Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 115. Harus Ekstra Sabar .


__ADS_3

Malam itu mereka makan bersama.. Azzam mengajak semua pegawainya makan disatu meja makan seperti biasa yang sering mereka lakukan dulu .


Aisyah menatap semua pegawai Azzam . Saat itu seperti tidak ada pembatas status antara majikan dan bawahan di antara mereka .Aisyah merasa kagum dengan sikap Azzam .


"Kenapa ? " Tanya Azzam ketika melihat Aisyah diam saja .


" Nggak papa. Disini memang biasa makan bersama seperti ini kah ? " Tanya Aisyah .


Pertanyaan Aisyah membuat para pegawai Azzam berhenti makan dan menatap Aisyah .


" Iya , Dulu kamu yang selalu mengajak semuanya untuk makan bersama -sama ." jawab Azzam.


" Maaf ,Non Aisyah nggak suka kah kita makan disini ? " Tanya Bi Imah


" Kalo gitu kami pindah ke dapur aja ,Non." Sahut Bi Nur .


" Nggak , lanjutin aja makannya . Saya kan cuma nanya, saya nggak bilang nggak suka kok." Kata Aisyah lalu mulai menikmati menu makan malam itu .


" Lanjutin makannya ." Kata Azzam .


Mereka semua pun kembali menikmati hidangan makan malam itu .Selesai makan malam Azzam mengajak Aisyah untuk ngobrol dulu .Mereka ngobrol di ruang tengah . Sambil menunggu waktu sholat Isya .


" Ini ponsel kamu . " Kata Azzam lalu memberikan ponsel pada Aisyah.


Aisyah kaget ketika melihat sebuah ponsel yang diberikan oleh Azzam padanya .


" iPhone 12 Pro Max , ini kan ponsel mahal sekali harganya ." batin Aisyah


Aisyah mengambil ponsel itu . Tampilan wallpaper ponsel itu tampak foto dirinya dan Azzam yang tampak mesra . Aisyah lalu melihat galeri dan banyak sekali foto dirinya dengan berbagai fose.


" Kenapa , kok diam , mau saya belikan ponsel yang baru ? " Tanya Azzam


" Hah , Nggak." Sahut Aisyah .


" Oya , besok saya sudah harus ke kantor , kamu nggak papa kan saya tinggal ? "


" Iya , nggak papa."


Sebenarnya Aisyah ingin sekali menanyakan pekerjaan Azzam, dia penasaran dengan semua fasilitas mewah yang di miliki Azzam tentunya dia bukan orang biasa . Tapi dia pun tidak enak untuk menanyakanya langsung .


" Kalo nggak ada yang mau di omongkan lagi , saya mau ke kamar , siap -siap sholat isya ." Kata Aisyah .


" Oh ya , silahkan . Saya juga mau ke masjid ." Kata Azzam .


Aisyah lalu melangkah ke kamar. Dan Azzam pun bersiap untuk ke masjid .Tidak lama kemudian suara azan pun terdengar menandakan waktu sholat isya telah tiba .


***


Saat pulang dari masjid , Azzam kaget melihat Aisyah duduk di depan rumah .


" Assalamualaikum ." Sapa Azzam.


" Waalaikumsalam ." jawab Aisyah.


" Kok di luar , nanti kamu masuk angin." kata Azzam


" Saya nungguin kamu ." Kata Aisyah


Azzam mengerutkan keningnya mendengar perkataan Aisyah.


" Kamu nungguin saya ? " Kata Azzam lagi meyakinkan pendengarnnya .


" Iya , ada yang mau saya bicarakan." kata Aisyah lagi.


" Okey ,kalo gitu kita masuk ke dalam saja , di sini dingin , nanti kamu masuk angin." Kata Azzam mengajak Aisyah masuk ke dalam rumah.


" Ngobrolnya di sini saja." Kata Aisyah


" Baiklah , kalo gitu boleh saya duduk ? "


Aisyah menganggukan kepala, Azzam lalu duduk di samping Aisyah .


