Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 88 . Tingkah lucu Azzam


__ADS_3

"Iya , kamu tenang , insya Allah Azzam gak kenapa -napa ." kata Bu Ainun sambil memeluk menantu kesayangannya itu . Dia pun kuatir dengan kondisi anaknya .


Tidak lama kemudian pintu ruang UGD terbuka . Tampak seorang dokter laki -laki bernama Dokter Heru muncul dari balik pintu .


"Gimana Dok, keadaan suami saya ?" tanya Aisyah


" Gimana keadaan anak saya ?"Tanya Bu Ainun


" Pasien demam tinggi ditambah tekanan darah yang rendah membuat dia lemah , sekarang panasnya sudah mulai turun . "


" Alhamdulillah " jawab mereka hampir bersamaan.


"Pasien harus di rawat 2 sampai 3 hari , tolong di urus administrasinya. Agar pasien bisa kami pindahkan ke ruang rawat " Kata Dokter Heru


" Akan saya urus " Kata Ahmad lalu pergi ke bagian administrasi , di susul Ozi dan Ririn.


" Boleh kami jenguk ,Dok ?" tanya Aisyah


" Boleh , tapi jangan langsung semua, 2 atau 3 orang saja yang masuk ." Kata Dokter Heru


" Kalo gitu Ummy sama Aisyah aja yang maauk duluan ." Kata Pak Khairul


Aisyah dan Bu Ainun pun masuk ke ruang UGD menjenguk Azzam .Air mata Aisyah oun langsung mengalir ketika melihat suaminya terbaring dengan wajah yang tamoak pucat dan tangan terpasang jarum infus .


Saat itu Azzam sedang tidur . Aisyah meraih tangan Azzam dan mencium punggung tangan suaminya .


" Cepat sembuh ya ,By , Ais gak tega liat kondisi Hubby begini ." kata Aisyah sambil terisak .


Bu Ainun pun tampak mengeluarkan air mata . Dia mencium kening anak semata wayangnya . Walaupun Azzam sudah menikah tapi baginya Azzam tetap putra kecilnya .


" Azzam pasti cepat sembuh ,Ais. Azzam anak ummy yang kuat , " Kata Bu Ainun sambil membelai rambut Azzam .


Azzam pun mulai membuka mata . Dia menatap dua orang perempuan yang masing -masing menempati ruang tersendiri hatinya .


" Sayang , Hubby gak papa kok , Jangan nangis ." Kata Azzam dengan suara beratnya


"Ummy juga , jangan sedih , kalian berdua sumber kekuatan Azzam ." Kata Azzam menatap Bu Ainun


"Iya Nak. " Kata Bu Ainun lalu mengecup kening anaknya.


" Badan hubby masih terasa panas, hubby pusing kah ? Atau apa ? " tanya Aisyah yang tampak sangat kuatir .


" Hati hubby yang sakit liat kamu nangis begini " sahut Azzam .


" Hubby. Ais kuatir sama hubby . "kata Azzam lagi


" Hubby butuh senyuman kamu sayang. Bukan air matamu . " Kata Azzam sambil mengenggam tangan Aisyah.


" Kalo gitu Ummy keluar dulu , Kamu tetap di sini saja ya Ais, temani Azzam " Kata Bu Ainun lalu melangkah keluar .


" Iya Ummy " .Kata Aisyah .


" Gimana my ,? " Tanya Pak Khairul ketika Bu Ainun keluar.


" Gak papa. Obat ampuhnya kan Aisyah. Ya sudah biarin aja mereka berduaan di dalam " Kata Bu Ainun sambil tersenyum .


Yang lain pun ikut tersenyum mendengar ucapan Bu Ainun .


" Kita tunggu Azzam di pindah keruang rawat saja dulu " Kata Bu Ainun lagi .


Di dalam ruang UGD


" Sini peluk Hubby , Hubby pasti akan cepat sembuh , apa lagi di cium ." kata Azzam sambil tersenyum


Aisyah lalu menuruti kemauan Azzam memeluk suaminya , dan dengan mesra mengecup bibir Azzam yang tampak pucat .


" Terima kasih sayang " Kata Azzam sambil membelai wajah Aisyah.


" Hubby kok bisa gini sich ? Tadi pagi pas berangkat hubby baik -baik aja , kok tiba -riba jadi begini , hubby ngapain aja di kantor ? " tanya Aisyah .


