Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 40 Kegelisahan Azzam


__ADS_3

"Oke pak , terima kasih ya pak atas bantuannya mengantar adik dan ibu saya ,kita tunggu hasil pemeriksaan adek saya dlu baru kita liat cctvnya " kata Ahmad .


Tidak lama kemudian dokter keluar dari ruang UGD


" Gimana keadaan anak saya , dok ? " Tanya Pak Sulaiman


" Alhamdulillah , tidak ada masalah serius , hanya lecet di lengan dan kakinya , pasien shok saja , " kata Pak Dokter .


"Alhamdulillah " jawab mereka serempak


Setelah menyelesaikan administrasi Aisyah lalu dipindah ke ruang rawat . Saat itu Aisyah masih dalam keadaan tidur karena pengaruh obat ,Ahmad lalu pamit . Dia dan kedua security kompleks mau kembali ke pos untuk melihat rekaman cctv.


***


Kabar tentang kejadian yang menimpa Aisyah sampai ke telinga Azzam melalui Ozi orang suruhannya karena kebetulan Ozi melintas ditempat kejadian .


" Kamu liat plat mobilnya ?" Tanya Azzam


" Tidak , "


"Trus kondisi Aisyah sama ibunya gimana ?"


" Ibunya tidak apa -apa , mba Aisyah pingsang di larikan ke rumah sakit . "


" Oke , share lock lokasi Rumah Sakitnya , saya segera kesana "


" Baik , Pak Bos "


Azzam menutup telpon lalu bergegas keluar dari ruangannya


" Mau kemana Pak...?" tanya Ririn melihat Bosnya keluar tergesa -gesa dan tampak panik .


Azzam tidak menjawab pertanyaan Ririn , dia malah mempercepat langkahnya . Dan menghilang di balik pintu lip .


" Pak Bos kenapa , mba ? " tanya Fida salah seorang karyawan yang berpapasan dengan Azzam .


" Entahlah , saya juga gak tau " jawab Ririn


Ririn penasaran dari ekspresi Pak Bosnya tampak seperti sudah terjadi sesuatu , dia mulai berpikir mencari siapa yang kira -kira bisa dihubungi . Ririn teringat pada Ozi, karena beberapa hari ini Ozi mendapat tugas baru dari Pak Bosnya .


"Coba telpon Ozi , mungkin dia tau . " Ririn lalu mengambil ponselnya dan menelpon Ozi


Tuut .tuuut


" Assalamualaikum !" sapa Ririn


" Waalaikumsalam , Mba. Tumben telpon ,kangen ya sama saya " jawab Ozi


"Ngawur , siapa juga yang kangen sama kamu ? " balas Ririn


" Bercanda , mba..janganlah marah !" Kata Ozi


"Pak Bos tadi buru -buru keluar kayak panik gitu , kamu tau gak kenapa ? "


" Kepo ya. ?"

__ADS_1


" Ozi , saya kuatir aja , kamu tau gak ?"


" Pak Bos , gak ngasih tau kah ?"


" Yeeeilaaaah , kalo Pak Bos ngasih tau ,ngapain saya telpon kamu , Ozi Markozim !" Ririn mulai kesal


" Gitu , ya ?" Ozi sengaja menggoda Ririn


" Cepet kasih tau !"


" Okey, Calon istri Pak Bos hampir ditabrak mobil "


" Maksud mu , mba Aisyah kecelakaan ? "


" Iya, siapa lagi ? Emangnya Pak Bos punya calon istri lain lagi ?"


"Ya ,,ampun kasian . trus kondisinya gimana ? Dia gak papa kan ? Apa sudah dibawa ke Rumah Sakit ? Trus yang nambrak siapa ? ..."


Ozi mengelang -geleng kepala dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal mendengar pertanyaan Ririn yang betubi -tubi.


" Ozi ,,kamu dengar gak ? " suara Ririn meninggi , dia semakin kesal karena Ozi diam saja


" Iya dengar mba !"


" Kenapa diam aja ? "


" Mba Ririn nyerocor terus , gimana saya mau jawab . Okey dengar ya , Mba Aisyah hampir ke tabrak mobil , dia pingsan trus dibawa ke rumah sakit , Pak Bos pasti pergi jenguk calon istrinya , tentang siapa yang mau nabrak masih di selidiki . O ya satu lagi nama saya Ozi bukan Ozi markozim . Assalamualaikum " tutur Ozi lalu menutup telpon


" Waalaikumsalam . Ihhhh,, ni orang ngeselin , main tutup telpon aja " Gerutu Ririn .


" Calon istrinya Pak Bos hampir ketabrak mobil , pingsan , trus di bawa ke rumah sakit " jawab Ririn mengulang informasi yang dia dapat dari Ozi


" Kasian ya mba, pantesan Pak Bos panik gitu mukanya. Semoga calon istrinya gak papa ya mba ?"


