Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 101 . Ngemil Tengah Malam


__ADS_3

Azzam menelpon Bu Ainun . Panggilan pertama tidak ada jawaban . Aisyah memintanya untuk menelpon lagi.


" Assalamualaikum , Ummy ! "


" Waalaikumsalam " Jawab Bu Ainun


" Ummy tadi ke rumah kah ? "


"Iya , tapi kalian nggak di rumah ."


" Kenapa Ummy nggak telpon , kami kan bisa pulang ."


" Ummy tadi kebetulan lewat aja , makanya mampir , nggak enak juga ganggu moment kalian berdua .


"Ummy , apa kabar ? " Kata Aisyah sambil bersandar di pundak Azzam


" Alhamdulillah , sehat nak , kamu gimana ? "


" Alhamdulillah , sehat juga My , "


" Alhamdulillah , besok ada acara nggak kalian berdua ? " Tanya Bu Ainun


" Saya nggak My , nggak tau Mas Azzam ."


" Saya ada meeting besok My ." Sahut Azzam


" Ya udah , kamu aja Ais. Gimana kalo kita shooping besok ." Kata Bu Ainun


" Shooping ? Boleh, kebetulan Ais lama juga nggak shooping ." kata Aisyah membuat Azzam mengerutkan keningnya


" Boleh kan Zam , Ummy jalan sama Ais besok ? "


" Boleh dong Ummy ! " Sahut Aisyah mendahului Azzam sambil mengedipkan matanya .


" Iya boleh Ummy ." Kata Azzam


" Okey, besok Umny jemput ya ! " kata Bu Ainun


" Oke ." Sahut Aisyah


" Ya Udah , kalian Istirahat , Umny juga udah ngantuk ."


" Iya Ummy ." Jawab Azzam


Setelah saling mengucapkan salam sambungan telpon pun terputus .


" kok ngeliatnya gitu ? " Kata Aisyah .


" Tadi ke Mall ,nggak belanja , besok mau ke Mall lagi ? "


" Kenapa ? Hubby nggak ngizinin ? Ya udah nggak usah !" sahut Aisyah ketus .


" Bukan nggak ngizinin , Hubby belum selesai ngomong ."


" Trus kok ngomong nya gitu ? "


" Makanya dengeri dulu Hubby ngomong . Hubby nggak larang kamu mau ngapaian aja , cuma nggak mau kamu kecapeean sayang , Hubby nggak mau kamu sama baby kita kenapa -napa , itu aja ! "


" Insya Allah , Ais nggak akan kenapa -napa ,By ."


" Okey , ya udah jangan ngambek . Sekarang kita tidur. "


Aisyah pun mengangguk dan keduanya pun merebahkan tubuh diatas tempat tidur . Azzam yang merasa lelah pun langsung tertidur .Sementara Aisyah masih belum bisa memejamkan matanya.


Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 24.00 . Namun Aisyah belum bisa memejamkan matanya . Perutnya terasa lapar . Pelan -pelan Aisyah beranjak dari tempat tidur , keluar dari kamar dan melangkah menuju dapur .


Di dapur Aisyah membuka kulkas, lalu mengeluarkan buah Anggur dan Apel . Kemudian duduk di meja makan sambil menikmati buah itu .


" Non Aisyah belum tidur ? " tegur Bi Imah


" Belum bisa tidur ,Bi Imah sendiri juga kenapa belum tidur ?" Sahut Aisyah


" Saya udah tidur , Non .kebangun karena haus , makanya saya ke dapur mau ambil air minum "


" Oh , gitu ." kata Aisyah sambil mengunyah buah Apel .


Bi Imah lalu mengambil gelas , menuang air putih , perlahan mulai meneguknya . Kemudian duduk di kursi samping Aisyah .


" Non Ais laper kah ? Mau saya buatkan apa gitu ? " kata Bi Imah yang melihat Aisyah yang sudah menghabiskan beberapa butir buah Apel.


" Nggak usah Bi. Saya cuma mau makan buah ini aja. Bi Imah tidur aja lagi. " kata Aisyah


" Saya temani Non Aisyah aja. Lagian saya nggak ngantuk lagi ." Kata Bi Imah berbohong karena dia tidak enak hati meninggalkan Aisyah sendirian .


