Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 33 . Kedatangan Siska Ke Kantor


__ADS_3

Putri berhasil mengalihkan pembicaraan mereka , sehingga kini kembali fokus pada tugas mereka membuat kue . Ahmad juga pergi meninggalkan mereka karena masih ada beberapa hal yang mau diurus .


Dari kejauhan Ahmad tersenyum penuh arti menatap Putri lalu pergi . Apakah Ahmad juga menyukai Putri ? tapi kalau dia menyukai Putri , bagaimana dengan seorang gadis yang pernah di janjikan ingin di perkenalkan pada Ibunya setelah pernikahan Aisyah ?


***


Di Tempat lain Azzam sedang dalam perjalanan menuju kantornya . Tadinya dia tidak mau ke kantor , tapi ada sesuatu yang harus di selesaikan hari itu juga memaksanya untuk tetap pergi ke kantor .


Sesampainya di kantor, seperti biasa Azzam selalu menyapa siapa pun yang ditemuinya dengan senyum yang selalu menghiasi bibirnya . Dengan santai dia berjalan menuju ruangannya


" Pak Bos , Tunggu ..." kata Ririn


" Bawa semua berkasnya ke ruangan " Kata Azzam menoleh ke arah Ririn dan melanjutkan langkahnya .


" Tapi Pak Bos , ..." Kata Ririn seperti berusaha menghalangi Azzam masuk ke ruangannya. Namun Azzam sudah keburu memegang gagang pintu dan masuk.


Azzam kaget ketika melihat Siska duduk di kursi meja kerjanya .


"Kamu . Ngapain kamu disini ? " kata Azzam


" Sayang , jangan marah donk . Aku kesini karna aku kangen sama kamu " Jawab Siska santai


" Tolong keluar dari ruangan saya , atau saya panggil security " Kata Azzam mulai emosi


" Rin...Ririn ! " Azzam memanggil Ririn


" Iya , Pak Bos " kata Ririn muncul di belakang Azzam .


" Kenapa kamu biarkan dia masuk ?" Kata Azzam penuh emosi


" Maaf , Pak Bos , Mbaknya maksa , " Kata Ririn gugup .


" Sudahlah sayang , kan udah lama aku gak kesini " Kata Siska lalu mendekati Azzam lalu mengalungkan tangannya di leher Azzam . Dengan tatapan penuh nafsu mendekatkan wajahnya ke wajah Azzam .


Walaupun dulu mereka pernah bersama , namun sedikitpun Azzam tidak pernah menyentuh Siska , Akhirnya Siska selingkuh dengan pria lain yang bisa memberikan apa yang dia inginkan . . Sepertinya bibir Azzam akan menjadi sasaran utamanya . Namun sayang , Azzam malah mendorongnya dan menarik tangannya dengan kasar.


"Jangan pernah muncul didepan saya lagi " tegas Azzam lalu mengeluarkan Siska dari ruangannya. Lalu menutup rapat pintu itu.


Karyawan yang berada disekitar ruangan Azzam kaget melihat kejadian itu . Siska merasa malu sekali . Karena mereka semua menatapnya


" Apa liat -liat " bentak Siska sambil melotot


" Dasar perempuan aneh " ucap salah satu dari mereka

__ADS_1


Melihat mereka bicara berbisik - bisik membuat Siska semakin kesal dan bergegas meninggalkan tempat itu .


"Liat saja nanti , kamu akan membayar mahal atas semua penolakan mu " gerutu Siska .


" Udah , lajutin kerjaan kalian , atau kalian juga kena marah Pak Bos " Kata Ririn menertralisir kembali suasana saat itu.


" Baik , mba !"


***


Didalan ruangan Azzam duduk di kursi yang diduduki Siska tadi , Dia kesal sekali, sekaligus malu Dia menelpon seseorang


" Ozi. tolong keruangan saya sekarang !"


" Baik Bos ".


Ririn dengan beberapa berkas ditangannya , mau masuk ke ruangan Azaam . Saat mendekati pintu ruangan itu tiba - tiba ,


Bruuukk..


" Ozi...kalo jalan liat - liat , untung ni berkas gak jatuh " kata Ririn dengan wajah kesalnya sambil merapikan berkas yang hampir jatuh .


"Lho , Mba Ririn kan yang nabrak saya duluan " sahut Ozi .


" Saya mau masuk " Jawab Ozi sambil menunjuk ke arah pintu ruangan bos mereka .


