Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 36. Kue buatan Aisyah


__ADS_3

Ada masalah apa sich ni orang sama keluarga Ais , kok ngomong nya gitu ?”.batin Ayu .


Setelah tamu undangan dan rombongan keluarga Azzam masuk ke dalam rumah acara pun dimulai .


Ahmad yang bertugas sebagai pembawa acara pun mulai membacakan susunan acara , mulai di pembukaan , dilanjut sambutan -sambutan , serah terima hantaran dan sampai ke acara inti penyematan cincin tunangan .


Wajah Aisyah yang sedikit di poles make up membuat mata Azzam tak lepas dari wajah pujaan hatinya itu . Menyadari hal itu Aisyah hanya terswnyum dan menunduk . Membuat Azzam semakin terpesona melihat kecantikannya


Pada acara inti Azzam pun memakaikan cincin ke jari Aisyah dan sebaliknya Aisyah memakaikan cincin ke jari Azzam . Riuh tepuk tangan para undangan pun terdengar . Raut kebahagian tampak jelas di wajah kedua sejoli itu . Moment itu tidak luput dari sorotan kamera tim EOnya Luna yang sudah di percaya untuk mengatur acara itu .


Untuk acara hari itu dan sampai acara resepsi nanti Luna sendiri yang langsung turun tangan. Bukan karena bayarnya yang cukup mahal tapi hal itu dia lakukan sebagian kecil dari balas budinya kepada keluarga Azzam yang sudah membesarkan dan membuat nama EO yang dia pimpin terkenal .


Setelah acara foto sekeluarga berlanjut ke penbacaan doa yang dipimpin oleh ustadz Ali .lalu para tamu undangan dipersilahkan mencicipi hidangan yang telah disiapkan .


Acara selesai satu persatu para undangan meninggalkan tempat itu . Tinggal Azzam sekeluarga , sahabat - sahabat Aisyah dan beberapa tim EO yang merapikan kembali dekor acara tadi


" Masakannya enak bu " puji Bu Ainun ketika mereka sedang ngumpul di ruang tengah sambil menikmati makanan dan kue -kue .


"Terima kasih , yang masak anak saya Anisa , bu " kata Bu Yani sambil menatap Anisa .


" o iya ..Anisa sama Aisyah kayak kembar , mirip sekali " kata Bu Ainun sambil menatap Anisa dan Aisyah bergantian


"Saya gak mirip ya bu ?" sela Ahmad yang baru bergabung dengan mereka


"hmmm , gimna ya kayaknya gak deh " balas Bu Ainun diikuti tawa yang lainnya


" Terima kasih bu , pujiannya , emang sich , banyak yang bilang saya sama adek kayak kembar , dulu tapi sekarang kan seiring bertambahnya usia kan tampak kelas perbedaannya " jawab Anisa


" Masih cantik kok . ini yang mau jadi pengantin kok diam aja " kata Bu Ainun mengenggol Azzam dengan lengannya yang duduk di sampingnya membuat semua mata tertuju pada Azzam .


Saat itu Azzam sedang menatap Aisyah , yang sedang menikmati kue di depannya . Mendengar perkataan Bu Ainun Aisyah pun ikut menatap Azzam .


"Hah,, saya lagi fokus menikmati kue ini , enak sekali " jawab Azzam lalu mengambil kue di depannya .


" Fokus makan kue atau fokus liat yang lagi makan kue ? " kata Bu Ainun menggoda Azzam

__ADS_1


" Dua -duanya " Jawab Azzam tersenyum pada Aisyah


"Kamu tu ,, tapi beneran kuenya enak, Anisa juga kah yang buat ?" tanya Bu Ainun


" Iya kuenya enak , manisnya pas sekali saya suka " kata Oma khadizah .


" Klo kue itu Adek yang bikin" kata Anisa menatap Aisyah


"Gak sendiran bu , sama ,Ayu , Putri , Mala juga " kata Aisyah sambil menunjuk ketiga sahabatnya


"kita - kita cuma bantu - bantu aja , iya kan ?" kata Ayu sambil melirik Putri dan Mala . Keduanya lalu mengangguk .


" Ohh gitu,, pantesan yang buat nya manis-manis jua " Puji Oma Khadizah omanya Azzam .


"Kalo gitu , mau dong Ummy nanti di buatin Aisyah kue " kata Bu Ainun


" Insya Allah bu , nanti Aisyah buatin " Jawab Aisyah malu -malu


" Panggil Ummy aja , lebih enak dengarnya "


"Iya , Ummy " Jawab Aisyah terbata -bata membuat semua nya tertawa .