" Kalo Bi Imah mau lanjut tidur , ke kamar aja .Lagian saya bentar lagi mau masuk kamar juga ."


" Saya temani Non Aisyah sampai Non masuk ke kamar ." kata Bi Imah .


Pukul 01.00 Aisyah pun beranjak dari duduknya, melangkah kembali ke kamar . Begitu pula dengan Bi Imah .


Di dalam kamar Aisyah merebahkan kembali tubuhnya disamping Azzam . Dia tersenyum menatap Azzam yang tertidur pulas .Hampir 1 jam tapi Aisyah belum juga tertidur .Dia lalu bangun dan kembali keluar dari kamar .


Aisyah kembali kedapur. Kali ini dia membuat teh hangat dan mengambil puding coklat di kulkas, lalu menuju ke ruang tengah, kemudian menyalakan TV .


Aisyah duduk di sofa menonton TV sambil menikmati teh hangat dan puding coklat itu . Acara TV yang tidak seru membuat Aisyah mengantuk , dia pun merebahkan tubuhnya di sofa dan akhirnya terlelap .


***


Pukul 04.00 Azzam terbangun. Dia kaget melihat Aisyah tidak ada disampingnya . Azzam lalu bangun memeriksa di toilet, tapi Aisyah tidak ada di sana . Setelah Azzam mencuci muka , dia pun melangkah ke luar kamar .


Azzam menghela napas beratnya ketika melihat TV menyala dan Aisyah yang sedang berbaring di sofa .


" Aden , !" Sapa Bi Imah yang juga baru tiba di ruang itu . Melihat Azzam mendekati Aisyah yang sedang tertidur disofa


" Ya ,Ampun Non Aisyah tidur di sini , tadi sudah masuk ke kamar , eh .malah keluar lagi ." Kata Ibu Imah


" Maksud Bi Imah ?" kata Azzam yang sudah duduk di samping Aisyah.


" Tadi malam , pas saya mau ambil minum di dapur , saya liat Non Aisyah makan buah apel sama anggur duduk di meja makan , sempat saya temani sebentar , trus saya sendiri liat dia udah masuk ke kamar . Eh..rupanya keluar lagi , makan puding sampai ketiduran ." Kata Bi Imah yang melihat piring yang berisi puding di atas meja .


" Jam berapa Bi ? "


" Tengah malam ,Den . Sekirar jam 12 atau jam 1, saya tanya mau makan apa dia nggak mau juga , bilangnya mau makan buah aja ." jawab Bi Imah


Azzam tersenyum sambil membelai wajah istrinya .


" Semenjak hamil , istri saya tingkahnya aneh -aneh Bi." Kata Azzam


" Yang sabar ya , Den !"


" Ya udah saya mau pindahkan kan istri saya ke kamar , Bi Imah bereskan aja ini semua ." Kata Azzam sambil menunjuk puding dan segelas teh di atas meja .


" Baik ,Den ".


" O ya Bi , tolong buat aja puding atau lainnya , siapa tau istri saya pengen makan lagi , buah -buahan juga jangan sampai kosong di kulkas ya ! "

__ADS_1


" Baik ,Den !" sahut Bi Imah .


Azzam lalu mengendong Aisyah , kemudian melangkah ke kamar . Perlahan dia meletakkan Aisyah di atas tempat tidur .


" Aduh , gimana nich ? Sebentar lagi azan subuh. Sedangkan kamu kayaknya masih nyenyak sekali tidur ,jadi nggak tega banguninnya , tapi kalo nggak di bangunin. Nanti ngambek lagi ." Gumam Azzam .


" Sebaiknya saya mandi saja dulu ." Kata Azzam lalu masuk ke kamar mandi .


Selesai mandi Azzam dilema sendiri . Dia bingung antara membangunkan Aisyah atau tidak . Tidak lama kemudian azan subuh pun sudah berkumandang . Azzam terpaksa membangunkan Aisyah .Azzam tidak mau mengambil resiko , karena dulu pernah Azzam tidak membangunkan Aisyah , dan akhirnya Aisyah marah -marah padanya.


" Sayang..." Kata Azzam lembut


" Sayang , udah azzan kita sholat subuh yuk ! " kata Azzam lagi sambil membelai wajah Aisyah .


