
Ozi hanya tersenyum mendengar ucapan Pak Bosnya . Terlintas senyuman manis Ririn di pikirannya .
Sementara itu Aisyah dan Bu Ainun sedang berada di salon kecantikan langganan Bu Ainun . Di sana keduanya melakukan serangkaian perawatan kecantikan . Hingga menjelang magrib mereka baru pulang .
Sesampainya di rumah Aisyah langsung mandi . Dan segera bersiap untuk melaksanakan sholat magrib . Sore itu Azzam tidak pulang karena ada meeting lagi selepas magrib . Sebenarnya Azzam sudah ingin menunda , tapi karena Aisyah memaksanya untuk propesional dalam bekerja membuatnya terpaksa meeting malam itu .
Setelah sholat magrib Aisyah menikmati hidangan makan malam bersama para pekerja do rumahnya . Kemudian dia kembali ke kamar untuk kembali melaksanakan sholat isya.
Selesai sholat isya Aisyah membuka belanjaannya dan mulai mencoba baju tidur yang dibelinya tadi . Aisyah memilih baju tidur yang berwarna maron .
Aisyah memakai stelan baju tidur yang lengan bajunya buntung dan celana baju itu pun pendek . Memperlihatkan kulit Aisyah yang putih dan mulus . Apalagi Aisyah sengaja mengikat rambutnya agak tinggi . Sehingga penampilannya malam itu tampak seperti anak ABG hanya saja perutnya yang terlihat membuncit . Dia berputar -putar di depan cermin . Dia terlihat bahagia sekali .
Aisyah mengambil ponsel dan berselfi untuk menambah koleksi foto di galeri ponselnya . Banyak sekali foto -foto cantik di ponselnya itu . Walaupun dia punya semua akun sosial mesia tapi dia tidak pernah memposting foto -foto selfi dirinya sendiri . Foto -foto itu hanya untuk koleksi pribadi dirinya saja .
***
Seleaai meeting Azzam langsung pulang . Azzam melirik arlojinya yang sudah menunjukkan pukul 20.30 . Setelah sekian lama baru kali ini dia pulang semalam itu.
Sesampainya di rumah Azzam langsung masuk ke kamar
Azzam mengucapkan salam saat masuk ke kamar , namun tidak ada jawaban .Azzam mengerutkan keningnya ketika melihat seorang perempuan berbaring sofa yang menggunakan airphone . .Penampilan Aisyah malam itu membuat Azzam tidak mengenali istrinya . Dengan langkah ragu -ragu Azzam mendekat.
" Astaga. sayang ternyata kamu, Hubby kira siapa tadi ?" Kata Azzam ketika berada di samping Aisyah
" Hah , Hubby ? " Aisyah bangun melepas airphonenya dan mencium tangan Azzam .
" Tumben..." Azzam menatap Aisyah
" Kenapa ? " tanya Aisyah
" Nggak papa ."
" Bajunya lucu kan ,By ? "
" Iya . Baru beli kah ? " tanya Azzam .
" Iya , Ais beli di Mall tadi ." jawab Aisyah
" Kamu kayak anak ABG , sayang , Hubby sampai pangling tadi , tapi..."
" Tapi apa ? "
"Pakenya di kamar aja , ya ." kata Azzam
" Iya , Ais pakenya di kamar aja , nggak mungkinlah Ais begini di luar ."
Azzam tersenyum .
" Babynya Abby gimana hari ini , nggak rewel kan ? " kata Azzam sambil memegang perut Aisyah .
" Enggak Abby . " Sahut Aisyah .
Azzam lalu mengecup perut istrinya .
" Ais cantik nggak ,By ?"
" Cantik banget sayang .Kamu tu pake apa aja selalu terlihat cantik . " Puji Azzam .
Melihat penampilan Aisyah yang seksi , kulit putihnya yang mulus membuat Azzam ingin menjamah tubuh indah istrinya itu . Dia semakin mendekati Aisyah .
" Hubby , mandi dulu . Ais siapin Air hangatnya ya. !" kata Aisyah sambil mendorong badan Azzam yang sudah sangat dekat dengannya .
" Iya deh ." Kata Azzam menghela napas beratnya membuat Aisyah tersenyum .
Aisyah lalu bangun dan masuk ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat untuk mandi suaminya .
"Sudah siap ,By. " Kata Aisyah saat keluar dari kamar mandi .
"Okey." kata Azzam lalu melangkah menuju kamar mandi .
" Mau minum apa ,By."
" Teh hangat aja sayang, telpon aja Bi Nur suruh antar ke kamar , kamu jangan keluar ." Kata Azzam lalu menutup pintu kamar mandi .
" Iya ." Sahut Aisyah .
Aisyah mengambil ponselnya dan menelpon Bi Nur .
