
Azzam menggandeng tangan Aisyah memasuki rumah . Ryan dan Erik terkagum -kagum melihat kecantikan istri majikan mereka .
" Pasangan yang sangat serasi " Gumam Ryan yang mengamati mereka masuk ke dalam rumah.
Kedatangan Aisyah disambut dengan baik oleh penguni rumah . Walaupun baru pertama kali berkunjung , tapi Aisyah merasa sudah sangat nyaman berada di sana . Aisyah merasa seperti berada di rumahnya sendiri .
Selesai menikmati hidangan makan malam , Bu Ainun mengajak Aisyah ke kamarnya . Mereka ngobrol sambil duduk di atas tempat tidur . Tampak Bu Ainun begitu menyayangi Aisyah.
" Coba kamu ambil kotak merah didalam laci itu " Kata Bu Ainun Sambil menunjuk laci yang di maksud .
Aisyah lalu bangun dari duduknya menuruti perintah ibu mertuanya
" Yang ini kah , Ummy ?"
" Iya , bawa kesini semuanya !"
Aisyah membawa 3 kotak yang berwarna merah lalu memberikannya pada Bu Ainun .
Bu Ainun lalu membuka satu persatu kotak dan melekakkannya di depan Aisyah .Isi ketiga kotak itu adalah perhiasan emas dan berlian .
"Masya Allah. Cantik sekali Ummy perhiasannya , pasti mahal sekali harganya " kata Aisyah terkagum -kagum
" Ummy beli di Dubay 1 tahun lalu . Kalo di rupiahkan hampir 1 M "
" 1 Miliyar ? "
"Iya. Kamu suka ?"
Aisyah menganguk malu -malu .Bu Ainun tersenyum .sementara itu di depan pintu Azzam memperhatiikan keduanya. Sambil tersenyum -senyum .Azzam bahagia melihat ibu dan Istrinya yang tampal akrab.
" Ini semua buat kamu " Kata Bu Ainun lalu menutup satu persatu kotak itu dan memberikannya pada Aisyah .
" Ummy ,,, ini ..." Aisyah bingung harus ngomong apa .
" Ummy tidak suka penolakan " kata Bu Ainun memotong perkataan Aisyah .
" Tapi Ummy ...."
" Ini hadiah dari Ummy "
" Ummy... Ini terlalu berlebihan , kemaren Mas Azzam juga sudah ngasih Aisyah kalung "
" Itu dari suami kamu , beda lah sama Ummy " Sahut Bu Ainun sambil tersenyum
" Ehhmmm...ehmmm. lagi ngobrolin apa sich " kata Azzam menghampiri keduanya
" Hubby..."
" Ini Zam. Ummy ngasih hadiah buat Aisyah "
" Trus...? "Azzam jongkok di antara keduanya yang duduk di atas tempat tidur . Mengamati satu persatu kotak yang berisi perhiasan itu
"Tapi ini banyak sekali. Nilainya hampir 1 M lho , By " kata Aisyah menatap Azzam .
__ADS_1
" Semuanya My " tanya Azzam
" Iya ..., Hadiah buat Istri kamu . Seperti yang Ummy bilang tadi , Ummy gak suka penolakan " Kata Bu Ainun sambil membelai pipi Aisyah .
" Sudah , gak usah mikir macem -macem " Kata Bu Ainun melihat Aisyah yang bengong.
" Huuhh. Aisyah bingung mau ngomong apa ? , Ummy baik sekali sama Aisyah terima kasih ya Ummy " Kata Aisyah
" Sama -sama sayang , Ummy sayang sama kamu , Sama kalian berdua . Ummy titip anak Ummy ya , Azzam kamu juga jaga baik -baik istri kamu . Ummy dan Abby akan sangat bahagia kalo melihat kalian bahagia " Kata Bu Ainun terharu sambil membelai pipi Azzam dan Aisyah .
Aisyah lalu mencium tangan Bu Ainum , dibalas Bu Ainun dengan mencium kening Aisyah .lkedua saling berpelukan . Azzam ikut terharu melihat kedekatan kedua wanita yang sama -sama di cintai dan sayangi .lalu ikut memeluk keduanya .
Sementara itu dari balik pintu , Tante Mia menatap sinis pada mereka .
" Lebay. Kita liat saja. Sampai dimana kekuatan cinta kalian " Gumam Tante Mia lalu bergesas masuk ke kamarnya.
" Ya sudah , sebaiknya kalian istirahat , O ya..Azzam pernah cerita kamu jago masak , besok kita masak bareng ya ? Ajak Bu Ainun
" Iya Ummy , "
" Okey "
Azzam dan Aisyah pun keluar dari kamar Bu Ainun . Sesampainya di kamar mereka , Aisyah duduk di atas tempat tidur . Masih memegang tiga kotak perhiasan hadiah dari mertuanya .
" Sayang , kok malah bengong ? "
" Gak papa "
" Hubby , Ais..ngerasa gimana gitu , perhisaan itu mahal banget ...!"
