Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 27 Pengacau


__ADS_3

"Ummy , gak tau juga , dia ngobrol sama tante mu. Tantemu kan memang dekat sama dia , Ummy tadi di kamar oma , ketemu dia pas dia mau pulang " tutur Bu Ainun .


"Tu kan , pasti ada sesuatu " sahut Aldi


"Dia ngomong apa sama Ummy ? " tanya Azzam lagi


"Gak ada , dia nyapa aja , Ummy gak mau ya, kamu dekat -dekat lagi sama dia. " Jawab Bu Ainun lalu pergi meninggalkan Azzam dan Aldi


"Iya , Ummy "


"Aisyah sudah tau belum , tentang Siska ?"


Tanya Aldi ketika Bu Ainun sudah pergi


"Belum , saya kan gak tau dia balik ".


"Baiknya kamu cerita aja sama dia , buat jaga - jaga , takutnya nanti Siska buat macem -macem sama Aisyah , pasti dia cari tau lewat Tante Ratna ". Kata Aldi


"Jangan suuzon dulu , bro , mungkin dia kesini pengen silaturahmi saja " jawab Azzam santai


"Apa salahnya kita waspada ,Pak Azzam " balas Aldi


Obrolan mereka terhenti ketika terdengar kumandang azan sholah ashar . Keduanya pun bergegas mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat berjamaah di mushola rumah itu .


***


Keesokan harinya jam dinding sudah menunjukkan pukul 10.00 pagi. Aisyah sudah siap menunggu Azzam menjemputnya , hari itu keduanya akan menemui Event Organizer (EO) untuk persiapan pesta pernikahan mereka .


Tidak lama kemudian tampak sebuah mobil berhenti didepan rumah , mobil yang biasa di pakai Azzam . Aisyah tersenyum , dan berjalan menuju pintu , tapi saat pintu mobil terbuka bukan Azzam yang keluar tapi seorang perempuan .Dia tersenyum melihat Aisyah muncul di depan pintu , Aisyah membalas senyuman perempuan itu dengan sedikit kecewa , kecewa karena tadinya dia berharap Azzam lah yang datang .


"Siapa dia ? Kenapa dia datang kesini ? sendiri lagi ? Pake mobil Mas Azzam pula " bisik hati Aisyah .


"Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam " Jawab Aisyah


"Perkenalkan saya Ririn , sekretarisnya Pak Bos Azzam Khairullah " kata Ririn sambil mengulurkan tangan pada Aisyah .


"Oh , ini yang namanya Ririn , cantik juga " bisik hati Aisyah


Ririn tersenyum melihat Aisyah yang bengong


"Hello ..." tegur Ririn sambil melambaikan tangannya


"Oh , ya sorry , saya Aisyah " kata Aisyah buru -buru menyambut uluran tangan Ririn .


"Iya , gak papa , eemmm saya manggilnya apa ya ? Bu Bos atau ..... ? "


"Aisyah , aja kita seumuran kan ? Jawab Aisyah tersenyum


"Tapi...."


"Tapi apa ? Saya gak mau di panggil Bu Bos, mari masuk dulu " kata Aisyah mengajak Ririn masuk


" Kan Pas .Pak Bos sama Bu Bos "Sahut Ririn berjalan dibelakang Aisyah .


Keduanya duduk sofa diruang tamu


"Eh, ada tamu " sapa Bu Yani

__ADS_1


Ririn lalu menyalami Bu Yani dan memperkenalkan dirinya .


"Dilanjutin ngobrolnya , ibu buatkan minum dulu "


" Gak usah repot -repot bu " kata Ririn


" Gak repot " balas Bu Yani lalu pergi ke dapur.


"Oya , Bu Bos , Pak Bos gak bisa jemput, pagi ini dia ada meeting mendadak , jadi saya yang jemput , nanti kita ketemuan disana " tutur Ririn


"Kan sudah saya bilang , panggil Aisyah aja "


"Emmm, mbak Aisyah aja ya ?"


"Terserah kamu deh , asal jangan Bu Bos aja ?"


"Sebenarnya tadi saya di suruh sama sopir kantor jemput Bu Bos , ..eiits.. Mba Aisyah , sopirnya lagi di toilet jadi saya nekat aja , kesini sendiri , takutnya Mba Aisyah kelamaan nunggu "jelas Ririn


Aisyah tersenyum mendengar perkataan Ririn . Ririn asik juga pikirnya , walaupun baru pertama ketemu , Aisyah merasa sudah mulai akrab dengannya .


"Hello ,, mba , kok bengong ?"


