Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 91 . Kegilaan Fanya


__ADS_3

Setelah Azzam keluar dari kamar , Aisyah melangkah ke meja rias untuk menyisir rambutnya dan mengenakan hijabnya .


" Yah...kok udah pake jilbab , kalo di kamar hubby lebih suka kamu gak pake hijab sayang " Kata Azzam lalu meletakkan nampam yang berisi dua piring nasi goreng lengkap dengan kerupuknya , dan dua gelas air putih .


Aisyah hanya tersenyum mendengar ucapan suaminya .dia tetap mengenakan pasminanya .


" Sini sayang , kita sarapan dulu "kata Azzam


Aisyah yang sudah selesai dengan ritual make upnya pun melangkah mendekati suaminya .


" Hmm... Cantiknya !" puji Azzam sambil tersenyum ketika Aisyah duduk di sampingnya .


" Aaa .." Kata Azzam mengulurkan tangannya untuk menyuapi Aisyah.


Keduanya pun sarapan dengan bergantian saling suap -suapan .


" Gimana ? hari ini ke rumah ibu lagi kah ? Tanya Azzam ketika mereka sudah selesai sarapan


" Hubby ngantor kah hari ini ? " Aisyah balik bertanya


"Pertanyaan hubby belum di jawab ? "


Aisyah hanya diam menatap wajah suaminya .


" Hey ,, sayang ? mikirkn apa sih ? " tegur Azzam sambil mengoyang -goyangkan tangannya di depan wajah Aisyah yang sedang melamun .


" Hah,.. Hubby ngomong apa tadi ? "


Azzam menghela napas . Lalu meraih dagu Aisyah .


Cup


" Mikirin apa sich ?" tanya Azzam setelah mengecup bibir Aisyah .


" Nggak papa ! "


Azzam menatap intens istrinya


" Hubby , hari ini nggak usah ke kantor ya ?" Kata Aisyah membuat Azzam mengerutkan keningnya .


" Oke , hubby nggak ke kantor , tapi boleh Hubby tau alasannya kenapa ? "


Aisyah kembali diam . Aisyah ingin sekali menceritakan tentang foto Azzam yang menjadi wallpaper di ponsel Fanya . Dan meluahkan semua ke khawatirannya . Bisa di bilang saat itu Aisyah sedikit cemburu .


" Ada apa sich , sayang ? kalo ada masalah ngomong ke hubby , jangan diam begini !" Kata Azzam sambil membelai pipi Aisyah .


Baru saja Aisyah mau bicara , ponsel Azzam berdering .


" Sebentar , sayang ? "


" Assalamualaikum , Fanya , Ada apa ? " Kata Azzam .


Mendengar Azzam menyebut nama Fanya membuat Aisyah sedikit kesal .


" Ngapain juga nelpon pagi -pagi begini " Bisik Hati Aisyah .


Fanya menelpon Azzam , karena dia hari itu tidak bisa ke kantor lagi , badan Fadil kembali panas .


" Fadil kenapa by ? " Tanya Aisyah setelah sambunga telpon teroutus .


" Sakit , badanya panas lagi ."


" kita jenguk Fadil , by ! " Ajak Aisyah


"Oke , tapi Hubby mau tau dulu , kenapa sayang nggak mau hubby ke kantor hari ini ? " tanya Azzam sambil memegang dagu Aisyah.


" Nggak tau juga, pengen stay sama Hubby aja sich ! " Kata Aisyah sambil tersenyum


"Enggak sayang , itu bukan jawaban yang Hubby mau , kamu nggak bisa bohong sama ....."


Cup


Belum selesai Azzam melanjutkan kalimatnya , Aisyah mengecup bibir suaminya, karena dia tidak mau menjawab pertanyaan Azzam , mau tidak mau dia melakukan itu . Dan triknya itu berhasil membungkam mulut Azzam . Kini Azzam tidak lagi menanyakan hal itu padanya lagi . Mereka pun bersiap -siap pergi ke rumah orang tua Azzam .


Sebelum berangkat ,Azzam meneloon Ririn , mengabarkan dia tidak masuk kantor hari ini . Kemudian seperti bisa Azzam selalu membukakan pintu mobil untuk istrinya .Riko tersenyum melihat keromantisan majikannya itu .


