Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 79 .Hadiah dari Suami tercinta


__ADS_3

" Saya baru tau , kalau istri saya ini pandai main gitar " Kata Azzam sambil tersenyum menatap Aisyah


" Bukan pandai tapi bisa lah dikit -dikit " Jawab Aisyah


" Pandai memang merendah diri " Sahut Azzam


" Beneran , Hubby. Aisy juga masih dalam tahap belajar ". Jawab Aisyah.


" Hmm. Belajar , okey kalo gitu belajarnya sama siapa ? kok Hubby gak tau ya ?" tanya Azzam lagi.


" Ada deh " Sahut Aisyah tidak mau kalah .


Pukul 15.00 acara pun selesai . Azzam dan Aisyah pamit pulang . Begitu juga dengan yang lainnya .Sesampainya di rumah , Aisyah merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur , karena capek dia pun terlelap . Sementara Azzam menuju ruang kerjanya


***


3 hari setelah pernikahan Ahmad , Anisa dan kelurga kecilnya pun pamit pulang .Anisa selalu menangis terisak saat meninggalkan kedua orang tuanya . Dia ingin sekali berlama -lama berkumpul , Namun tugas dan tanggung jawab sebagai seorang dokter yang membuatnya harus kembali ke tempat dia bekerja . Moment perpisahan pagi itu menjadi momen yang mengharukan .Kemudian selepas sholat ashar Aisyah pun pamit juga untuk pulang ke rumahnya.


Tinggal Pak Sulaiman dan Bu Yani serta Ahmad dan Putri. Kedua pengantin baru itu sepakat setelah menikah mereka akan tinggal di rumah itu , Ahmad tidak mau meninggalkan kedua orang tuanya .Cukuplah Kakak dan adiknya yang ikut suami mereka .


***


" Selamat datang kembali ke istana kecil kita , rumah ini seakan kehilangan nyawanya saat sayang tidak ada " Kata Azzam sambil membukakan pintu kepada Aisyah .


" Terima kasih, Hubby " Jawab Aisyah sambil mengalungkan tangan ke lengan Azzam


Keduanya pun melangkah menaiki anak tangga menuju kamar mereka . Pak Jai dan Pak Slamet tampak mengiringi sambil membawa koper barang majikannya. Setelah mengantarkan koper keduanya kembali melanjutkan pekerjaan mereka masing -masing .


" Kangen juga sama kamar ini " Kata Aisyah yang saat itu sedang duduk di atas tempat tidur sambil mengamati kamar mewahnya


"Sama Hubby kangen nggak ? " Tanya Azzam dengan senyum menggoda lalu mendekati Aisyah .


" Nggak " Sahut Aisyah yang sudah paham dengan sifat suaminya , kemudian beranjak dari duduknya menuju kursi meja rias. Dan menata kembali peralatan make upnya .


" Ohh jadi gitu ? Gak papa deh. " Sahut Azzam lalu merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur . Sambil memainkan ponsel di tangannya


Aisyah hanya tersenyum melihat sikap suaminya . Kemudian pandangannya tertuju pada sebuah kardus besar di sudut dekat lemari baju .


" kardus itu punya siapa by ? " tanya Aisyah


" Mana ? " Azzam lalu bangun


" Itu ! " Aisyah menunjuk ke arah kardus


" Oh itu " sahut Azzam . Azzam lalu melangkah mendekati kardus itu mengangkat dan meletakkannya di atas tempat tidur .


" Sayang sini deh !" Kata Azzam memanggil Aisyah


Aisyah menuruti perintah suaminya , dia penasaran dengan isi kotak besar itu .


" Coba buka ! " Kata Azzam ketika Aisyah duduk di depannya. Keduanya duduk berhadapan dengan kotak besar itu di antara mereka .


" Ini isinya apa ? " Tanya Aisyah sambil membuka kotak itu


" Makanya saya suruh buka , biar tau isinya apa !" Kata Azzam sambil tersenyum .


