
Setelah selesai bersih -bersih dan mengganti pakaiannya , Azzam keluar dari kamar mandi . Dan didapatinya Aisyah masih melamun di depan cermin meja riasnya.
" Sayang !" panggil Azzam yang sudah duduk di tepi tempat tidur .
"Hah , iya By , kenapa ? " Aisyah tersadar dari lamunannya .
" Sini ! Mikirin apa sich ? " kata Azzam meminta Aisyah untuk duduk disampingnya .
Perlahan Aisyah bangun dari duduknya dan melangkah mendekati Azzam .
" Kenapa ?" tanya Azzam lagi ketika Aisyah sudah duduk disampingnya . Dia lalu memutar badannya menghadap ke Aisyah . MengamatI wajah istrinya untuk mencari tau apa yang sedang mengganggu pikiran sang istri saat itu .
" Cerita sama hubby, apa yang sudah mengganggu pikiriran kamu ? " Tanya Azzam lembut sambil menyingkirkan helayan rambut yang tergerai diwajah Aisyah .
" Tapi ,Hubby jujur ,nggak boleh bohong ! " Jawab Aisyah menatap wajah suaminya .
" Iya , saya jujur ." sahut Azzam sambil menggenggam jemari Aisyah .
" Ais keliatan dekil ya By ? "
" Astagfirullah , saya kira mau ngomong apa tadi , sayang omongan abang Ahmad tadi cuma candaam aja , kok ditanggapinnya serius sich ? " Kata Azzam lalu membelai pipi Aisyah .
" Ais , nanya sama Hubby lho , jawab jujur ! " Tanya Aisyah lagi .
Azzam menghela napas, dia lalu tersenyum, dia tau sikap istrinya sekarang pasti karena kehamilannya .
" Oke saya jujur . Kamu cantik sayang . Saya lebih suka penampilan kamu yang natural kayak sekarang !" Kata Azzam
" Jadi yang kemaren -kemaren hubby nggak suka ?" Tanya Aisyah lagi .
" Bukan begitu sayang, apapun penampilan kamu saya selalu suka .Udah nggak usah dibahas lagi. Kita istirahat ya . Saya sudah ngantuk !" Kata Azzam lembut.
Aisyah mengangguk. Keduanya pun lalu merebahkan tubuh mereka diatas tempat tidur . Seperti biasa Aisyah selalu berada dalam pelukan Azzam .
" I Love You ,Hubby !" Kata Aisyah setengah berbisik .
" I Love you more , sayang ! " Balas Azzam lalu mengecup kening Aisyah .
Karena sama -sama mengantuk , keduanya pun terlelap . Keduanya saling berpelukan seolah tidak ingin berpisah walaupun hanya dalam mimpi .
***
Pukul 08.00 pagi . Azzam sedang bersiap untuk kekantor . Aisyah membantunya merapikan kemejanya .
" Sayang, yakin nggak mau ikut ? " Tanya Azzam pada Aisyah yang sedang memasang dasinya .
" Nggak !" Sahut Aisyah singkat
" Iya deh ." kata Azzam sedikit lesu.
Aisyah tersenyum sambil melanjutkan merapikan dasi suaminya .
" Ngeliatnya biasa aja dong ! Ntar Ais nggak ngizin hubby ke kantor baru tau !" Kata Aisyah melihat Azzam menatapnya .
" Nggak papa , kalo kamu mau kita berduaan !" Sahut Azzam lalu melingkarkan tangannya di pinggang Aisyah.
" Hubby , udah sana ke kantor , udah rapi juga. Ais mau di rumah aja . Nanti mau telponan sama sahabat-sahabat Ais ." kata Aisyah .
" Ya udah , kamu baik -baik ya di rumah . Kalo pengen sesuatu telpon saya ." Kata Azzam .
" Iya .Hubby juga hati -hati . "
" Iya . Sayang . "
Azzam lalu mengecup kening dan puncak kepala Aisyah , kemudian dia membungkuk mengelus perut Aisyah. Berpamitan pada calon buah hatinya kemudian mengecup perut Aisyah yang masih rata . Membuat Aisyah senyum -senyum sendiri .