Sesampainya di rumah kedua orang tuanya , Azzam dan Aisyah bergandengan masuk ke dalam rumah . Kali ini ada rasa yang berbeda Aisyah rasakan saat memasuki rumah itu . Tapi dia berusaha tampak biasa -biasa saja .


" Assalamualaikum " Kata Azzam dan Aisyah hamoir bersamaan


" Waalaikumsalam ." Jawab Bu Ainun tersenyum melihatt kedatangan mereka


" Hey...kok nggak ngomong dulu mau ke sini , Ummy kan bisa masak makanan kesukaan kalian ! " Kata Bu Ainun


" Kami nggak mau ngerepotkan Ummy !" Kata Aisyah .


" Hmmm, Ummy nggak repot ! Ummy senang banget kalian kesini ! "


" O ya,,Fadil sakit kah ,My ? " Tanya Azzam


" Iya , jadi kalian kesini , mau jenguk Fadil ? "


Tanya Bu Ainun


" Salah satunya , tapi Aisyah kanhen juga sama Ummy " Kata Aisyah .


" Ummy juga kangen kamu sayang ! " Kata Bu Ainun sambil memeluk menantuk kesayangannya itu .

__ADS_1


Azzam tersenyum menyaksikan kedua perempuan yang memiliki kedudukan spesial di hatinya itu .


" Yuk , kita ke kamar Fadil ." Ajak Bu Ainun.


" Abby kemana ,My ?" tanya Azzam


" Barusan pergi ketemu ustadz Amin di Masjid Agung , Mau ada acara tablik akbar katanya di sana ." jawab Bu Ainun


" Oh gitu ." Sahut Azzam


Mereka pun melangkah menaiki anak tangga menuju kamar Fanya dan Fadil .


" Assalamualaikum " Kata Bu Ainun sambil membuka pintu .


" Waalaikumsalam " Sahut Fanya yang sedang berbaring mau menidurkan Fadil .


" Fadil , liat siapa yang datang ? " Kata Bu Ainun


Fadil yang sudah dekat dengan Azzam dan Aisyah pun langsung bangun dan memeluk Azzam dan Aisyah bergantian .


" Anak pintar ! Udah minum obat sayang ? " Kata Aisyah


" Udah " sahut Fadil masih memeluk Aisyah


" Fadil sudah sembuh kok ,tante ." Kata Fadil lagi .


" Sekarang Fadil bobok dulu ya , nanti kalo udah bangun baru main sama tante , sama om juga ." kata Aisyah


" Bener ya , tante , Om ? "


" Iya " Sahut Azzam .


Kini Aisyah menggantikan Fanya menidurkan Fadil . Aisyah menyanyikan lagu -lagu sholawat untuk pengantar tidur Fadil . Fanya yang kini duduk di antara Bu Ainun dan Azzam pun kagum dengan kemerduan suara Aisyah .


Fanya melirik Azzam yang juga sedang senyum -senyum ikut menikmati kemerduan suara Aisyah . Jantung Fanya berdetak dua kali lebih cepat saat di dekat Azzam dan melihat Azzam tersenyum .


" Zam. Kamu nggak ke kantor ? " Tanya Bu Ainun


" Nggak ,My !"


" Kenapa ? "


" Tu tanya yang di sana , Dia nggak mau Azzam ke kantor hari ini ." Kata Azzam sambil memajukan bibirnya menunjuk ke Aisyah .


" Ohh.,,gitu !" Sahut Bu Ainun sambil tersenyum


" Tadinya pengen berduaan aja. , Ummy ." Tambah Aisyah tersenyum yang kini melangkah ke arah mereka kemudian duduk di antara Azzam dan Fanya meninggalkan Fadil yang sudah tertidur . Tanpa segan Aisyah lalu mencium pipi Azzam . Azzam awalnya merasa agak aneh dengan sikap Aisyah , lalu membalas dengan mengecup puncak kepala istrinya . Bu Ainun tersenyum melihat kemesraan anaknya . Sementara adegan itu membuat Fanya membuang muka, menahan rasa yang tak panas dirasaknya saat itu .


Melihat ekspresi Fanya , Aisyah tersenyum .


