Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
133. Sulit Mengontrol Diri


__ADS_3

Setelah melaksanakan sholat isya ,Ozi dan Ririn pamit pulang . Sedangkan yang lainnya kembali mereka ngobrol sambil nonton televisi . Ahmad dan Farhan tampak sedang main catur .


" Oya , gimana rencana liburan atau honeymoon kalian ?" Tanya Bu Ainun pada Azzam yang mengamati permainan catur Ahmad dan Farhan .


" Dek Aisyah , mau umroh saja My !" Sahut Azzam .


" Gimana kalau kita semua umroh bareng ." Kata Aisyah yang saat itu dengan manja berbaring di pangkuan Bu Yani .


" Abby setuju , gimana yang lain ? " Tanya Pak Khairul .


" Gimana Bu , Ayah , kak Nisa , Bang Farhan,Abang Ahmad , Putri ? Kita kan belum pernah umroh bareng ! " kata Aisyah lagi


" Dek Aisyah benar , kita semua belum pernah umroh bareng . Untuk biayanya saya tanggung semua ." Kata Azzam .


" Kalo Ayah sich mau saja , tapi ibu gimana ?kalian tau kan ibu sedikit parno naik pesawat ." Kata Pak Sulaiman .


" Gimana Bu ? " Tanya Aisyah .


"Kalo semuanya ikut, ibu mau !" Sahut Bu Yani


" Ya semualah bu ,yang berangkat ." Kata Aisyah .


" Oke deal ya , kita semua berangkat ." Kata Aisyah yang tampak senang sekali .


" Iyalah siapa sich yang nggak mau umroh gratis !" Sahut Anisa .


"Tapi berangkatnya kapan ? " Tanya Farhan .


" Nanti saya kabari lagi . Nanti saya minta sekretaris saya yang urus semuanya , yang penting sekarang semuanya sudah setuju ." Tutur Azzam .


" Siap Pak Bos ." Celetuk Ahmad membuat semuanya tertawa .


Malam semakin larut , Aisyah pun sudah tertidur di pangkuan ibunya . Bu Yani lalu meminta Azzam untuk memindahkan Aisyah ke kamar.


"Kamu juga istirahat , besok kalian masih akan bagi -bagi makanan kan ? " kata Bu Ainun pada Azzam yang saat itu sedang menggendong Aisyah .


" Iya My ." Jawab Azzam lalu melangkah menuju kamar mereka .


Dengan hati -hati sekali Azzam meletakkan Aisyah di atas tempat tidur . Azzam tersenyum menatap wajah polos Aisyah yang sedang tertidur . Dia lalu menyelimuti Aisyah .


" Tidur yang nyenyak ya , sayang ! " Kata Azzam lalu mengecup kening Aisyah .


Setelah itu Azzam mengambil stelan piyamanya di lemari dan masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaian.


" Sayang kamu bangun ." Kata Azzam saat keluar kamar mandi melihat Aisyah yang duduk di atas tempat tidur.


" Hubby yang mindahin Ais ke kamar ya ? " Kata Aisyah .


" Iya ,kenapa ? " Kata Azzam lalu duduk di samping Aisyah .


" Nggak papa , Ais mau ganti baju dulu ." Kata Aisyah lalu beranjak dari duduknya dan masuk ke kamar mandi .


" Lho kok keluar lagi ? " Tanya Azzam saat Aisyah keluar dari kamar mandi.


" Baju tidurnya lupa di bawa .!" Kata Aisyah sambil melangkah ke lemari mengambil baju tidurnya .


" Ganti di sini aja ! " kata Azzam dengan senyum menggoda.


Aisyah hanya tersenyum mendengar perkataan Azzam dan kembali masuk ke kamar mandi .


Tidak lama kemudian Aisyah keluar . Dia lalu duduk di kursi meja rias untuk menyisir rambut dan melakukan ritual skin carenya sebelum tidur .


Azzam terus mengamati gerak gerik Aisyah . Cukup lama juga dia tidak melihat Aisyah melakukan ritual khususnya itu , karena selama Aisyah amnesia mereka pisah kamar.


Dengan memakai baju tidur yang berwarna maron itu membuat kulit putih dan mulus semakin terpancar , membuat Azzam sulit mengontrol dirinya .


Perlahan Azzam pun mendekati Aisyah . Aisyah yang sudah selesai dengan ritualnya pun bangun dari duduknya. Bersamaan dengan itu Azzam pun memeluk Aisyah dari arah belakang .


" Hubby ? "


" Kamu buat saya sulit mengontrol diri saya sendiri . Saya kangen kamu sayang ." Kata Azzam lalu menyingkirkan tambut yang menutupi bagian belakang leher Aisyah dan memberikan beberapa kecupan di sana .


