudahlah.. Oppa jangan pulang terlalu malam. Arratchi? "


" Hmm.. Ini oppa juga sudah dijalan. Bye.. Annyeong "


" Eoh.. Annyeong.. "


Hyun Ji langsung memetuskan panggilannya dan menaruh handphonenga lagi di sakunya. Jungkook yang duduk di sampingnya Hyun Ji, ia pun heran dan ia bertanya.


" Nugu? Siapa yang telpon? " tanya Jungkook sambil memangku belanjaan Hyun Ji.


" Nam Joon Oppa. " jawab Hyun Ji malas.


Mendengar jawaba itu Jungkook hanya ber-O ria dan mulai memandang arah jalanan.


Setelah beberapa menit mereka sampai di halte mereka tuju. Lalu mereka turun dan melanjutkan jalannya ke arah rumah Hyun Ji. Saat sudah sampai di depan rumah Hyun Ji, Jungkook memberikan belanjaan Hyun Ji dan berpamitan pulang. Saaf Jungkook sudah pergi, Hyun Ji langsung membuka pintu rumahnya dan masuk kedalam.


Ia menuju dapur dan menaruh belanjaannya di meja dapur. Sesudab itu ia menuju kamarnya.


HYUN JI POV


Saat sudah di dalam kamar, aku langsung melepas cardiganku dan tas selempanganku dan mengantungnya di dekat rak gantung. Lalu aku merebahkan badanku di atas kasurku dan memejamkan mataku.


Kringgggg....


Baru 5 detik aku memejamkan mataku, tiba-tiba ada sebuah pesan masuk. Lalu aku mengambil benda itu di saku ku dan langsung membuka pesannya.


From : Unknown


Jangan lupa nanti malam yaa..


Aku terbangun dan merubah posisiku dengan duduk. Aku mengernyitkan dahi ku.


' Siapa ini? Apa maksudnya nanti malam? ' gumamku saat melihat pesan yang terkirim kepadaku dan juga nomor yang tidam ku ketahui.


Saat aku ingin membalas pesannya, nomor tersebut menelpon ku. Dengan cepat aku menggeser ikon hijau dan menjawabnya.


" Yeoboseyo? Nuguseyo? "


" Naneun.. Jeon Jungkook "


" Mwo?!! Nugu? " tanyaku dengan kaget.


" Naya.. Jungkook sunbae. Neon molla? " tanyanya dengan terkekeh


" Ahh.. Sunbae. Waeyo? Kenapa sunbae menelponku? "


" Aku hanya ingin mengingatkan.. Nanti jam 7 malam aku akan menjemputmu. "


" Ahh.. Iya sunbae. Gomawo sudah ingatkan aku. " ucapku dengan gembira hati.


" Keureu.. Sampai jumpa nanti malam ya. Annyeong "


" Annyeong sunbae "


Aku langsung memutuskan sambunganku dengannya.


' Ahh.. Hari yang di tunggu-tunggu.. Akhirnya aku bisa jalan berdua dengan Jungkook sunbae ' ucapku dengan girang sambil melompat-lompat.


Lalu aku berhenti melompat-lompat dan melihat ke arah jam wekerku. Itu sudah menunjukkan pukul 5 sore, astaga.. Dengan cepat aku langsung menaruh handphone ku dan mengambil handuk dan pergi menuju kamar mandi untuk membasuh tubuh ku.


HYUN JI POV END


.


.


.


Tbc


Hai guys.. I'am back.


Weihhh.. Congrats..


Makasih ya semua.. Yang sudah membaca cerita aku dan juga menyukainya..


Aku sangat senang.. Berkat kalian aku jadi semangat mengetik ceritanya (biarpun cape juga ngetik) tapi tidak masalah.. Asalkan kalian suka dengan cerita aku tidak apa-apa.

__ADS_1


Dan juga kalau cerita aku kurang jelas atau kurang sesuatu.. Tolong beri sarannya ya.. Itu pasti akan sangat membantu bagiku 😘💜😍


Sekali lagi terima kasih semua.. Love youuu💜😘💜😘


__ADS_2