
"Oke pak , terima kasih ya pak atas bantuannya mengantar adik dan ibu saya ,kita tunggu hasil pemeriksaan adek saya dlu baru kita liat cctvnya " kata Ahmad .
Tidak lama kemudian dokter keluar dari ruang UGD
" Gimana keadaan anak saya , dok ? " Tanya Pak Sulaiman
" Alhamdulillah , tidak ada masalah serius , hanya lecet di lengan dan kakinya , pasien shok saja , " kata Pak Dokter .
"Alhamdulillah " jawab mereka serempak
Setelah menyelesaikan administrasi Aisyah lalu dipindah ke ruang rawat . Saat itu Aisyah masih dalam keadaan tidur karena pengaruh obat ,Ahmad lalu pamit . Dia dan kedua security kompleks mau kembali ke pos untuk melihat rekaman cctv.
***
Kabar tentang kejadian yang menimpa Aisyah sampai ke telinga Azzam melalui Ozi orang suruhannya karena kebetulan Ozi melintas ditempat kejadian .
" Kamu liat plat mobilnya ?" Tanya Azzam
" Tidak , "
"Trus kondisi Aisyah sama ibunya gimana ?"
" Ibunya tidak apa -apa , mba Aisyah pingsang di larikan ke rumah sakit . "
" Oke , share lock lokasi Rumah Sakitnya , saya segera kesana "
" Baik , Pak Bos "
Azzam menutup telpon lalu bergegas keluar dari ruangannya
" Mau kemana Pak...?" tanya Ririn melihat Bosnya keluar tergesa -gesa dan tampak panik .
Azzam tidak menjawab pertanyaan Ririn , dia malah mempercepat langkahnya . Dan menghilang di balik pintu lip .
" Pak Bos kenapa , mba ? " tanya Fida salah seorang karyawan yang berpapasan dengan Azzam .
" Entahlah , saya juga gak tau " jawab Ririn
Ririn penasaran dari ekspresi Pak Bosnya tampak seperti sudah terjadi sesuatu , dia mulai berpikir mencari siapa yang kira -kira bisa dihubungi . Ririn teringat pada Ozi, karena beberapa hari ini Ozi mendapat tugas baru dari Pak Bosnya .
"Coba telpon Ozi , mungkin dia tau . " Ririn lalu mengambil ponselnya dan menelpon Ozi
Tuut .tuuut
" Assalamualaikum !" sapa Ririn
" Waalaikumsalam , Mba. Tumben telpon ,kangen ya sama saya " jawab Ozi
"Ngawur , siapa juga yang kangen sama kamu ? " balas Ririn
" Bercanda , mba..janganlah marah !" Kata Ozi
"Pak Bos tadi buru -buru keluar kayak panik gitu , kamu tau gak kenapa ? "
" Kepo ya. ?"
__ADS_1
" Ozi , saya kuatir aja , kamu tau gak ?"
" Pak Bos , gak ngasih tau kah ?"
" Yeeeilaaaah , kalo Pak Bos ngasih tau ,ngapain saya telpon kamu , Ozi Markozim !" Ririn mulai kesal
" Gitu , ya ?" Ozi sengaja menggoda Ririn
" Cepet kasih tau !"
" Okey, Calon istri Pak Bos hampir ditabrak mobil "
" Maksud mu , mba Aisyah kecelakaan ? "
" Iya, siapa lagi ? Emangnya Pak Bos punya calon istri lain lagi ?"
"Ya ,,ampun kasian . trus kondisinya gimana ? Dia gak papa kan ? Apa sudah dibawa ke Rumah Sakit ? Trus yang nambrak siapa ? ..."
Ozi mengelang -geleng kepala dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal mendengar pertanyaan Ririn yang betubi -tubi.
" Ozi ,,kamu dengar gak ? " suara Ririn meninggi , dia semakin kesal karena Ozi diam saja
" Iya dengar mba !"
" Kenapa diam aja ? "
" Mba Ririn nyerocor terus , gimana saya mau jawab . Okey dengar ya , Mba Aisyah hampir ke tabrak mobil , dia pingsan trus dibawa ke rumah sakit , Pak Bos pasti pergi jenguk calon istrinya , tentang siapa yang mau nabrak masih di selidiki . O ya satu lagi nama saya Ozi bukan Ozi markozim . Assalamualaikum " tutur Ozi lalu menutup telpon
" Waalaikumsalam . Ihhhh,, ni orang ngeselin , main tutup telpon aja " Gerutu Ririn .
" Calon istrinya Pak Bos hampir ketabrak mobil , pingsan , trus di bawa ke rumah sakit " jawab Ririn mengulang informasi yang dia dapat dari Ozi
" Kasian ya mba, pantesan Pak Bos panik gitu mukanya. Semoga calon istrinya gak papa ya mba ?"
