
Azzam memang agak kesal dengan kata -kata Aisyah , tapi sebenarnya dia tidak semarah itu , dia hanya mau liat ekspresi Aisyah , karena ada kejutan dibalik sikapnya itu . Mendengar suara Aisyah yang sudah mulai serak , dia tau pasti Aisyah sedang menangis .Azzam jadi dilema sendiri .
" Mas , Ais minta maaf " Kata Aisyah terisak . Air matanya mulai mengalir membasahi pipinya . Azzam mulai terenyuh .
" Mas ... , Saya cuma bercanda , maaf kalo itu buat kamu marah " kata Aisyah lagi .
Azzam membalikkan badan menatap Aisyah yang berurai air mata . Dia sendiri tidak menyangka sikapnya tadi akan membuat Aisyah menangis . Azzam pun merasa bersalah .
"Sayang..jangan nangis dong , Mas gak marah kok " Kata Azzam mengusap air mata Aisyah lalu memeluk istrinya .
Dalam pelukan Azzam , tangis Aisyah semakin menjadi - jadi .
" Maafin Aisyah " kata Aisyah sesegukan
" Liat Mas dulu . Mas gak marah , Mas juga minta maaf , ya !" Azzam mengangkat dagu Aisyah , agar Aisyah menatapnya lalu mencium kening Aisyah .
" Kalo gak marah , kenapa Mas tadi diam aja ? Kata Aisyah sambil sesegukan
" Tunggu sebentar !"
Azzam lalu mengambil sebuah amplok di saku jaketnya , dan memberikanya pada Aisyah
"Apa ini ,Mas ?" tanya Aisyah sambil mengusap air matanya.
" Buka !"
Aisyah lalu membuka amplok itu , sementara itu Azzam senyum -senyum sendiri menatap istrinya .
" Tiket ke Paris ? Kita mau ke Paris ,Mas ? " kata Aisyah menatap Azzam
Azzam mengangguk .
" Kita honey moon ke Paris minggu depan " kata Azzam
Aisyah lalu memeluk Azzam .
" Kamu senang ? "
" Senang banget ,Mas. Jadi karena ini kamu buat saya nangis , tega kamu Mas " kata Aisyah sambil memukul -mukul manja dada bidang Azzam
" Sorry , sayang , Mas itu gak nyangka kamu sampai nangis . Maafin saya ya , Tapi Mas minta satu hal " Kata Azzam
" Apa ? "
" Jangan ungkin mantan lagi !" kata Azzam sambil mengacungkan jari kelingkingnya di depan Aisyah
" Iya , Ais janji " sahut Aisyah mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Azzam
Lalu keduanya berpelukan lagi
" Ada lagi , sebentar .. " Azzam melepaskan pelukannya pada Aisyah ,dan mengambil sesuatu dari dalam laci lemari di samping tempat tidur .
" Duduk sini " Kata Azzam pada Aisyah yang masih berdiri sedangkan dia sudah duduk di atas tempat tidur . Aisyah lalu menuruti perintah Azzam
" Buat kamu " Kata Azzam memberikan sebuah konci pada Aisyah
" Konci mobil ? "
" Iya , kamu liat mobil merah yang parkir di parkiran dekat mobil kita tadi ? "
Aisyah mengangguk
" Ini koncinya , mobil itu hadiah dari Mas buat kamu , dan ini konci rumah baru kita "
Kata Azzam memberikan sebuah konci lagi pada Aisyah .
" Hey...kok bengong " tegur Azzam sambil mencolek pipi istrinya yang hanya diam saja .
__ADS_1
" Mas , kamu ngajak ke Paris itu saya sudah senang bangeet , di tambah ini lagi , ..."
"Sayang , kamu senang kan ?"
Aisyah mengangguk. Lingangan air mata kembali mengalir membasahi pipinya .
" Kok ,.nangis ? " Azzam kembali mengusap air mata Aisyah
" Apa saya pantas mendapatkan ini semua "
" Sayang , kamu sudah jadi nyonya Azzam , Azzam Khairullah , Apa yang saya miliki , juga menjadi milik kamu . "
" Mas, saya sayang kamu , saya cinta sama kamu bukan karena apa yang kamu miliki , tapi Saya cinta Mas Azzam yang suara nya merdu saat melantunkan ayat -ayat suci Al quran "
" Iya , Saya tau itu , ini bagian dari cara saya memuliakan istri saya karena :
“Sebaik baik suami adalah yang paling baik kepada istrinya, sejelek jelek suami adalah yang paling buruk kepada istrinya”. (HR Muslim).
Seorang suami memiliki keutamaan memuliakan istri dengan menuntun istrinya dengan cara yang baik, dengan cara membahagiakan istri tercinta, serta memberi teladan baik.
“Kaum pria adalah qawwam (pemimpin) bagi kaum wanita”. (QS An Nisa : 34).
