Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 13 Menjenguk Aisyah


__ADS_3

"Uuuyyyy...bayi gedenya ayah sama ibu " kata Ahmad sambil melirik Ayahnya . Lalu berpindah posisi mendekati ibunya tujuannya untuk ngezoom wajah Aisyah .


Aksi Ahmad yang ingin merekam wajah adiknya gagal , karena Aisyah menyembunyikan wajahnya di pelukan ibunya sampai proses itu selesai . Bu Dokter langsung keluar dan menyarankan agar Aisyah beristirahat .


***


Menjelang magrib Pak Sulaiman dan Istrinya pulang kerumah , tinggal Ahmad yang menemani Aisyah .


Setelah sholat Magrib Bu Yani memasak sup kesukaan cucu -cucunya. Tidak lama kemudian yang ditunggu -tunggu pun datang .


Ketika pintu mobil terbuka , 2 bocah langsung berlari menghampiri kakek mereka yang berada didepan rumah , disusul Anisa dan suaminya Farhan , diikuti oleh Inah pengasuh kedua bocah itu dan Pak Agus sopir pribadi mereka .


Bu Yani menyuguhkan minuman dan kue kering ke mereka diruang tamu . Sedangkan Pak Sulaiman sibuk dengan cucu -cucunya bermain kuda -kudaan


Kegembiraan tampak jelas diwajah kedua bocah itu , sesekali terdengar mereka tertawa .


"Nenek masak sup lho. Siapa yang mau ? Kata Bu Yani


"mau " jawab kedua bocah itu serempak


"Ayo ikut mba Inah kedapur " kata Ina Pengasuh mereka .lalu memboyong kedua bocah itu kedapur .


"Ayo. Kita makan dulu " Ajak Bu Yani ,


Mereka semua lalu pergi ke dapur mencicipi hidangan yang terhidang di atas meja .


***


Karena pengaruh obat Aisyah sudah tertidur . Ahmad duduk disofa sibuk dengan game online nya . Tiba -tiba dari luar terdengar ketukan pintu , Ahmad bergegas membuka pintu .tampak lelaki berseragam ojol


"Antar paket mas " kata lelaki itu lalu menyerahkan 2 bungkusan paket di tangannya ke Ahmad


"Maaf , ini siapa yang pesan " tanya Ahmad bingung ,dia tidak pernah pesan apapun . Dari aromanya isi paketan itu pasti makanan .


"Pesanan atas nama Mas Azzam dialamakan ke sini "


"Oh..iya, ongkirnya ?


"Sudah lunas mas , tanda tangan bukti terimanya dulu mas "


"oke "


Ahmad menanda tangani bukti terima , setelah mengucapkan terima kasih ,mas ojol itu pergi .


Ahmad menutup kembali pintu , lalu meletakkan diatas meja .


Ahmad mencari -cari kartu nama yang diberikan Azzam padanya di cafe tadi . Dia merasa tidak enak hati karena lupa mengabarkan kondisi Aisyah pada Azzam .


Ahmad langsung menelpon nomor ponsel yang tertera di kartu nama itu . Pangilan pertama tidak ada jawaban , Ahmad menelpon lagi , tetap tidak ada jawaban , dia mencoba sekali lagi


"Assalamualaikum " terdengar suara Azzam dari balik telpon


"Waalaikumsalam , Maaf ini saya Ahmad "


"Ohh..iya Bang Ahmad "


"Alhamdulillah , Aisyah sudah sadar , tapi tekanan darahnya masih rendah , tadi sudah di suntik vitaman sama tambah darah juga "


Jawab Ahmad


Senyum sumringah tampak di wajah Azzam , karena sejak tadi dia sudah menunggu telpon dari Ahmad . Menanti kabar sang pujaan hatinya .


"Alhamdulillah "


"Maaf ya , saya baru menelpon sekarang ,sibuk gak nich ? "


"Gak bang gak papa , saya ngerti "

__ADS_1


"makasih ya..kamu sudah repot -repot ngirim paketan snack "


"Iya , saya juga berterima kasih , Abang sudah menelpon saya , maaf saya gak bisa temani jaga Aisyah "


"Iya , gak papa "


"Hmmm , obrolan dicafe tadi belum kami bicarakan ke Aisyah. Ayah masih nunggu Aisyah benar - benar pulih "


"Iya Bang , emmm abang didalam ruangan atau..."


"Iya saya diruangan , Aisyah tidur , Ayah sama ibu pulang sebentar,"


"Ohh..gitu , titip salam untuk mereka , untuk Aisyah juga "


"Iya , nanti saya sampaikan , okelah ya , nanti kita sambung lagi ngobrolnya , "


"Iya , Bang ,


"Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam "


Sambungan telpon terputus . Azzam merasa lega karena sudah mendengar kabar tentang Aisyah .terbayang senyuman Aisyah membuatnya senyum -senyum sendiri .


Sayup -sayup terdengar kumandang azan , menandakan waktu sholat isya telah tiba , Azzam bergegas mengambil whudu dan melaksanakan sholat isya .


***


Dikediaman Aisyah tampak Pak Sulaiman sedang sholat berjamaah , tidak ketinggalan cucu -cucunya .setelah selesai sholat mereka bersiap ke rumah sakit .


Pak Sulaiman , Anisa dan Farhan diantar Pak Agus ke rumah sakit , sedangkan Bu Yani tetap di rumah menemani cucu - cucunya .Cuaca tidak memungkinkan untuk mereka semua ke rumah sakit , hujan turun dengan derasnya , sesekali terdengar suara petir mengelegar .


