
Azzam menelpon Bu Ainun . Panggilan pertama tidak ada jawaban . Aisyah memintanya untuk menelpon lagi.
" Assalamualaikum , Ummy ! "
" Waalaikumsalam " Jawab Bu Ainun
" Ummy tadi ke rumah kah ? "
"Iya , tapi kalian nggak di rumah ."
" Kenapa Ummy nggak telpon , kami kan bisa pulang ."
" Ummy tadi kebetulan lewat aja , makanya mampir , nggak enak juga ganggu moment kalian berdua .
"Ummy , apa kabar ? " Kata Aisyah sambil bersandar di pundak Azzam
" Alhamdulillah , sehat nak , kamu gimana ? "
" Alhamdulillah , sehat juga My , "
" Alhamdulillah , besok ada acara nggak kalian berdua ? " Tanya Bu Ainun
" Saya nggak My , nggak tau Mas Azzam ."
" Saya ada meeting besok My ." Sahut Azzam
" Ya udah , kamu aja Ais. Gimana kalo kita shooping besok ." Kata Bu Ainun
" Shooping ? Boleh, kebetulan Ais lama juga nggak shooping ." kata Aisyah membuat Azzam mengerutkan keningnya
" Boleh kan Zam , Ummy jalan sama Ais besok ? "
" Boleh dong Ummy ! " Sahut Aisyah mendahului Azzam sambil mengedipkan matanya .
" Iya boleh Ummy ." Kata Azzam
" Okey, besok Umny jemput ya ! " kata Bu Ainun
" Oke ." Sahut Aisyah
" Ya Udah , kalian Istirahat , Umny juga udah ngantuk ."
" Iya Ummy ." Jawab Azzam
Setelah saling mengucapkan salam sambungan telpon pun terputus .
" kok ngeliatnya gitu ? " Kata Aisyah .
" Tadi ke Mall ,nggak belanja , besok mau ke Mall lagi ? "
" Kenapa ? Hubby nggak ngizinin ? Ya udah nggak usah !" sahut Aisyah ketus .
" Bukan nggak ngizinin , Hubby belum selesai ngomong ."
" Trus kok ngomong nya gitu ? "
" Makanya dengeri dulu Hubby ngomong . Hubby nggak larang kamu mau ngapaian aja , cuma nggak mau kamu kecapeean sayang , Hubby nggak mau kamu sama baby kita kenapa -napa , itu aja ! "
" Insya Allah , Ais nggak akan kenapa -napa ,By ."
" Okey , ya udah jangan ngambek . Sekarang kita tidur. "
Aisyah pun mengangguk dan keduanya pun merebahkan tubuh diatas tempat tidur . Azzam yang merasa lelah pun langsung tertidur .Sementara Aisyah masih belum bisa memejamkan matanya.
Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 24.00 . Namun Aisyah belum bisa memejamkan matanya . Perutnya terasa lapar . Pelan -pelan Aisyah beranjak dari tempat tidur , keluar dari kamar dan melangkah menuju dapur .
Di dapur Aisyah membuka kulkas, lalu mengeluarkan buah Anggur dan Apel . Kemudian duduk di meja makan sambil menikmati buah itu .
" Non Aisyah belum tidur ? " tegur Bi Imah
" Belum bisa tidur ,Bi Imah sendiri juga kenapa belum tidur ?" Sahut Aisyah
" Saya udah tidur , Non .kebangun karena haus , makanya saya ke dapur mau ambil air minum "
" Oh , gitu ." kata Aisyah sambil mengunyah buah Apel .
Bi Imah lalu mengambil gelas , menuang air putih , perlahan mulai meneguknya . Kemudian duduk di kursi samping Aisyah .
" Non Ais laper kah ? Mau saya buatkan apa gitu ? " kata Bi Imah yang melihat Aisyah yang sudah menghabiskan beberapa butir buah Apel.
" Nggak usah Bi. Saya cuma mau makan buah ini aja. Bi Imah tidur aja lagi. " kata Aisyah
" Saya temani Non Aisyah aja. Lagian saya nggak ngantuk lagi ." Kata Bi Imah berbohong karena dia tidak enak hati meninggalkan Aisyah sendirian .