" Mau ngomong apa ? " Tanya Azzam sambil tersenyum .


" Kamu tau kan saya tidak ingat semua tentang kita , Jujur saya di sini bisa di bilang karena saya tidak mau membantah perintah Ayah . Yah walaupun secara agama dan hukum status kita sah suami istri , tapi untuk saat ini dan entah sampai kapan kamu masih orang asing bagi saya ." kata Aisyah .


" Sayang , Eh ..maaf . Semuanya tidak ada yang instan , semuanya butuh proses . Saya akan membantu kamu untuk mengingat semuanya ." Kata Azzam


" Okey saya kasih kesempatan untuk kamu membantu saya , tapi hanya dalam waktu satu bulan ke depan, kalau saya belum juga bisa mengingat semuanya , saya mau pulang ke orang tua saya . " Kata Aisyah.

__ADS_1


" Kenapa ? Boleh saya tau alasamnya ? "


" Pertama saya tidak mau membebani kamu . Kedua saya tidak bisa berlama -lama dengan orang yang tidak saya kenal dan ...."


" Oke , cukup ! Saya pastikan dalam waktu kurang dari satu bulan kamu akan mengingat semuanya ." Kata Azzam lalu bergegas masuk ke dalam rumah dan langsung masuk ke kamarnya.


" Astaga , apa kata -kata saya tadi salah." Gumam Aisyah saat Azzam meninggalkannya .


Kalimat yang keluar dari mulut Aisyah terasa sangat menyakitkan untuk Azzam . Didalam kamar Azzam menumpakhan semua kesedihannya . Tidak lama kemudian ponsel Azzam berdering .tampak nama Ahmad muncul di layar ponselnya .


" Assalamualaikum ." Sapa Azzam dengan suara agak serak .


" Waalaikumsalam .Zam , kamu kenapa ? Aisyah buat kamu sedih ? "


" Nggak papa ,Bang." Sahut Azzam.


" Enggak , pasti ada sesuatu , jujur sama saya ." Kata Ahmad.


Azzam lalu menceritakan obrolannya dengan Aisyah tadi .Dan tentang mereka yang pisah kamar .Ahmad pun ikut sedih mendengar cerita Azzam. Ahmad pun bisa merasakan apa yang di rasakan Azzam saat itu.


" Maafkan kata -kata dan sikap Aisyah ya ,Zam . Saya yakin sebelum satu bulan semuanya akan normal kembali . Kamu sabar ya. ! " Kata Ahmad.


" Iya ,Bang. Terima kasih ." Sahut Azzam.


Setelah menutup telpon ,Azzam merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Malam itu sulit sekali buat Azzam untuk memejamkan mata. Dia lalu berwudhu untuk sholat agar pikirannya lebih tenang .


***


Keesokan paginya Aisyah kaget ketika melihat jam didinding menunjukkan pukul 08.00 pagi. ,karena hampir menjelang subuh Aisyahjuga baru bisa tertidur sehingga dia bangun kesiangan , bahkan sholat subuh pun terlewatkan .


Buru -buru Aisyah ke kamar mandi untuk mandi .Setelah mandi dan berpakaian rapi Aisyah keluar kamar , perutnya yang terasa lapar menuntunnya menuju ruang makan .


" Selamat pagi , Non.." Sapa Bi Nur .


" Pagi juga Bi ." Sahut Aisyah


" Silahkan duduk , Non. Sarapan sudah siap ." Kata Bi Nur .


Aisyah pun duduk. Saat itu Aisyah kepikiran Azzam , dia ingat semalam Azzam pergi meninggalkannya .


" Oya ,Non. Aden sudah berangkat ke kantor , Ada meeting pagi bilangnya .Aden juga berpesan , setelah sarapan ,Non di suruh masuk ke ruang kerjanya ." kata Bi Imah .