" Oke, kalo gitu saya masuk duluan " Kata Rirn lalu mengetuk pintu .


"Silahkan , mba " Kata Ozi mempersilahkan Ririn masuk duluan.


Tok tok tok


" Masuk " kata Azzam


Muncul dari balik pintu Ririn disusul Ozi . Ririn menyerahkan beberapa berkas yang harus di tanda tangani Azzam .


"Hmmm,,, Pak Bos .maafkan saya sudah membiarkan mbak Siska masuk " kata Ririn terbata - bata karena melihat wajah Azzam yang masih tampak emosi .


Azzam hanya melirik Ririn tanpa berkata apa -apa membuat Ririn tidak berani lagi bersuara .Ririn tau kalau Bosnya sudah memanggil Ozi pasti ada hal yang lebih serius . Setelah Azzam menyerahkan kembali semua berkas kepadanya , Dia langsung permisi keluar ruangan itu .


" Pak Bos kalo marah , serem juga . Lagian perempuan itu kenapa jua harus datang lagi ke kehidupannya Pak Bos . Cantik sich cantik tapi tingkahnya , iiihhh...gak banget deh , wajarlah Pak Bos begitu padanya. " Ririn bicara sendiri saat kembali kemejanya.


"Duduklah " Kata Azzam pada Ozi yang masih berdiri di depannya setelah Ririn keluar .

__ADS_1


" Baik , Pak "


" Saya mau kamu mengawasi Siska . Awasi semua gerak geriknya , saya khawatir dia akan melakukan hal -hal yang dapat mengacaukan semuanya " perintah Azzam


" Baik , pak , "


" Tapi kamu juga harus berhati -hati , Siska juga licik " tambah Azzam .


" Tenang saja pak , serahkan semua sama saya . " Jawab Ozi


" Oke ,, saya percayakan semuanya sama kamu " kata Azzam sambil tersenyum


***


Sementara itu , Siska tampak masing ngomel -ngomel tidak jelas hingga masuk ke mobilnya . Dia lalu mengambil ponsel dari dalam tasnya dan menelpon seseorang . Tante Mia . , Dia menelpon Tante Mia . Tante Mia adalah adik bunggu Pak Khairul ayahnya Azzam


Siska dan Tante Mia sudah akrab sejak Azzam masih berhubungan dengan Siska . Bisa dibilang satu -satunya keluarga Azzam yang sangat mendukung hubungan Azzam dan Siska waktu itu.


Tante Mia dekat dengan Siska karena Siska pernah menolongnya ketika hampir di tabrak mobil ketika menyebrang jalan , sejak itulah dia merasa berhutang budi sama Siska dan berjanji akan selalu membantu Siska .


Siska yang licik pun menggunakan kesempatan itu .


" Tante kan dulu pernah bilang , akan membantu Siska , sekarang tolong bantu Siska kembali ke Mas Azzam lagi " Renhek Siska


" Iya , sayang ,sekarang kamu dimana ?"


Siska lalu menceritakan dimana keberadaannya dan penolakan Azzam padanya . Mendengar itu Tante Mia tertawa , membuat Siska semakin kesal .


" Gak lucu tante , " jawab Siska kesal


" Kamu tu kayak gak tau Azzam aja , jelaslah dia gak suka digituin , kalo kamu gitu , Azzam akan semakin marah bahkan dia akan membenci kamu , main cantik aja ,jangan lanhsung nyosor gitu " kata Tante Mia terkekeh-kekeh .


"Ahh, tante , aku kan kangen sama Mas Azzam , bantu pikirin dong , gimana caranya Mas Azzam bisa kembali sama Siska dan membatalkan rencana pernikahannya dengan perempuan itu , lagian selera Mas Azzam kok rendahan sekali , gak terima aku , tan ,, please bantu Siska " kembali Siska merengek .


" Gimama kalo kita ketemuan aja ? " Ajak Tante Mia


" Oke , kalo gitu ,aku jemput tante ya ?"


" Gak usah , ntar orang rumah curiga lagi kalo kita pergi berdua " kata Tante Mia


" Oke , kalo gitu kita ketemuan di cafe biasa " kata Siska .


" Oke " jawab Tante Mia .

__ADS_1


Tante Mia berusia 38 tahun , merupakan adik bunggu Pak Khairul . Masih berstatus singel di usianya yang sudah tidak muda lagi . Sejak kecelakaan maut yang menimpa kekasihnya sampai kini Tante Mia tidak membuka hatinya dengan pria manapun .


__ADS_2