Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 120. Bujukan Sahabat


__ADS_3

Azzam mematung sambil menatap Aisyah yang pergi meninggalkannya . Dia lalu duduk kembali di kursi tadi . Azzam merasa menyesal tidak menceritakan semuanya pada Aisyah. Kalau saja dia menceritakan semuanya tadi tentu saat itu Aisyah masih bersamanya .


" Bodoh kamu ,Zam . Saat ini istrimu butuh banyak informasi , sekarang dia udah ngambek , apa yang harus kamu lakukan sekarang ? kata Azzam bicara sendiri .


Azzam melamun sendiri, tidak lama kemudian dia pun masuk kedalam rumah. Bersamaan dengan itu muncul Mala dan Ayu dari pindu depan bersama Bi Nur yang tadi membukakan pintu untuk mereka berdua .


"Assalamualaikum." Sapa Ayu .


"Waalaikumsalam ."Jawab Azzam


" Oya, Non Ayu dan Non Mala mau di buatin minuman apa ? " tanya Bi Nur .


" Apa aja Bi ," Sahut Ayu


" Baik Non , saya permisi ke dapur dulu ." Kata Bi Nur lagi .


" Apa kabar ,Mas. Sehat ? Nyonya Sultan mana ? " Tanya Ayu .


" Alhamdulillah. Sehat . Dek Aisyah kamarnya . Kalian bisa langsung masuk ke kamar. " kata Azzam.


" Lho bilang Bi Nur tadi kalian dihalaman belakang ." Kata Mala menatap Azzam.


" Iya, tadi memang kami ngobrol dihalaman belakang . Dia ngambek trus ke kamar . " Kata Azzam.


" Maaf kalo boleh tau , Ais ngambek kenapa ? " Tanya Ayu .


" Kita duduk dulu ." Kata Azzam lalu duduk di sofa diruangan itu .


Ayu dan Mala pun ikut duduk . Azzam lalu menceritakan hal yang membuat Aisyah pergi meninggalkannya tadi .


" Oh gitu , yang sabar ya ,Mas. Nanti kami ngomong ke dia ." Kata Ayu .


"Mas tau sendirikan, Ais orangnya gimana ? Nggak papa kan nanti kalo dia nanya -nanya kami ceritakan semuanya . " Kata Mala .


" Iya , nggak papa. Terima kasih ya kalian udah mau bantu saya." kata Azzam .


" Sama -sama Mas." Kata Ayu sambil tersenyum.


" Aldi sama Radit mana ? Kenapa nggak ikut ke sini ? " Tanya Azzam .


" Mas Radit afa meeting sama klien " kata Ayu .


" Mas Aldi tadi katanyanmaunke kantor Mas Azzam. Mungkin dia kira Mas Azzam di kantor . " Kata Mala .


" Ya udah , nanti saya telpon Aldi ." Kata Azzam .


" Kalo gitu kami ke kamar , Ais dulu ya !" Kata Ayu .


" Iya , Silahkan." Kata Azzam .


Ayu dan Mala lalu melangkah menaiki anak tangga menuju kamar Aisyah .Sebelum masuk keduanya mengetuk pintu .


Tok tok tok


" Masuk " sahut Aisyah


" Assalmualaikum " Sapa Ayu dan Mala hampir bersamaan saat masuk ke dalam kamar Aisyah.


" Waalaikumsalam ." Sahut Aisyah .


Aisyah yang sedang duduk di atas tempat tidur tersenyum melihat kedatangan kedua sahabatnya.


" Hey , kenapa ? kamu nangis ,Beb ?" Kata Ayu yang wajah Aisyah sembab , lalu duduk di samping Aisyah .


Mala pun ikut duduk . Kini ketiganya duduk di atas tempat tidur dengan posisi Aisya berada di tengah -tengah mereka .


" Nggak papa !" Sahut Aisyah .


" Nggak papa ,apanya . Jelas kamu tu habis nangis . Udah nggak usah bohong sama kita ." Kata Ayu lagi .


Pintu kamar kembali diketuk dan muncul Bi Nur dengan membawa 3 gelas minuman dan kue .


" Minumnya Non ! " Kata Bi Nur .


" Iya Bi , letakan di meja itu saja." Kata Aisyah .

__ADS_1


" Terima kasih ,Ya Bi ! " Kata Ayu


" Sama -sama ,Non." Sahut Bi Nur.


Setelah meletakan minuman dan kue diatas meja , Bi Nur pun permisi keluar kamar . Dan Mereka bertiga kembali lanjut ngobrol , tapi kini sudah berpindah duduk di sofa sambil menikmati minuman dan kue yang di bawa Bi Nur tadi .


" Kita sahabatan udah lama lho . Cerita, kali aja kita bisa bantu kamu .Iya kan Yu ? " Kata Mala .


" Kamu berantem sama Mas Azzam ? " Tanya Ayu.


" Nggak. Saya cuma sebel sama dia . " Kata Aisyah .