"Assalamulaikum ." Sapa Ahmad yang baru masuk ruang makan .


" Waalaikumsalam , Abang , Sama siapa kesini ? " Kata Aisyah lalu mencium tangan Ahmad


" Sendirian , tadi mau ke kantor , tapi yah mampir ke sini dulu ." Kata Ahmad .


" Oh gitu , Ayah sama ibu gimana , Kak Nisa kapan pulang ? "


" Ayah dan Ibu baik , Kak Nisa katanya tadi besok mau pulang ."


" Sarapan dulu ,Bang !"


" Udah , Abang udah kenyang , kamu aja makan yang banyak supaya cepat pulih tu ingatan." Kata Ahmad .


" Mas Azzam ada telpon Abang ,Nggak ? " Tanya Aisyah


" Kenapa ? kuatir kamu sama dia ? "


" Ais jadi nggak enak hati sama dia ." Kata Aisyah.


" Makanya kan baru 1 hari kamu sama dia , di jalani dulu , jangan langsung ngomong yang aneh -aneh gitu, dia juga punya perasaan ,Dek. Abang tau gimana cinta dan sayangnya dia sama kamu." Kata Ahmad


" Iya ,Bang . Ais salah .nanti Ais minta maaf . "


" Iya kamu harus minta maaf sama dia . Cukup kamu siksa dia dengan kamu minta pisah kamar . Jangan di tambah lagi pake waktu satu bulan segala , Lelaki seperti Azzam itu 1 banding 1000 di dunia ini, kamu beruntung punya suami seperti dia. Dari dulu dia selalu mengutamakan kebahagian kamu , "


" Iya . Ais akan coba welcome sama dia ." Kata Aisyah .


" Iya , nanti kalo dia pulang kamu peluk dan cium dia pasti dia senang."


"Hah, kalo itu nggak deh ! " Sahut Aisyah


" Lho , kenapa ? Dia suami mu , Dek . Sebelum kamu amnesia , kamu selalu peluk dan cium suamimu kalau dia mau berangkat dan pulang kerja , sweet banget deh , dan kalo makan kalian selalu suap- suapan , buat yang liat pada iri dengan keromantisan kalian ." Kata Ahmad


" Yang bener aja ,Bang .?"


" Iya, nggak percaya kamu. Abang ada videonya ." Kata Ahmad lalu mengeluarkan ponsel dari saku jasnya .

__ADS_1


Ahmad memperlihatkan video Aisyah dan Azzam yang sempat di rekamnya . Di Video itu tampak jelas keromamtisan keduanya . Membuat Aisyah jadi malu sendiri .


" iih Abang , sempatnya di rekam ." Kata Aisyah dengan wajah yang merona karena malu .


" Masih nggak percaya ? "


" Iya , Ais percaya . Tapi untuk peluk dan cium untuk sekarang belum bisa . " Kata Aisyah


" Iya , Abang ngerti . Tapi setidaknya jangan lah judes sama dia." kata Ahmad lagi .


" Iya .Oya , Ais mau nanya sesuatu.? "


" Apa ?"


" Mas Azzam itu pekerjaannya apa sich ? "


" Kami nggak nanya dia ? "


" Mau nanya , tapi nggak enak . Tadi malam dia ngasih ponsel ini . Dia bilang ini ponsel Ais. iPhone 12 Pro Max. Ini kan ponsel mahal , masa Ais punya ponsel semahal ini ." Kata Aisyah lagi .


Ahmad tergelak mendengar perkataan Aisyah.


" Kok malah ketawa ." kata Aisyah


"Nggak cuma ponsel mahal yang kamu punya , tu mobil merah di depan juga punya kamu adik ku . Suami mu itu Sultan ,Dek .Dia pengusaha sukses termuda seindonesia , cabang perusahaannya ada semua di kota -kota besar di negara ini , belum lagi yang di luar negeri . Sekarang dia sedang menjalin kerja sama dengan salah satu perusahaan terbesar yang ada di Shanghai ." jelas Ahmad.