" Kalo Bi Imah mau lanjut tidur , ke kamar aja .Lagian saya bentar lagi mau masuk kamar juga ."
" Saya temani Non Aisyah sampai Non masuk ke kamar ." kata Bi Imah .
Pukul 01.00 Aisyah pun beranjak dari duduknya, melangkah kembali ke kamar . Begitu pula dengan Bi Imah .
Di dalam kamar Aisyah merebahkan kembali tubuhnya disamping Azzam . Dia tersenyum menatap Azzam yang tertidur pulas .Hampir 1 jam tapi Aisyah belum juga tertidur .Dia lalu bangun dan kembali keluar dari kamar .
Aisyah kembali kedapur. Kali ini dia membuat teh hangat dan mengambil puding coklat di kulkas, lalu menuju ke ruang tengah, kemudian menyalakan TV .
Aisyah duduk di sofa menonton TV sambil menikmati teh hangat dan puding coklat itu . Acara TV yang tidak seru membuat Aisyah mengantuk , dia pun merebahkan tubuhnya di sofa dan akhirnya terlelap .
***
Pukul 04.00 Azzam terbangun. Dia kaget melihat Aisyah tidak ada disampingnya . Azzam lalu bangun memeriksa di toilet, tapi Aisyah tidak ada di sana . Setelah Azzam mencuci muka , dia pun melangkah ke luar kamar .
Azzam menghela napas beratnya ketika melihat TV menyala dan Aisyah yang sedang berbaring di sofa .
" Aden , !" Sapa Bi Imah yang juga baru tiba di ruang itu . Melihat Azzam mendekati Aisyah yang sedang tertidur disofa
" Ya ,Ampun Non Aisyah tidur di sini , tadi sudah masuk ke kamar , eh .malah keluar lagi ." Kata Ibu Imah
" Maksud Bi Imah ?" kata Azzam yang sudah duduk di samping Aisyah.
" Tadi malam , pas saya mau ambil minum di dapur , saya liat Non Aisyah makan buah apel sama anggur duduk di meja makan , sempat saya temani sebentar , trus saya sendiri liat dia udah masuk ke kamar . Eh..rupanya keluar lagi , makan puding sampai ketiduran ." Kata Bi Imah yang melihat piring yang berisi puding di atas meja .
" Jam berapa Bi ? "
" Tengah malam ,Den . Sekirar jam 12 atau jam 1, saya tanya mau makan apa dia nggak mau juga , bilangnya mau makan buah aja ." jawab Bi Imah
Azzam tersenyum sambil membelai wajah istrinya .
" Semenjak hamil , istri saya tingkahnya aneh -aneh Bi." Kata Azzam
" Yang sabar ya , Den !"
" Ya udah saya mau pindahkan kan istri saya ke kamar , Bi Imah bereskan aja ini semua ." Kata Azzam sambil menunjuk puding dan segelas teh di atas meja .
" Baik ,Den ".
" O ya Bi , tolong buat aja puding atau lainnya , siapa tau istri saya pengen makan lagi , buah -buahan juga jangan sampai kosong di kulkas ya ! "
__ADS_1
" Baik ,Den !" sahut Bi Imah .
Azzam lalu mengendong Aisyah , kemudian melangkah ke kamar . Perlahan dia meletakkan Aisyah di atas tempat tidur .
" Aduh , gimana nich ? Sebentar lagi azan subuh. Sedangkan kamu kayaknya masih nyenyak sekali tidur ,jadi nggak tega banguninnya , tapi kalo nggak di bangunin. Nanti ngambek lagi ." Gumam Azzam .
" Sebaiknya saya mandi saja dulu ." Kata Azzam lalu masuk ke kamar mandi .
Selesai mandi Azzam dilema sendiri . Dia bingung antara membangunkan Aisyah atau tidak . Tidak lama kemudian azan subuh pun sudah berkumandang . Azzam terpaksa membangunkan Aisyah .Azzam tidak mau mengambil resiko , karena dulu pernah Azzam tidak membangunkan Aisyah , dan akhirnya Aisyah marah -marah padanya.
" Sayang..." Kata Azzam lembut
" Sayang , udah azzan kita sholat subuh yuk ! " kata Azzam lagi sambil membelai wajah Aisyah .