Perlahan Aisyah pun mulai membuka kardus besar itu .


" Gitar ! " Kata Aisyah setelah melihat isi dalam kotak itu sambil tersenyum .


" Iya , Hubby beli buat sayang "


" Oh ya , tapi Ais gak begitu suka sama gitar " sahut Aisyah membuat Azzam mengerutkan keningnya


" Ya udah deh , tadi nggak kangen Hubby , sekarang gak suka sama hadiah dari Hubby ,ya sudah di buang aja !" Kata Azzam agak cemberut sambil menutup kembali kotak itu .


" Sensi banget sich ? Ais cuma bercanda , Jangan cemberut dong ! Ais suka kok ! " kata Aisyah sambil membuka lagi kardus dan mengeluarkan gitar itu . Lalu memainkannya


"Jreng ,,jreng , jrang "


Azzam pun tersenyum


" Tapi kenapa Hubby , beliin Ais gitar " tanya Aisyah menatap Azzam


" Hubby suka liat sayang main gitar kemaren , jadi nanti kalo Hubby mau sayang main gitar lagi , kan gitarnya udah ada " kata Azzam tersenyum .


"Di kamar sayang kemaren hubby gak liat ada gitar , tapi kok sayang bisa main gitar ? " Tanya Azzam


"Ais punya gitar kok, tapi di simpan di kamar abang "


" Kenapa ?" tanya Azzam


"Kenapa ya , malas aja bahasnya !"


" Karena gak dibolehin sama Si Hendri main gitar , ya ? "


" Kok tau ? " Aisyah mengerutkan keningnya


" Mala yang cerita "


" Oh "


" Oh aja "


Aisyah mengangguk


" Please deh ,hubby Aisyah malas bahas tentang itu , tapi Hubby gak marah kan kalo Ais main gitar ? "


" Nggak ada alasan buat Hubby marah . Sayang bebas kok ,mau ngapain aja . Yang penting sayang happy . tapi ..."


" Tapi apa ?"


" Selalu ingat Hubby , selalu sayang dan cinta sama Hubby "


" Pasti Hubby " Kata Aisyah lalu berpindah duduk di pangkuan Azzam dan mencium kening suaminya


" Kamu tu sayang selalu saja memancing suasana " kata Azzam sambil mengalungkan tangannya di pinggang .


" Ais, pengen..."


" Beneran pengen sayang ? "potong Azzam


" Pengen main gitar Hubby , yuk kita ke balkon , nyantai di sana " Ajak Aisyah .


" Kirain... ? Hubby siap kok " kata Azzam tersenyum


" Jangan mesum.,Hubby " Aisyah menarik tangan suaminya


" Oke deh , tapi sayang duluan aja , hubby mau buat minuman dingin dulu untuk kita berdua " Kata Azzam lalu keluar kamar.


Azzam melangkah ke dapur , bermaksud ingin membuat minuman , namun di larang Bi Imah .


" Biar saya aja Den yang buatkan , nanti saya antar keatas ." Kata Bi Imah.


" Oke lah Bi , saya tunggu ya " Kata Azzam lalu kembali ke kamar .


Saat melangkah ke kamar , sayup -sayup dia mendengar Aisyah sedang memainkan gitar , dia lalu mempercepat langkahnya .


🎸🎤Ha-a-a a-a-a-a-a


Ha-a-a a-a-a-a-a


Ha-a-a a-a-a-a-a


Ha-aa-aaa ...


Mencintai dirimu


Hal paling menakutkan yang kulakukan


Kutakut kehilanganmu


Kutakut engkau bosan


Kutakut ditinggalkan🎸🎤


Saat itu Azzam sudah duduk di hadapan istrinya sambil tersenyum. Aisyah pun tersenyum .


" Kok berhenti ?" tanya Azzam


" Minumnya mana ?"


" Nanti Bi Imah antar , lanjut lagi dong ,! Hubby live instagram ya ?"


" Jangan !"