" Biasa lah yah , obrolan para ibu -ibu " jawab Bu Yani


"ohh gitu , jadi Ahmad sama Azzam ibu -ibu juga ? " balas Pak Sulaiman karena cuma Ahmad dan Azzam lelaki yang ikut ngobrol disitu .


" Kita berdua ini calon suami ibu -ibu ini ,Iya kan Zam ? " kata Ahmad menggandeng pundak Azzam yang duduk di sampingnya ..tapi melirik ke arah Putri . Membuat Putri sedikit deg -degan .


" Gayanya calon suami ,kalo Azzam sich jelas , calon suami nya Aisyah , tapi Abang calon suami nya siapa ?" Balas Anisa .


" Ada deh , " jawab Ahmad singkat


" Huhhh, gayamu " balas Anisa


" Si Bang ni kayaknya gak mau kalah sama adeknya " Kata Bu Yani

__ADS_1


" Dicicipi pak kuenya " kata Anisa sambil menyodorkan kue ke Pak Khairul


" Enak lho by, Aisyah yang buat " Tambah Bu Ainun membuat Aisyah tersipu malu


"Kalo Nak Ahmad sudah punya calon , barengan aja ijab kabulnya sama Azzam dan Aisyah gimana ? " Tanya Pak Khairul


" Waduuh , ditanggapin serius rupanya , Bercanda aja kok , Pak !" Jawab Ahmad berdalih karena Putri sudah melotot menatapnya .


" Tapi Aisyah bisa nebak lho , siapa yang di maksud ! " kata Aisyah menatap Abangnya . Aisyah dari tadi diam -diam mengamati tingkah Ahmad dan Putri . Dia merasa pasti ada sesuatu di antara mereka .


"Siapa Ais,, ?" Ayu ikut penasaran


Saat itu perasaan Putri sudah tidak menentu , dia tidak bisa membayangkan kalau Aisyah dan sahabatnya tau kalau yang dimaksud Ahmad adalah dirinya . Dia merasa sedikit kesal juga sama Ahmad kenapa juga harus bicara seperti ini . Tapi Putri hanya bisa pasrah , apa mau dikata dia sudah merima ajakan ta'aruf Ahmad. Hanya saja dia belum.siap dengan ocehan para sahabatnya nanti .


" Gak masalah kok. Kalo emang mau barengan , ya kan mas " kata Aisyah meminta pendapat Azzam .


" Iya . Gak masalah " jawab Azzam


" Adek,,, Abang tau feeling kamu tu gak pernah meleset , tapi fokus dulu lah sama kamu dan Azzam dulu , ini juga Zam saya kasih tau kamu , jangan coba -coba menyembunyikan sesuatu dari ni anak , feelingnya kuat lho" kata Ahmad


" Iya bener , Aisyah gitu , pura -pura aja dia gak tau , padahal dia sudah tau kalo kita punya masalah " kata Mala membenarkan perkataan Ahmad .


" Mala ..gak usah berlebihan , Ais cuma nebak asal aja " balas Aisyah


" Gak berlebihan kok say , sudah lama lho kita bersahabat , ya kan Ayu , Put ! Kata Mala menatap Ayu dan Putri yang sedang memasukan kembali sisi kue ke dalam box . Keduanya pun mengangguk


" Jadi gitu ya ?" kata Azzam menatap Aisyah. Sebenarnya dia juga khawatir kalo Aisyah mengetahui apa yang dia sembunyikan dari Aisyah .


" Benar tu , Aisyah tu iya iya aja kalo kita bilang gak ada apa -apa , tapi feeling nya tajam " jawab Mala


" Waaaduh ..ini omongannya sudah ngelantur kemana -mana , gak segitunya juga kali , semuanya kebetulan aja " Kata Aisyah


" Tapi , dek coba tebak siapa yang di maksud Abang ? " Tanya Anisa


" Heenm, Ummy juga pengen tau " sambung Bu Ainun

__ADS_1


Sementara itu Ahmad sudah memberi kode pada Aisyah untuk tidak bicara dulu .Aisyah hanya tersenyum menatap tingkah Abangnya .


" Jadi , tebakan Ais benar kah Bang ?" kata Aisyah membuat Ahmad menatap kesal padanya.


__ADS_2