Perlahan Aisyah membuka mata ,
" Masih ngantuk ? " Kata Azzam
Aisyah mengangguk
" Bangun dulu yuk. Kalo mau mandi Hubby siapain air hangatnya , kalo nggak mau mandi , wudhu aja ." Kata Azzam
" Wudhu aja by !" Sahut Aisyah lalu bangun dan duduk , kemudian menurunkan kakinya dari tempat tidur.
" Bisa jalan sendiri nggak ? kalo nggak Hubby gendong ! " Kata Azzam melihat Aisyah yang masih tampak lemes .
" Gendong " Kata Aisyah manja , membuat Azzam tersenyum .
" Okey " Azzam lalu mengendong Aisyah menuju toilet .
***
Sepulang dari masjid setelah melaksanakan sholat subuh , Azzam bergegas ke kamar .
" Assalamualalikum " Sapa Azzam
" Waalaikumsalam ." Sahut Aisyah sambil mencium punggung tangan suaminya . Dan kembali melanjutkan aktifitasnya merapikan tempat tidur
" Hubby kira lanjut tidur lagi. " Kata Azzam membuat Aisyah tersenyum .
" Hubby mau sarapan apa , Ais masakin " kata Aisyah lalu duduk di tepi kasur .
" hmmm, apa ya ? Tapi Hubby mau nanya sesuatu ? " kata Azzam lalu duduk di samping Aisyah
" Nanya apa ?"
" Tadi malam tidurnya jam berapa ? Kenapa malah tidur di sofa ? "
Aisyah lalu menceritakan apa saja yang dia lalukan tadi malam , sehingga dia tertidur di sofa . Azzam tersenyum mendengar cerita istrinya yang tidak jauh berbeda dengan apa yang di ceritakan Bi Imah .
" Kenapa nggak bangunin Hubby , kan Hubby bisa temanin kamu ."
" Hubby kayaknya kecapeean banget , makanya Ais nggak bangunin ."
" Okey , berati kamu tadi malam tidur udah menjelang subuh kan ? "
Aisyah mengangguk
" Kalo gitu , biar Hubby yang buatin sarapan , kamu istirahat aja ! "
" Tapi ..."
" Nggak boleh bantah ! kamu mau makan apa , sayang ? "
" Ais, mau hubby " Kata Aisyah tersenyum membuat Azzam mengerutkan keningnya .
" Enggak ah , Ais cuma bercanda ! "kata Aisyah sambil tertawa dan memalingkan wajahnya .
"Beneran bercanda nie ?"
" Iya , beneran Hubby ."
" Iya deh , Hubby juga nggak mau buat kamu tambah capek sayang , jadi mau makan apa nie ?"
" Nasi goreng aja deh , yang praktis ."
"Oke, telurnya telor coplok , telur rebus atau telur dadar ? "
" Ceplok setengah mateng . Bawang gorengnya banyakin ya " kata Aisyah
" Oke siap. Baby nya Abby , tunggu ya , Abby buatin sarapan dulu ." Kata Azzam yang kini menjongkok di depan Aisyah sambil mengelus perut Aisyah .
"Nggak pake lama ya Abby ! " Kata Aisyah menirukan suara anak-anak bicara .
" Oke"
Azzam lalu melangkah keluar kamar . Menuju dapur untuk membuat sarapan untuk Aisyah .
Setelah selesai membuat sarapan Azzam kembali ke kamar. Dia meletakkan nampan yang berisi dua piring nasi goreng dan 2 gelas air putih di atas meja . Lalu dia duduk di sofa , sambil menunggu Aisyah keluar dari kamar mandi .
Tidak lama kemudian Aisyah keluar dan langsung melangkah mendekati Azzam . Keduanya pun menikmati sarapan bersama dengan saling suap -suapan .
***
Pukul 08.00 Azzam bersiap pergi ke kantor . Aisyah membantu merapikan dasi dan kemeja suaminya .
" Ganteng banget Pak Bos Azzam Khairullah nie ." kata Aisyah sambil tersenyum .
" Hmmm, istri Pak Bosnya juga cantik banget ." Balas Azzam lalu mengalumgkan tangannya di pinggang Aisyah .