" Yuk. , kita turun !" Kata Azzam sambil meraih tangan Aisyah .
" Ummy nya nggak dicium juga kah ?" kata Aisyah menahan tangan Azzam .
" Kan udah tadi ." kata Azzam sambil tersenyum .
" Maunya disini !" Kata Aisyah menunjuk bibirnya .
Azzam pun menuruti kemauan istrinya. Mengecup mesra bibir Aisyah . Setelah itu keduanya keluar dari kamar menuruni anak tangga melangkah menuju pintu .
" Baik -baik di rumah ya ." kata Azzam lalu mengecup kening Aisyah.
" Iya ." Sahut Aisyah .
Aisyah mencium punggung tangan Azzam . Kemudian Azzam pun masuk kedalam mobil .
Perlahan mobil bergerak meninggalkan halaman rumah . Aisyah melambaikan tangan. Setelah mobil yang membawa suaminya menghilang dibelokan jalan ,Aisyah masuk kedalam rumah.
Aisyah menutup pintu lalu melangkah ingin kembali kekamarnya . Tiba-tiba terdengar suara Bi Nur memanggilnya . Bi Nur yang tadinya sedang bersih -bersih di lantai atas mendengar suara ponsel majikannya pun bergegas mengambil ponsel itu dan ingin memberikannya pada Aisyah .
Aisyah menoleh ke arah suara . Saat itu Bi Nur sedang melangkah menuruni anak tangga . Aisyah pun mendekati Bi Nur .
" Non , ini Hpnya bunyi terus dari tadi ." Kata Bi Nur lalu memberikan ponsel yang sudah tidak berdering lagi pada Aisyah .
__ADS_1
" Iya Bi. Makasih ya ." kata Aisyah .
" Sama-sama Non . Saya beberes lagi diatas ." Kata Bi Nur .
" iya Bi ."
Bi Nur kembali menaiki anak tangga ke lantai atas untuk melanjutkan aktifitasnya sedangkan Aisyah duduk di sofa . Aisyah melihat beberapa panggilan tidak terjawab dari Ayu sahabatnya .
Baru saja dia ingin menelpon balik , ponselnya sudah berdering kembali . Aisyah tersenyum melihat nama sahabatnya itu .
" Assalamualaikum "Sapa Aisyah ketika eayar ponselnya memperlihatkan wajah ketiga sahabatnya , yaitu Ayu , Putri dan Mala .
" Waalaikumsalam ." jawab mereka bersamaan .
" Kemana aja bu Bos , dari tadi ditelpon nggak dijawab ?" Tanya Mala .
" Maaf , tadi Ais lagi di depan , melepas suami tercinta berangkat kerja. " Jawab Aisyah
" Kirain lagi ituan !" Kata Ayu sambil tergelak .
" Apaan sich ! Masih pagi ini !" Sahut Aisyah .
Aisyah bangun dari duduknya . Seperti tidak mungkin dia ngobrol di ruang tamu dengan mulut lemes sahabatnya itu . Aisyah melangkah menuju kamarnya .
" Eh. Mau kemana tu ? " tanya Ayu
" Saya lagi di ruang tamu, mau ke kamar mulut lemes kamu tu nggak enak di dengar Bibi sana mamang di rumah ini." Sahut Aisyah .
" Awas , hati -hati naik tangganya ." Kata Putri .
" Iya ." Jawab Aisyah .
" Kalian berdua kapan kesini . Udah lama kita nggak jalan bareng ." kata Aisyah .
" Tenang Beb , bulan depan saya ke sana sekalian brojol " Kata Ayu .
" Saya minggu depan ke sana , Mas Aldi bilang ada meeting sama Mas Azzam ."
" Oke deh , saya tunggu ya . " kata Aisyah
" Selamat atas kehamilannya ya Beb ." kata Ayu .