" Geli hubby ." Gumam Aisyah kemudian membalikkan badannya menghadap Azzam .


Keduanya saling bertatapan . Jarak mereka yang begitu dekat membuat Aisyah bisa merasakan detak jantung Azzam .

__ADS_1


Begitu Azzam ingin mengecup bibir Aisyah , tiba -tiba Aisyah meletakkan jari telunjuknya di depan bibir Azzam .


" Kenapa sayang ? Kamu belum siap ? " Kata Azzam tampak bingung .


" Liat itu !" Kata Aisyah menunjuk ke arah pintu kamar mereka. yang masih belum tertutup rapat


Melihat hal itu membuat Azzam tersenyum lalu melangkah mendekati pintu lalu menutup rapat dan menguncinya .


" Saya kira apa tadi !" Kata Azzam yang kini sudah mengalungkan tanganya di pinggang Aisyah .


" Emangnya hubby kira apa ? " tanya Aisyah


" Saya kira kamu nggak mau saya cium ." Kata Azzam agak malu -malu .


" Cium aja kan ? " KatavAisyah mengoda Azzam


Mendengar perkataan Aisyah, membuat Azzam menghela napas beratnya , karena dia ingin mereka bercinta malam itu , tapi dia pun tidak mau memaksa Aisyah . Karena baginya kesehatan Aisyah lebih utama.


Perubahan ekspresi Azzam membuat Aisyah tersenyum. Aisyah tau apa yang di inginkan suaminya , Cukup lama mereka tidak sedekat itu .


" Lebih dari sekedar ciuman pun boleh , Hubby ." Kata Aisyah sambil membuka kancing baju Azzam satu persatu .


" Sayang ! "


Detak Jantung Azzam berdegup dua kali lipat saat Aisyah melepas kancing bajunya .


" Ais sudah sehat Hubby. Sudah menjadi kewajiban seorang istri untuk melayani suaminya .Saya kangen banget sama kamu ! " Kata Aisyah saat melepas kancing baju yang terakhir .


Tanpa mengulur waktu , Azzam pun membopong tubuh Aisyah dan meletakkannya di atas tempat tidur . Malam itu mereka lalui dengan penuh kemesraan . Melepaskan hasrat kerinduan yang sudah cukup lama terpendam.


***


Pukul 03.45 subuh Azzam terbangun . Dia tersenyum melihat Aisyah yang masih tertidur di sampingnya . Dengan hati -hati sekali Azzam turun dari tempat tidur . Agar tidak mengganggu Aisyah yang masih tertidur pulas .


Tadinya dia ingin langsung membangunkan Aisyah , tapi dia ingat kejadian tadi malam, ulahnya itu pasti membuat Aisyah capek sekali . Azzam pun mengurungkan niatnya .


" Nantilah saya bangunin kamu kalo sudah mau sholat subuh." Gumam Azzam lalu melangkah masuk ke kamar mandi .


Setelah selesai mandi Azzam lalu bersiap untuk melaksanakan sholat tahajjud . Selesai sholat tahajjut. Azzam menyiapkan air hangat untuk Aisyah mandi kemudian melangkah mendekati Aisyah , dan duduk di tepi tempat tidur.


Dengan mata masih terpejam Aisyah tersenyum lalu meraih tangan Azzam yang membelai wajahnya tadi , dan menggenggamnya


" Sayang , yuk bangun ! Saya sudah siapkan air hangat untuk kamu mandi " Kata Azzam lagi


Perlahan Aisyah membuka mata lalu duduk . Dia melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 04.30 .


Melihat penampilan Azzam dan sajadah yang masih tergelar , Aisyah tau Azzam sudah selesai sholat tahajjud .


" Hubby sholat tahajjud sendiri , kenapa Ais nggak di bangunin ?" Kata Aisyah dengan wajah cemberut .


" Kamu pulas sekali tidurnya. Jadi saya nggak tega bangunkan ." Jawab Azzam .


" Udah mandi dulu , laksanakan yang wajib saja , tapi kalo kamu cepet mandinya masih sempat kok sholat tahajjud ." Kata Azzam lagi .


Aisyah lalu bergegas turun dari tempat tidur , rasa nyeri di bagian intimnya membuat Aisyah sedikit membungkuk menahan rasa nyeri itu . Sehingga hampir saja dia terjatuh.


" Kenapa ? " Tanya Azzam


" Nggak papa !" sahut Aisyah lalu bergegas masuk ke kamar mandi .


Melihat sikap Aisyah tadi membuat Azzam kuatir . Dia mondar mandir di depan pintu kamar mandi .


" Sayang ! kamu nggak papa kan ? " Tanya Azzam sambil mengetuk pintu kamar mandi . Sudah tidak sabar menunggu Aisyah keluar .