" Ya udah , berangkat sana, sebelum mood Ais berubah .." kata Aisyah
"Hmmm, berubah gimana sich ? " kata Azzam
" Iya , nanti kalo mood nya pengen sama hubby terus gimana ? "
" Nggak jadi ngantor , nggak masalah yang penting sayang sama yang di sinj happy ." Kata Azzam sambil mengelus perut Aisyah .
" Hubby ada meeting kan hari ini. Jadi harus tetap ke kantor . " Kata Aisyah .
" Tidak ada yang lebih penting selain kamu dan baby kita sayang ." Sahut Azzam sambil menatap wajah Aisyah .
" Iya , Ais tau . " kata Aisyah sambil tersenyum .
Azzam sedikit membungkuk dan mengecup bibir Aisyah . Kemudian dia menjongkok dan mengecup perut Aisyah . Mengelus -ngelus perut Aisyah sambil berbicara sendiri , seolah sedang berbicara pada seorang anak yang akan di tinggal ayahnya berangkat kerja . Membuat Aisyah senyum -senyum sendiri .
Aisyah mengantar Azzam sampai ke depan pintu . Setelah mobil Azzam menghilang di belokan jalan , Aisyah kembali masuk ke dalam rumah .
Di dalam rumah Aisyah pergi ke dapur . Dia melangkah mendekati kulkas .
" Cari apa Non ?" tanya Bi Nur
" Puding coklat masih ada kah ?" kata Aisyah
" Ada ,ini Non .Baru saya buat tadi ." kata Bi Imah lalu memberikan puding itu pada Aisyah .
__ADS_1
" Terima kasih ,Bi . " kata Aisyah .
Aisyah lalu duduk di meja makan sambil menikmati puding itu . Bi Nur lalu mengambilkan minum
" Terima kasih." Kata Aisyah sambil tersenyum pada Bi Nur .
***
Aisyah kembali ke kamar untuk bersiap -siap karena jam 10.00 .Ibu mertuanya Bu Ainun akan menjemput. Mereka berencana akan shooping bersama hari ini .
Setelah bersiap , Aisyah keluar dari kamar dan duduk di ruang tengah . Tiga puluh menit kemudian Bu Ainun datang .Keduanya pun berangkat menuju tempat yang sudah mereka rencanakan, yaitu sebuah Mall terbesar di kota itu .
" Kamu mau beli apa ,Ais ? " Tanya Bu Ainun saat mereka sudah memasuki Mall .
" Belum kepikiran mau beli apa . " Jawab Aisyah .
" Okey , kita ke toko fashion atau ke toko perhiasan." Pancing Bu Ainun
" Fashion aja Ummy ." kata Aisyah
" Kenapa ? Ada banyak perhiasan bagus lho ." Kata Bu Ainun.
"Kalo Ummy mau beli perhiasan , Ais temani Umny aja ." Kata Aisyah lagi
" Okey kita ke toko Fashion ." kata Bu Ainun sambil memggandeng tangan menantunya .
" Lho , Ummy nggak jadi beli perhiasan ." kata Aisyah
" Yang bilang Ummy mau beli perhiasan siapa ? Ummy kan nanya kamu mau ke toko apa .? " Kata Bu Ainun sambil tersenyum .
Keduanya pun masuk ke salah satu toko fashion yang bisa di bilang cukup lengkap dan brant ternama .
Bu Ainun dan Aisyah langsung bergrilya memcari barang -barang yang mereka suka .Dalam sekejap Bu Ainun sudah membeli baju gamis , jibab , dan tas .sedangkan Aisyah belum ada satu pun barang dibelinya .. Kemudian pandangan Aisyah kemudian tertuju pada deretan stelan baju tidur yang tampak lucu .
" Ummy itu lucu deh , Ais belum punya baju tidur seperti itu ." kata Aisyah .
" Hah , yakin kamu mau pake baju pendek gitu ." kata Bu Ainun.
Bu Ainun sempat kaget ketika Aisyah tertarik pada model baju tidur lengan pendek dan celananya juga pendek .
" Di pakenya di kamar aja Umny ." Kata Aisyah lagi .
" Mungkin bawaan baby kali ya ?" Bisik Hari Bu Ainun .
" Ya udah kalo suka , kamu beli aja ." Kata Bu Ainun .
