Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 131 . Saling Menggoda


__ADS_3

Azzam yang sudah berada di belakang Aisyah sambil memegang mangkok yang di minta Aisyah tadi pun lalu meletakkan mangkok itu di samping kompor . Bersamaan dengan itu Aisyah membalikkan badan .


" Hubby ? "


" Siapa yang suruh masak ? " Kata Azzam dengan wajah datar .


Aisyah hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya , sedangkan kedua asisten rumah tangganya sudah mulai pucat . Kalau saja tidak ada kedua asistennya itu. Aisyah sudah pasti akan mencium suaminya , karena gregetan melihat ekspresi yang tidak biasa dan tampak di buat -buat .


" Hubby , masak untuk suami itu kan kewajiban seorang istri. " Sahut Aisyah dengan senyum menggoda Azzam .


"Kamu baru sembuh sayang! Kamu harus banyak istirahat ." Kata Azzam sambil mencubit hidung Aisyah .


" Udah selesai kok masaknya ." kata Aisyah .


" Okey , Seorang suami juga wajib membantu istrinya ." Kata Azzam lalu mulai memindahkan nasi goreng di wajan ke mangkok .


Hal itu membuat Aisyah kembali tersenyum dan dengan manja mengalungkan tangannya di pinggang Azzam yang berdiri di sampingnya . Membuat Bi Imah dan Bi Nur lega . Keduanya lalu melanjutkan kerjaan mereka .


" Kalo masak, jangan suka ngomongin orang ." Kata Azzam sambil melirik Aisyah .


" Nggak ngomongin siapa -siapa kok ." Sahut Aisyah sambil mengambil nasi goreng yang sudah di pindahkan Azzam dan membawa ke meja makan


"Saya dengar semua obrolan kalian ." Kata Azzam mengikuti Aisyah


Mendengar perkataan Azzam , Bi Nur dan Bi Imah buru pergi ke dapur.


" Ohh , jadi hubby nguping nie ? Nggak baik lho nguping obrolan orang. " Balas Aisyah .


Karena memang posisi mereka saling berhadapan , Azzam pun semakin mendekati Aisyah.


" Diruang makan dilarang mesum!" Kata Aisyah setengah berbisik sambil meletakkan jari telunjuknya di depan bibir Azzam. Karena Azzam sudah hampir menciumnya .


" Siapa yang mesum , Saya mencium sesuatu yang nggak enak , kamu udah mandi belum ? " Kata Azzam berdalih .


Ucapan Azzam membuat Aisyah tertawa. Azzam pun ikut tertawa .


" Kamu tu nggak punya bakat bohong , hubby ! Sebelum sholat subuh tadi Ais kan udah mandi. Katanya masih bisa kontrol , ini ruang makan lho ." Kata Aisyah lagi sambil melirik kiri dan kanan .


" Kamu sich .."


" Apa ? Saya semengoda itu kah ? " Goda Aisyah lagi


" Sekarang yang mesum siapa nie ? " Kata Azzam .


" Hubby kan ! "


" Kamu !


" Hubby ! Kata Aisyah tidak mau kalah .


"Udah ah , Nggak malu apa di dengar Bi Nur sama Bi Imah ." kata Azzam .


" Ya udah , Sekarang kita saraoan dulu ya !" Kata Aisyah .


Azzam mengangguk dan merenggangkan sebuah kursi untuk Aisyah duduk . Kemudian Azzam memanggil Bi Nur dan Bi Imah untuk sarapan bersama mereka . Tapi keduanya menolak, mereka memilih sarapan tempat biasa bersama para pegawai lainnya di rumah itu dan membiarkan Azzam dan Aisyah berdua makan di meja makan .


Selesai sarapan ,Azzam kembali memanggil semua pegawainya . Meminta mereka berbenah untuk persiapan syukuran nanti malam. Kemudian Azzam dan Aisyah masuk ke kamar mereka .


" Langsung berangkat ke kantor kah, By ? "


Tanya Aisyah sambil membuka lemari mengambil stelan jas suaminya .


" Baru jam 8 sayang , satu jam lagilah , kan meetingnya jam 10 juga ." Kata Azzam lalu duduk di atas tempat tidur .


" Duduk sini lah dulu ! Kita ngobrol ! " Kata Azzam lagi meminta Aisyah duduk di sampingnya . Membuat Aisyah mengerutkan keningnya menatap Azzam .


Ekspresi Aisyah membuat Azzam tertawa .


" Tenang , nggak modus kok , lagian kita di kamar juga ." kata Azzam lagi sengaja menggoda Aisyah .


