Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 34 Ahmad dan Putri


__ADS_3

Tante Mia berusia 38 tahun , merupakan adik bunggu Pak Khairul . Masih berstatus singel di usianya yang sudah tidak muda lagi . Sejak kecelakaan maut yang menimpa kekasihnya sampai kini Tante Mia tidak membuka hatinya dengan pria manapun .


Setelah menutup telpon , Tante Mia lalu mengambil tas dan kunci mobil dan bergegas keluar kamarnya .


Diruang tengah tampak ramai , beberapa asisten rumah tangga tampak berkumpul mereka membantu persiapan paketan hantaran untuk tuan muda mereka . Tampak juga Pak Khairul dan ibundanya ibu Khadizah sedang berbincang . Tante Mia enggan melewati mereka , balik arah mau lewat pintu belakang , tapi malah dia bertemu kakak iparnya Bu Ainun


" Mau kemana Mia ?" Tegur Bu Ainun


" Mau keluar sebentar " Jawab Tante Mia lalu bergegas pergi


"Oalllah, pake acara ketauan emak -emak rempong lagi " gumam Tante Mia mempercepat langkahnya menuju pintu belakang .


Bu Ainun hanya menggeleng -geleng kepala melihat tingkah adik iparnya itu .


" Pasti dia mau ketemu Siska , jangan -jangan mereka mau merencanakan sesuatu " gumam Bu Ainun lalu mengambil ponselnya menelpon seseorang


" Tomy , kamu ikuti Mia , awasi gerak geriknya dan laporkan ke saya " kata Bu Ainun berbicara pada salah satu pengawal yang berjaga didepan rumah bak istana itu


" Iya Bu , ini Bu Mia baru keluar " kata Tomy


" Oke, segera ikuti , jangan sampai kamu kehilangan jejak "


" Siap bu "


" Hati - hati "


" Siap "


Setelah sambungan telpon terputus Bu Ainun melangkah menuju ruang tengah tempat suami dan ibu mertuanya ngobrol


" Kenapa my , kok mukanya ditekuk gitu " sapa Pak Khairul menatap wajah istrinya yang baru saja duduk disamping Oma Khadizah .


"Itu , tadi Ummy ketemu Mia ,mengendap -ngendap keluar lewat pintu belakang ,Ummy tanya keluar sebentar bilangnya , tapi kok lewat pintu belakang ,keliatan buru -buru . aneh aja gitu " Kata Bu Ainun


"Tapi sudah ...?" kata Pak Khairul pelan sambil memberi isyarat pengawal untuk mengikutinya


" Sudah " jawab Bu Ainun singkat


***


Waktu terus berlalu , siang telah berganti malam , jam didinding sudah menunjukan pukul 08.00 malam. Ayu dan Mala sudah pulang dari tadi sore . Tinggal Putri yang masih bersama Aisyah menyelesaikan tugas menyusun kue -kue kedalam box penyimpanan kue.


Beberapa menit kemudian tugas mereka selesai . Putri pun pamit mau pulang .


" Gak nginap aja Put , ? udah malam lho ? " kata Aisyah.


Keduanya berjalan beeiringan kearah puntu

__ADS_1


" Mama sendirian dirumah , lain kali lah "


" Nginap aja " kata Anisa menghampiri mereka .


" Mau sich kak , tapi mama sendirian dirumah , mama itu sekarang parno gara -gara sering nonton acara tv setan -setan gak jelas gitu " sahut Putri .


" Oh..gitu , diantar Pak Agus aja pake mobil kakak motor mu tinggal aja di sini , bahaya lho malam -malam cewek naik motor sendiri , bentar ya , kakak panggilin Pak Agus dulu " kata Anisa lalu masuk kedalam lagi mencari Pak Agus


" Gimana kalo Abang yang antar ?" Kata Ahmad yang baru pulang dari masjid . Membuat jantung Putri berdetak kencange dengar tawaran Ahmad .


" Iya Put , diantar Abang Ahmad aja " kata Aisyah


" Gak ngerepotin kah ,Bang ? " kata Putri basa basi .


" Gak , lagian kamu kan sudah repot -repot juga bantu - bantu disini " kata Ahmad dengan senyum manis dibibirnya membuat hati Putri berbunga -bunga


"Kebetulan Pak Agus sudah tidur , buruan ntar makin larut malam " Kata Anisa sambil menyerahkan kunci mobilnya pada Ahmad


" Oke , Yuk Put " Kata Ahmad bersemangat .


"Iya deh , Saya pulang dulu ya Ais, kak nisa " kata Putri sambil menyalami keduanya cipika cipiki lalu berjalan mengikuti Ahmad menuju mobil.


Jantung Putti kembali berdetak tida menentu saat Ahmad membukakan pintu mobil untuknya . Mempersilahkannya masuk dengan senyum yang membuat wajah Ahmad terlihat semakin tampan .