" Maaf Fanya , Mas Azzam milik saya , tidak akan saya biarkan siapapun merebutnya " Bisik hati Aisyah


"Ngobrol di luar aja by, kasian Fadil nanti terganggu, Yuk Fanya Kita ngobrol di luar ." Ajak Aisyah


" Iya., kalian duluan aja. Nanti saya keluar " Kata Fanya agak terbata -bata .


" Kamu kenapa ,Fanya ? Sakit ? " Tanya Aisyah


" Nggak Aisyah , kalian duluan aja "kata Fanya lagi .


" Okey , Yuk by.." Kata Aisyah mengajak Azzam keluar dari kamar itu .


***


Sore hari di taman belakang rumah Bu Ainun tampak Azzam sedamg bermain bersama Fadil , mereka main kejar -kejaran . Fadil tampak gembira sekali .


Aisyah tampak ada di tamannitu juga sedang duduk di kursi panjang sambil membaca majalah dengan Fanya duduk di sampingnya .Fanya sedang memperhatian Azzam dan anaknya lagi bermain .


" Azzam itu tampaknya suka banget sama anak -anak , dia main sama Fadil kayak main sama anaknya sendiri ." Kata Fanya memecah kesunyian .


" Fadil boleh kok, jadi anak nya Mas Azzam. Anak angkat lah , gak mesti harus menikahi emaknya juga kan ?" kata Aisyah yang tatapannya masih fokus pada majalah di tangannya .


" Iya , Anak angkat . Kasian Mas Azzam udah pengen banget punya anak kayaknya . Kita akan jadi perempuan seutuhnya kalau kita sudah menjadi seorang ibu " kata Fanya sambil melirik Aisyah .


" Fanya , urusan anak itu sama halnya kayak rejeki , maut , jodoh . Semuanya rahasia Allah . Untuk sekarang memang saya tidak punya anak kayak kamu. Tapi alhamdulillah saya punya suami yang baik seperti Mas Azzam . Yang sangat mencintai saya . Okey untuk sekarang kamu boleh bangga dengan punya anak kamu merasa menjadi seorang perempuan sesungguhnya , tapi ingat kamu nggak punya keluarga yang utuh , apakah itu bisa di bilang perempuan yang sempurna . " Sahut Aisyah .


" Kebahagian sebuah rumah tangga nggak bisa di ukur dengan kehadiran seorang anak . Tapi lebih kepada rasa cinta dan kasih sayang kepada pasangan kita masing - masing . Untuk sekarang saya sama Mas Azzam lebih menguatkan cinta kami agar tidak ada celah untuk orang luar masuk ." Kata Aisyah lagi .


Fanya tidak bisa berkata apa -apa lagi . Dia hanya diam . Hatinya terasa sakit mendengat semua ucapan Aisyah . Begitu pula Aisyah . Kata -kata Fanya pun melukai hatinya . Keduanya sama - sama memalingkan wajah mengusap butiran bening yang mengalir di pipi mereka . Saat itu keduanya tidak sadar kalau Bu Ainun mendengar semua obrolan mereka . Dam melihat semuanya .


" Ya , Allah..apa yang sudah terjadi ini ? Apa Fanya menyukai Azzam ? Lagian kenapa juga Fanya ngomong begitu ? Apa dia sengaja untuk membuat Aisyah sakit hati ? kasian Aisyah . Kalo memang Fanya menyukai Azzam , saya harus segera bertindak , saya tidak mau rumah tangga anak saya berantakan gara -gara Fanya ." Kata Bu Ainun bicara sendiri .


" Hmmm,, Ummy nguping ya ..? " Tegur Pak Khairul yang kini berada di belakang Bu Ainun


" Huh..Abby ! Ngagetin aja ! " Kata Bu Ainun lalu mencium tangan suaminya .


" Kenapa nggak gabung ngobrol sama mereka , malah nguping di sini ?" kata Pak Khairul lagi .


" Ahh, Abby ! Kalo peeling Ummny benar bahaya by , Abby harus bantuin Ummy ." Kata Bu Ainun lalu melangkah masuk ke dalam rumah. Pak Khairul mengikuti istrinya . Yang lanhsung.menuju kamar mereka.