Sesampainya di rumah sakit mereka langsung menuju ke ruang rawat Aisyah . Anisa sempat kaget ketika tau Aisyah di tempatkan di ruang yang VVIP , ruang yang berkelas .


Pak Sulaiman mengetuk pintu , lalu dibuka oleh Ahmad , melihat kakaknya , Ahmad langsung menyalami mereka dan saling berpelukan.


"Cepat sembuh ya ,sayang , kakak gak tega liat kamu begini " ucap Anisa .


"Hasil pemeriksaannya gimana ,yah ? " tanya Anisa


"Bagus saja , hanya tekanan darahnya masih rendah " jawab Pak Sulaiman


"Tadi sudah di suntik vitaman sama tambah darah juga " tambah Ahmad


"ini ruangan dijamin sama yang nabrak kah ? Tanya Farhan yang sejak masuk tadi ekor matanya menelusuri seluruh isi ruangan.


Pak Sulaiman dan Ahmad saling pandang , Anisa lalu mendekati Ayahnya , penasaran.


Melihat 2 kresek besar terletap di atas meja membuat Anisa menatap Ahmad .


"kamu yang beli , koq banyak betul " tanya Anisa ke Ahmad


"Bukan , tukang ojol yang antar" jawab Ahmad


Anisa membuka 2 bungkusan tu , isinya 2 kotak pizsa ukuran jumbo dan 2 kotak martabak juga ukuran jumbo


"Dari siapa , pasti ada donk nama pengirimnya " tanya Anisa lagi.


Ahmad menatap Ayahnya ,


"Dari dia kah ? " tanya Pak Sulaiman pada Ahmad . Di jaeabnya dengan menganggukan kepala.


"Dia siapa ? " tanya Anisa semakin penasaran .


"Calon mantu Ayah. , " jawab Ahmad


Perkataan Ahmad membuat Anisa dan Farhan tambah penasaran . Obrolan mereka terhenti ketika dokter masuk mengecek kondisi Aisyah .

__ADS_1


"Dokter Lani , Apa kabar ? " Sapa Anisa


"Dokter Anisa , Kabar baik " kata Dokter Lani


Kedua nya lalu saling berpelukan


"Aisyah adik saya " Kata Anisa sambil berjalan mengikuti Dokter Lani mendekati Aisyah .


"Ohhh..pantesan mukanya kayak pernah kenal ,ternyata adiknya Dokter "


Wajah Anisa dan Aisyah memang mirip sekali , selintas seperti saudara kembar walaupun usia mereka terpaut 10 tahun .


Aisyah tidur pulas sekali , sampai dia ridak menyadari kalau saat itu Dokter Lani sedang memeriksanya .


"Gimana, Dok " Tanya Anisa


"Mulai stabil , istirahat yang cukup , insya allah cepat pulih " kata Dokter Lani .


"Di Suntuk lagi , Dok ! " Kata Ahmad .


Dokter Lani tersenyum menatap Ahmad. Dia teringat moment saat mau nyuntik Aisyah tadi sore .


"Kita liat hasil pemerikaannya besok " kata Dokter Lani


Anisa mengajak Dokter Lani mencicipi snack yang ada di meja , sambil minum teh hangat yang dia bawa dari rumah . Bergabung bersama Pak Sulaiman , Ahmad dan suaminya .


Setelah mencicipi sepotong martabak dan segelas teh hangat Dokter Lani permisi kembali ke ruangannya , Anisa mengantar sampai di depan pintu.


"Ayah , coba cerita maksudnya calon mantu tadi apa ? "tanya Anisa lalu duduk diantara Pak Sulaiman dan suaminya .


Pak Sulaiman pun menceritakan tentang obrolannya dengan Azzam kemaren . Anisa mendengarkan dengan penuh perhatian .


"Sebaiknya segera saja di omongkan ke dek Aisyah , biar cepat clear , " kata Farhan .


"Iya , Yah, kasian juga Azzam kalau harus menunggu " tambah Anisa.


"Iya, Nanti tunggu Aisyah bangun , Ayah coba omongkan " kata Pak Sulaiman .


"kalo menurut ku , Aisyah gak nolak " kata Ahmad


"ehhh, ada fotonya kah , mau liat jadi penasaran kayak apa sich orangnya "Anisa melirIk Ahmad .


Ahmad lalu menunjukkan foto profil whatsapp Azzam di ponselnya .yang mengenakan kemeja putih duduk di meja kerjanya . Anisa mengamati foto itu


"Waau, ganteng, tapi masing ganteng Abynya Dika sama Dira "


Anisa lalu menyandarkan kepalanya ke pundak suaminya .Farhan hanya tersenyum, dan mengambil ponsel di tangan istrinya , ikut mengamati foto Azzam .


"kita doakan aja, semoga jodoh " sahut Farhan .


"amin " jawab mereka bersamaan .


Ponsel Aisyah yang di casr di atas meja samping ranjangnya berdering, Terlihat panggilan telpon dari Ayu , langsung di jawab Ahmad.


Ayu meneloon menanykaan kabar Aisyah dan minta maaf dia dan teman - temannya gak bisa menemani Aisyah malan itu di rumah sakit .


"Iya , gak papa , lagi hujan juga , disini ada kak Anisa sama Bang Farhan juga " sahut Ahmad.


"Iya ,bang titip salam untuk semua yang disana , insya Allah besok baru kesana lagi "


"iya. "


"Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam "


Sambunga telpon terputus . Ahmad kembali mengecas ponsel Aisyah .

__ADS_1


__ADS_2