__ADS_1


" Kenapa ? "


" Gak mau. Cukup Hubby yang mendengarkan Ais menyanyi , Ais gak mau di share di sosmed , "


" Oke , hubby record , untuk hiburan hubby saat di kantor "


" Kalo gitu Ais ulang lagi nyanyinya "


" Bentar , 1 ,2 , 3 . Go ! Kata Azzam.


" Spesial buat Suami tercinta , sebuah lagu yang berjudul Engkaulah Takdirku " Kata Aisyah .


Azzam mengacungkan jempolnya . Aisyah pun mulai memetik gitar dan bernyanyi


🎸🎤Ha-a-a a-a-a-a-a


Ha-a-a a-a-a-a-a


Ha-a-a a-a-a-a-a


Ha-aa-aaa ...


Mencintai dirimu


Hal paling menakutkan yang kulakukan


Kutakut kehilanganmu


Kutakut engkau bosan


Kutakut ditinggalkan🎸🎤


Aisyah bernyanyi sambil menatap wajah suaminya .Azzam merasa tersentuh mendengar syair lagu yang dinyanyikan istrinya .


🎸🎤Kau segalanya dalam hidupku


Sungguh tanpamu aku


bagai tak bernyawa


Kumohon kepadamu


cintailah diriku


Sepenuh hatimu, sayang. 🎤🎸


Aisyah bernyanyi seperti sedang mengungkapkan perasaannya melalui lagu itu . Matanya mulai tampak berkaca -kaca .


🎸🎤Kupasrahkan cinta dalam hidupku


Hanya kepadamu


Berikan aku hatimu


Berikan aku cintamu


Jangan biarkan aku tersesat


Dalam kerinduan 🎤🎸


Bi Imah dan Bi Nur yang mengantar minuman dingin dan snack pun terkagum -kagum mendengar majikannya sedang menyanyi . Mereka pun ikut duduk di balkon itu .


Penghayatan yang begitu dalam membuat Aisyah meneteskan air mata, membuat Azzam semakin terharu .Mata Azzam pun tampak berkaca -kaca .


🎸🎤Engkaulah detak jantungku


Mengalir dalam nadiku


Engkau jawaban doa-doaku


Tuhan membawamu


Menjadi takdirku


Menjadi takdirku


Engkaulah takdir ku


Engkaulah takdir kuuuuu 🎸🎤


" Dalam banget syairnya sayang " Kata Azzam lalu memberikan segelas jus jeruk dingin pada Aisyah .


" Iya Non , suara Non Aisyah bagus banget merdu , pintar main gitar lagi keren " Puji Bi Nur


" Terima kasih , Bi Nur , Bi Nur bisa nyanyi kah ? kita nyanyi bareng , atau Bi Imah ? " Kata Aisyah setelah meneguk jus jeruk .


Keduanya ART itu menggelengkan kepala .


" Bi Imah bisanya masak sama beberes aja Non ," kata Bi Imah .


" Hiburan ,Bi . Mumpung gitarnya masih baru ni " Kata Aisyah sambil melirik Azzam .


" Non sama Aden aja yang nyanyi , kami masih mau lanjut kerjaan kami ,Non " Kata Bi Nur .


" Ahh,.. Bi Nur, gak usah malu -malu di dapur juga sering saya dengar nyanyi -nyanyi " Kata Azzam lagi .


" Saya permisi dulu ,Den " Kata B Nur lalu meninggalkan meninggalkan mereka , di susul Bi Imah .


Aisyah dan Azzam tertawa melihat tingkah kedua ARTnya . Azzam lalu memutar kembali hasil rekamannya .


" Wiiih keren banget sayang , "


" Mana , sini Ais liat ! " kata Aisyah


Azzam meminta Aisyah untuk duduk di pangkuannya . Aisyah pun menurutinya .keduanya bersama -sama melihat kembali rekaman video Aisyah yang bernyanyi .


***


Malam itu selepas sholat isya Aisyah sedang telponan dengan sahabat -sahabatnya melalui sambungan video call .