" Bahaya gimana my ? Tanya Pak Khairul


Bu Ainun pun menceritakan apa yang dia dengar tadi . Dan minta pendapat suaminya . Apa yang sebaiknya mereka lakukan . Supaya rumah tangga kedua anaknya baik -baik saja .


***


" Mommy ,Fadil haus ! " Kata Fadil berlari ke arah Fanya .Fanya lalu memberikan botol minuman pada Fadil .

__ADS_1


" Udah ya , mainnya ,kamu Mommy mandiin , udah sore juga , om Azzam pasti capek ." Kata Fanya lalu membawa Fadil masuk ke dalam rumah .


Azzam melangkah mendekati istrinya dan berbaring dipangkuan Aisyah . Aisyah mengusap lembut rambut suaminya . Fanya menoleh ke arah mereka , melihat mereka sedang bermesraan ,membuat Fanya mempercepat langkahnya masuk ke dalam rumah .


" Azzam aku tau rasa ini salah. Tapi aku terlanjut jatuh cinta sama kamu. Imgin rasanya aku merasakan belaian kasih sayang dari kamu . Seperti yang kamu lakukan pada istrimu " Kata Hati Fanya ketika dia sudah berada di kamarnya


Kembali ke taman


" Ngomong apa tadi sama Fanya ? Hubby liat serius sekali !" Tanya Azzam karena dia melihat Aisyah mengusap air mata saat ngobrol dengan Fanya .


" Hhmmm...pulang yuk ! " ajak Aisyah


" Kamu tu kebiasaan sayang , ditanya apa ? Jawabnya apa ? " kata Azzam sambil mencubit hidung Aisyah .


" Sakit Hubby ? " Kata Aisyah sambil mengusap hidungnya .


" Ais , mau Hubby ! Yuk kita pulang ! " Ajak Aisyah lagi


" Beneran mau hubby ? "


Aisyah menganguk


" Nggak usah pulang sayang , di atas kan ada kamar kita . " Kata Azzam sambil memegang kedua pipi Aisyah


" Astagfirullahalazzim , Hubby , ini kepala isinya mesum aja ." Kata Aisyah sambil mengacak -ngacak rambut suaminya .


" Lho sayang kan , ngomong mau hubby. Ya udah , hubby juga setiap saat maunya sayang ." Kata Azzam lagi


" Maksud Ais mau hubby itu...?"Aisyah tersenyum


" Apa ,? Ayo apa ?"kata Azzam lalu bangun pangkuan dan duduk di samping Aisyah .


Aisyah malah terkekeh sambil menekan perutnya .


" Kamu tu , kebiasaan nanggung terus ngomongnya , mancing suasana aja . Hubby nggak pernah nanggung -nanggungl lho sama kamu ." Kata Azzam mendekatkan wajahnya pada Aisyah


" Iya Ais tau , dalam hal apapun Hubby itu nggak nangung - nangung . Buat Ais..hubby itu ter the best deh " Kata Aisyah lalu mengecup sekilas bibir suaminya .dan langsung beranjak pergi .


" Sayang , awas kamu ya " Kata Azzam lalu mengejar Aisyah , yang sudah duluan berlari masuk ke dalam rumah .


***


Menjelang magrib Aisyah dan Azzam pun pamit pulang . Di dalam mobil pun tidak henti -hentinya mereka bercanda . Sampai Aisyah menekan perutnya saat tertawa . Candaan suaminya membuat Aisyah sedikit melupakan hal yang kini mengganggu pikirannya .


Sesampainya di rumah keduanya mandi bersama - sama . Setelah itu Azzam bersiap -siap berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah


Beberapa hari kemudian Azzam dan Aisyah berangkat umroh bersama -sama dengan orang -orang yang mendapatkan program reward dari mereka .


Urusan Fanya , Aisyah tidak mau terlalu berlarut -larut , buatnya untuk sementara waktu biarlah dulu Azzam tidak tau. Yang penting sekarang mereka beribadah dulu .


Berada di tanah suci membuat Aisyah dan Azzam benar -benar memanfaatkan kesempatan itu untuk beribadah , memperbanyak zikir mendekatkan diri pada sang pencipta . Dan berharap semua doa -doa mereka di ijabah .


