Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 66. Pertama kali ke Kantor Azzam .


__ADS_3

" Rin , gak usah panggil Bu Bos , gak enak dengarnya , panggil kayak biasa aja " kata Aisyah


" Ups sorry , Mba Aisyah ?"


" Nah gitu aja , lebih enak di dengar " Sahut Aisyah tersenyum


Ririn pun ikut tersenyum . Dia juga kagum melihat pasangan yang sangat serasi di hadapannya.


" Senang sekali , mba Aisyah bisa datang ke sini " Kata Ririn lagi .


" Iya Rin , Kantornya bagus " sahut Aisyah lalu mengikuti Azzam masuk ke ruangannya


" Welcome in the room " kata Azzam


" Wow, cantik , Ais suka desain ruangannya " kata Aisyah kagum


Azzam lalu duduk di kursi kerjanya . Sementara Aisyah menelusuri setiap sudut ruangan itu .Azzam hanya memperhatikan gerak gerik Aisyah sambil tersenyum .


" Ais..jadi kangen suasana waktu masih kerja kemaren ."


" Mau kerja disini ?"


" Emang boleh ?"


" Boleh dong , kerjaannya spesial nemani Hubby di ruangan ini "


" Mau , gajinya berapa ?" tanya Aisyah sambil tersenyum


" Belum kerja udah nanya gajih "


" Harus donk "


Azzam mendekati Aisyah yang berdiri di dekat jendela menatap keluar . Lalu memeluk Aisyah dari belakang .


" Hubby. Ini kantor lho. Gak enak di liat karyawan " Kata Aisyah berusaha melepas pelukan suaminya


" Pintunya juga di tutup sayang "


" Hubby !"


" Iya deh , Hubby ada kerjaan dikit , sayang bebas mau ngapain aja , mau nonton tinggal di nyalakan TVnya atau mau keliling kantor ini juga boleh , nanti Hubby minta RIrin temani kamu . Atau mau lanjut tidur juga silahkan " kata Azzam


Azzam kembali ke meja kerjanya , mulai menghidupkan laptopnya . Sementara Aisyah memilih duduk di sofa sambil nonton TV .


Tidak lama kemudian , pintu ruangan Azzam di ketuk , setelah Azzam memerintahkan untuk masuk , muncul seorang laki -laki berseragam OB membawa nampan berisi secangkir teh hangat . Dan menyuguhkannya pada Azzam


" Silahkan di minum Pak Bos ! "


" Terima kasih " Kata Azzam masih fokus pada laptopnya

__ADS_1


" Yudi , buatkan minum untuk istri saya juga ya , kamu tanya aja dia mau minum apa ? " kata Azzam lagi


" Iya Pak Bos , Maaf saya tidak tau kalo istri Pak Bos ada di sini "


" Iya , gak papa " sahut Azza


" Maaf bu , ibu mau minum apa ?" Tanya Yudi mendekati Aisyah yang sedang duduk nonton TV .


" Teh hangat aja "


" Baik bu "


Yudi lalu keluar ruangan itu . Tidak lama kemudian dia kembali dengan membawa secangkir teh hangat buat Aisyah


***


Ponsel Aisyah berdering . Dia lalu mengambil ponsel dari dlam tasnya . Tampak nama Ayu muncul di layar ponselnya .


" Assalamualaikum " Sapa Ayu


" Waalaikumsalam " jawab Aisyah


" Ganggu gak beb ?" tanya Ayu


" Gak donk , say " jawab Aisyah


Hampit 30 menit Aisyah ngobrol lewat telpon dengan sahabatnya . Setelah sambungan telpon terputus Aisyah lalu melangkah mendekati suaminya .


" Masih lama kah by ? " Tanya Aisyah yang kini sudah duduk di kursi depan meja suaminya .


" Bentar lagi sayang , " kata Azzam tanpa menatap Aisyah , masih fokus sama laptopnya


Aisyah menatap suaminya yang sedang fokus itu .


" Hubby , di lihat dari sudut manapun kamu tu memang ganteng banget . Terima kasih Ya Allah , Engkau telah hadirkan dia dalam hidup saya " Bisik Hati Aisyah


Azzam mengerutkan keningnya melihat Aisyah menatapnya sambil senyum -senyum sendiri .Karena kerjaannya sudah selesai, dia pun menutup laptopnya . Dan berjalan mendekati Aisyah .


" Udah selesai By ? " tanya Aisyah saat menyadari Azzam sudah di dekatnya .


