Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 10 Kecelakaan


__ADS_3

Aisyah kecapeean aja bu , Aisyah mandi dulu bu " kata Aisyah berdalih lalu beranjak ke kamar mandi.


" iya..cepetan , ibu tungguin "


" iya " jawab Aisyah yang sudah berada di kamar mandi .


***


Rintik hujan menghiasi suasana pagi itu . Karena kurang tidur , Aisyah merasa agak pusing .Kalau saja hari itu hari libur , mungkin Aisyah akan kembali ke kamarnya . untuk melanjutkan tidur , sayangnya dia harus tetap pergi ke kantor. Dengan memakai jas hujan , Aisyah mulai bergerak menuju kantornya.


Sementara itu Azzam yang sudah siap berangkat ke kantor sengaja mengambil jalur yang mengarah ke komplek perumahan kediaman Aisyah , agar bisa bertemu sang pujaan hatinya .sekedar untuk melepas rindu . Walaupuh hanya bisa menatap dari kejauhan.


Ketika hampir sampai dipersimpangan menuju kediaman Aisyah , tampak seorang gadis dengan motor scoopy merahnya keluar dari sebuah komplek perumahan. Gadis itu tidak lain adalah Aisyah . Senyum bahagia tampak di wajah Azzam .


Kini posisi mobilnya tepat berada di belakang Aisyah , perlahan dia mengikuti sang pujaan hati. Hatinya iba melihat Aisyah yang berangkat ke kantor merobos gerimis ,


"Kasian , pasti dia kedinginan "bisik hati Azzam


Kondisi jalan yang masih basah membuat para pengendara harus lebih hati -hati. Tiba -tiba dari arah yang berlawanan muncul sebuah mobil yang hendak menyelip mobil di depannya , Aisyah kaget dan berusaha menghindari mobil itu agar tidak terjadi tabrakan , namun malang Aisyah malah menabrak pembatas jalan .


BRAAAAK


Mobil yang menyelip itu tetap melaju pergi begitu saja , apa mungkin dia tidak tau kalau ada yang kecelakaan karena ulahnya atau sengaja menghindar .


Azzam yang melihat kejadian itu segera menghentikan mobilmya lalu bergegas mendekati Aisyah yang sudah di kerumuni orang -orang yang berada dilokasi kejadian .


Saat mendekati Aisyah , kondisi Aisyah sudah tak sadarkan diri. Azzam memanggil -manggil Aisyah , namun Aisyah tidak ada respon , Darah segar tampak mengalir diwajahnya . Semakin pilu hati Azzam melihat kondisi pujaan hati . Lalu dia menggangkat tubuh Aisyah menuju mobil untuk di bawa ke rumah sakit terdekat , di temani 2 orang warga .


Dirumah bu Yani yani sedang membersihkan pernak pernik rumahnya sambil menyanyikan lagu sholawat nabi kaget saat salah satu guci yang terletak di atas meja jatuh ke lantai pecah menimbulkan suara yang cukup keras


"Astagfirullah..."ucap Bu Yani lalu memunguti pecahan gucci yang berhamburan di lantai . Gucci itu adalah gucci kesayangan Aisyah . Perasaannya jadi tidak enak .


Pak Sulaiman dan Ahmad yang sedang ngobrol di teras mendengar sesuatu yang pecah lalu bergegas mendatangi arah suara . Hari itu Ahmad lagi cuti kerja .


Di ruang keluarga keduanya melihat Bu Yani yang sedang membersihkan gucci yang pecah tadi .


"kenapa bu " tanya Pak Sulaiman


Bu Yani tidak menjawab, pikirannya kini tertuju pada Aisyah .


"Bu ? " kata pak Sulaiman Lagi membuat istrinya gelagapan

__ADS_1


"Biar Ahmad yang bersihkan , Ayah bawa ibu duduk dulu ! " kata Ahmad


Pak Sulaiman lalu mengajak istrinya duduk , dan mengambilkan minuman, supaya istrinya tenang .


" Ada yang luka bu " tanya Pak Sulaiman mengamati istrinya .


"Gak ada Pak , perasaan ibu koq jadi gak enak ya, Pak ? Kata Bu Yani


"Bawa Istigfar , bu " kata Pak Sulaiman .


Setelah membersihkan pecahan guci di lantai Ahmad lalu menghampiri kedua orang tuanya .menanyakan kondisi ibunya kepada Ayah , namun belum sempat Pak Sulaiman menjawab , ponsel Ahmad berdering, tampak nama adeknya Aisyah di layar ponsel itu.