Perlahan Aisyah membuka mata ,


" Masih ngantuk ? " Kata Azzam


Aisyah mengangguk


" Bangun dulu yuk. Kalo mau mandi Hubby siapain air hangatnya , kalo nggak mau mandi , wudhu aja ." Kata Azzam


" Wudhu aja by !" Sahut Aisyah lalu bangun dan duduk , kemudian menurunkan kakinya dari tempat tidur.


" Bisa jalan sendiri nggak ? kalo nggak Hubby gendong ! " Kata Azzam melihat Aisyah yang masih tampak lemes .


" Gendong " Kata Aisyah manja , membuat Azzam tersenyum .


" Okey " Azzam lalu mengendong Aisyah menuju toilet .


***


Sepulang dari masjid setelah melaksanakan sholat subuh , Azzam bergegas ke kamar .


" Assalamualalikum " Sapa Azzam


" Waalaikumsalam ." Sahut Aisyah sambil mencium punggung tangan suaminya . Dan kembali melanjutkan aktifitasnya merapikan tempat tidur


" Hubby kira lanjut tidur lagi. " Kata Azzam membuat Aisyah tersenyum .


" Hubby mau sarapan apa , Ais masakin " kata Aisyah lalu duduk di tepi kasur .


" hmmm, apa ya ? Tapi Hubby mau nanya sesuatu ? " kata Azzam lalu duduk di samping Aisyah


" Nanya apa ?"


" Tadi malam tidurnya jam berapa ? Kenapa malah tidur di sofa ? "


Aisyah lalu menceritakan apa saja yang dia lalukan tadi malam , sehingga dia tertidur di sofa . Azzam tersenyum mendengar cerita istrinya yang tidak jauh berbeda dengan apa yang di ceritakan Bi Imah .


" Kenapa nggak bangunin Hubby , kan Hubby bisa temanin kamu ."


" Hubby kayaknya kecapeean banget , makanya Ais nggak bangunin ."


" Okey , berati kamu tadi malam tidur udah menjelang subuh kan ? "


Aisyah mengangguk


" Kalo gitu , biar Hubby yang buatin sarapan , kamu istirahat aja ! "


" Tapi ..."


" Nggak boleh bantah ! kamu mau makan apa , sayang ? "


" Ais, mau hubby " Kata Aisyah tersenyum membuat Azzam mengerutkan keningnya .


" Enggak ah , Ais cuma bercanda ! "kata Aisyah sambil tertawa dan memalingkan wajahnya .


"Beneran bercanda nie ?"


" Iya , beneran Hubby ."


" Iya deh , Hubby juga nggak mau buat kamu tambah capek sayang , jadi mau makan apa nie ?"


" Nasi goreng aja deh , yang praktis ."


"Oke, telurnya telor coplok , telur rebus atau telur dadar ? "


" Ceplok setengah mateng . Bawang gorengnya banyakin ya " kata Aisyah


" Oke siap. Baby nya Abby , tunggu ya , Abby buatin sarapan dulu ." Kata Azzam yang kini menjongkok di depan Aisyah sambil mengelus perut Aisyah .


"Nggak pake lama ya Abby ! " Kata Aisyah menirukan suara anak-anak bicara .


" Oke"


Azzam lalu melangkah keluar kamar . Menuju dapur untuk membuat sarapan untuk Aisyah .


Setelah selesai membuat sarapan Azzam kembali ke kamar. Dia meletakkan nampan yang berisi dua piring nasi goreng dan 2 gelas air putih di atas meja . Lalu dia duduk di sofa , sambil menunggu Aisyah keluar dari kamar mandi .


Tidak lama kemudian Aisyah keluar dan langsung melangkah mendekati Azzam . Keduanya pun menikmati sarapan bersama dengan saling suap -suapan .


***


Pukul 08.00 Azzam bersiap pergi ke kantor . Aisyah membantu merapikan dasi dan kemeja suaminya .


" Ganteng banget Pak Bos Azzam Khairullah nie ." kata Aisyah sambil tersenyum .


" Hmmm, istri Pak Bosnya juga cantik banget ." Balas Azzam lalu mengalumgkan tangannya di pinggang Aisyah .


