Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 18 Cincin Berlian


__ADS_3

Mata Azzam tak lepas dari wajah Aisyah , Hatinya terenyuh ketika melihat butiran air mata yang mengalir membasahi pipi gadis yang dicintainya , dan masih dag dig dug menunggu jawaban Aisyah .


Iya , saya mau , Mas " jawab Aisyah sambil mengusap lagi air matanya .


"Alhamdulillah " ucap Azzam lega .


Dia bahagia sekali . Walaupun ini baru langkah awal , masih banyak hal yang harus dia lakukan untuk benar -benar meyakinkan Aisyah .


Azzam memgambil cincin berlian yang tadi diletakkannya di depan Aisyah bermaksud ingin memakaikannya ke jari Aisyah , tapi Aisyah menolaknya .


" Maaf mas , baiknya cincinnya mas simpan aja "


"Kenapa ? Apa kamu terpaksa menerima saya ?"


"Bukan begitu , Mas . "


"Lalu kenapa ? "


"Gak enak aja mas ?"


"Okey , gak enaknya kenapa ?"


"Mas ,kamu kan tadi bilang , keputusan yang saya harus ambil murni dari hati "


"Oke , gak papa , saya paham. kalo kamu belum mau pake , cincinnya kamu simpan aja "


"Oke , tapi ...?"


"Koq banyak tapinya sich ? "


"Keluargamu gimana , Mas ?"


"Sebelum saya ngomong ke Ayahmu , saya sudah ngomong ke semua keluarga saya . mereka semua mendukung keputusan saya , jadi sekarang tinggal kamu , kapan punya waktu bisa ketemu mereka ?" jawab Azzam


"Terserah mas aja , "


"Kalau besok lusa, ,gimana ?"


"Secepat itu ?"


"Lebih cepat kan lebih baik "


Ponsel Aisyah berdering ,


"Maaf mas , saya angkat telpon dulu "


Aisyah lalu mengambil ponsel dari dalam tasnya, tampak nama Pak Ustadz Ali di layar ponsel


"Silahkan " kata Azzam


"Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam ..wr..wb "


"Ada apa Pak Ustadz ?"


Mendengat Aisyah menyebut Pak Ustadz , Azzam mengerutkan keningnya , sedikit kepo , curi -curi pandang pada Aisyah yang sedang menelpon


"Gimana keadaan kamu ?"


"Alhamdulillah , sudah sehat Pak Ustadz "


"Syukurlah , besok lusa ada pengajian akbar , kamu bisa kan ngisi acaranya "


"emmm, Bisa , Pak "jawab Aisyah melirik Azzam ,


"Oke , terima kasih ya Ais..."


"Sama -sama Pak Ustad "


"Nanti saya kabari lagi , Assalamualaikum "


"Iya , waalaikumsalam "

__ADS_1


Sambungan telpon terputus


"Maaf mas , besok lusa sepertinya belum bisa , ada acara pengajian " kata Aisyah


"Oh gitu , gak papa ,kan masih ada besoknya lagi " jawab Azzam .


Sediikit kecewa , karena Asiyah lebih mengutamakan pengajian itu tanpa meminta pendapatnya . Tapi ya sudahlah , pengajian kegiatan yang positif , dia juga tidak mau Aisyah berpikir macam-macam tentang dirinya .


"Makasih ya mas " ucap Aisyah sambil tersenyum membuat Azzam terpesona melihat senyuman manisnya .


"Kalo gitu kita pesan makan ya , Ntar saya di marahin ayahmu " goda Azzam


"Koq dimarahin ayah ?"


"iya , membiarkan anak gadisnya kelaperan "


"Hmmm....saya apa mas yang kelaperan


"balas Aisyah


"Kayaknya ,Mas deh "


Azzam lalu memanggil pelayan dan mereka memesan menu makan siang . Saat itu menjadi moment pertama kalinya mereka makan siang bersama .


"Habis dari sini kamu kemana ? "tanya Azzam


"Langsung pulang , kenapa ?"


"Gak , siapa tau mau kemana gitu ?"


"Gak , mas , ini aja Aisyah keluar karna mau ketemu mas aja "


"O ya ,,"


"Iya, mumpung masih cuti , fokus istirahat aja "


"Trus masuk kerja lagi kapan ?"


"Minggu depan "


"Pake mobil , diantar teman -teman "


"Sekarang mereka dimana ?"


"Katanya tadi mau ke tempat makan juga ,paling gak jauh dari sini "


"Kenapa mereka gak kesini tadi ?"


"Gak mau ganggu bilang mereka "


"Boleh donk. Nanti mas dikenalin sama teman -temanmu , trus kita makan bareng ? "


"Boleh "


"Kalo gitu , pulangnya mas antar ya "


Aisyah hanya menganggukkan kepala. Selesai makan Azzam kembali memanggil pelayan membayar semuanya , lalu keduanya berjalan keluar dari cafe .