" Tadi pagi kamu gak peluk dan cium hubby, pas mau berangkat , makanya Hubby sampai begini ." Kata Azzam


Memang tadi pagi Aidyah tidak memeluk dan mencium suaminya saat akan berangkat ke kantor , karena saat itu Dira ponakannya lagi nangis, dia maunya sama aunty Aisyahnya saja tidak mau dengan yang lain .


"Mass sich ? Ini jidatnya masih panas kok , tadikan udah Ais cium. Berarti bukan itu penyebabnya !" kata Aisyah


Azzam tersenyum


" Hubby , tapi Ais gak tega lho liat kondisi Hubby begini ,Ais mau hubby cepat sehat " Kata Aisyah lalu memeluk Azzam yang sedang berbaring .


" Iya sayang , kamu jangan sedih , kalo kamu sedih, hubby akan tambah sakit " Kata Azzm sambil memelai kepala Aisyah yang menempel didadanya .


Dua orang perawat muncul dari balik pintu .


" Permisi , Pak Azzam kita pindah ke ruang rawat dulu ya " Kata Salah dari mereka .


Azzam di rawat di ruang VVIP . Semua keluarganya sudah menunggu dia di ruangan itu .


Azzam merasa bahagia di kelilingi orang -orang yang peduli padanya . Tampak ke khawatiran di wajah mereka .


" Gimana keadaan kau sekarang nak ?" Tanya Pak Khairul


" Udah ada agak mendingam by , Sebenarnya Azzam pengen pulang. Biar dokter ini yang merawat Azzam di rumah ." Kata Azzam sambil mengecup punggung tangan Aisyah yang sejak tadi digenggamannya . Membuat wajah Aisyah merona karena malu . Sedangkan yang lain senyum -senyum sendiri .


" Dasar bucin " Gumam Anisa .


" Kamu juga bucin ,my " Kata Farhan setengah berbisik pada Istrinya .


" kata dokter kamu harus di rawat 2 samoai 3 hari di sini. Jadi istirahatlah dulu , kalo sudah benar -benar sehat. Barulah kamu pulang ." Kata Pak Khairul lagi .


Kerena pengaruh obat , akhirnya Azzam mengantuk dan tertidur lagi . Tapi tangannya masih menggenggam tangan Aisyah . Bu Ainun hanya menggeleng -geleng kepala melihat tingkah anaknya .


Anisa , Farhan dan Pak Sulaiman permisi pulang. Ozi , Ririn dan Ahmad pun akan kembali ke kantor . Ririn memberikan ponsel Azzam yang dari tadi di simpan di dalam tasnya pada Aisyah .


" Terima kasih ya Rin , Ozi , Abang juga ." Kata Aisyah


" Iya bu , sama -sama ". Kata Ririn


" Pulang dari kantor ,Abang akan balik ke sini " Kata Ahmad.


" Kami peemisi dulu bu " kata Ozi .


Setelah ketiganya pergi tinggal Aisyah ,Bu Ainun dan Pak Khairul yang menemani Azzam .


" Ais , kamu sudah makan siang kah ? " Tanya Bu Ainun sambil melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 14.30.


" Ais gak laper ,Ummy !"


" Jangan gitu , kamu harus makan , nanti kamu lagi yang sakit " Kata Bu Ainun.


" Ini ada sup ayam ,Ummy beli di kantin tadi , kamu makan dulu ya ? " Bujuk Bu Ainun lagi .


" Ummy , gimana Aisyah mau makan kalo tangannya masih dipengangi Azzam . " Kata Pak Khairul .


" Oh iya , Ummy lupa , Azzam tu memang gitu Aisyah, kalo dia sakit kalo gak tangan Ummy tangan Abby yang dia pegang . Ya udah nanti Ummy suapin kamu." Kata Bu Ainun lalu mendekati Aisyah .


" Nggak usah repot -repot ,Ummy !"


" Nggak repot kok sayang . Bilang Azzam kan kamu dokternya, kalo dokternya nggak makan ntar sakit , gimana pasiennya mau sembuh kalo dokternya ikutan sakit . Aaaa. " Kata Bu Ainun sambil mengulurkan tangannya untuk menyuapi Aisyah .


" Terima kasih ,Ummy !" kata Aisyah setelah menerima suapan dari bu Ainun.


" Kalo Azzam sakit ya begini , kalo nggak Ummy yang suapin Abby , Abby yang suapin Ummy , soalnya dia nggak mau di tinggal , ya begini ni tingkahnya ." kata Pak Khairul sambil tersenyum.