"Assalamualaikum "kata Ahmad


"Waalaikumsalam " jawab suara dari balik ponsel


Ahmad kaget mendengar suara laki - laki yang menjawab salamnya . Laki -laki itu adalah Azzam . Azzam menganbil ponsel Aisyah dari tasnya untuk memberitahukan keadaaan Aisyah ke keluarganya .


"kamu siapa ?"


"Maaf bang , saya Azzam .."


"Adek saya mana , kenapa kamu pakai handpone dia ? " tanya Ahmad lagi


Azzam menjelaskan kondisi Aisyah sekarang yang sedang berada di ruang IGD karena mengalami kecelakaan . Mendengar berita tentang adeknya Ahmad bersama orang tua bergegas pergi ke alamat rumah sakit yang disebutkan Azzam dari balik telpon .


Tiga puluh menit kemudian Ahmad dan orang tuanya tiba dirumah sakit langsung menuju IGD. Lalu mendekati 3 orang laki - laki yang sedang berdiri di depan pintu IGD


Melihat bercak darah di baju Azzam membuat emosi Ahmad memuncak , dia langsung mendekati Azzam lalu menarik kerah baju Azzam dengan wajah penuh emosi ,


"Pasti kamu yang menabrak adik saya "kata Ahmad geram hendak memukul Azzam .


Melihat reaksi anaknya Pak Sulaiman melerai mereka di ikuti 2 orang laki -laki


, yang tadi bersama Azzam .


"Abang, keselamatan adekmu yang lebih penting " kata Pak Sulaiman menahan tangan Ahmad yang siap menghantam wajah Azzam .


"Tenang mas, mas ini yang sudah menolong adik mas " kata salah satu bapak itu .


Mendengar perkataan bapak itu Ahmad melepaskan Azzam, Azzam merapikan bajunya yang agak berantakan .

__ADS_1


"Maafkan kesalahan anak saya,, o yaa bagaimana keadaan anak saya " kata Bu Yani terisak menatap ke Arah Azzam


"iya bu ,Aisyah masih ditangani dokter bu " jawab Azzam lalu menyerehkan tas Aisyah ke Bu Yani .


Azzam lalu menceritakan klonologis kecelakaan yang menimpa Aisyah . Tidak lama kemudian dokter keluar .


"Gimana keadaan anak kami dok ? Tanya Pak Sulaiman .cemas . Yang lain ikut menatap dokter .


"Alhamdulillah,,,,kondisi pasien baik -baik saja ,, tidak ada luka serius , hanya masih shok. , dan tekanan darahnya cukup rendah , jadi harus dirawat 2 sampai 3 hari " kata dokter .


"Alhamdulillah " jawab mereka bersamaan .


"Kalau begitu kami permisi pulang dulu pak. Bu , mas : kata seorang bapak yang ikut mengantar Aisyah ke rumah sakit


"Iya pak , terima kasih " kata Pak Sulaiman . Mereka bersalaman dan kedua bapak itu pergi.


Sesuai anjuran dokter Pak Sulaiman di temani Ahmad pergi ke bagian administrasi , sesampainya disana mereka kaget , karena semuanya sudah lunas dibayar , dan ruangan perawatan untuk Aisyah ruangan yang mewah .


"Kalau boleh tau , siapa yang sudah melunasinya suster " tanya Ahmad penasaran


Belum sempat suster menjawab , Azzam muncul di belakang mereka .


"Maaf pak kalau saya lancang , saya yang sudah melunasi semuanya " kata Azzam


Pak Sulaiman dan Ahmad menoleh ke arah Azzam


"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih nak Azzam , tapi jujur saya merasa tidak enak ,..."


"Tidak apa -apa pak , Selagi saya bisa saya pasti bantu , o ya ..maaf sebelumnya ,saya harus pergi , kalau urusan saya sudah selesai saya akan kesini lagi " kata Azzam .


Seyelah bersamanan dengan mereka Azzam lalu pergi karena Ririn sudah menelponnya , ada meeting penting yang harus dia hadiri .


Mendengar perkataan Azzam membuat Ahmad mengerutkan keningnya , menduga -duga maksud Azzam .


"Yuk , kita ke Kamar adekmu " kata Pak Sulaiman membuyarkan lamunan Ahmad.


Aisyah sudah dipindahkan ke ruang perawatan , Aisyah di tempatkan diruangan yang sangat mewah , Bu Yani yang sempat kaget ketika sampai di ruang rawat anaknya .


"Maaf suster , gak salah kah ruangannya ?" tanya Bu Yani


"tidak bu ," jawab suster lembut .

__ADS_1


"


__ADS_2