" Ya udah , berangkat sana, sebelum mood Ais berubah .." kata Aisyah


"Hmmm, berubah gimana sich ? " kata Azzam


" Iya , nanti kalo mood nya pengen sama hubby terus gimana ? "


" Nggak jadi ngantor , nggak masalah yang penting sayang sama yang di sinj happy ." Kata Azzam sambil mengelus perut Aisyah .


" Hubby ada meeting kan hari ini. Jadi harus tetap ke kantor . " Kata Aisyah .


" Tidak ada yang lebih penting selain kamu dan baby kita sayang ." Sahut Azzam sambil menatap wajah Aisyah .


" Iya , Ais tau . " kata Aisyah sambil tersenyum .


Azzam sedikit membungkuk dan mengecup bibir Aisyah . Kemudian dia menjongkok dan mengecup perut Aisyah . Mengelus -ngelus perut Aisyah sambil berbicara sendiri , seolah sedang berbicara pada seorang anak yang akan di tinggal ayahnya berangkat kerja . Membuat Aisyah senyum -senyum sendiri .


Aisyah mengantar Azzam sampai ke depan pintu . Setelah mobil Azzam menghilang di belokan jalan , Aisyah kembali masuk ke dalam rumah .


Di dalam rumah Aisyah pergi ke dapur . Dia melangkah mendekati kulkas .


" Cari apa Non ?" tanya Bi Nur


" Puding coklat masih ada kah ?" kata Aisyah


" Ada ,ini Non .Baru saya buat tadi ." kata Bi Imah lalu memberikan puding itu pada Aisyah .

__ADS_1


" Terima kasih ,Bi . " kata Aisyah .


Aisyah lalu duduk di meja makan sambil menikmati puding itu . Bi Nur lalu mengambilkan minum


" Terima kasih." Kata Aisyah sambil tersenyum pada Bi Nur .


***


Aisyah kembali ke kamar untuk bersiap -siap karena jam 10.00 .Ibu mertuanya Bu Ainun akan menjemput. Mereka berencana akan shooping bersama hari ini .


Setelah bersiap , Aisyah keluar dari kamar dan duduk di ruang tengah . Tiga puluh menit kemudian Bu Ainun datang .Keduanya pun berangkat menuju tempat yang sudah mereka rencanakan, yaitu sebuah Mall terbesar di kota itu .


" Kamu mau beli apa ,Ais ? " Tanya Bu Ainun saat mereka sudah memasuki Mall .


" Belum kepikiran mau beli apa . " Jawab Aisyah .


" Okey , kita ke toko fashion atau ke toko perhiasan." Pancing Bu Ainun


" Fashion aja Ummy ." kata Aisyah


" Kenapa ? Ada banyak perhiasan bagus lho ." Kata Bu Ainun.


"Kalo Ummy mau beli perhiasan , Ais temani Umny aja ." Kata Aisyah lagi


" Okey kita ke toko Fashion ." kata Bu Ainun sambil memggandeng tangan menantunya .


" Lho , Ummy nggak jadi beli perhiasan ." kata Aisyah


" Yang bilang Ummy mau beli perhiasan siapa ? Ummy kan nanya kamu mau ke toko apa .? " Kata Bu Ainun sambil tersenyum .


Keduanya pun masuk ke salah satu toko fashion yang bisa di bilang cukup lengkap dan brant ternama .


Bu Ainun dan Aisyah langsung bergrilya memcari barang -barang yang mereka suka .Dalam sekejap Bu Ainun sudah membeli baju gamis , jibab , dan tas .sedangkan Aisyah belum ada satu pun barang dibelinya .. Kemudian pandangan Aisyah kemudian tertuju pada deretan stelan baju tidur yang tampak lucu .


" Ummy itu lucu deh , Ais belum punya baju tidur seperti itu ." kata Aisyah .


" Hah , yakin kamu mau pake baju pendek gitu ." kata Bu Ainun.


Bu Ainun sempat kaget ketika Aisyah tertarik pada model baju tidur lengan pendek dan celananya juga pendek .


" Di pakenya di kamar aja Umny ." Kata Aisyah lagi .


" Mungkin bawaan baby kali ya ?" Bisik Hari Bu Ainun .