" Ohh gitu ya , soalnya selama kami menikah baru kali ini Mas Azzam sakit sampai dirawak kayak gini " kata Aisyah


Bu Ainun dengan penuh kasih sayang menyuapi Aisyah , sampai Aisyah merasa Azzam lah yang menyuapinya .


" Makan yang banyak ." kata Bu Ainun sambil tersenyum pada Aisyah .

__ADS_1


Bu Ainun sangat menyayangi Aisyah. Bahkan lebih dari anaknya sendiri . Aisyah merasa bersyukur sekali . Di luaran sana banyak beredar cerita ibu mertua lebih kejam dari ibu tiri . Alhamdulilah Aisyah mempunyai ibu mertua yang sangat menyayanginya .


Selesai makan , Aisyah pelan -pelan mau melepas genggaman tangan Azzam , namun gagal , Azzam malah semakin kuat menggenggam tangan Aisyah . Bu Ainun menahan tawa sampai menutup mulut, melihat tingkah Aisyah .


Aisyah kemudian menelpon Bi Imah yang sudah pulang ke rumah mereka untuk menyiapkan baju -baju Azzam dan dirinya serta perlengkapan lainya untuk di bawa ke rumah sakit . Aisyah pun minta tolong untuk Pak Jai mengantarkan semuanya ke rumah sakit .


Sayup - sayup terdengar kumandang azan menandakan waktu sholat Ashar telah tiba . Aisyah pun mencoba membangunkan Azzam .


" Hubby , hubby , " Seru Aisyah lembut sambil mengelus -ngelus pipi Azzam .


" Iya , sayang. Hubby masih ngantuk " Sahut Azzam dengan mata masih terpejam .tangannya kini tidak lagi mengenggam tangan Aisyah .


" Udah masuk waktu Ashar , By , Hubby bangun sholat dulu ya ? " Kata Aisyah lembut . Azzam lalu membuka mata , dan tersenyum menatap Aisyah .


Kemudian Aisyah membantu Azzam berwudhu ,Azzam dan bu Ainun pun sholat berjamaah di dalam ruangan itu. Pak Khairul yang menjadi iman mereka . Azzam sholat sambil duduk di atas tempat tidur . Aisyah tidak ikut sholat karena lagi berhalangan.


***


Malam itu sesudah selesai melaksanakan sholat magrib , Aisyah menyuapi Azzam makan. Saat itu keduanya di temani Ahmad dan Ozi yang sepulang dari kantor langsung ke rumah sakit . Sedangkan Pak Khairul dan Bu Ainun sudah pulang menjelang magrib tadi .Mereka ingin kembali lagi malam itu tapi Azzam melarang mereka , dengan alasan kesehatan mereka . Dengan berat hati keduanya pulang , besok baru mereka baik lagi.


" Hubby mual sayang , " Kata Azzam .


" Mau muntah kah ? "


Aisyah lalu mengambil kantong kresek. Dan Azzam memuntahkan semua makannanya di dalam kresek itu . Ahmad mendekati Azzam dan memijat pundak Azzam . Air mata Aisyah kembali.mengalir melihat kondisi suaminya, namun cepat-cepat dia mengusapnya agar Azzam tidak melihatnya menangis .


"Terima kasih Bang. Baru enakan rasanya setelah muntah ." Kata Azzam lalu bersandar di kasur . Dan Ahmad duduk di kursi samping kasur Azzam.


Aisyah duduk di pinggir kasur. Sambil mengelap keringat di wajah Azzam. Azzam mengamati wajah Aisyah , mata istrinya terlihat sembab . Azzam tau pasti Aisyah habis menangis . Dia lalu memeluk Aisyah . Melihat adegan itu Ahmad pun beranjak dari duduknya. Pindah duduk di dekat Ozi yang duduk di sofa . Ahmad mengerti pasti Aisyah kuatir sekali dengan kondisi suaminya . Dan Azzam memeluk Aisyah supaya Aisyah sedikit lebih tenang .


"Jangan kuatir , selama ada sayang disamping Hubby , hubby akan baik -baik saja " Kata Azzam.


" Ais , akan selalu di dekat Hubby. " Sahut Aisyah .


Tidak lama kemudian datang Anisa , Farhan ,Pak Sulaiman dan Bu Yani .


" Gimana keadaan mun, Nak ?" Tanya Pak Sulaiman


" Alhamdulillah ,udah mendingan yah " Kata Azzam .


" Syukurlah ".


" Mumpung semua disini , saya pulang dulu , mau mandi nanti saya balik lagi " Kata Ahmad.