"Ohh gitu, " sahut Aisyah.


" Semenjak kamu menikah sama dia , kehidupan keluarga kita banyak berubah , khususnya Abang , Abang nggak kerja jadi sales otomotif lagi , Abang di ajak Azzam gabung di perusahaannya. Di angkat sebagai meneger keuangan . Keren kan ! tapi dengan di angkat menjadi manager keuangan oleh ipar sendiri , Abang juga harus menunjukan kinerja Abang agar tidak mengecewakan dia ., Dan terlepas dari semua yang dia punya , dia memang lelaki yang baik ,Dek . Yah bisa di bilang jarang orang tajir bersifat seperti Azzam yang tidak pernah membeda -bedakan orang dalam bergaul . Dia juga terkenal sebagai Bos yang baik di kantor . Selain wajahnya yang tampan dia juga ramah dan penyayang . " Kata Ahmad lagi .


" Dari tadi memuji dia terus ." Sahut Aisyah .


" Abang bicara fakta , Dek. Kamu tu beruntung punya suami yang baik sangat menyayangi kamu dan tajir melintir pula . Kedua orang tua Azzam pun sangat menyayangi kamu , dia menganggap kamu seperti anak mereka sendiri ."


" Mas Azzam nggak punya saudara ?


" Dia anak tunggal." jawab Ahmad.


" Oke , stop tentang dia . Trus selama ini , Ais ngapain aja ? "


" Hey , kamu tu ratu di rumah ini , kamu tu kerjaannya ngabisin duit aja , tiap hari shoping , ke mall . Istri sultan gitu lho ! "


" Yang bener aja ,Bang. ! "


Ahmad kembali tergelak .


" Bercanda. Abis mukanya tegang gitu."


" Abang , Ais nanya serius ! "


" Okey , selama ini ya kamu begini , di rumah kadang ikut Azzam ke kantor , kamu melayani dia dengan baik . Dan Azzam tidak pernah membiarkan kamu capek. Kamu tu kayak tuan putri adikku . trus kamu sering belusukan mencari orang -orang yang berhak mendapatkan reward dari perusahaan ."


" Reward daei perusahaan . Apa itu ? "


" Di kantor itu ada program reward memberangkat kan umroh semua karyawan yang bekerja di perusahaan Azzam secara acak . Selain untuk karyawan kantor , ada reward untuk masyarakat menengah ke bawah. Dan yang untuk masyarakat menengah ke bawah ini kamu yang menghandelnya , kamu yang nentuin siapa -siapa yang berhak berangkat ." Jelas Ahmad


" Azzam selalu mengutamakan kamu. Walau dalam meeting penting , kalau kamu minta dia pulang . Dia akan pulang . Bahkan dia akan membatalkan meeting keluar negeri kalau kamu nggak bisa ikut ." jelas Ahmad lagi .


" Aduuh. Makin puyeng mikirnya ." Sahut Aisyah .


" Kok puyeng ? "


" Ngomong -ngomong ,Abang kapan ke kantornya ? "


" Hmm, Abang di usir ni ? "


" Iya , udah sana ke kantor , ntar di pecat lagi !"


" Nggak mungkin lah , Abang di pecat kan Bosnya ipar sendiri .hehehe !"


" Tadi Abang bilang , Mas Azzam nggak pernah nolak permintaan Ais. Nanti Ais bilang ke dia suruh pecat Abang , dengan alasan nggak disiplin dalam bekerja ,Gimana ? "


" Nggak segitunya juga ,Dek ! "


" Ya Udah . Sana kerja ! "


" Iya , Iya . Abang berangkat . Kamu baik -baik di rumah ya . Assalamualaikum ."


" Waalaikumsalam ." jawab Aisyah samnil.tersenyum.melihat Ahmad yang buru -buru ke kantor .

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2