" Hati -hati , " kata Anisa pada Ahmad .


Saat itu merupakan moment pertama kalinya Putri berduaan dengan Ahmad . Entah kenapa bibirnya terasa kaku , Putri tidak tau harus bicara apa .


Suasana didalam mobil itu hening , Ahmad sesekali melirik Putri , dia pun juga bingung untuk memulai pembicaraan . Apa yang dirasakn Putri mungkin tidak jauh berbeda dengan yang dirasakan Ahmad saat itu .


"ehhemm...kok diam aja " Kata Ahmad memberanikan diri sambil melirik Putri


"Hah . Gak papa , Bang " Jawab Putri yang baru tersadar dari lamunannya


" Kenapa ? Belum pernah diantar cowok seganteng abang " Kata Ahmad memulai jurusnya


"Iya ..ehh..maksudnya ..." Putri gugup sekaligus malu dengan apa yang dia ucapkan barusan


Ahmad tersenyum melihat ekspresi Putri yang salah tingkah


" Heemmm....Abang juga baru kali ini berduaan sama gadis cantik kayak kamu " Ucap Ahmad lagi tanpa melirik Putri ..matanya fokus pada jalan didepannya


Putri melirik Ahmad , hatinya berbunga -bunga mendengar perkataan Ahmad .


" Yang bener aja , Bang , emangnya Aisyah gak cantik , kan sering saya liat Abang sama Aisyah " balas Putri


" Aisyah kan adek Abang , kan beda ? Hemm diam -diam perhatiin , Abang ya ?" kata Ahmad menyelidik membuat Putri lagi -lagi malu sendiri dengan ucapannya .

__ADS_1


" Bu..kan , maksudnya ..."


"Apa ? Dari tadi Abang liat kamu diam aja , jangan -jangan yang marah kalau saya antar kamu pulang " Tanya Ahmad lalu menghentikan mobilnya .


"Gak , Bang , Kok berhenti ? "


" Itu rumahmu kan ?" Kata Ahmad sambil menunjuk keluar kaca mobil sambil tersenyum .


Putri tambah malu lagi , karena dia sendiri tidak sadar kalau Ahmad sudah menghenti kan mobil tepat di depan rumanya.


" Iya , Bang " Jawab Putri gugup lalu ingin membuka pintu mobil


"Eits...tunggu dulu , pertanyaan Abang belum dijawab ? " Kata Ahmad


Putri menatap Ahmad bingung dengan jantumg yang masih berdegup kencang . Dan semakin berdegup kencang ketika menatap bola mata Ahmad . Kembali Putri merasa tatapan yang berbeda dari biasanya .


" Pertanyaan apa , Bang ?" Tanya Putri


" Beneran , gak ada yang marah , ?"


" Kenapa nanya begitu ?"balas Putri yang merasa sikp Ahmad sedikit berbeda .


" Ditanya , kok malah nanya balik , Piye to ?"


" Nanya nya serius atau ngeledek ni ? mentang -mentang Putri masih jomblo ,! Abang tu gak jauh beda ya, sama Ayu , Mala , Aisyah , kenapa Putti selalu dibuly sich tentang status Putri yang jomblo " kata Putri membuat Ahmad bengong sekaligus gembira


" Keluar deh , aslinya , gemes deh " Batin Ahmad


" Upps...Sorry , bukan maksud ngeledek kamu , tapi ..."


"Tapi apa ? " desak Putri yang mulai sedikit emosi


" Begini . Hmmm...Kalo kamu setuju. saya mau ngajak kamu ta'aruf " kata Ahmad sambil menatap Putri . Rupanya gadis yang disebut Ahmad calonnya kemaren adalah Putri sahabat adiknya sendiri .


"Hah .Ta'aruf , sama saya ?" tanya Putri meyakinkan pendengarannya


"Iya . Putri Humaira Binti Muhammad maukah kamu ta'aruf dengan saya Ahmad Sulaiman ?" tanya Ahmad sambil menatap Putri yang masih bengong .


Putri hanya diam , seolah tidak percaya dengan apa yang terjadi saat itu . Dia tidak menyangka kalau Ahmad akan mengajaknya ta'aruf . Atas dasar apa ? Apa Ahamd juga mempunya rasa yang sama seperti yang dia rasakan ? Atau ? banyak pertanyaan muncul di pikirannya


"Gimana ? Apa kamu setuju ?" tanya Ahmad lagi


" Serius ini Bang ,? Abang gak.lagi prank Putri kan ?


" Serius Put... Saya tidak pernah main -main urusan hati " tegas Ahmad


" Okey, kenapa saya ?" tanya Putri lagi

__ADS_1


"


__ADS_2