" Saya juga pulang dulu , insya allah nanti saya balik " Kata Ozi


" Iya . Hati -hati ya " kata Aisyah pada keduanya


" Terima kasih ya Zi , Abang ." Kata Azzam


" Sama -sama ,Pak Bos " sahut Ozi .


Sedangkan Ahmad mengacungkan jempolnya pada Azzam.


" Kak , tadi mas Azzam memuntahkan semua makannya , gak papa kah ?" tanya Aisyah pada kakaknya Anisa .


" Setelah muntah rasanya gimana ? " Tanya Anisa ada Azzam .


" Enakan kak. Kepala saya gak pusing lagi ." Kata Azzam .


" Berarti gak papa , itu efek dari rasa pusingnya , trus masih mual nggak ?"


"Nggak ! "


" Kamu masuk angin tu ,Zam . Kemaren malam kan hujan ," Kata Farhan


" Iya , masuk angin aja " kata Anisa sambil tersenyum


" Obatnya udah di minum ? " tanya Anisa lagi


" Sudah kak " Jawab Aisyah .


'Baguslah ". Sahut Anisa


" Hubby mau ? Nanti Ais suapin .Mau ya ,biar sedikit, yang tadi hubby muntahin semua kan " kata Aisyah .


" Iya , tapi sayang juga harus makan " Kata Azzam .


Bu yani lalu memberikan sup iga yang sudah di masukan ke dalam piring ditambah nasi sedikit ke Aisyah . Azzam hanya makan 2 kali suapan saja , katanya udah kenyang , dan meminta Aisyah untuk menghabiskan sisanya .


Selesai makan Anisa menyuruh Azzam untuk istirahat . Azzam pun mulai terlelap .Pukul 22.00 Anisa dan yang. Lainnya


***


Setelah tiga hari dirawat , kondisi Azzam pun mulai pulih . Pagi itu Azzan sudah boleh pulang, Aisyah sudah berkemas tinggal menunggu Pak Jai menjemput mereka .


" Alhamdulillah ya by , akhirnya kita pulang hari ini " Kata Aisyah dengan senyum bahagianya . Lalu duduk di kursi samping kasur temoat Azzam duduk


" Iya sayang , Hubby juga sudah bosan kelamaan disini ." kata Azzam .


"Terima kasih ya sayang , kamu sudah merawat hubby ."


" Hubby , itu sudah kewajiban Ais , sebagai istri ." Kata Aisyah


Azzam beranjak dari duduknya melangkah mendekati Aisyah .Azzam meraih tangan Aisyah . Kini keduanya saling berpelukan .


Azzam memegang dagu Aisyah . Bermaksud ingin memberi sentuha di bibir itu , namun sura ketukan pintu ruangan itu membuat Azzam menghela napas berat .


" Kita lanjut di rumah ya ? " Kata Azzam setengah berbisik di telinga Aisyah .


" Masuk !" Kata Aisyah sambil mencubit perut suaminya .


" Oke kode persetujuan di terima " kata Azzam sambil mengedipkan matanya pada Aisyah .


" Gimana ,Den , Non , udah siap kah? "


" Sudah dong , Pak Jai . " Jawab Aisyah


Pak Jai lalu mengambil 2 tas yang beisi barang -barang majikannya . Membawanya keluar dari ruangan itu .


Aisyah dan Azzam pun melangkah keluar mengikuti Pak Jai yang berjalan di depan mereka . Aisyah mengalungkan tangannya di lengan Azzam .


Sampai di mobil , Seperti biasa Azzam selalu membukakan pintu mobil untuk Aisyah.


" Silahkan masuk, Tuan Putri " Kata Azzam


" Thank's ,Hubby ." kata Aisyah sambil tersenyum .


Kini Pak Jain sudah melaju di jalan raya , berbaur dengan pengendara lainnya. Saat itu ponsel Aisyah berdering , dia mengambil ponsel dari dalam tasnya .


" Siapa ? " Tanya Azzam


" Ummy ."


Bu Ainun menelpon Aisyah untuk memastikan apakah mereka sudah oulang atau belum , karena dia sudah sampai di rumah Azzam dan Aisyah .


" Ummy bilang apa ? " tanya Azzam .


" Ummy bilang dia sudah ada di rumah kita ." Jawab Aisyah .


Sesampainnya di rumah Azzam melihat mobil orang tuanya parkir . Azzam kembali membukakan pintu mobil untuk Aisyah . Keduanya melangkah bersama menuju pintu rumah mereka .