" Iya..semoga dia baik -baik aja , kasian baru aja dia tadi jatuh dari motor , eehh sekarang masuk rumah sakit lagi gara -gara hampir ditabrak mobil , padahal bentar lagi mau nikah ," Kata Ririn
" Iya mba..kasian dia, namanya juga musibah mba..mana kita tau apa yang akan terjadi "
" Ya Udah ,, saya juga mau pergi ni , nanti kalo ada yang cari saya kasih tau saya ada meeting sama mba Luna EO untuk persiapan pernikahannya Pak Bos "
" Baik mba "
" Assalamualaikum " kata Ririn lalu pergi
" Waalaikumsalam , hati -hati mba " sahut Fida .
***
" Ya..Allah , semoga Dek Aisyah tidak kenapa -napa" gumam Azzam kini mobilnya sedang melaju jalan raya menuju lokasi rumah sakit yang sudah share Ozi .
Beberapa menit kemudian akhirnya Azzam sampai dihalaman parkir rumah sakit , saat akan masuk dia berpapasan dengan Ahmad dan 2 orang yang mengenakan seragam security yang hendak keluar
" Bang Ahmad !"
" Azzam."
__ADS_1
" Gimana kondisi dek Aisyah ?"
" Alhamdulillah , tidak ada yang serius , cuma dia masih shok trus ada lecet sedikit di lengan sama kakinya " jelas Ahmad
" Alhamdulillah ,, saya jenguk... ? "
" Gak usah , mending kamu ikut saya saja , kita liat rekaman cctv kejadian tadi di pos security depan komplek , " Ajak Ahmad memotong pembicaraan Azzam
" Tapi , Bang ?.."
" Tenang , gak usah kuatir , ada Ayah sama Ibu juga yang jaga , sekarang kita harus cari tau siapa yang mau mencelakai Aisyah . Ingat syarat dari Aisyah apa ? " kata Ahmad lagi
" Oke , saya ikut Abang " kata Azzam sambil menghela napas , karena ingat syarat dari Aisyah untuk mereka tidak ketemu dulu sampai hari ijab kabul nanti .
" Gitu dong , " sahut Ahmad
" Kalo gitu pake mobil saya saja " kata Azzam
"Baiklah , tadinya kalo gak ketemu kamu kita mau naik taksi saja " kata Ahmad tersenyum
Mereka berempat berjalan beriringan mengikuti Azzam menuju tempat mobilnya parkir .
" Silahkan masuk " kata Azzam lalu masuk ke dalam mobol di ikuti yang lainnya .
Ahmad dudukndi depan di samping Azzam dan kedua security itu duduk di kursi belakang.
" Wiidihhh, keren mas mobilnya " kata salah satu secirity yang bernama Pak Udin
" Naik mobil mewah kita Pak Udin " sahut Pak Budi
Azzam dan Ahmad hanya tersenyum mendengar celotehan dua orang dibelakang mereka .
"Zam...jangan - jangan ini ulah perempuan yang kami ceritakan kemaren yang mau mencelakakan Aisyah " kata Ahmad
" Bisa jadi bang , kalo memang dia , kita langsung lapor polisi saja " sahut Azzam
" Siapapun dia , kita harus lapor polisi " kata Ahmad geram
" Neng Aisyah orangnya baik , masa ada yang mau mencelakai dia " sahut Pak Udin .
" Namanya manusia Pak , gak suka liat orang bahagia ya begitu !" kata Ahmad.
" Saya merasa aneh aja , orang sebaik neng Aisyah kok ada yang gak suka , apa lagi kayak kita gini ya kan Pak Budi ? " kata Pak Udin sambil menyenggol Pak Budi
" Sebaik apa sich Pak Neng Aisyah nya ?" tanya Azzam sambil melirik Ahmad . Dibalas Ahmad dengan senyuman
" Mas Azzam ini calon suami nya Neng Aisyah kan , Mas itu beruntung sekali " kata Pak Budi
"O ya ?"
" Saya sudah hampir 20 tahun jadi security komplek , dari Neng Aisyah masih SD , sampai sekarang sifatnya gak berubah , baik , murah senyum , waktu masih SD dulu tiap pulang sekolah pasti dia mampir ke pos ngasih kita permen trus bilang udah sholat belum pak ? Kalo udah ini Ais kasih hadiah permen , sampe sekarang , tiap pulang kerja ada aja snack yang dia bawa buat kita , iya kan Pak Budi " kata Pak Udin
Pak Budi mengangguk
" Ohh jadi karena sering ngasih snack ya ? Kata Ahmad sambil tersenyum .
__ADS_1