" Bi Nur. tolong buatkan teh hangat , jus jeruk trus puding coklat ,ya , Antarkan ke kamar ." kata Aisyah
" Baik ,Non . " kata Bi Nur .
Tidak lama kemudian pintu kamar di ketuk .
" Masuk ! " jawab Aisyah
Bi Nur pun sempat kaget melihat penampilan majikannya .
"Saya letakan di atas meja ya Non ! " Kata Bi Nur
" Iya Bi Nur . Makasih ya ." kata Aisyah
" Iya Non . Sama -sama . Kalo gitu saya permisi dulu ,Non , telpon aja nanti kalo perlu apa -apa ." kata Bi Nur .
" Iya Bi . "
Bi Nur pun keluar dari kamar . Bersamaan dengan Azzam yang keluar dari kamar mandi . Aisyah tersenyum menatap suaminya yang semakin terlihat kegantengannya .
" Kok senyum -senyum ! " Kata Azzam lalu mendekati Aisyah yang duduk di atas tempat tidur .
" Nggak papa ." Sahut Aisyah .
Aisyah lalu mengajak Azzam menikmati teh hangat yang di antar Bi Nur tadi .
" Tadi beli apa aja sayang ? "
" Beli baju tidur ini aja ." sahut Aisyah
" 1 lembar aja !"
" Nggak Ais beli 6 pc . " kata Aisyah
" Semuanya begini ? " Tanya Azzam lagi sambil memegang baju Aisyah
__ADS_1
" Iya , beda warna sama motifnya aja ." Jawab Aisyah sambil tersenyum .
"Trus ngapain lagi ?"
" Makan ,trus ke Spa ." kata Aisyah
" Pantesan makin tambah cantik ." Sahut Azzam .
" Kapan -kapan kita ke Spa bareng yuk By !" Kata Aisyah
" Boleh ."
Malam semakin larut, keduanya pun memutuskan untuk istirahat . Karena sama -sama merasa lelah . Keduanya pun terlelap , terbuai dalam alam mimpi indah mereka masing -masing .
***
Beberapa hari kemudian. Siang itu dikantor Azzam menjadi dilema . Karena dia harus menghadiri meeting di Shanghai 2 hari lagi . Meeting itu tidak bisa di wakilkan .
" Kamu berangkat aja ,Zam ." Kata Ahmad yang saat itu berada di ruangan Azzam bersama Ozi dan Ririn.
" Iya Pak Bos . Kan nggak lama jua ." Tambah Ririn
" Saya belum bisa ambil keputusan sekarang , Saya ngomong dulu sama Dek Aisyah. , Bang ! " kata Azzam .
" Iya , ngomong lah dulu kamu sama dia ." Kata Ahmad lagi .
" Rin , saya nggak ada meeting lagi kan ? " tanya Azzam.
" Nggak ada . " sahut Ririn .
" Kalo gitu saya mau pulang dulu ." Kata Azzam .
Setelah berpamitan Azzam bergegas pulang .Ahmad kembali ke ruangannya . Sedangkan Ozi dan Rirjn melangkah ke ruangan kerja Ozi .
" Dek , kalo Pak Bos berangkat , kamu ikut juga ya ! " Kata Ozi
" Kan yang biasa di ajak Pak Bos kan Mas aja ." Kata Ririn .
" Iya , tapi Mas ngajak kamu , sekalian kita honey moon disana , siapa tau kamu bisa nyusul hamil kayak Bu Aisyah ." Kata Ozi sambil merangkul pundak Ririn yang duduk di sampingnya .
" Mas , ini kan perjalanan kerja , Pak Bos aja galau mau berangkat atau nggak , masa kita nebeng trus honey moon. Yang bener aja kamu ?." Kata Ririn .
" Iya deh . "
" Kalo honey moon kan kita bisa minta cuti sama Pak Bos . Yang penting selesaikan dulu semua tanggung jawab kita . " Kata Ririn lagi .
" Iya , Sorry . Tapi saya tu pengennya kamu ikut ." kata Ozi lagi .
" Kita tunggu perintah dari Pak Bos aja ." Kata Ririn .
***
Dalam perjalanan pulang Azzam terus berpikir , meeting itu cukup penting tapi keluarganya pun penting . Riko yang sedang menyetir mobil sesekali melirik majikannya . Riko pun tidak berani berbicara . Hingga sampai di depan rumah tidak ada komunikasi di antara mereka .
" Assalamualaikum" Kata Azzam ketika masuk ke dalam rumah .
"Waalaikumsalam . Aden sudah pulang ? Mau saya buatkan minum, Den ? " Bi Nur yang sedang membersihkan pernak pernik di ruang depan .
