Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 135. Sahabat Rasa Saudara


__ADS_3

Sore harinya paket yang ditunggu pun datang. Aisyah langsung menelpon kakaknya melalui sambungan video call untuk mengabarkan hal itu .


" Kamu ikuti saja petunjuk di kemasannya ya ! Ingat kamu harus rilex, nggak boleh banyak pikiran ." Kata Anisa .


" Siap Bu Dokter !" Sahut Aisyah .


" Ya udah , kakak mau pulang dulu, nanti kita sambung lagi ngobrolnya kalo kakak udah di rumah ." kata Anisa .


" Tunggu kak , minggu depan ada free kah , soalnya Ais mau syukuran annyversari ke 4 , Ais mau kita ngumpul -ngumpul lagi ." Kata Aisyah .


"Oh ya , ya ampun nggak kerasa ya , perasaan baru kemaren kamu nikah sama Azzam , tenang aja akan kakak usahain datang " Kata Anisa .


" Terima kasih ya kakak ! " Sahut Aisyah


" Sama -sama adikku ! " balas Anisa .


Sambungan video call terputus .


Aisyah pun lanjut menelpon lewat sambungan video call ketiga sahabatnya . Aisyah menelpon mereka untuk mengundang mereka makan malam di rumahnya nanti .


" Maaf ya , say saya kayaknya nggak bisa dateng, Sibungsu lagi kurang sehat ." kata Ayu .


" Nggak papa , cepat sehat ya Si bungsu." Sahut Aisyah .


" Kalo saya nanti tanya ke Mas Aldi dulu ya ." Kata Mala .


" Kalo bumil satu itu nggak mungkin kan kalo nggak dateng ? " Kata Ayu menggoda Putri .


Putri hanya tersenyum


" Kalo dia nggak dateng kebangetan tu !" Sahut Mala terkekeh .


"Kalian itu ada -ada aja !" Sahut Putri.


" Nggak mungkin dong nggak dateng , dia kah chefnya ." kata Aisyah ikut menggoda Putri sahabat sekaligus kakak iparnya itu.


" Oh ya , emang masakannya enak ? " Kata Ayu kembali terkekeh.


" Ehh, jangan salah ! Setidaknya masakan saya lebih enak lah dari masakan kamu.." Sahut Putri tidak mau kalah.


" Udah jangan berantem , kalian itu 11,12 aja dalam hal memasak. Beda sama Saya dan Ais. Iyakan ,Ais ? " kata Mala .


" Percaya sich , terbukti dengan perut suami -suami kalian yang udah buncit kayak orang hamil tiga bulan ."


" Mas Azzam, nggak buncit kok perutnya ." Sahut Aisyah .


" Tapi Mas Aldi ,hahahaha ! " Kata Ayu tergelak .


" Kayaknya suami mu kurang olah raga tu ,La ." Kata Putri ikut tergelak .


" Apaan sich kalian , kasian Mas Aldi , biar gitu , dia suami saya lho ." sahut Mala dengan wajah di tekuk .


Membuat ketiga sahabatnya semakin tergelak .


" Bercanda kok ,La . " Kata Aisyah .


" Ais tu rajin ngajak Mas Azzam olahraga , apa lagi kalo malam -malam , ya kan Ais ? " Kata Ayu yang mulai menggoda Aisyah .


" Mulai deh ! " Sahut Aisyah


Kembali mereka tergelak .


" Kalo kamu kami maklum lah , Ais. Wajarlah kalian usaha trus , semakim sering kan semakin bagus , makin cepat dapat hasilnya ." Kata Ayu lagi .


" Bisa ganti topik lain nggak ? " Kata Aisyah mengalihkan pembicaraan mereka .


"Tentang yang begitu ,jangan di bahas lah . Itukan privasi kita masing -masing ." Kata Putri .


" Iya ni Ayu , privasi Yu Privasi !" Kata Mala menambahkan


" Iya deh , Sorry ! Saya doain semoga di annyversari ke -4 ini kamu dan Mas Azzam dapat hadiah dari Allah dengan hadirnya calon baby di rahim mu ya ,Beb. Amin. " Kata Ayu .


" Amin " jawab yang lain serempak .


" Dan kalaupun belum , kamu nggak usah berkecil hati , susah hamilkan bukan berarti nggak bisa hamil . Ingat Allah tidak akan memberikan apa yang kita mau , tapi Dia akan memberikan apa yang kita butuhkan . " Kata Mala .


" Bener tu , Beb ! " Sahut Ayu


"Iya . Lagian diluaran sana banyak juga kok, pasangan yang sudah puluhan tahun bahkan lebih yang belum punya momongan . Jadi jangan terlalu di pikirkan . Terus berusaha dan berdoa . Tidak ada yang tidak mungkin kalau Allah sudah berkehendak ." Tambah Putri .


Aisyah menghela napar beratnya , matanya tampak berkaca -kaca .


" Terima kasih ,ya ! Kalian memang sahabat -sahabat terbaik yang saya punya .I Love You All " Kata Aisyah dengan suara seraknya menahan tangis .


