Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 26 Makan siang


__ADS_3

Azzam keluar dari ruangannnya , dan menghampiri Ririn,


"Rin , meeting nanti ditunda aja ya , saya harus pergi " kata Azzam berlalu pergi


"Tapi pak ..."


Azzam berbalik


"O ya , Pastikan sampai hari pernikahan . saya tidak ada meeting diluar kota , Oke !" lalu pergi lagi .


"Oke ",Jawab Ririn sambil menatap Azzam yang menuju lip


Ririn menghela napas , dia maklum akan kondisi bosnya sekarang. Dia berharap setelah bosnya menikah nanti akan kembali fokus pada perusahaan lagi . Apalagi mendapatkan seorang istri seperti Aisyah .


"Semoga bahagia ya pak , sampai ke jannah " gumam Ririn .


Mobil Azzam sudah melaju dijalan raya , ponselnya berdering , tampak nama Aldi sahabatnya muncul dilayar ponsel .


"Assalmulaikum , Bro " Sapa Aldi


"Waalaikumsalam " Jawab Azzam sambil memasang eirphone ditellinga


"Sampai hati kau Bro tidak menelpon saya tentang kabar gembira ini. Kau anggap apa saya ini " Kata Aldi dengan nada kesal


"Sorry. Saya lupa , janganlah marah dulu , sekarang kamu di mana ?"


"Saya dirumahmu ni , lagi ngobrol sama Ummy. Abby sama Oma juga "


"Ohh..."


"Ohh aja , heey pulanglah , sebentar lagi jam makan siang , kita makan siang bareng "


"Sorry bro , belum bisa pulang , saya mau jemput My wife dulu " kata Azzam tersenyum


"Gayamu ,my wife , belum sah Bro , "Sahut Aldi


Azzam hanya tersenyum


"Jemput ? Emang nya mau kemana ?" Tanya Aldi lagi


"Hari ini , Aisyah resign dari kantornya , jadi saya jemput dia , trus antar pulang "


"Ooh gitu , Oke lah , hati -hati dijalan ,Bro , Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam "


Sambungan telpon terputus


***


Azzam sudah sampai di depan kantor Aisyah , dia memparkirkan mobilnya . Azzam mendekati resepsionis, dia ingin bertemu dengan direktur perusahaan itu dulu baru menemui Aisyah .


Mengetahui kedatangan Azzam ke kantornya Pak Heru lalu keluar menyambut tamu istimewanya .

__ADS_1


"Suatu kehormatan bagi kami , anda datang ke kantor ini " Sapa Pak Heru lalu menyalami Azzam dan keduanya masuk ke ruangan Pak Heru .


Pak Heru sedikit gugup . Walaupun Azzam masih terlihat lebih muda darinya . Perkembangan perusahaan yang Azzam pimpin membawa Azzam menjadi sosok yang cukup disegani . Azzam menyadari hal itu , dia berusaha membuat suasana ngobrol itu senyaman mungkin .


Setelah ngobrol Azzam pun pamit , dia di antar langsung oleh Pak Heru menemui Aisyah yang sedang berkemas .


Aisyah sempat kaget ketika mengetahui kedatangan Azzam , apalagi saat itu Azzam bersama bosnya , tepatnya mantan bos . Azzam tersenyum padanya , membuatnya sedikit salah tingkah .


Aisyah pun berpamitan dengan teman -temannya , kembali suasana haru menyelimuti mereka .


***


"Kita makan siang dulu ya ? " Kata Azzam melirik Aisyah saat mereka sudah berada di dalam mobil


Aisyah hanya diam , matanya menatap jauh kedepan , entah apa yang sedang dipikirkannya .


"Hmmm,Jepang atau Paris ya ? Kata Azzam melirik Aisyah .


"Tapi bagusan Paris " tambahnya lagi .


Ucapan Azzam menyadarkan dia dari lamunannya . Aisyah tersipu malu .


"Mikirin apa sich ? kamu nyesel resign ?"


"Gak, gak kok, Mas ?"


"Kamu tu gak punya bakat bohong . Ya sudah , kita mampir dulu , makan , baru kita lanjut ngobrol , " Kata Azzam lalu memparkirkan mobilnya di depan salah satu restouran .


Sambil menikmati makan siang keduanya berbincang .obrolan mereka tentang jadwal yang sudah di buat Ririn untuk besok bertemu dengan IO . Azzam merasa ada sesuatu yang disembunyikan Aisyah , tapi dia juga tidak ingin memaksa Aisyah untuk bicara .


Selesai makan siang Azzam mengantar Aisyah pulang . Setelah itu dia pulang kerumah orang tuanya menemui sahabatnya Aldi.