" Gaes, saya harap kalo kita semua nanti punya sudah anak , anak -anak kita juga sahabatan kayak kita " Kata Ayu .


" Waduh, udah bahas anak aja ni , mentang -mentang udah boleh bikin anak " Sahut Mala sambil tertawa .


" Bikin , kue kali di bikin " sahut Ayu sambil tertawa diikuti Aisyah dan Mala


" Sabar ,,La , bentar lagi kamu sama Mas Aldi sah juga " Sahut Putri sambil terkekeh


" Ais , kok bengong " tegur Ayu , karena Aisyah dari tadi diam saja


" Kenapa Ais , ada masalah lagi ? " Tanya Mala


" Enggak , nggak ada masalah , saya lagi dengerin kalian ngomong kok "


" Ngomong suami -suami kalian pada kemana ni ? " Tanya Mala


" Mas Radit masih di kantor " Jawab Ayu


" Mas Ahmad masih di masjid " jawab Putri


" Kamu Ais , hubby mu kemana ?"tanya Ayu


" Sama masih di masjid , katanya mau ada rapat malam ini " jawab Aisyah


" Mas mu mana ,La " ledek Ayu


" Dirumahnya lah , di mana lagi " Sahut Mala nyengir


" Ngomong -ngomong , gimana sudah nasib Mas Hendri sama 2 orang resek itu,ya ?" Tanya Ayu


" Entahlah , Mas Azzam sepertinya gak mau cerita tentang mereka. Saya juga mau nanya gak enak ? Tapi nanti saya mau coba tanyain " jawab Aisyah


" Mas Azzam pasti marah banget sama mereka tu ,Ais . Kamu tu gak liat gimana paniknya suami mu , saat kamu di culik ."


" Yang pastinya hukuman pidana penculikan itu kan maksimal 12 tahun , " Putri menimpali


" Syukurin , kalo perlu 20 tahun atau seumur hidup sekalian biar kapok ." sahut Ayu


" Tapi , jujur saya kasian juga sama mereka , walau bagaimana pun Tante Mia ,tantenya Mas Azzam ..." Kata Aisyah


" Ais , waktu mereka mau culik kamu , kasian gak Tante Mia sama kamu , kamu kan istri ponakannya , jadi ngapain kamu kasian sama dia , biar aja dia menerima hukuman atas perbuatannya " kata Mala yang mulai geram ingat sikap keduanya yang hampir mencelakai Aisyah


" Tapikan , Manusia tidak pernah luput dari kesalahan, karena itu Islam mengajarkan setiap manusia untuk saling memaafkan. Allah SWT memuliakan orang yang bersedia memaafkan kesalahan orang lain, bahkan Allah sudah menyiapkan segudang pahala untuk orang tersebut. " Kata Aisyah


" Jadi kamu mau memaafkan mereka ,Ais ?" Tanya Putri

__ADS_1


" Tepatnya saya mau minta Mas Azzam mencabut tuntutannya "


" Apa ?! "


Ketiganya kaget mendengar perkataan Aisyah


" Saya yakin Mas Azzam gak akan mau " Jawab Mala


" Aneh -aneh aja kamu ,Ais " tambah Putri


" Alasannya apa Ais , ?" Tanya Ayu


" Gaes, kalian liatkan sekarang saya baik -baik aja , saya tidak mau perkara dengan mereka akan menjadi tanggungan saya juga di akhirat nanti . Intinya yang sudah terjadi , sudahlah, saling menaafkan kan lebih baik , " tutur Aisyah


" Tunggu deh , ini bukan karena kamu masih ada hati sama Mas Hendri kan ? " Tanya Ayu menyelidiki


" Demi allah , keputusan saya ini berdasarkan rasa kemanusian aja , kayak Mas Hendri kita semua sama -sama tau kan dia punya istri yang sebentar lagi mau melahirkan , kalo dia di penjara bertahun -tahun , gimana nasib keluarganya , terus Siska orang tua mana yang tidak sedih kalau anaknya di penjara , Tante Mia dia masih keluarganya Mas Azzam , kasian di usianya yang sudah tidak muda lagi , harus mendekan di penjara . Terus kalau mereka tetap di hukum kita dapat apa ? Gak dapat apa -apa kan ? Yang ada hanya kesedihan dari keluarga mereka Ada banyak hati yang terluka ." tutur Aisyah lagi


Ketiga nya pun bengong, memikirkan kata -kata Aisyah .Apa yang dikatakan Aisyah ada benarnya juga .