" Iya..semoga dia baik -baik aja , kasian baru aja dia tadi jatuh dari motor , eehh sekarang masuk rumah sakit lagi gara -gara hampir ditabrak mobil , padahal bentar lagi mau nikah ," Kata Ririn


" Iya mba..kasian dia, namanya juga musibah mba..mana kita tau apa yang akan terjadi "


" Ya Udah ,, saya juga mau pergi ni , nanti kalo ada yang cari saya kasih tau saya ada meeting sama mba Luna EO untuk persiapan pernikahannya Pak Bos "


" Baik mba "


" Assalamualaikum " kata Ririn lalu pergi


" Waalaikumsalam , hati -hati mba " sahut Fida .


***


" Ya..Allah , semoga Dek Aisyah tidak kenapa -napa" gumam Azzam kini mobilnya sedang melaju jalan raya menuju lokasi rumah sakit yang sudah share Ozi .


Beberapa menit kemudian akhirnya Azzam sampai dihalaman parkir rumah sakit , saat akan masuk dia berpapasan dengan Ahmad dan 2 orang yang mengenakan seragam security yang hendak keluar


" Bang Ahmad !"


" Azzam."

__ADS_1


" Gimana kondisi dek Aisyah ?"


" Alhamdulillah , tidak ada yang serius , cuma dia masih shok trus ada lecet sedikit di lengan sama kakinya " jelas Ahmad


" Alhamdulillah ,, saya jenguk... ? "


" Gak usah , mending kamu ikut saya saja , kita liat rekaman cctv kejadian tadi di pos security depan komplek , " Ajak Ahmad memotong pembicaraan Azzam


" Tapi , Bang ?.."


" Tenang , gak usah kuatir , ada Ayah sama Ibu juga yang jaga , sekarang kita harus cari tau siapa yang mau mencelakai Aisyah . Ingat syarat dari Aisyah apa ? " kata Ahmad lagi


" Oke , saya ikut Abang " kata Azzam sambil menghela napas , karena ingat syarat dari Aisyah untuk mereka tidak ketemu dulu sampai hari ijab kabul nanti .


" Gitu dong , " sahut Ahmad


" Kalo gitu pake mobil saya saja " kata Azzam


"Baiklah , tadinya kalo gak ketemu kamu kita mau naik taksi saja " kata Ahmad tersenyum


Mereka berempat berjalan beriringan mengikuti Azzam menuju tempat mobilnya parkir .


" Silahkan masuk " kata Azzam lalu masuk ke dalam mobol di ikuti yang lainnya .


Ahmad dudukndi depan di samping Azzam dan kedua security itu duduk di kursi belakang.


" Wiidihhh, keren mas mobilnya " kata salah satu secirity yang bernama Pak Udin


" Naik mobil mewah kita Pak Udin " sahut Pak Budi


Azzam dan Ahmad hanya tersenyum mendengar celotehan dua orang dibelakang mereka .


"Zam...jangan - jangan ini ulah perempuan yang kami ceritakan kemaren yang mau mencelakakan Aisyah " kata Ahmad


" Bisa jadi bang , kalo memang dia , kita langsung lapor polisi saja " sahut Azzam


" Siapapun dia , kita harus lapor polisi " kata Ahmad geram


" Neng Aisyah orangnya baik , masa ada yang mau mencelakai dia " sahut Pak Udin .


" Namanya manusia Pak , gak suka liat orang bahagia ya begitu !" kata Ahmad.


" Saya merasa aneh aja , orang sebaik neng Aisyah kok ada yang gak suka , apa lagi kayak kita gini ya kan Pak Budi ? " kata Pak Udin sambil menyenggol Pak Budi


" Sebaik apa sich Pak Neng Aisyah nya ?" tanya Azzam sambil melirik Ahmad . Dibalas Ahmad dengan senyuman


" Mas Azzam ini calon suami nya Neng Aisyah kan , Mas itu beruntung sekali " kata Pak Budi


"O ya ?"


" Saya sudah hampir 20 tahun jadi security komplek , dari Neng Aisyah masih SD , sampai sekarang sifatnya gak berubah , baik , murah senyum , waktu masih SD dulu tiap pulang sekolah pasti dia mampir ke pos ngasih kita permen trus bilang udah sholat belum pak ? Kalo udah ini Ais kasih hadiah permen , sampe sekarang , tiap pulang kerja ada aja snack yang dia bawa buat kita , iya kan Pak Budi " kata Pak Udin


Pak Budi mengangguk


" Ohh jadi karena sering ngasih snack ya ? Kata Ahmad sambil tersenyum .

__ADS_1


__ADS_2