
Mobil Azzam berhenti tepat didepan gerbang kantor Aisyah . Dia bergegas turun untuk membukakan pintu untuk sang pujaan hati . Setelah berpamitan Aisyah melangkah masuk ke dalam gedung kantornya. Sementara Azzam masih berdiri menatap Aisyah sampai menghilang dari pandangannya.
***
Azzam kini sudah berada di kantornya , dia menyapa semua stap yang ditemuinya dengan ramah . Itulah salah satu daya pikat Azzam yang membuat semuanya menyukainya. Bagi Azzam karena kerja keras merekalah perusahaannya bisa maju seperti sekarang ini .
Seperti biasa ketika bos gantengnya sudah masuk keruangan , Ririn pun segera menyusul untuk melaporkan jadwal kegiatan bosnya hari ini .
"Assalamualaikum , selamat pagi Pak Bos " Sapa Ririn
"Waalaikumsalam . selamat pagi juga "jawab Azzam yang sedang duduk dikursi meja kerjanya
Ririn menyampaikan informasi semua persiapan untuk acara lamaran sudah tercaver . Tinggal atur jadwal untuk viting baju acara ijab kabul dan acara resepsi saja lagi .
"Terima kasih,Rin " Kata Azzam sambil tersenyum .
"Saya senang sekali bisa terlibat dalam acara Pak Bos ,jujur saya kaget juga prosesnya cepat sekali " tutur Ririn
"Bisa lah Rin , kamu kayak gak tau sama Ummy dan Abby saja saja. " Balas Azzam
"Tapi Pak Bos senang kan ?, bisa cepat -cepat nikah , Apalagi sama orang yang benar -benar kita sayang " kata Ririn
"Alhamdulillah , Rin , sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas semua bantuan kamu selama ini . Saya juga doakan semoga kamu cepat ketemu jodoh "
"Amin , sama -sama pak . O ya besok bisa kah kita ketemu sama IO untuk persiapan akad , mba Aisyah juga harus ikut "
"Nanti saya tanya dia dulu ya "
"Mba Aisyah masih kerja kah Pak Bos ?"
Azzam mengangguk
"Kenapa gak disuruh resign saja pak, ?"
"Sudah saya bicarakan juga tadi , tapi dia minta waktu untuk memikirkan semuanya , saya juga gak mau disebut menghalangi karier dia. Kalo saya pribadi , pengennya dia dirumah saja , tapi saya juga gak bisa memaksa dia "
"Iya Pak , Saya rasa mba Aisyah cukup bijak dalam mengambil keputusan kita tunggu saja , tapi saya rasa mba Aisyah pasti mau resign "
"Itu yang saya harapkan juga "
" O y pak , hari ini ada meeting jam 2 siang "
"Oke , "
Ririn lalu keluar , kembali ke meja kerjanya. Sedangkan Azzam mengambil ponselnya untuk menelpon Aisyah . Namun sayang , tidak ada jawaban , sampai ketiga kalinya Azzam menelpon tetap tidak ada jawaban , Azzam mulai resah , apa yang sedang dilakukan Aisyah sekarang ? Apa dia sedang sibuk ? Tidak biasanya dia begini pikir Azzam .
"Coba sekali agi " Kata Azzam kembali menelpon Aisyah tapi tetap tidak ada jawaban .Azzam menarik napas , berusaha berpikir positif saja , mungkin Aisyah sedang sibuk ,atau lagi di ruang meeting , trus ponselnya tertinggal di meja kerja.
__ADS_1
Aisyah saat itu sedang berada di ruang HRD bersama atasaanya Pak Heru dan Pak Agung kepala HRD .Ponselnya sengaja di tinggal di atas meja . Aisyah menyampaikan maksudnya untuk resign . Awalnya mereka tidak setuju resign Aisyah hanya karena dia akan menikah , kinerja Aisyah cukup bagus selama ini, tapi setelah tau siapa calon suami Aisyah membuat mereka tidak bisa berbuat banyak kecuali mempermudah proses resign Aisyah . Bahkan Aisyah pun kaget surat resign nya pun langsung dibuatkan oleh Pak Agung dia tinggal tanda tangan .
"Secepat ini Pak ? " tanya Aisyah bingung
"Iya , kami tidak ingin mempersulit kamu , lagian kalo Pak Azzam sampai tau , bisa bangkrut perusahaan ini "Kata Pak Heru sambil tersenyum
"Waoow , sehebat itu kah calon suamiku " Bisik hati Aisyah .