" Ya udah kalo suka , kamu beli aja ." Kata Bu Ainun .


Aisyah pun mengambil beberapa lembar stelan baju tidur berbahan babyterry itu.


Setelah dirasa cukup mereka pun keluar dari toko itu . Bu Ainun lalu menelpon Tomy sopir pribadinya untuk mengantar barang -barang belanjaan mereka ke mobil . Kemudian keduanya menuju sebuah restoran untuk menikmati makan siang .


" Habis ini kita mau kemana ,Ummy .? " Tanya Aisyah ketika sedang menunggu pesanan makan mereka .


" Kita ke SPA yuk , luluran , creambath , gimana .?" kata Bu Ainun .


" Boleh ." Sahut Aisyah


" Bentar ya ,My ,Ais mau telpon Mas Azzam ." Kata Aisyah


" Oke,Silahkan ."sahut Bu Ainun.


Aisyah menelpon Azzam untuk mengingatkan sholat dan makan siang . Saat itu Azzam juga sedang makan siang bersama koleganya , di temani Ozi .


" Oke sayang, kamu jangan terlalu capek ya ." Kata Azzam membuat koleganya tersenyum . Mereka kagum melihat Azzam yang begitu menyayangi keluarganya .


Setelah saling mengucapkan salam sambungan telpon terputus .


" Saya salut sama Pak Azzam . " Kata Pak William Mitra bisnisnya dari London.


Azzam tersenyum


" Bagi tips dong Pak, gimana caranya biar nggak bosan sama 1 wanita ." Kata Pak William


"Bener tu , bagi tips nya Pak !" kata Pak Steven menambahkan


" Maksud anda gimana ? " tanya Azzam sambil mengerutkan keningnya .


" Anda menikah sudah berapa lama ? " tanya Pak Wiliam


" Hampir 3 tahun . Kenapa ? "


" Nah itu , tips nya gimana sampai anda bertahan dengan 1 wanita dalam waktu 3 tahun ?" tanya Pak Wiliam


Azzam menghela napas beratnya . Dia tau Pak William dan Pak Steven tipe lelaki playboy yang sering gonta ganti perempuan . Bahkan di usia mereka yang bisa di bilang tidak muda lagi pun mereka masih berstatus membujang .


" Tidak ada kata bosan kalo kita saling cinta ." Kata Azzam


" Wow, itu yang belum pernah saya rasakan . " Kata Pak Wiliam


" Cinta , saya belum pernah mengenal yang namanya cinta ." Kata Pak Steven lagi


" Menikahlah , supaya anda hidup lebih tenang . " Kata Azzam lagi .


" Itulah Pak , saya belum bisa berkomitmen . Saya belum siap hidup dengan satu wanita bertahun -tahun . " Kata Pak William lagi sambil tertawa .


" Terserah anda lah . Semuanya anda yang menjalani ." Sahut Azzam .


Azzam tidak suka dengan arah pembicaraan Pak William dan Pak Steven . Selesai makan siang Azzam pun pamit akan kembali kantornya .


" Jangan buru -buru , kita ngobrol dulu ." Kata Pak Wiliam .


" Iya , kalo bisa carikanlah kita jodoh di sini ." Kata Pak Steven .


" Saya masih ada meeting lagi di kantor ." kata Azzam berdalih .


Azzam dan Ozi pun melangkah meninggalkan Pak William dan Pak Steven yang masih terpaku memandang kepergian mereka .


" Maaf Pak Bos , bukannya meeting kita nanti sore ." Kata Ozi ketika mereka sudah berada di dalam mobil .


" Iya , saya tidak suka dengan omongan mereka " sahut Azzam .


" Ohh..gitu ."


" Pak William dulu pernah menyukai Ririn . " Kata Azzam lagi .


" Oh ya , trus Ririn nya gimana ? " Kata Ozi penasaran .


" Kamu kayak nggak tau gimana istrimu . " kata Azzam lagi .


Ozi tersenyum


" Cuma kamu yang bisa meluluhkan hatinya ." Kata Azzam .


" Gimana Pak Bos , kita balik ke kantor kah ? " Tanya Riko


" Iya ke kantor . Kayaknya Ozi udah kangen sama istrinya ." Kata Azzam sambil tersenyum .

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2