Setelah pulang dari umroh , Aisyah berharap dirinya bisa segera hamil , namun sayang kali ini pun belum berhasil .Aisyah kembali harus bersabar lagi .


***


Pukul 07,30 . Azzam sudah berangkat ke kantor karena ada meeting pagi. Dia meninggalkan Aisyah yang masih tertidur di atas tempat tidur .


" Maaf sayang Hubby terpaksa ninggalin kamu ." Kata Azzam lalu mencium kening Aisyah .Dan meninggalkan secarik kertas yang bertuliskan kalimat cinta dan setangkai mawar putih untuk istrinya.


Setelah azzam berangkat. Aisyah pun bangun . Sebenarnya Aisyah hanya pura -pura tidur . hari itu adalah hari ulang tahun Azzam .Aisyah mau buat surprice untuk suaminya .


Setelah membaca kalimat cinta dari suaminya .Buru -buru Aisyah pergi ke dapur untuk membuat kue spesial untuk suaminya . 1 jam kemudian kue itu sudah jadi tinggal di hias .


Aisyah tidak membuat perayaan apapun, dia hanya membuat kue yang sweet dan nanti dia sendiri akan mengantarnya ke kantor Azzam . Sorenya baru dia akan membagikan makanan ke panti -panti .


Sebelum ke kantor Aisyah berdandan dulu , supaya terlihat cantik di depan suaminya . Dengan perasaan bahagia Aisyah berangkat ke kantor Azzam . Kali ini dia memilih untuk nyetir mobil sendiri . Dia tidak mau di antar Pak Jai sopir pribadinya .


***


Di kantor setelah meeting , Azzam balik ke ruangannya . Saat masuk dia di kagetkan dengan kehadiran Fanya dengan sepotong kue lengkap dengan lilinnya .


🎵Happy Birthday to You


Happy Birthday


Happy Birthday


Happy Birthday to You.🎵


" Make a wish , dulu donk ? " Kata Fanya yang kini sudah berdiri di depan Azzam.


" Terima kasih . Maaf Fanya. Saya nggak tiup lilin ! "


" Okey , make a wish aja nanti aku yang tiup lilinya " kata Fanya sambil tersenyum


Azzam lalu menutup matanya memanjatkan doa -doa. Saat itu terlintas di pikirannya wajah cantik istrinya .


" Sayang. hubby tau kamu tidak akan melupakan hari istimewa ini. Pasti sekarang kamu sedang mempersiapkan kejutan untuk hubby. I Love you ,sayang !" kata hati Azzam .


Azzam membuka matanya kembali. Fanya lalu menyuapi Azzam kue ulang tahun itu .setelah itu Fanya memberikan segelas jus pada Azzam .


Fanya tersenyum ketika Azzam langsung menghabiskan 1 gelas jus itu . Karena jus itu sudah di campurnya dengan obat perangsang . Yang ada di pikiran Fanya saat itu sebentar lagi dia akan bercinta dengan Azzam. Walaupun tidak bisa memiliki Azzam seutuhnya , setidaknya di bisa merasakn kenikmatan bercinta dengan lelaki yang kini telah mencuri hatinya .


Namun sayang , obat yang di anggap Fanya obat perangsang itu ternyata obat tidur dosis tinggi . Dalam hitungan menit saja Azzam sudah lunglai tidak berdaya .


Dengan susah payah Fanya membawa Azzam ke ruangan khusus di ruangan itu. Fanya merebahkan tubuh Azzam di atas ranjang .

__ADS_1


Fanya yang sudah di penuhi nafsu langsung menghujani Azzam dengan kecupan -kecupan mesra . Bibir Azzam.menjadi sasaran empuknya . . Setelah puas dengan bibir sensual Azzam dia mulai membuka satu persatu kancing kemeja Azzam . Dada bidang Azzam pun menjadi sasaran kecupannya . Fanya benar -benar di penuhi nafsu . Namun sayang Azzam sedikitpun tidak merespon . Karena sedang tertidur .Kemudian tangannya mulai turun ke ikat pinggang Azzam dan mulai membukanya . Fanya terus dengan kegilaannya.


Bersambung ...


__ADS_2