Aisyah tersenyum dan melangkah mendekati Azzam . Dia pun berniat mau menggoda suaminya itu . Dengan manja Aisyah duduk di pangkuan Azzam .


" Okey , mau ngomong apa ? " Kata Aisyah sambil mengalungkan tangannya di leher Azzam .


Azzam menatap Aisyah . Sikap Aisyah barusan benar -benar membuatnya harus ektra mengontrol dirinya . Namun ketika Azzam bisa mengontrol diri .


Cup


Kecupan mesra dari Aisyah mendarat di bibir Azzam .


"Sayang ? "


" Siapa suruh dia aja ! " Sahut Aisyah .

__ADS_1


" Lagi donk ! " Kata Azzam lalu memejamkan matanya .


" Ini namanya di kasih hati minta jantung ." Kata Aisyah lalu mencubit bagian perut Azzam .


" Kok dicubit sich ? " kata Azzam sambil mengusap bekas cubitan Aisyah .


" Hari ini ada meeting kan ? Siap -siap gih ! " Kata Aisyah lalu bangun dari pangkuan Azzam .


" Duduk dulu , kan saya udah bilang meetingnya jam 10 , masih lama sayang , nanti jam 09.30 , baru saya on the way ! " kata Azzam .


" Kalo macet gimana ,By ? Kasian kolega hubby nunggu lama ." Kata Aisyah .


" Nggak papa , lagian saya lebih suka di tunggu dari pada menunggu ." Kata Azzam lagi .


" Hubby , nggak boleh gitu . Kerja itu harus profesional ." kata Aisyah lalu kembali duduk di samping Azzam .


" Iya , tapi sekarang saya mau profesional jadi suami dulu ." Kata Azzam sambil tersenyum .


Aisyah mengerutkan keningnya


" Nggak usah mikir yang aneh -aneh ." Kata Azzam lalu mencubit pipi Aisyah .


" Pembahasan kita tentang liburan , honey moon belum selesai . Kamu mau jalan -jalan kemana ,sayang ? " tanya Azzam sambil menggenngam jari jemari Aisyah.


" Kemana aja boleh ." Sahut Aisyah .


" Kemana aja tu kemana sayang ? Lebih spesifik lagi dong , Paris , Dubay , Shanghai , ..."


" Emang harus banget kita liburan keluar negeri ? " kata Aisyah.


" Kenapa ? Kamu nggak mau ? " Azzam mengerurkan keningnya menatap Aisyah .


"Quality time kan nggak harus pergi sejauh itu By . Dengan kita selalu bersama -sama


Itu sudah jadi quality time buat kita kan ."


Tutur Aisyah .


" Iya , tapikan suasana yang baru itu kan bagus juga untuk kita .Saya mau kamu bahagia sayang. " Kata Azzam .


" Hubby , kamu selalu ada di dekat Ais , itu udah buat Ais bahagia kok ." Kata Aisyah lagi .


" Saya juga bahagia . Jadi nggak mau ni kita liburan ? "


" Trus maunya apa ? "


" Ais mau kita liburan ke suatu tempat ."


" Kemana ? "


" Ke makkah ,By. Kita umroh . Ais mau berdoa di sana , ibadah lebih khusuk disana . Hubby mau kan ? " kata Aisyah .


Azzam terharu mendengar perkataan Aisyah . Itulah Aisyah berbeda dari perempuan lainnya . Yang membuat Azzam selalu jatuh cinta dan tidak bisa berpaling dari Aisyah.


Diluaran sana banyak istri konglemerat yang pamer kekayaan mereka , menghiasi diri mereka dengan barang -barang bandet , tapi tidak dengan Aisyah .


Aisyah punya semuanya , apapun yang dia mau pasti bisa dipenuhi oelh Azzam . Tapi Aisyah tidak pernah mempublikasikannya, Kegiatan -kegiatan sosialnya pun tidak pernah dia publikasikan juga. dia selalu tampil sederhana dengan semua kemewahan yang dia punya . Karena Aisyah perprinsif dimata sang pencipta manusia sama .


" Ya Allah terima kasih Engkau telah menghadirkan sosok perempuan yang begitu soleha untuk menjadi pendamping hidup saya ." Batin Azzam .


" Hubby ? Hubby nggak mau ? " Kata Aisyah sambil melambai -lambaikan tangannya di depan wajah Azzam yang saat itu sedang bengong.


" Kapan saya pernah menolak permintaan kamu sayang . Saya setuju , kita umroh , nanti saya minta Ririn untuk urus semuanya . " kata Azzam lalu mengecup punggung tangan Aisyah .


" Terima kasih ya By ! " kata Aisyah


" Sama -sama sayang. "


Azzam lalu memeluk Aisyah.