" Selamat datang kembali ke istana kecil kita ,Hubby ." Kata Aisyah sambil tersenyum


Azzam merangkul pundak Aisyah dan mencium kening istrinya .


" Assalamualaikum " kata Azzam dan Aisyah hampir bersamaan


" Waalaikumsalam " Jawab Bu Ainun dari dalam rumah dan melangkah mendekati Aisyah dan Azzam .

__ADS_1


Azzam dan Aisyah kemudian menyalami dan mencium tangan Bu Ainun.


" Alhamdulillah , Ummu senang liat kamu sudah kembali sehat nak , " kata Bu Ainun sambil tersenyum


" Alhamdulillah " Sahut Azzam


" Umny buat puding kesukaan kalian , Yuk kita sama -sama cicipi " Ajak Bu Ainun


" Umny sendirian aja kah kesini ? " Tanya Aisyah


" Nggak , Fanya , Swkarang Fanya lagi nyiapin pudingnya."


" Fanya ?" kata Azzam sambil mengerutkan keningnya sambil.menatap Aisyah, seolah mjnta jawaban lada Istrinya . Aisyah oun mengelengkan kepala, dia juga tidak tau siapa Fanya yang di maksud bu Ainun.


"Kamu lupa sama Fanya ? itu lho , Anaknya Om Yamin sepupunya Ummy ."kata Bu Ainun


" Oh " Jawab singkat sambil mengingat -ingat . karena cukup lama dia tidak bertemu si Fanya ini.


" Ummy lula cerita ke kalian , Sudah 2 harI Fanya menginao di rumah. Dia mau cari kerja , kasian dia sudah cerai sama suaminya , dikantormu ada nggak lowongan ?" kata Bu Ainun


" Belum tau ,ya my ,nanti Azzam tanya bagian HRD " Jawab Azzam


" Yuk Ais , Ummy kenalin sama Fanya ." kata Bu Ainun lagi .


Mereka lalu melanhkah menuju meja makan , di sana tamoak seorang perempuan sedang menyiapkan sesuatu di atas meja makan , umurnya kira -kira 30an tahun , dan seorang anak kecil berusia sekitar 4 tahun .Melihat kedatangan mereka bertiga , peremouan itu tersenyum ke arah mereka .


" Aisyah kenalin ini Fanya anaknya sepupu Ummy , Fanya ini Aisyah istrinya Azzam , menantu kesayangan Ummy , dan ini Fadil anaknya Fanya " Kata Bu Ainun


" Cantik sekali ,istri mu ,Zam !" Puji Fanya sambil melirik Azzam . Azzam tersenyum .


" Mba juga cantik " Sahut Aisyah


" Panggil Fanya aja ." kata Fanya lagi


" Fadil , salim dulu sama om dan tantenya. " Kata Fanya pada anaknya


Bocah kecil itu lalu turun dari kursi dan mencium tangan Azzam dan Aisyah bergantian .


" Anak pintar , siapa sich namanya ?" tanya Aisyah sambil membungkuk


" Fadil ,tante "


"Tante senang bisa berkenalan sama Fadil " kata Aisyah sambil tersenyum


" Fadil juga ," Sahut Fadil


" Yuk , kita cicipi pudingnya ! " Kata Bu Ainun


Mereka laku duduk di meja makan menikmati puding coklat buatan Bu Ainun . Seperti biasa Azzam selalu menyuapi istrinya .


" Om sama tante cuap -cuapan ." Kata Fadil dengan cadelnya


Azzam dan Aisyah tersenyum menatap Fadil . Sedangkan Fanya agak canggung melihat kemesraan kedua pasangan itu . Dalam hatinya di kagum dengan kedua pasangan yang tampak serasi sekali . Sangat jauh berbeda dengan diirnya yang kini menyandang gelar single parent .


" Fadil mau tante suapin ? " Tanya Aisyah


Fadil menggelengkan kepala.


" Kenapa ?" tanya Aisyah lagi


" Bilang Mommy , cuma anak kecil aja yang disuapin ,Fadilkannudah gede " kata Fadil


" Oh gitu , jadi Fadil udah gede ni ceritanya ?" sahut Aisyah


" Iya bentar lagi mau sekolah " Kata Fadil lagi


" Tuh ,denger by, yang makan di suapin cuma anak kecil " Kata Aisyah pada Azzam .


" Kalian berdua tu bayi gede " Sahut Bu Ainun sambil tertawa . Membuat yang lain oun ikut tertawa .