"Selamat ya Aisyah , Semoga jadi keluarga yang sakinah , mawadah dan warohmah " kata Pak Heru
"Dapat keturunan yang sholeh dan sholehah " tambah Pak Agung sambil tersenyum
"Amin , Terima kasih pak "
Lalu mereka saling berjabat tangan , Aisyah terharu tanpa terasa linangan air matanya membasahi pipinya . Walau bagaimanapun Kedua orang dihadapan itu sangat berjasa baginya dan sangat baik padanya . Dia tidak menyangka proses resignnya secepat itu . Dan hari itu menjadi hari terakhir baginya berada di perusahaan itu .
Setelah berpamitan Aisyah keluar dari ruangan itu sambil mengusap air matanya . Tampa dia sadari rekan -rekannya sudah menunggunya di depan ruangan itu .Mereka semua tau Aisyah akan resign dari Mala . Saat melihat Aisyah keluar beberapa orang yang perempuan memeluk Aisyah ,, suasana haru menyelimuti mereka . Aisyah di kenal baik , ramah , sabar , tutur katanya yang lembut membuat mereka sedih kehilangan teman kerja sebaik Aisyah .
Satu persatu mereka mengucapkan selamat pada Aisyah , hanya Mala yang masih tetap duduk di kursi mejanya .
"Kenapa harus secepat ini sich ?" kata Mala sambil mengusap air matanya
"Hei , kamu ni kayak aku mau pergi jauh aja , lagian aku juga gak tau kalo lanhsung disetujui " Kata Aisyah juga ikut mengusap air mata di pipi sahabatnya
"Iya lah , mereka kan tau siapa Mas Azzam , pastilah mereka mempermudah semuanya " Kata Mala .
"Ehh , ponsel mu bunyi terus tadi tu , aku liat mas Azzam yang telpon. " kata Mala
"O ya , kenapa gak diangkat aja ?" Balas Aisyah lalu mengambil ponselnya
"Males , sebel aku sama dia " jawab Mala ketus .
Aisyah hanya tersenyum mendengar perkataan Mala . Dia melihat di layar ponselnya ada 5 kali miss call dari Azzam , dia pun mencoba menelpon balik. Tapi tidak di jawab Azzam .
Tidak lama kemudian Azzam menelpon balik lewat video call .
Azzam kaget ketika melihat wajah Aisyah yang sembab seperti habis menagis dari layar ponselnya .
"Kamu kenapa dek ?"
"Assalamualaikum "
"Astaga , sampe lupa , waalaikumsalam "
Sementara itu Mala ngomel-ngomel sendiri dibelakang Aisyah . Aisyah hanya senyum -senyum
"Kok senyum -senyum , pertanyaan saya belum dijawab lho "
__ADS_1
Aisyah lalu memperlihatkan surat mengunduran dirinya yang sudah disetujui
"Alhamdulillah , Tapi kok cepat ya ?"
"Hmmm, kayaknya gak usah saya jawab , mas pasti sudah tau jawabannya "
"Oke , kalo gitu mau pulang kah sekarang , nanti saya jemput sekalian mau ketemu sama mantan atasan kamu "
"Mau apa ?"
"Ada aja , o ya , yang mayun di belakang itu siapa ?"
"Oh , Mala , " jawab Aisyah sambil menahan tawa
"Kenapa dia ?"
"Dia sebel sama kamu ,"
"Kok , gitu ?"
"Entahlah , udah gak usah di pikirkan , ntar juga anteng sendiri " jawab Aisyah cekikikan sambil membelai pipi Mala .
Azzam.ikut tertawa melihat tingkah Aisyah .
"Ya udah , kalo gitu saya on the way kesana "
"Oke "
"Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam , Hati -hati ,mas "
"Iya , sayang " jawab Azzam sambjl tersenyum mengakhiri video call .
"Heeemmm, sudah sayang -sayangan ya " kata Mala melirik Aisyah
"Beb , udah donk jangan ngambek , kita kan gak ketemunya di kantor aja , diluar kita masih bebas ketemu " kata Aisyah sambil merangkul sahabatnya .
"Bener ya , awas aja kalo Mas Azzam larang -larang kita ngumpul " kata Mala
"Iya "
"Tapi nanti kalo kalian nikah , kamu tinggal dimana ? masih sama orang tua mu atau di rumah Azzam . "
"Belum tau "
"Kok belum tau ?"
__ADS_1