" Tapi ,beb , kalo mereka bebas , trus mengulang lagi kesalahan mereka , gimana ? " Tanya Ayu lagi


" Saya rasa berada di penjara saat ini mereka pasti akan berpikir 2 kali untuk melakukan kejahatan lagi . Kita berdoa yang baik -baik saja , semoga mereka sadar, kita juga gak boleh suudzon , dosa . " Sahut Aisyah


" Iya ,Ais , saya salut sama kamu , kamu baik banget . "


" Oh ya , saya mau minta bantuan kalian ni , khususnya kakak ipar saya ni ,bantu bujuk Abang ya , kalian tau sifat Abang kan , dia pasti tidak setuju .yang lain bantu doa ya , semoga Mas Azzam luluh hatinya , dan mau mencabut kasus ini " Kata Aisyah


" Amin " sahut ketiganya serempak


" Nanti saya coba bicara sama Mas Ahmad ." Kata Putri


" Saya juga masih nunggu waktu yang tepat untuk bicara sama Mas Azzam . " Kata Aisyah


" Iya , Ais , ini keputusan besar , tapi saya yakin Mas Azzam akan luluh , dia kan cinta banget sama kamu . " kata Ayu


" Terima kasih ya , Gaes ! kalian memang sahabat terbaik saya ."


" Best Friend Forever " Ucap mereka bersamaan.


" Udah dulu , kayaknya Mas Radit udah pulang , lain kali kita ngobrol lagi ya , saya mau menjalankan kewajiban sebagai istri dulu " kata Ayu saat dia memdengar suara mobil parkir di depan rumah .


" Siip lah , servis bagus -bagus ya , kasih pelayanan terbaik " sahut Putri


" Pasti donk , pelayanan VVIP , Assaalamualaikum , Bye -Bye , Love you all, emuaah -emuah " Kata Ayu lalu menghilang dari layar ponsel


" Waalaikumsalam " sahut ketiganya


" Lebay banget tu anak , gimana gayanya di depan suaminya ya ?" kata Putri sambil tertawa . Aisyah dan Mala pun ikut tertawa .


Setelah saling mengucapkan salam sambungan video call pun terputus . Aisyah melangkah menuju balkon , malam itu begitu cerah , tampak banyak bintang . Aisyah mulai memikirkan bagaimana cara ngonong ke Azzam tentang menutupan kasus itu . Aisyah melamun sambil menatap bintang -bintang yang berkelap -kelip .


Azzam yang baru pulang dari masjid , masuk ke kamar kaget tidak menemukan isttinya .


" Kemana dia ? Sayang ? Kamu di mana ? "


Pandangannya mengarah ke balkon . Melihat Aisyah di sana dia lalu mendekatinya .


" Kok di luar ,dingin lho , sayang !" Kata Azzam sambil memeluk Aisyah dari belakang.


" Kan ada Hubby ngangetin " sahut Aisyah tersenyum


Azzam mempererat pelukan


" Hubby , Ais jadi susah napas kalo gini "


" Sini Hubby kasih napas buatan " kata Azzam sambil mencium pipi Aisyah.


" Ihh , hubby !" Aisyah mencubit lengan suaminya


" Sayang , pipi kamu dingin, tangan juga. kamu udah lama kah di sini ?, masuk yuuk ntar kamu masuk angin ." kata Azzam sambil meraba wajah dan tangan Aisyah


" Hubby , please deh , jangan modus !" kata Aisyah lalu menghadap ke Azzam .