" Hubby , Ummy yang bayi gede ." Kata Aisyah tertawa .


" Bener !" Kata Bu Ainun lagi .


" Waduh ,kalah dong kalo di keroyok beginj " Sahut Azzam


" Terima kasih ya ,My . Pudingnya enak ! " Puji Aisyah


" Mommy , Fadil udah selesai , Fadil mau main di depan ."


" Disinj aja nak , " Kata Fanya melarang Fadil .


"Yuk main sama Bi Nur di depan ! " Kata Bi Nur .


" Mommy , Fadil mau ke depan ! Boleh ya ? " rengek Fadil


" Biarin aja ,Fanya. Ada Bi Nur juga yang ngawasi " Kata Aisyah


" iya deh , tapi jangan ganggu tanaman bunga tante Aisyah ya " kata Fanya


" Iya Mommy " kata Fadil lalu ikut Bi Nur ke depan rumah .


Setelah Fadil ke depan , mereka oun lanjut ngonrol .


" Kamu serius mau cari kerja ? " Tanya Azzam pada Fanya


" Iya ,Zam . Sttatus ku sekarang sebagai single parent . Aku harus kerja untuk memenuhi kebutuhan Fadil .Ngak enak "


" Suamimu , maksudnya mantan suami mu tidak menafkahi Fadil ? "


" Tidak ,Zam . Semenjak kami masih bersama dulu , dia jarang ngasih kami uang , selain itu dia sering memukulku dan memukul Fadil , makanya kemaren aku putuskan untuk berpisah ." turur Fanya matanya tampak berkaca -kaca menahan kesedihan .


" Ya ampun , kok tega mukul anak sendiri ,.kasian Fadil ." Kata Aisyah .


" Yah begitulah Aisyah , Alhamdulillah semuanya sudah berlalu . Sekarang aku cuma mau fokus cari kerja untuk membesarkan Fadil .Nggak enak juga bergantung terus sama papa, beliau kan sudah tua . " Kata Fanya lagi .


" Fanya kemaren mau cari kontrakan, Umny larang , umny bilang tinggal sama Ummy aja , nanti kalo dia kerja kan Fadil kan bisa tinggal sama Ummy ." Kata Bu Ainun.


" Kalo mau tinggal di sini pun boleh , " Kata Aisyah . Membuat Azzam menatap istrinya .


" Terima kasihb, Aisyah , saya tinggal di rumah Umny saja. "


Setelah cukup lama ngobrol , Ummy dan Fanya pun pamit pulang , karena sebentar kagi sudah masuk waktu dzuhur . Aisyah dan Azzam mengantar mereka sampai mereka masuk ke dalam mobil .


" Nanti main -main ke rumah tente lagi ya, " Kata Aisyah pada Fadil .


" Iya , nanti Fadil ajak Mommy kesini lagi ." Kata Fadil .


Aisyah dan Azzam melambaikan tangan melepas kepergian mereka .kemudian keduanya melangkah menaiki anak tangga menuju kamar mereka .


" By , sebaiknya Hubby segera hubungi bagian HRD supaya Fanya bisa cepat dapat kerja . Kasian dia ! " Kata Aisyah sambil membantu Azzam melepas kemejanya.


" Iya , nanti ya , kita selesaikan urusan kita dulu " Kata Azzam membalikkan badan menghadap ke Aisyah dan mengalungkan tangan di pinggang ramping istrinya .


" Hubby , bentar lagi dzuhur ! Mending sekarang hubby ambil air wudhu, supaya virus mesum di otaknya hilang ." Kata Aisyah


" Hmmm, tapi hubby kangen kamu sayang ." Kata Azzam setengah berbisik pada Aisyah .


" Masih banyak waktu lain Hubby, 5 menit lagi azan lho , hubby mau Allah murka sama hubby , hubby tu baru sembuh , mau dikasih sakit lagi. ? " kata Aisyah


" Iya deh ,"


" Sholat itu harus ikhlas ,hubby , sia -sia semuanya kalo hubby terpalsa ." Kata Aisyah lagi ..


" Iya sayang , Hubby ikhlas "


" Gitu dong, itu barunya suamI Aisyah " kata Aisyah .


Azzam pun peegi berwudhu . Dan benar lima menit kemudian kumandang azan pun terdengar. Azzam pun bergegas pergi ke masjid yang tidak begitu jauh dari rumahnya . Dia ke masjid bersama Pak Jai , dan Pak Slamet.

__ADS_1


Bersambung ...


Jangan lupa like dan koment ya


__ADS_2