"Love you more , Beb Jangan sedih dong ! " Kata Ayu yang sudah duluan meneteskan air mata.


Begitulah Ayu ,dibalik sikapnya yang nyeleneh dia juga gampang sekali meneteskan air mata .Mereka semua tampak terharu .

__ADS_1


" Kok sekarang pada mewek sich , nggak asih kalo gini ! " Kata Mala yang juga saat itu mengusap air matanya.


" Iya , muka mu jelek banget Yu. Kalo lagi nangis ." Kata Putri .


" Apaan sich , kalian juga jelek ! " Sahut Ayu .


Aisyah tersenyum dan akhirnya mereka semua kembali tertawa lagi .


Setelah cukup lama ngobrol , Sambungan video call pun terputus . Aisyah merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur .


Kembali terngiang di telinganya, kata -kata ketiga sahabatnya tadi . Ucapan mereka memang benar . Diluaran sana masih banyak pasangan yang belum juga mendapatkan momongan .


" Sabar ,Ais . Kamu sekarang harusnya bersyukur punya suami sebaik Mas Azzam . Sosok lelaki yang berwujud manusia tapi berhati seperti malaikat . Terlepas dari semua kemewahan yang dia punya , dia begitu menyayangi kamu , Dia selalu membuat kamu bahagia . Jadi stop dengan semua keluh kesahmu , jangan jadi manusia yang khufur nikmat . Astagfirullahalazim " Batin Aisyah .


Aisyah terus mengulang kalimat istigfar sambil memejamkan matanya . Kalimat itu membuat hatinya menjadi lebih tenang .Sehingga dia tidak sadar kalau Azzam sudah pulang dan sudah berada di kamar memperhatikan dirinya .


Saat masuk ke kamar Azzam mengira Aisyah sedang tidur , dan ingin membangunkan Aisyah karena jam di dinding sudah menunjukkan pukul 17.30 . Namun setelah di dekatinya mulut Aisyah tampak komat kamit, membuatnya mengurungkan niatnya . Pandangannya masih tertuju pada wajah Aisyah .


Aisyah mencium aroma parfume yang sudah sangat di kenalnya . Aisyah perlahan membuka mata dan melihat Azzam yang sudah berdiri tidak jauh dari tempat tidur . Buru -buru dia bangun .


" Hubby ,kok masuk diam aja ! " Kata Aisyah lalu mencium punggung tangan Azzam .


Azzam balik mencium punggung tangan dan kening Aisyah . Aisyah tersenyum kemudian memeluk badan kekar suaminya .


" Saya kira kamu tidur ." Kata Azzam


" Kapan Hubby liat Ais tidur sore -sore ? "


" Nggak pernah , trus lagi apa ? kamu mikirin apa sich ? " Tanya Azzam .


" Mikin hubby ! " Sahut Aisyah singkat dengan membenamkan wajahnya di pelukan Azzam .


Azzam tersenyum melihat tingkah manja Aisyah sambil mengelus kepala Aisyah dengan penuh kasih sayang .


"Beneran mikirn ,Hubby ? "


" Nggak percaya ? " Aisyah balik bertanya melepas pelukannya dan menatap wajah suaminya .


" Percaya kok ! " Sahut Azzam sambil tersenyum dan kembali memeluk Aisyah .


" Udah ya peluknya , saya mau mandi , bau keringat sayang ! " Kata Azzam lagi .


" Iya , Ais juga mau ke dapur buatin hubby jus ." Kata Aisyah lalu melepas pelukkannya


" Nggak usah , tadi saya sudah suruh Bi Nur buat . Nanti dia antar ke sini ." Kata Azzam .


" Oh gitu .Ais siapin baju hubby aja ." kata Aisyah .


Tidak lama kemudian terdengar suara pintu kamar mereka di ketuk .


" Masuk ! " kata Aisyah yang saat itu duduk di sofa sambil membuka majalah fashion.


" Non , saya antar minuman dan cemilan untuk, Aden dan Non ! "kata Bi Nur saat masuk


" Letakan di meja itu ,Bi ! " Kata Aisyah sambil tersenyum menatap Bi Nur .


" Baik ,Non !" Kata Bi Nur


" Terima kasih ,Bi ! " Sahut Aisyah .


" Sama-sama Non." Kata Bi Nur lalu kembali keluar.


Azzam keluar dari kamar mandi dan duduk di samping Aisyah .


" Minumnya .By ! " kata Aisyah lalu memberikan segelas jus ke Azzam .


" Terima kasih sayang ! "


Azzam meneguk jus itu hingga habis , membuat Aisyah mengerutkan keningnya .


"Lagi ? " tanya Aisyah .


" Cukup sayang ! " sahut Azzam sambil tersenyum


" Kamu kok nggak di minum jusnya ? " Tanya Azzam .


" Hubby , kalo masih haus minum aja lagi! " Kata Aisyah sambil memberikan segelas jus yang di buatkan Bi Nur untuknya .