"Ups...sorry "


"Hhmmm , saya cantik ya mba...? Kata Ririn cengengesan


"Pd banget kamu " balas Aisyah


Keduanya lalu tertawa bersamaan


"Saya memang begini mba orangnya , ngoceh terus , Pak Bos aja kadang sering saya ledekin di kantor , ekspresinya sama kayak Mba Aisyah , bengong aja liat saya ngoceh " tutur Ririn


"Iya ,Bu "


Setelah ngobrol -ngobrol sebentar sambil menikmati secangkir teh dan kue yang disuguhkan Bu Yani, Aisyah dan Ririn pamit .Bu Yani mengantar keduanya sampai didepan pintu .


Didalam mobil , mereka lanjut ngobrol , keduanya seperti sudah kenal bertahun - tahun , sesekali terdengar mereka tertawa bersamaan . Sampai akhirnya ponsel Aisyah berdering . Senyum manis menghiasi bibir Aisyah ketika mengetahui Azzam lah yang menelponnya


"Pak Bos , ya? " Kata Ririn


Aisyah mengangguk " Saya angkat telpon dulu "


"Silahkan " kata Ririn sambil melirik Aisyah .


"Mba Aisyah benar -benar cantik. Gak salah kalo Pak Bos langsung jatuh hati padanya ". bisik hati Ririn


"Assalamualaikum " kata Aisyah


"Waalaikumsalam , Ririn sudah sampai kah ?"


"Sudah , ini lagi sama Ririn "


"Sorry , ya dek, saya lupa ngabarin kamu tadi "


"Iya gak papa "


"Udah jalan apa masih di rumah " tanya Azzam


"Udah jalan , "

__ADS_1


"Okey , kasih tau Pak Ari jangan ngebut -ngebut bawa mobilnya "


"Pak Ari ? "


"Sopir yang jemput kamu tu namanya Pak Ari , sayangku "


Aisyah tersenyum , dia ingat perkataan Ririn tadi kalo Azzam menyuruhnya berangkat sama sopir kantor . Azzam gak tau kalo Ririn sendiri yang jemput dia .Riein memberi kode pada Aisyah untuk memberitahu Pak Bosnya kalo Ririn sendirian yang datang menjemput .


"Mas , Ririn sendirian yang datang jemput saya ."


"Oh ya ? Kenapa gak sama Pak Ari ?


Aisyah lalu menjelaskan seperti apa yang disampaikan Ririn padanya .


"Okey , sebentar lagi saya nyusul kesana, bilang ke Ririn , hati -hati bawa mobilnya , ya !"


"kwatir banget sama mobilnya, takut mobilnya lecet ya " cetus Aisyah sambil melirik Ririn


"No , sayang , kwatirnya sama kamu , saya gak mau kamu kenapa -napa , itu aja gak da maksud apa - apa kok , pleace jangan marah dong " kata Azzam


"Gak marah kok " jawab Aisyah dengan nada datar . Tapi sebenarnya dia menahan tawanya . Ririn mengacungkan jempol pada Aisyah .


"Saya otw kesana , see you "


"Hati -hati di jlalan ,mas "


"kamu juga ,dek . Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam "


Sambungan telpon terputus.


"Coba mba pura -pura marah tadi , kita liat reaksinya gimana ?" kata Ririn


"Gak boleh gitu Rin , ntar kalo saya marah , trus dia nanti buru -buru nyusul kita , kalo terjadi apa -apa gimana ?" Sahut Aisyah


"Hmm , bener juga " Kata Ririn


Akhirnya mereka sampai . Ririn dan Aisyah berjalan beriringan memasuki sebuah kantor EO yang cukup terkenal di kota itu .


Ririn langsung ke resepsionis , Aisyah mengikutinya . Baru saja Ririn mau menyampaikan maksud kedatangannya , tiba -tiba terdengar seseorang memanggilnya


"Mbak Ririn , "


"Mbak Luna " Sahut Ririn ketika mengenali siapa yang memanggilnya. Lalu menghampirinya cipika cipiki .


Ririn memperkenalkan Aisyah pada Mbak Luna. Yang meeupakan meneger EO yang akan mengurus semua persiapan pernikahan Aisyah dan Azzam .


"Oohhh, jadi ini wanita yang sudah berhasil mencuri hati Big Bos mu , cantik sekali " Kata Mbak Luna sambil tersenyum menapat Aisyah


"Iya , donk ,mba " kata Ririn


" Terima kasih , mbak " Jawab Aisyah malu -malu


"Tapi Si ganteng itu ,mana ?" Tanya Mba Luna sambil menatap sekeliling .


"Bentar lagi nyusul , biasa ada meeting pagi " Jawab Ririn


"Oke , Yuk masuk keruangan saya " Ajak Mbak Luna

__ADS_1


__ADS_2