" Sebel kenapa ? " Tanya Ayu lagi .


" Kalian kan sahabat saya. Kalian pasti tau gimana rumah tangga kami berdua , cerita dong ! " Kata Aisyah .


" Ini nggak kebalik kah ? kita yang nanya , eh dia malah nanya balik." Kata Ayu membuat Aisyah dan Mala tersenyum .


" Tu kan senyum . Jangan cemberut terus dong , saya aja enek liatnya ." Kata Ayu mengoda Aisyah .


" Apaan sich ! " Sahut Aisyah


Ayu dan Mala lalu mulai menceritakan apa yang dia tau tentang kondisi rumah tangga Aisyah secara bergantian. Dan masalah -masalah yang pernah mereka hadapi. Aisyah menyimak semua informasi dari kedua sahabatnya .


" Jadi, Mas Azzam nggak pernah selingkuh ? " Kata Aisyah


" Mas Azzam itu cinta mati sama kamu ,Beb Jadi dia nggak mungkin selingkuh ." Sahut Ayu.


" Kenapa kamu bisa bilang Mas Azzam selingkuh ? " Tanya Mala.


"Cuma nebak -nebak aja , kan kalian tau dia tajir , mudah banget baginya untuk punya perempuan lain diluaran sana ." Kata Aisyah .


" Iya , tapi nggak Beb .Mas Azzam nggak pernah selingkuh . Dia sayang banget sama kamu . " kata Ayu


" Gaes ,semua pasti menyenangkan kalo saya bisa mengingat semuanya. " Kata Aisyah.


" Kamu tu beruntung punya suami seperti Mas Azzam. Udah baik, ganteng , dia sangat mencintai kamu. Dia selaly memprioritaskan kebahagian kamu , tajir pula . " Kata Mala .


" Paket komplit ." Tambah Ayu .


" Iya ,meskipun saya lupa semua tentang dia , saya tau dia memang orang baik. Selama saya di sini sikapnya sangat baik sama saya . Tapi.."


" Entahlah , saya bingung ." sahut Aisyah membuat kedua sahabatnya itu saling pandang .


" Okey , sekarang gini saya mau nanya sesuatu , tapi kamu harus jujur ! " Kata Ayu


" Apa ? " tanya Aisyah


" Untuk saat ini gimana perasaan kamu sama Mas Azzam ? " Kata Ayu menatap Aisyah .


" Gimana ya ? " kata Aisyah sambil menatap Ayu dan Mala bergantian .


" ihh. Ni anak, Gini lho , saat kamu di dekat dia apa yang kamu rasain " kata Ayu lagi.


" Apa ya, ehmm .


Kadang saya tu agak dek -dekan, tatapan matanya itu lho ! " Kata Aisyah


" Kenapa sama tatapannya ? " Tanya Mala sambil tersenyum.


" Risih aja !"Sahut Aisyah


" Risih apa suka ? Hmmm ganteng lho ! " Goda Ayu.


" Mulai deh . Kamu suka sama Mas Azzam ? " Sahut Aisyah.


"Hey , pertanyaan apa itu , ? " Sahut Ayu lagi .


" Abisnya kamu ..."kata Aisyah


" Udah , nggak usah ribut . Ais kamu kayak nggak tau Ayu gimana orangnya ." Kata Mala melerai mereka .


" Semua kita suka sama Mas Azzam . Suka karena dia suami dari sahabat kita . Sekarang gini coba kamu pikirin, gimana kalau kamu yang di posisi dia , orang yang sangat kamu cintai , kamu sayang lupa semua tentang kamu ? Apa lagi kecelakaan kemaren membuat kalian harus kehilangan calon bayi kalian , secara tidak langsung Mas Azzam itu kehilangan calon bayinya sekaligus kamu. Kenapa ? karena kamu lupa sama dia . Saya rasa nggak mudah di posisi dia. Pasti dia sangan tersiksa di posisi ini ." Kata Mala .


Aisyah terdiam mencerna semua ucapan Mala . Apa yang diucapkan Mala memang benar. Ayu pun mengacungkan jempolnya pada Mala , membuat Mala tersenyum .

__ADS_1


" Ais , Mas Azzam itu pasti sedih sekali , apalagi sekarang kalian pisah kamar, apa kamu pernah berpikir gimana dia sendiri di kamar ? Apa dia tidur dengan nyenyak ? Ingat Ais , walau bagaimana pun kamu sah istri dia. Jujur saat ibi saya kasian sama Mas Azzam , dia berusaha tegas dan menyembunyikan semua kesedihannya ." Kata Ayu lagi .


"Selama kamu kritis kemaren , dia nggak tidur Ais , dia nggak makan , dia lupa sama dirinya sendiri , keinginannya cuma satu dia mau kamu sembuh , sehat lagi . Alhamdulillah sekarang kamu sembuh. Jadi sekarang kamu janganlah judes -judes sama dia , Dia juga pasti terluka dengan semua ini ." Kata Mala lagi .