" Boleh , buatkan Jus jeruk aja Bi , Oh Ya istri saya ...?"
" Ohh gitu . Antar ke kamar ya Bi . " Kata Azzam lalu melangkah ke kamarnya .
Di dalam kamar tampak Aisyah sedang tertidur .Azzam mendekati Aisyah mengecup kening dan membelai perut serta memberikan kecupan juga di perut Aisyah .
Azzam lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya . Saat Azzam masuk ke kamar mandi , Bi Nur mengetuk pintu dan akhirnya membangunkan Aisyah .
" Masuk ." Kata Aisyah bangun dan duduk di tepi tempat tidur
" Maaf Non. Jadi terbangun. Saya antar ini ." Kata Bi Nur lalu meletakkan segelas jus jeruk .
" Tadi Aden ,suruh antar ke kamar ." kata Bi Nur lagi
" Oh., Mas Azzam sudah pulang ? " kata Aisyah sambil melirik ke kamar mandi. Karena terdengar suara orang sedang mandi disana.
" Iya , Non."
" Buatkan saya jus juga ya ,Bi ." Kata Aisyah .
" Baik Non. " Sahut Bi Nur lalu melangkah keluar kamar .
"Tumben ,Hubby pulang jam segini ." Batin Aisyah . Dia melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 02.00.
"Udah bangun ,to ! " Kata Azzam yang baru keluar dari kamar mandi lalu duduk di samping Aisyah.
" Tumben ,Hubby pulang jam segini ? Ada masalah kah ? Atau Hubby lagi sakit kah ? " Tanya Aisyah sambil meraba jidat Azzam
Azzam meraih tangan Aisyah ,mengecup lembut punggung tangan Aisyah.
" Hubby kangen kamu sayang. " kata Azzam sambil tersenyum membuat Aisyah mengerutkan keningnya .
" Tapi kayaknya ada sesuatu , Mulut bisa bohong , tapi mata nggak bisa ,By " Kata Aisyah menatap inters wajah suaminya .
" Beneran Hubby kangen kamu ,sayang. " Kata Azzam .
" Kalo kangen , Kenapa nggak peluk Ais ." sahut Aisyah .
Azzam lalu memeluk Aisyah .
" Ais tau Hubby kangen Ais . Tapi coba cerita deh , apa yang sedang mengganggu pikiran Hubby ." Kata Aisyah kembali menatap wajah suaminya . Dia merasa ada sesuatu yang menyebabkan suaminya pulang cepat .
Azzam menghela napas beratnya . Azzam akui , dia tidak bisa menyembunyikan sesuatu dari Aisyah . Sikap Aisyah yang begitu peka membuat Azzam akhirnya menceritakan semua kegalauannya .
" Kok galau ? Hubby berangkat aja , Ais nggak papa kok . " Kata Aisyah
" Tapi sayang ..."
Azzam menghentikan ucapannya , karena pintu kamar mereka kembali di ketuk .Dan muncul Bi Nur dengan membawa satu gelas Jus .
" Jusnya Non ." Kata Bi Nur meletakkan jus itu di dekat jus yang di antarnnya tadi .
" Iya Bi. Makasih ya ."
" Sama -sama Non,Aden ." kata Bi Nur lalu melangkah keluar kamar.
__ADS_1
Aisyah dan Azzam lalu menikmati jus yang di antar Bi Nur tadi .
" Hubby berangkat aja nanti ya , Insya Allah Ais akan baik -baik aja ." Kata Aisyah sambil tersenyum dan membelai wajah suaminya .
Azzam hanya menatap wajah cantik istrinya .Entah kenapa dia merasa berat untuk meninggalkan Aisyah .
Cup
Aisyah mengecup mesra bibir suaminya .
" Kok diam aja ?" Kata Aisyah
Azzam lalu memeluk Aisyah .
" Hubby . Ais dan Baby kita insya allah akan baik -baik aja . " Kata Aisyah dalam pelukan suaminya .
" Iya sayang . "
" Ya udah. Jangan galau lagi ya, ini proyek besarkan ? " kata Aisyah .
Azzam mengangguk
" Hubby nanti berangkatnya sama siapa ?" tanya Aisyah
" Rencana sama Ozi , "
" Ririn ?"
" Maksud kamu Hubby ajak Ririn juga ? "
" Siapa tau Ririn mau ikut , By ."
" Nanti Hubby pikir lagi . " kata Azzam
Saat meeting keluar kota atau pun keluar negeri , satu -satunya perempuan yang Azzam ajak hanyalah Aisyah . Itu karena Aisyah adalah istrinya .
" Ya udah sekarang Hubby istirahat ya ! " kata Aisyah
" Kamu temani hubby ya ! " Kata Azzam
" Iya ." sahut Aisyah .