Azzam membukakan pintu dan mempersilahkan Asiyah masuk ,


"Terima kasih" kata Aisyah dengan senyum manisnya


"Kamu kabarin dulu teman-temanmu kalo kamu udah otw pulang " kata Azzam ketika keduanya sudah berada dalam mobil dan melaju di jalan raya ke arah kediaman Aisyah .


Aisyah lalu mengambil ponsel dari dalam tas dan mengirim pesan Whatsapp ke Ayu mengabarkan kalo dia sudah otw pulang diantar Azzam .


Ting


Tidak lama kemudian pesan balasan pesan Ayu masuk , setelah mengantar Mala kembali ke kantor , Ayu dan Putri juga langsung pulang ke rumah mereka masing -masing .


"Mereka udah pulang juga " kata Aisyah setelan membaca balasan pesan dari Ayu


"Mereka pasti tau mas akan nganter kamu , makanya mereka langsung pulang " kata Azzam

__ADS_1


Setelah mengantar Aisyah pulang , Azzam kembali ke kantor. Saat sampai di kamtornya , sepanjang jalan menuju ruang kerjanya , Dia menyapa semua stap dengan senyuman , raut kebahagian tampak jelas diwajahnya . Para karyawannya pun merasa senang , senyum Pak Bos ganteng mereka telah kembali .


Tidak ketinggalan Ririn , yang selalu kepo dengan Pak Bos tampannya itu , dia memberanikan diri mengetuk pintu ruang kerja bosnya .


Tok tok tok


"Masuk " jawab Azzam


"Assalamualaikum ,"


"Waalaikumsalam "


"Heemm..hemmm , hemmm , cieeh yang lagi bahagia , udah di terima ya Pak Bos ? pastinya udah lega banget kan ! uuuchhh senangnya ! kapan resepsinya ? kita di undang semua donk , ya ? , Aduuuh jadi gak sabar ?" ucap Ririn dengan gaya lebaynya lalu duduk di kursi depan Azzam


"Ririn, ijab kabul aja belum , udah nanyain resepsi " jawab Azzam mengeleng -gelengkan kepala mendengar celotehan sekretarisnya


"Hahaha, tapi udah di terima kan "


Dijawab Azzam dengan menggangukan kepala sambil tersenyum


"uuuh..senyumnya bikin gak kuat"bisik hati Ririn


"Hey, koq bengong " tegur Azzam melihat Ririn bengong


"Gak papa , O ya. Alhamdulillah , selamat ya Pak Bos, saya ikut senang mendengarnya , semoga semua lancar sampai proses ijab kabul , amin " Lanjut Ririn


" Amin , makasih ya Rin "


"Sama -sama Pak Bos "


"Gimana jadwal meeting besok ?"


"Uups, sampe lupa ," ucap Ririn lalu membuka catatan yang dibawanya dan menyebutkan jadwal meeting yang harus dihadiri Azzam besok.


"Okey terima kasih "


Setelan laporannya selesai Ririn keluar dari ruangan bosnya , diluar ruanga dia melihat beberapa karyawati yang sedang ngobrol .


"hmmm, pasti sedang ngomongin si bos " batin Ririn lalu mendekati mereka .


"ehem...ehem , ngomongin apa tu ?"tegur Ririn


"Eh , mbak Ririn , gak ngomongin siapa -siapa koq mba " jawab salah satu dari mereka gugup


"Gak usah bohong , Saya dengar koq ".


"Maaf mba "


"Sudah sana , balik kerja lagi.


"Baik mba "


Mereka.lalu bubar , balik ke meja mereka masing -masing , begitu juga Ririn balik ke mejanya. Dan mulai mempersiapkan semua keperluan untuk meeting bosnya besok .


***


Malam itu seperti biasa keluarga Pak Sulaiman makan malam bersama . Tapi kali ini mereka cuma betiga , karena Ahmad tidak ada dirumah sedang berada diluar kota .


"Gimana tadi , sudah ketemu sama Nak Azzam " Tanya Pak Sulaiman


"Sudah ,yah "


"Trus gimana ?" tanya Bu Yani


"Ais, terima , dijalani aja dulu prosesnya , do'ain ya ayah , ibu " jawab Aisyah


"Alhamdulillah , Ayah sama ibu pasti mendoakan yang terbaik buat kamu , nak " Kata Bu Yani


"Iya , itu pasti " tambah Pak Sulaiman .


"Makasih , ya , Ayah , ibu "kata Aisyah


"Sama -sama Nak , o iya, tadi ada Pak Ustadz Ali telpon Ayah , nanyain kamu ?kata Pak Sulaiman

__ADS_1


"Iya, tadi dia telpon Ais , ada pengajian besok lusa , "


__ADS_2