"Kamu mau saya sakit perut ? " Kata Azzam


" Bukan . Kalo Hubby masih mau minum lagi. Minun aja ini ." Kata Aisyah sambil tertawa.


" Kan saya sudah bilang tadi cukup, sekarang kamu yang minum ." Kata Azzam kembali memberikan jus itu pada Aisyah .


"Iya ."


Aisyah mulai meneguk jus itu.

__ADS_1


" Habiskan ! " Kata Azzam menatap Aisyah


Kata yang keluar dari mulut Azzam membuat Aisyah tersedak


" Pelan -pelan minumnya ." Kata Azzam sambil mengusap punggung Aisyah .


" Hubby sich. Uhuk , uhuk " Aisyah masih terbatuk -batuk meletakkan kembali gelas di atas meja


" Kok saya yang disalahin ! " Kata Azzam lalu mengambil tisu dan mengelap bibir Aisyah .


Aisyah kemudian mengambil tisu dari tangan Azzam dan mengelap bibirnya sendiri .


" Cobain kuenya By ! " Kata Aisyah mengambil piring yang berisi puding coklat kesukaan mereka .


" Aaa.."


Aisyah menyuapi Azzam .


" Enak by ? "


" Kamu yang buat ? "


" Jawab dulu pertanyaan Ais ,By . Enak nggak ? "


"Kalo kamu yang buat , saya nggak bisa bilang nggak enak sayang ." Kata Azzam sambil tersenyum


" Ohh, jadi maksudnya nggak enak ? "


Azzam tertawa


"Jangan -jangan selama ini ,Hubby bohong . Makanan nggak enak di bilang enak hanya karena Ais yang masak ? " Kata Aisyah cemberut .


Melihat ekspresi istrinya Azzam semakin tergelak sampai menekan perutnya .


" Hubby, nggak lucu ! " Kata Aisyah yang makin kesal


" Kamu tu lucu sayang . Makanan apa pun yang kamu masak itu pasti enak , kalau saya bohong tentang rasanya , pernah nggak kamu liat saya nggak makan dengan lahap ? Nggak pernah kan ? Dan pudingnya enak banget , tanpa kamu bilang siapa yang buat , saya tau puding ini pasti buatan kamu kan ? " Kata Azzam tersenyum.


Aisyah tersenyum. Puding itu memang buatannya .


" Udah tau kok nanya ? " kata Aisyah


" Kamu juga , udah pasti enak nanya lagi !" Sahut Azzam.


Keduanya pun tertawa bersamaan . Ada rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata oleh Azzam saat melihat Aisyah tertawa . Sebagai seorang suami , dia harus bisa membuat istrinya selalu bahagia .


" Oya ,paket dari kak Nisa udah nyampe ? " Tanya Azzam.


" Udah ."sahut Aisyah.


"Ya udah , nanti lagi kita ngobrol ya , saya mau ke masjid dulu , bentar lagi azan ." kata Azzam .


" Iya "


" Mungkin habis isya baru saya pulang , soalnya mau ada rapat di masjid setelah sholat magrib nanti ." kata Azzam


" Kalo gitu , habiskan dulu pudingnya by. Biar nggak kelaperan nanti ."


Azzam lalu menghabiskan puding yang tersisa di piring . Setelah habis dia pun bergegas ke masjid . Benar saja ketika keluar dari gerbang rumahnya kumandang azan pun terdengar.


Aisyah juga bersiap untuk melaksanakan sholat magrib . Selesai sholat Aisyah berdoa , mencurahkan semua isi hatinya pada yang Maha Kuasa . Dengan linangan air mata Aisyah berdoa , berserah diri pada Sang Pencipta .


***


Aisyah yang biasanya selesai sholat magrib selalu kedapur untuk menyiapkan makan malam . Tapi malam itu dia tidak keluar membuat kedua pegawainya Bi Imah dan Bi Nur bertanya -tanya . Setelah selesai menyiapkan hidangan makam malam, atas bujukan Bi Imah , Bi Nur memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar majikannya .


Tok tok tok


" Non , Non Aisyah ! " Panggil Bi Nur .


Pintu kamar terbuka .


" Kenapa Bi ? " tanya Aisyah yang saat itu masih memakai mukenanya .


" Maaf , saya ganggu Non Sholat . Itu makan malam udah siap " kata Bi Nur .


" Saya sudah selesai sholat kok Bi. Kalian makan aja duluan , saya nanti nunggu Mas Azzam pulang setelah sholat isya ." Kata Aisyah .


" Oh Aden pulang habis isya ."


" Iya , katanya ada rapat di masjid ." sahut Aisyah .


" Kalo gitu saya ke dapur dulu ,Non ! " Kata Bi Nur lagi.


" Iya Bi. kalian makan malam aja duluan. " Kata Aisyah.


" Iya Non."

__ADS_1


Aisyah menutup pintu dan kembali duduk di atas sajadahnya melanjutkan zikirnya lagi .


...BERSAMBUNG...


__ADS_2