Azzam pun berbaring di atas tempat tidur sambil mengelus perut Aisyah . Aisyah pun mengelus -ngelus rambut Azzam , hingga Azzam pun terlelap .
***
Malam harinya Azzam menelpon Ririn untuk menyiapkan semua keperluan untuk berangkat ke Shanghai. Dan Ririn pun gembira karena Azzam pun mengajak dirinya .
" Ingat kalian harus propesional dalam bekerja ." Kata Azzam
" Siap Pak Bos. "
Setelah mengucapkan salam Azzam menutup telpon . Azzam tau saat itu Ririn pasti senang sekali . Dia pun bersyukur mendapatkan pegawai -pegawai yang cukup propesional seperti Ririn dan Ozi . Dan perusahaannya berkembang seperti sekarang juga berkat kerja keras mereka juga.
Benar saja setelah sambungan telpon terputus . Ririn berjingkrak -jingkrak saking gembiranya . Membuat Ozi yang baru masuk ke kamar heran melihat tingkah istrinya .
" Heeem , menang lotre atau dapat doorprise ni .?" tanya Ozi sambil tersenyum membuat Ririn malu -malu sendiri dengan tingkahnya .
" Pak Bos ngajak saya juga Mas ke Shanghai ." Kata Ririn lalu memeluk Ozi
" O ya . ?"
" Iya dong ."
" Alhamdulillah. "
Ozi lalu mengangkat badan Ririn yang berada di pelukannya .berputar dan keduanya merebahkan tubuh mereka di atas tempat tidur yang empuk itu .
" Dek , boleh sekarang...? " Kata Ozi setengah berbisik sambil membelai mesra wajah Ririn .
Ririn tidak menjawab , dia hanya mengangguk membuat Ozi tersenyum lebar .Dan malam itu mereka lalui dengan penuh kemesraan .
***
Satu hari sebelum berangkat ke Shanghai , Azzam sengaja tidak ke kantor. Hari itu dia akan menemani Aisyah untuk cek up kandungannya.
Setelah sarapan sebelum berangkat cek up, Aisyah packing baju -baju keperluan Azzam selama di Shanghai . Sementara Azzam mengamati gerak gerik Aisyah. Hati Azzam masih terasa berat untuk meninggalkan Aisyah .
" Hubby , kok bengong ? "
" Nggak papa sayang ."
" Jangan mikir yang aneh -aneh . " Kata Aisyah .
Azzam menghela napas lalu bangun dari duduknya kemudian memeluk Aisyah dari belakang .
" Hubby, cuma 2 hari kan kamu di sana ? Kata Aisyah sambil membelai pipi suaminya .
" Iya , tapi .."
" Tapi apa lagi ? " Aisyah membalikkan badannya , perutnya yang menonjol membuat jarak di antara mereka.
Azzam lalu menjongkok, mengelus dan mencium perut Aisyah . Berbicara dengan perut buncit itu , membuat Aisyah tersenyum .
Setelah itu keduanya pun bersiap pergi ke rumah sakit . Ke tempat biasa Aisyah cek up . Sesampainya di sana Aisyah langsung masuk ke ruang pemeriksaan .
Diruangan itu Aisyah melakukan serangkaian pemeriksaan . Dokter Indah yang merupakan dokter yang menangani Aisyah sejak awal mula kehamilannya , ikut senang melihat Aisyah yang kini tampak sehat , tidak seperti awal -awal kemaren .
Dokter Indah pun menyampaikan kepada Azzam dan Aisyah bahwa kondisi kehamilan Aisyah baik -baik saja , perkembangan janin pun normal . Tapi mereka tidak boleh lengah , harus tetap ekstra menjaga calom buah hati mereka .
Adegan mengharukan pun terjadi saat Dokter Indah melakukan USG. Mata Azzam dan Aisyah tampak berkaca -kaca ketika melihat di layar monitor USG dan mendengar suara detak jantung bayi mereka . Azzam mengecup mesra kening Aisyah .
Selesai melakukan pemeriksaan , Dokter Indah pun membuat resep vitamint yang harus di konsumsi Aisyah . Setelah menebus obat Aisyah fan Azzam pun pamit pulang .
" Kurang lebih 4 bulan lagi , Saya sudah tidak sabar pengen segera menggendong baby kita ." Kata Azzam saat keduanya sudah berada di dalam mobil sambil mengecup punggung tanga Aisyah .
" Iya By, saya juga. " Kata Aisyah.
" Gimana ? Langsung pulang atau ..."
" Ke rumah Ibu , Ais kangen sama si kembar Yasmin dan Yusuf ." Kata Aisyah yang memotong ucapan Azzam .
" Okey." sahut Azzam .
__ADS_1
Bersambung ....