" Beneran , Saya gak modus , tapi sekarang kayaknya sayang deh yang modus " kata Azzam sambil tertawa .


" Maksudnya ? "


" Balik badan menghadap Hubby ni gak modus kah ?" kata Azzam sambil mencubit hidung Aisyah .


" Enggak , tapi Ais mau meluk Hubby " Jawab Aisyah lalu memeluk suaminya


" Hmmm, to the poin ya ! " kata Azzam sambil membelai kepala Aisyah yang berada di pelukannya .


" Kalo gitu hubby mau to the poin juga "


" Apa ?"


" Olahraga yuk ?"


Aisyah tertawa , merasa lucu dengan ucapan suaminya . Sambil mencubit perut Azzam .


" Ais ,masih mau begini " kata Aisyah masih memeluk suaminya


" Okey, tapi ada yang sudah gak tahan ni sayang !"


" Ihh ,Hubby . Gak malu apa ngomong begitu " Kata Aisyah sambil mencubit perut Azzam kali ini agak sedikit keras membuat Azzam memekik kesakitan


" Malu , kan sama istri sendiri juga . Tapi sakit lho sayang ! "


" Hahh, sakit , gak sengaja by , sorry , sorry " Kata Aisyah sambil mengusap perut suaminya.


" Kayaknya robek ni kulit perut hubby ."


" Gak segitunya juga by " sahut Aisyah


" Hahaha...Masuk yuk !" kata Azzam lalu menggendong Aisyah masuk ke dalam kamar.


Saat itu Aisyah hanya bisa pasrah . Sudah menjadi kewajiban seorang istri untuk melayani suaminya .


***


Keesokah paginya , Aisyah tampak sibuk menyiapkan sarapan untuk suami tercinta . Walaupun punya 2 orang asisten rumah tangga , segala sesuatu untuk keperluan Azzam ,Aisyah selalu mengerjakannya sendiri . Seperti pagi itu , dia sibuk menyiapkan sarapan . Bi Nur dan Bi Imah hanya membantu mengerjakan hal lain .


Setelah semuanya terhidang di atas meja. Aisyah melangkah ke kamar untuk mengajak suaminya sarapan .Saat itu Azzam berada di balkon sedang menelpon.


" Oke Pak , kalo begitu kita ketemu di kantor 1 jam lagi saya sampai ! Assalamualaikum " Kata Azzam mengakhiri obrolannya .


" Hubby ..."


" Sayang , sejak kapan situ ? Tanya Azzam saat menoleh ke arah Aisyah dan mendekati istrinya


" Baru aja , hubby kan lagi nelpon, Ais gak mau ganggu " sahut Aisyah


" Gak papa sayang, walaupun presiden yang menelpon , akan saya abaikan demi kamu . " kata Azzam lalu mengalungkan tangan di pinggag Aisyah


" Lebay , Ah " Sahut Aisyah dengan sedikit mendorong wajah Azzam yang semakin mendekati wajahnya


Cup


Azzam mengecup mesra bibir seksi istrinya


" Hubby , pagi -pagi udah mesum " Kata Aisyah berusaha lepas dari pelukan Azzam


"Kalo di dekat sayang tu , saya merasa gimana gitu? " Kata Azzam


"Ya udah , kalo gitu jangan dekat -dekat ." Kata Aisyah


" Emang sayang bisa jauh dari Hubby ?"


Aisyah menggeleng, membuat Azzam kembali menciumnya


" Hubby , kita sarapan dulu " Kata Aisyah setelah Azzam melepaskan bibirnya .


" Okey , habis itu kita olahraga lagi "


" Enggak, Hubby kan harus ke kantor ,! " Aisyah lalu menarik tangan suaminya untuk pergi sarapan .


Bersambung....


Jangan lupa like dan komen ya


kritik dan satan juga boleh


supaya saya tambah semangat menulis

__ADS_1


Terima.kasih


__ADS_2