Walaupun Azzam anak tunggal , Azzam tidak tinggal bersama orang tuanya , sudah hampir 1 tahun dia tinggal disebuah apartemen pribadi yang tidak begitu jauh dari kantornya . Seminggu sekali dia berkunjung menjenguk orang tuanya .


"Hey Bro , ?" tegur Azzam ketika berpapasan dengan Aldi di depan pintu .keduanya lalu berpelukan .


"Mau Kemana ?" tanya Azzam


"Pulang lah . Kemana lagi ? "


"Eiits..kita masuk dulu " kata Azzam sambil Merangkul pundak Aldi . Dan keduanya masuk ke dalam rumah .


***


"Ada hal penting yang harus aku bicarakan sama kamu " kata Aldi ketika keduanya berada di taman belakang rumah .


Wajah Aldi tampak serius sekali ,


"Okey, ngomong aja ? " Kata Azzam sambil menghirup kopi yang baru di suguhkan Mbok Ijah asisten rumah tangga di rumah itu.


"Siska ada disini ." Kata Aldi


"Siska , emangnya kenapa , kalo dia disini " balas Azzam

__ADS_1


Selintas Azzam teringat sosok Siska, seorang gadis yang sempatengisi hari -harinya setahun yang lalu dan hampit dinikahinya. 3 tahun Azzam menjalin hubungan dengan Siska tapi sayang semuanya harus berakhir dengan pengkhianatan oleh Siska . Siska mengkhianatinya dengan menjalin hubungan dengan seorang pria yang bisa di bilang lebih sukses dari Azzam saat itu .


"Hey ,Bro , , apa kamu masih belum bisa move on ? "tanya Aldi


"hey , sebentar lagi saya mau nikah lho , "Jawab Azzam


"Iya , saya tau , tapi apa benar - benar sudah move on nich ?" Tanya Aldi lagi dengan nada meledek


"Hati ini cuma untuk Aisyah " tegas Azzam


"Okey , Baguslah " jawab Aldi


"Bro , sekarang aku sudah punya Aisyah , please ...jangan bahas tentang dia lagi "


"Sorry , Bro .Tapi saya hanya kwatir , dia akan jadi pengacau hubungan kamu sama Aisyah , itu saja , apa lagi aku dengar dia kembali kesini karena dicampakkan sama


Si Johan itu " tutur Aldi


"O ya , Johan ninggalin dia ? " kata Azzam mengerutkan keningnya .


"Iya , mereka selama ini tinggal di London , tinggal bersama tanpa ikatan yang jelas , sampai akhirnya Johan ninggalin dia "


"Ngomong - ngomong kamu kok tau banyak tentang dia ?"


"Saya sengaja cari tau,mau tau aja apa motifnya kembali kesini "


"Okey , trus apa motifnya dia kembali ?"


"You ,Bro " kata Aldi sambil menunjuk Azzam


"Tadi dia kesini , papasan sama saya didepan " lanjut Aldi


Azzam kembali mengerutkan keningnya seakan tidak percaya pada ucapan Aldi


"Gak percaya , tanya aja sama Ummy , !" kata Aldi menatap ke arah ibu Ainun yang menghampiri mereka .


Azzam menoleh ke arah Ibunya


"Lho , kok Ummy dibawa -bawa ?" kata Bu Ainun lalu duduk di antara Azzam dan Aldi


"Ummy. Bener tadi Siska kesini ?" tanya Azzam


"emm , iya . Kenapa ? Jangan bilang kamu belum move on dari dia !" Tegas Bu Ainun menatap Azzam


"Ummy, saya cuma nanya ? Lagian Azzam kan udah mau nikah sama Aisyah !" jelas Azzam


"Iya , Ummy tau , ummy kesel aja kenapa lagi dia kesini " gerutu bu Ainun


Bu Ainun memang dari awal tidak setuju dengan hubungan Azzam dan Siska. Menurutnya Siska bukan gadis yang baik . Walaupun cantik tapi cara berpakaian Siska yang selalu tampil seksi membuat Bu Ainun sangat tidak menyukaii Siska .Ketika mengetahui hubungan keduanya berakhir. Bu Ainun bersyukur sekali .Dan sekarang dia bahagia karena pilihan Azzam sesuai dengan kriterianya .


"Trus dia kesini ngapain ?" tanya Azzam


"Ummy , gak tau juga , dia ngobrol sama tante mu. Tantemu kan memang dekat sama dia , Ummy tadi di kamar oma , ketemu dia pas dia mau pulang " tutur Bu Ainun .

__ADS_1


.


__ADS_2