" Sudah , kita ke rumah sakit sekarang ? "


" Okey "


Aisyah lalu mengambil tasnya yang diletakkannya di atas sofa . Baru saja keduanya mau keluar dari ruangan itu , ponsel Azzam berdering.. Bu Ainun yang menelpon


" Assalamualaikum , Ummy "


" Waalalikumsalam ,Zam..Oma nak. Oma.. !" Bu Ainun terisak

__ADS_1


" Oma kenapa my ? " Tanya Azzam. Membuat Aisyah menatapnya


" Oma sudah gak ada ,Zam...huhuh Oma sudah meninggal " kata Bu Ainun terbata -bata


" Innalillahiwainnalillahirojiun , Ummy sabar ya , kita semua sayang Oma , tapi Allah lebih sayang Oma my " Kata Azzam ikut terisak .


Mendengar perkataan suaminya , Aisyah pun menangis memeluk Azzam . Setelah sambungan telpon terputus keduanya pun bergegas pergi ke rumah sakit .


Dii rumah sakit, tangis bu Ainun kembali pecah saat Azzam dan Aisyah datang . Tante Mia kaget mendengar kabar ibunya sudah tiada , Dia juga baru tiba di rumah sakit , tadi pagi dia pulang untuk istirahat karena sudah semalam menjaga Oma kemudian di gantikan Bu Ainun .


Tante Mia histeris sambil memeluk jasad ibunya , hingga dia lunglai ,lemah tak berdaya . Tante Mia pingsan . Tante Mia di bawa ke ruangan lain di temani Aisyah dan Azzam sedangkan Bu Ainun dan Pak Khairul mengurus kepulangan jenazah ke rumah duka.


Setelah Tante Mia sadar dan urusan semua beres ,.mereka pun pulang ke rumah . Sepanjang perjalanan pulang Tante Mia terus menangis. Azzam terus menenangkan Tantenya .


Berita meninggalnya Oma Khadijah cepat tersebar . Ketika mobil yang membawa jenazah pulang di rumah sudah ramai orang -orang berdatangan . Karangan bunga berjejer di halaman rumah keluarga besar Pak Khairul .


Jenazah Oma Khadijah akan di kebumikan hari itu juga . Kedua orang tua Aisyah , Ahmad dan sahabat -sahabat Aisyah pun datang mengantar jenazah Oma Khadijah di peristirahatan terakhirnya .


Walaupun baru memgemal.Oma Khadijah , Aisyah merasa sudah cukup dekat dengan almarhun. Oma khadijjah pun sangat menyayangi Aisyah.


Setelah pemakaman selesai , merekapun memperrsiapkan untuk melaksanakan tahlilan di rumah bak istana itu .


Dengan meninggalnya Oma Khadijah , tidak cukup menyadarkan Tante Mia . Dia tetap saja selalu sinis pada Aisyah . Bahkan seolah dia semakin membenci Aisyah . Aisyah tetap berusaha dabar menghadapi sikap Tante Mia .


**/


Seminggu kemudian , Azzam dan Aosyaj pun pulang ke rumah mereka . Sejak meninggalnya Oma ,mereka menginap di rumah kedua orang tuanya . Dan selama 1 minggu juga Aisyah harus menghadapi sifat Tante Mia yang benar -benar tidak menyukainya .


Sesampainya di kamar , Aisyah langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur . Rasa capeknya membuatnya tebuai ke alam mimpi .


Azzam.membiarkan Aisyah memanjakan dirinya , karena dia tau keletihan Aisyah . Ketika suara azan berkumandang menandakan waktu sholat Ashar tiba , Azzam pun membangunkan Aisyah . Keduanya pun melaksanakan sholat Ashar berjamaah .


Selesai sholat saat akan bangun untuk merapikan mukenanya, Aisyah tiba -tiba tidak bisa mengendalikan tubuhnya , Aisyah pingsan , beruntung Azzam sigap menyangga tubuh Aisyah sehingga dia tidak jatuh kel antai .


Azzam membaringkan tubuh Aisyah yang lemah di atas tempat tidur . Dia tampak panik .Lalu menelpon dokter keluarga mereka .


" Jangan -jangan Non Aisyah hamil , Den " Kata Bi Imah yang saat itu sedang memguruti Aisyah dengan minyak kayu putih .


" Yang bener Bi , Alhamdulillah kalo memang istri saya hamil " Kata Azzam wajahnya masih kelihatan kuatir


Tidak lama kemudian , Dokter Wahyu yang merupakan Dokter keluarga Pak Khairul pun datang . Dia lalu memeriksa kondisi Aisyah .


" Gimana dok ? " Tanya Azzam yang sudah tidak sabar mengetahui keadaan istrinya .


Bersambung...


Jangan lupa like dan komen ya


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2