" Siap -siap gih , ke kantor ." Kata Aisyah .


" Kamu mau ikut nggak ke kantor ? " tanya Azzam .


" Ngapain ? "


" Kok ngapain ? Temanin saya lah ." Sahut Azzam .


" Maksudnya nemani hubby meeting gitu ? "


Azzam menganguk


" Nggak ah . Ais mau di rumah aja .Nanti malam kita mau syukuran lho ,By. Mungkin bentar lagi ,Ayah , Ibu , Abby dan Ummy pasti ke sini ."

__ADS_1


" Oke lah , tapi masalahnya sekarang saya males ke kantor ." Kata Azzam.


" Kok males sich ? "


Azzam.memberi isyarat agar Aisyah menciumnya lagi seperti tadi .


" Pleace ! " kata Azzam .


Aisyah tersenyum malu -malu dengan permintaan Azzam .


" Saya cuma minta di cium kok , nggak yang lain ." Kata Azzam lalu memejamkan matanya .


" Hubby ? "


" Pleace , 1 kecuoan saja " Kata Azzam lagi .


Perlahan Aisyah pun mendekatkan wajah ke wajah Azzam . Pandangan Aisyah fokus pada bibir sensual suaminya itu . Azzam membuka sedikit matanya dan tersenyum .


Cup


Aisyah pun.menuruti kemauan suaminya . Azzam menikmati setuhan lembut bibir Aisyah di bibirnya .


" Terima.kasih sayang . Udah pinter ya sekarang . Belajar dari mana sich ? " Kata Azzam tersenyum puas membuat wajah Aisyah merona karena malu .


" Hubby yang ajarin !"


" Oh ya , Mau saya ajarin lagi nggak ? " kata Azzam


" Jam 10 meeting lho !" Kata Aisyah mengalihkan pembicaraan mereka .


" Okey .sayang , belajarnya kita lanjutin nanti saja ." Kata Azzam sambil terkekeh lalu bangun dari duduknya dan mengambil stelan jas yang sudah di siapkan Aisyah tadi .


Aisyah membantu Azzam mengenakan jas kemudian merapikan kerah kemeja yang di pakai Azzam .


" Yakin , nggak mau ikut saya ke kantor ." Tanya Azzam lagi .


" Iya , tapi kalo sudah sampai kantor telpon Ais ya . " Kata Aisyah.


" Iya ,sayang . Hari ini meeting sama Mr.Lie saja . Habis itu saya langsung pulang. " Kata Azzam .


Aisyah mengantar suaminya sampai halaman depan rumah . Sebelum masuk ke dalam mobil Azzam memeluk dan mencium kening Aisyah. Membuat Riko sopir nya senyum -senyum sendiri.


" Hati -hati ya by. Jangan lupa telpon Ais , kalo sudah sampai kantor ." Kata Aisyah


" Iya sayang ." sahut Azzam.


" Jangan ngebut -ngebut bawa mobilnya ya, Riko ! " Pesan Aisyah


" Siap Bu !" Kata Riko


Aisyah melambaikan tangan melepas kepergian suaminya ke kantor .


Dalam perjalanan ponsel Azzam berdering , tampak nama Ozi muncul di layar ponsel Azzam .


" Assalamualaikum ! " sapa Azzam


" Waalaikumsalam . Pak Bos sudah jalan ? " tanya Ozi


" Iya , ini sudah di jalan , kenapa ? " Tanya Azzam


" Mr. Lie sudah sampai di kantor kita Pak Bos . " Kata Ozi


" Oh ya , bilang aja saya sebentar lagi sampai. Ajak dia ke ruang meeting kita ." Kata Azzam sambil melirik arlojinya yang menunjukkan pukul 09.30 .


" Baik Pak Bos ." Sahut Ozi .


Setelah saling mengucapkan salam , sambungan telpon terputus .


Sepuluh menit kemudian , Mobil yang membawa Azzam memasuki halaman kantor . Riko bergegas turun dan membuka pintu mobil untuk majikannya .


" Terima kasih." Azzam sambil tersenyum pada Riko .


Dengan penuh wibawa Azzam melangkah memasuki lobi kantor . Dengan senyum ramahnya , dia menyapa semua karyawan yang di temuinya . Beberapa dari mereka mengucapkan salam padanya .


" Alhamdulillah, Pak Bos udah ngantor lagi. Ibu sudah sembuh ya ? " kata Salah satu pegawainya .


" Alhamdulillah , sudah sembuh ." Sahut Azzam .


" Alhamdulillah . Kami senang mendengarnya. "


" Terima kasih." Kata Azzam .


...Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2