Aisyah pun mengambil beberapa lembar stelan baju tidur berbahan babyterry itu.
Setelah dirasa cukup mereka pun keluar dari toko itu . Bu Ainun lalu menelpon Tomy sopir pribadinya untuk mengantar barang -barang belanjaan mereka ke mobil . Kemudian keduanya menuju sebuah restoran untuk menikmati makan siang .
" Habis ini kita mau kemana ,Ummy .? " Tanya Aisyah ketika sedang menunggu pesanan makan mereka .
" Kita ke SPA yuk , luluran , creambath , gimana .?" kata Bu Ainun .
" Boleh ." Sahut Aisyah
" Bentar ya ,My ,Ais mau telpon Mas Azzam ." Kata Aisyah
" Oke,Silahkan ."sahut Bu Ainun.
Aisyah menelpon Azzam untuk mengingatkan sholat dan makan siang . Saat itu Azzam juga sedang makan siang bersama koleganya , di temani Ozi .
" Oke sayang, kamu jangan terlalu capek ya ." Kata Azzam membuat koleganya tersenyum . Mereka kagum melihat Azzam yang begitu menyayangi keluarganya .
Setelah saling mengucapkan salam sambungan telpon terputus .
" Saya salut sama Pak Azzam . " Kata Pak William Mitra bisnisnya dari London.
Azzam tersenyum
" Bagi tips dong Pak, gimana caranya biar nggak bosan sama 1 wanita ." Kata Pak William
"Bener tu , bagi tips nya Pak !" kata Pak Steven menambahkan
" Maksud anda gimana ? " tanya Azzam sambil mengerutkan keningnya .
" Anda menikah sudah berapa lama ? " tanya Pak Wiliam
" Hampir 3 tahun . Kenapa ? "
" Nah itu , tips nya gimana sampai anda bertahan dengan 1 wanita dalam waktu 3 tahun ?" tanya Pak Wiliam
Azzam menghela napas beratnya . Dia tau Pak William dan Pak Steven tipe lelaki playboy yang sering gonta ganti perempuan . Bahkan di usia mereka yang bisa di bilang tidak muda lagi pun mereka masih berstatus membujang .
" Tidak ada kata bosan kalo kita saling cinta ." Kata Azzam
" Wow, itu yang belum pernah saya rasakan . " Kata Pak Wiliam
" Cinta , saya belum pernah mengenal yang namanya cinta ." Kata Pak Steven lagi
" Menikahlah , supaya anda hidup lebih tenang . " Kata Azzam lagi .
" Itulah Pak , saya belum bisa berkomitmen . Saya belum siap hidup dengan satu wanita bertahun -tahun . " Kata Pak William lagi sambil tertawa .
" Terserah anda lah . Semuanya anda yang menjalani ." Sahut Azzam .
Azzam tidak suka dengan arah pembicaraan Pak William dan Pak Steven . Selesai makan siang Azzam pun pamit akan kembali kantornya .
" Jangan buru -buru , kita ngobrol dulu ." Kata Pak Wiliam .
" Iya , kalo bisa carikanlah kita jodoh di sini ." Kata Pak Steven .
" Saya masih ada meeting lagi di kantor ." kata Azzam berdalih .
Azzam dan Ozi pun melangkah meninggalkan Pak William dan Pak Steven yang masih terpaku memandang kepergian mereka .
" Maaf Pak Bos , bukannya meeting kita nanti sore ." Kata Ozi ketika mereka sudah berada di dalam mobil .
" Iya , saya tidak suka dengan omongan mereka " sahut Azzam .
" Ohh..gitu ."
" Pak William dulu pernah menyukai Ririn . " Kata Azzam lagi .
" Oh ya , trus Ririn nya gimana ? " Kata Ozi penasaran .
" Kamu kayak nggak tau gimana istrimu . " kata Azzam lagi .
Ozi tersenyum
" Cuma kamu yang bisa meluluhkan hatinya ." Kata Azzam .
" Gimana Pak Bos , kita balik ke kantor kah ? " Tanya Riko
" Iya ke kantor . Kayaknya Ozi udah kangen sama istrinya ." Kata Azzam sambil tersenyum .
__ADS_1
Bersambung ....