" Mau saya belikan lagi ? " Azzam lalu jongkok didepan Aisyah yang duduk di atas tempat tidur
" Eiiisss...Hubby untuk apa coba perhiasan banyak -banyak ? "
" Biasanya perempuan kan paling suka sama perhiasan ?"
"Iya , tapi kan dalam agama juga tidak boleh berlebihan , mending uangnya di tabung atau di sumbangin ke masjid atau ke orang -orang yang lebih membutuhkan "
"Bukan main....Ini yang buat saya makin cinta nie . I Love you, sayang " kata Azzam
" Hubby , I Love you to " balas Aisyah sambil memegang kedua pipi suaminya .
" Ya udah , kita istirahat ya " Azzam lalu berdiri .
" Hubby, duduk sini dulu , Ais mau nanya sesuatu ,?"
" Apa sayang ? "sahut Azzam lalu duduk di samping istrinya
" Gak jadi , deh , Ais mau cuci muka dulu " kata Aisyah bergegas bangun dari duduknya menuju toilet .Azzam hanya bengong melihat tingkah Aisyah . Lalu dia merebahkan tubuhnya di atas temoat tidur .
Saat itu sebenarnya Aisyah ingin menanyakan tentang tante Mia , dari acara tunangan sampai resepsi pernikahan mereka , Tante Mia tidak menampakkan batang hidungnya . Aisyah juga merasa Tante Mia tidak menyukai dirinya . Dari cara dia menatap , bicara terasa beda , tapi Aisyah tidak mau terlalu cepat menyimpulkan , mungkin sifat Tante Mia memang begitu pikir Aisyah .
Setelah selesai cuci muka dan mengganti pakaiannya dengan setelan piyama , Aisyah keluar. Dilihatnya Azzam sedang berbaring di atas tempat tidur . Kemudian melangkah menuju lemari . Mengambil setelan piyama untuk suaminya.
__ADS_1
" Hubby , ganti bajunya dulu , ini udah Ais siapin "
" Hah..iya sayang , Terima kasih " Azzam lalu masuk toilet mengganti pakaiannya .
Setelah selesai mengganti pakaiannya ,Azzam.kembali duduk di atas tempat tidur . Dia mengamati istrinya yang sedang menyisir rambut dan ritual lainnya yang Azzam sendiri tidak mengerti .
" Kenapa , by ? " tanya Aisyah menyadari kalo Azzam sedang mengamatinya
" Gak papa . Saya lagi liat bidadari cantik lagi dandan " Jawab Azzm sambil tersenyum
" Gombal !"
" Emang ! "
" Hubby bilang apa ? " Aisyah membalikkan badannya menghadap ke Azzam .
" Iya ..memang lagi gombal. Tapi sesuai realita dan kenyataan yang ada. No hoax !" jawab Azzam sambil melangkah mendekati Aisyah .kemudian menarik tangan Aisyah .sehingga kini keduanya berdiri saling berhadapan .
Aisyah tersenyum.menatap Azzam . Dia sudah hafal apa yang akan dilakukan Azzam . Sebelum tidur maupun setelan bangun tidur. Azzam selalu mengecup keningnya dan memberikan pelukan mesra padanya, sembari membisikkan kata -kata cinta dan sayangnya di telinga Aisyah. Aisyah lalu memejamkan matanya .
" Kok merem...? Ngarep saya cium ya ? " Goda Azzam sambil tersenyum
"Hubby ...! " Cubitan.mesra mendarat di perut Azzam .
Azzam tertawa membuat Aisyah semakin malu .
" Kok masih malu -malu , ? Jadi gemes deh , liat pipinya merona gitu " Kata Azzam lagi sambil mencolek pipi Aisyah .
" Hubby ..."
" Oke....sini saya peluk "
Pelukan hangat dan kecupan mesra mendarat di kening Aisyah . Kalimat - kalimat cinta pun diucapkan Azzam dengan lembut di telinganya . Membuat hatinya terasa tenang .
Dan seperti biasanya. Aisyah selalu tidur dalam pelukan suami tercintanya Azzam . Rasa nyaman membuatnya kini terbiasa tidur dalam pelukan Azzam .
***
Sementara itu , Di kediaman keluarga Aisyah . Tampak Ahmad sedang melamun. Dia belum bisa tidur . Suasana rumah yang sepi membuatnya merasa sedih . Aisyah yang selalu jadi teman ngobrolnya kini tidak ada . Baru satu malam Aisyah meninggalkan dia sudah merasa kesepian .
" Abang .., belum tidur ? " tegur Bu Yani yang maaih berdiri di depan pintu
"Ibu , ibu juga kok belum tidur . ?
" Ibu tadi sudah tidur , kebangun , keluar mau ambil minum , liat pintu kamarmu kebuka , makanya ibu masuk , Abang Kenapa ?"
Bersambung.....
Ikuti terus kelanjutan ceritanya
Kangan lupa like dam komen
terima kasih
__ADS_1