Aisyah sengaja tidak menjawab , dia masih berendam di dalam bath up . Berendam dalam bath up membuat tubuhnya terasa nyaman.


" Sayang ! " Kamu baik -baik aja kan ! "


Azzam semakin kuatir karena Aisyah belum juga keluar dari kamar mandi , padahal sebentar lagi azan akan berkumandang.


" Sayang ..."


" Kenapa sich by ? Ais baik -baik aja kok ! " Kata Aisyah yang saat itu membuka pintu .


" Tadi kamu hampir jatoh , Saya kuatir , dipanggil nggak nyahut lagi." Kata Azzam .

__ADS_1


" Makanya jangan buat ulah !" Sahut Aisyah


Azzam kembali menghela napas beratnya .


" Maafin saya ya ! " kata Azzam.


Aisyah tertawa mendengar perkataan suaminya .


" Kok ketawa ? Sayang beneran kamu nggak papa ? "


" Nggak papa , Hubby ! Udah buruan ke masjid ! " Kata Aisyah .


" Okey , saya ke masjid . Assalamualaikum ! " Kata Azzam .


" Waalaikumsalam ." Sahut Aisyah.


Azzam lalu keluar ,Dia pergi ke masjid bersama , Pak Sulaiman. Pak Khairul , Ahmad dan Farhan yang menggandeng tangan Dika anak lelakinya .


***


Suasana ruang makan kembali ramai , karena mereka semua menikmati sarapan bersama -sama . Pagi itu yang menjadi kokinya adalah Bu Yani dan Bu Ainun, perpaduan masakan keduanya membuat semua menikmatinya dengan lahap .


" Kalo begini terus setiap hari , lama -lama gendut ni ! " Kata Anisa sambil tersenyum .


" Bagus dong. Kalo gendut kan sehat ! " Sahut Pak Sulaiman .


" Perempuan tu mana mau gendut yah , ada yang mau gendut, makan banyak tapi nggak besar -besar tu badan ! " Kata Ahmad lagi sambil melirik Aisyah .


Aisyah mengerutkan keningnya menatap Ahmad . Ahmad selalu menjadikan Aisyah bahan untuk ledekannya .


" Terus aja ledekin Ais ! " Sahut Aisyah


Azzam hanya tersenyum mendengar celotehan dua saudara itu .


Anisa lalu mengatakan kalau mereka semua akan balik pulang hari itu juga . Karena Dia cuma dapat izin.meninggalkan rumah sakit satu hari , besok harus kembali beraktifitas lagi .


" Kenapa nggak cuti ,3 hari atau seminggu kak ? " Kata Aisyah


" Maunya kakak begitu ,dek. Tapi mau gimana lagi ? " Kata Anisa .


" Kamu aja Ais yang nginap ke rumah kami , gantian , kan sudah lama juga kamu nggak ke rumah kami ." kata Farhan .


Selesai sarapan Anisa sekeluarga pun berpamitan , suasana haru.menyelimuti mereka . Aisyah memeluk erak Anisa sambil menangis .


" Hati -hati di jalan kak ! " Kata Aisyah .


"Iya " sahut Anisa .


" Telpon Ayah kalo sudah sampai ! " Kata Pak Sulaiman .


" Pasti , yah ! Assalamualaikum ." Kata Farhan .


Mobil mereka pun perlahan meninggalkan halaman rumah Aisyah . Kemudian Pak Khairul dan Bu Ainun pun pamit juga , karena ada acara yang harus mereka hadiri .


Setelah beberes, Kedua orang tua Aisyah dan putri juga pamit. Ahmad yang mau berangkat ke kantor mengantar mereka terlebih dahulu baru lanjut ke kantor .


***


Aisyah dan Azzam masuk ke kamar mereka . Azzam yang sudah kebelet pun bergegas ke toilet .


Aisyah duduk di sofa dengan ponsel di tangannya .


Ting ( Suara pesan masuk di ponsel Azzam )


Aisyah melirik ponsel Azzam yang di letakkan Azzam di atas meja tepat di hadapannya . Sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal . Karena penasaran Aisyah mengambil ponsel Azzam .


Selamat pagi , maaf mengganggu waktu anda .Jika sikap saya kemaren membuat anda menunda kontrak kerja saya minta maaf . Saya tidak akan mengulang kesalahan saya lagi . Saya harap anda bisa pertimbangkan lagi keputusan anda ,


Terima kasih


Youri lie


Aisyah mengerutkan keningnya .


" Siapa Youri Lie ini , apa yang sudah dia lakukan sampai Hubby menunda kontrak kerja mereka ." Gumam Aisyah .

__ADS_1


...Bersambung ...


__ADS_2