" Suami kelak akan ditanya bagaimana dia memperlakukan dan memimpin istrinya selama di dunia.
“Suami kelak akan ditanya pertanggungjawaban tentang mereka (keluarganya)”. (HR Al Bukhari no.2554)
" Dan para istri memiliki hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf”. (QS Al Baqarah : 228). "
" Jadi , jangan pernah bilang tidak pantas ...apapun yang kamu mau , selagi saya bisa akan saya berikan . " Tutur Azzam lalu mencium punggung tangan Aisyah
" Insya Allah , Ais..akan berusaha jadi istri terbaik buat kamu , Hubby !"
" Hubby ?"
" Iya , Hubby "
" Hubby " ulang Aisyah lagi sambil tersenyum
" Terdengar nyaman di telinga " kata Azzam sambil tersenyum
Sayup -sayup terdengar suara azan menandakan waktu sholah dzuhur telah tiba .Keduanya pun lalu bersiap melaksanakan sholat dzuhur .
***
" Gimana kita langsung ke rumah Ummy atau istirahat dulu , kalo mau istirahat kita istirahat dulu. Habis asar baru kita ke sana "
Kata Azzam setelah mereka selesai sholat
" Istirahat aja dulu deh , ngantuk " Sahut Aisyah
" Oke, kita istirahat dulu , saya juga ngantuk , tapi kita makan siang dulu "
" Delivery aja ,"
" Iya ,, "
Tidak lama kemudian datang kurir yang membawa pesanan mereka. Kedua nya pun menikmati makan siang setelah itu beristirahat.
Aisyah yang memang sudah ngantuk ,merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur ,
" Hubby , Ais tidur dulu ya " kata Aisyah lalu memejamkan matanya
" Iya , sayang " Jawab Azzam .
Tadinya Azzam juga mau beristirahat , namun ponselnya berdering .Muncul nama ibunya di layar ponselnya. Agar tidak mengganggu Aisyah yang sedang tidur , Azzam memilih untuk menerima telpon diluar kamar .
"Asaalmualaikum , Ummy "
__ADS_1
" Walaikumsalam , Nak , hari ini jadikan ke sini ?"
" Jadi , tapi agak sorean ya ,My "
" Okey deh , sekarang Aisyah nya mana ? "
" Lagi tidur My , "
" Oh gitu , O ya , Zam Tante Mia balik ke rumah "
" O ya baguslah "
" Tapi ,Ummy kok ngerasa dia sedang merencanakan sesuatu ,"
" istigfar Ummy , gak boleh suudzon gitu !"
" Iya ,iya , ya sudah Ummy tunggu kedatangan kalian , jaga mantu kesayangan Ummy baik -baik "
" Pasti , Ummy "
" Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam "
Azzam menutup telpon dan kembali masuk ke kamar ., baru saja Azzam mau merebahkan badannya di samping Aisyah. Kembali terdengar dering ponsel , kali ini ponsel Aisyah yang berdering .
Azzam lalu mengambil ponsel Aisyah dari dalam tasnya. Tampak nomor yang tidak di kenal menelpon Aisyah .Azzam sedikit ragu untuk menjawab , hingga sampai panggilan itu berhenti .
Ting...sms masuk
" Assalamualaikum , dek .Mas dengar kamu sudah menikah selamat ya , semoga menjadi keluarga yang sakinah , mawadah , warohmah , Saya bahagia sekaligus bersedih , karena untuk kembali bersama kamu itu sudah sulit . Tapi sampai kapanpun saya masih sayang kamu ."
Tangan Azzam gemetar membaca sms yang masuk. Azzam tau itu pasti dari mantan pacar Aisyah .Dia langsung menghapus pesan dan nomor ponsel yang menelpon Aisyah . Di tatapnya wajah Aisyah yang masih tertidur.
" Sayang , apa kamu benar -benar sudah melupakan dia ? apa cintamu benar -benar hanya untuk saya ? " Batin Azzam
Perasaan Azzam kacau saat itu . Dia lalu keluar lagi dari kamar dan menelpon Ririn .
" Assalamualaikum , Ririn "
" Waalaikumsalam , Pak Bos ,apa kabar ,? "
"Rin , kamu cari tau tentang laki -laki yang bernama Hendri !"
" Hendri ? Siapa dia Pak Bos ?"
" Dia mantan pacar istri saya dulu "
" Waduh ,,, kenapa bahas mantan sekarang " batin Ririn . Kenapa Pak Bosnya tiba -tiba ingin mencari tau tentang lelaki yang bernama Hendri . Apa yang sebenarnya terjadi ?
" Rin , kamu dengar saya "
" Iya , "
" Oke saya tunggu update info dari kamu .Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam "
"Kemaren Siska sekarang Hendri , emang susah ya jadi orang ganteng dan cantik kayak mereka " gumam Ririn
Bersambung....
IKUTI TERUS YA KELANJUTAN CERITANYA
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
TERIMA.KASIH
__ADS_1