"Iya , Saya sangat ingin sekal ingatan saya pulih kembali . Mengingat semua kenangan bersama Mas Azzam . " Kata Aisyah


" Ya udah , kamu kan udah tau ni gimana kehidulan kalian sebelumnya , saya rasa kamu pasti punya rasa sama dia , coba deh mulai dari awal semuanya , jangan ada pembatas di antara kalian , jangan lah pisah kamar begini , saya yakin seiring waktu ingatan kamu pasti akan pulih ." Kata Ayu .


" Kamu pernah cerita ke kita , kalo kamu tu biasa tidur dipeluk Mas Azzam . Coba deh kalian tidur sama -sama . " Kata Mala .


" Aduh ,gimana ya ? " sahut Aisyah .


" Kenapa ? Dia suami kamu . Dulu kamu tu nggak segan -segan peluk dan cium Mas Azzam didepan kita , cium bibir lagi .Sweeet banget deh !" Kata Ayu menggoda Aisyah .


"Bohong! " Kata Aisyah eajahnya tampak memerah mendengar ucapan Ayu .


Melihat ekspresi Aisyah , membuat Ayu dan Mala tertawa .


" Yu , kamu tu berlebihan." Kata Mala .


" Ayu. Kamu tu nyebelin " Kata Aisyah sambil mencubit pipi Ayu .


" Aduh sakit ." Jerit Ayu .


" Tapi Ayu memang benar , kalian itu sweet banget , kalo maslah cium bibir sich saya belum pernah liat , kalo peluk sama cium kening sich iya , " Kata Mala .


" Ya kali ciuman di depan kalian. Saya nggak sebucin itu lah Yu , kamu aja kali yang begitu ." Sahut Aisyah .


" Kalo Ayu sich iya , kamu kayak nggat tau aja .Bucin banget dia ." kata Mala terkekeh .


" Iya , saya memang bucin , nggak salahkan bucin sama suami sendiri . Hmmm saya jadi kanen sama Mas Radit ." Kata Ayu dengan gaya lebaynya membuat Aisyah dan Mala tertawa .


" Huh dasar bucin ! " Kata Aisyah .


" Eh , sangking bucinnya sampai anak masih kecil dia udah hamil lagi ." Kata Mala .


" Oh ya , kamu hamil,Yu ! Selamat ya ! " Kata Aisyah .


" Itu namanya bucin yang sukses , hasilnya nyata ." Kata Ayu ikut terkekeh kembali mereka tertawa .


" Ais , coba deh kamu sama Mas Azzam lebih intim lagi , saya yakin pasti ingatan kamu pasti kembali . Apalagi kalo kalian bedua , kerja bareng , huh pasti tu kamu langsung sembuh ." Kata Ayu sambil melirik Mala . Mala hanya tersenyum .


" Kerja bareng , apa tu ? "


" Kerja bareng di atas kasur. Beb , ngeselin deh ngomong sama kamu , nggak peka banget jadi orang . " Kata Ayu


" Nggak deh !" Sahut Aisyah .


" Ayu , udah . Kita bahas yang lain aja . Intinya coba deh kamu lebih dekat lagi sama Mas Azzam . Untuk selebihnya kan itu terserah kamu . Tapi ingat, kamu istrinya Mas Azzam . Kewajiban kita sebagai seorang istri itu melayani suami , skip dulu urusan ranjang , yang lainnya lah dulu yang kamu bisa .Layani dia sebaik mungkin. " Kata Mala .


" Iya , saya akan coba , tapi saya pernah ngomong sama Mas Azzam ngasih waktu dia satu bulan ,Kalo saya belum juga bisa mengingat semuanya , saya mau pulang ke rumah ayah dan ibu ." Kata Aisyah .


" Apa !!!"


Sontak Ayu dan Mala kaget mendengar ucapan Aisyah .


" Maksudnya kamu mau pisah sama dia , cerai gitu ? Nggak Beb , jangan ntar kamu nyesel lho ! " Kata Ayu


Aisyah mengangguk pelan .


" Ais , jangan ambil keputusan terburu -buru ." kata Mala.


" Saya nggak mau membebani dia ." Sahut Aisyah .


" Ais, kamu kok tega banget sama Mas Azzam. Kasian lho dia ." Ayu mulai menangis .


" Lho kok kamu nangis ." Kata Aisyah sambil mengusap air mata dipipi Ayu .


" Kasian Mas Azzam ,Beb . Dia cinta banget sama kamu . Dia pasti terluka dengan keputusan kamu ini ." Kata Ayu lagi .


" Trus Mas Azzam gimana ? " tanya Mala


" Dia setuju ." Sahut Aisyah


" Iya , Dia setuju , karena dia dari dulu nggak pernah menolak semua permintaan kamu . Please Ais , jangan ! " Kata Ayu .

__ADS_1


" Gaes , doaain aja semoga ingatan saya kembali , kan masih ada waktu 25 hari lagi ." Kata Aisyah .


...Bersambung ...


__ADS_2