" Iya , selamat ya , semoga kamu dan janin yang ada dikandungan kamu juga sehat .amin ." tambah Mala.
" Amin , makasih ya ." sahut Aisyah .
aAyu dan Mala tau tentang kehamilan Aisyah dari Putri yang mengirim foto hasil USG Aisyah tadi pagi itu pada mereka .
" Coba kalian menetap disini saja , supaya kita tiap hari bisa ngumpul bareng kayak dulu ." kata Aisyah yang kini memposisikan tubuhnya tengkurap diatas tempat tidur.
" Iya , kalo ginikan susah. " Tambah Putri .
" Pengennya sich ! Tapi bisnis My Husbant di sini , jadinya susah ." sahut Ayu .
" Kalo Mas Aldi tergantung Big Bos nya . Kalo Mas Azzam suruh disana ya , kami disana ." Kata Mala.
" Ya udah Ais , kamu ngomong aja ke Mas Azzam supaya suaminya Mala di pindah disana lagi ." Kata Ayu .
" Nantilah saya coba omongkan ke Mas Azzam ." kata Aisyah.
" kamu juga Yu , suruh suamimu gabung sama perusahaannya Mas Azzam , jadi kita ngumpul deh ." kata Putri .
" Nggak semudah itu juga Beb, " Sahut Ayu .
" Iya , lagian kalo Mas Aldi balik ke sini siapa yang menghandel disana ." kata Aisyah lagi .
" Bener juga . Ya udah deh , yang penting tiap 1 bulan 1 kali kita ngumpul . Selain itu kita bisa video call kayak sekarang kan , Saya sudah mulai betah juga sich, tinggal disini , atau kalian aja pindah semua ke Bali ." Kata Mala
" Pengen sich ! Tapi balik lagi ke kerjaan suami kita ." Kata Putri .
" Kalo Ais, sich gampang, Sultan gitu lho ! Mas Azzam pasti tidak akan menolah , gitu juga suami kamu Putri , saya yang ketinggalan " Kata Ayu lagi .
" Udah pada ngelantur ni omongannya ." kata Aisyah tertawa .
" iya ya , tadinya kita mau bahas tentang kehamilan Ais !" sahut Mala .
" Cerita dong ,Ais gimana awalnya kamu tau kamu tu udah hamil ?" tanya Ayu .
" Aduh , kok itu sich topiknya ? " kata Aisyah tersenyum .
" Cerita dong , ke kita -kita . Kitakan pengen tau juga !" Kata Mala .
" Iya , cerita dong. Ais !" Kata Putri ikut membujuk Aisyah .
" Hmmmm, gimana ya ?" kata Aisyah
" Ayolah ! " bujuk Ayu lagi .
Aisyah bingung mau menceritakan moment itu. Karena Azzam lah yang menyadari dia terlambat datang bulan . Pasti nanti sahabat -sahabatnya akan mengejeknya . Terutama Ayu .
__ADS_1
" Ais , kok benging sich ?" Tanya Mala
"Oke ! Saya terlambat datang bulan , trus cerita ke Mas Azzam besoknya diajak ke Dokter Arini untuk periksa , ya alhamdulillah hasilnya positif ." Kata Aisyah .
"Oh gitu , trus udah mulai ngidam belum ni ? " Tanya Ayu .
" Sejauh ini semuanya masih normal aja ." Sahut Aisyah .
" Prediksi medis meleset dong ya, katanyakan kamu susah untuk hamil , tapi kenyataannya kamu udah hamil sekarang ." Kata Mala .
" Kan baru prediksi. Kekuasaan Allah melebihi semuanya ." Kata Ayu .
" Saya ada di kasih Kak Nisa tablet penyubur kandung yang dia dapat dari temannya sesama Dokter di Cina . Mungkin katena tablet itu juga . Kata Kak Nisa temannya itu Dokter terbajk di Cina . Dan selebihnya atas izin Allah . Ya kan ?" Kata Aisyah .
" Semoga kamu sehat terus ya , Beb . Jangan kayak hamil pertama kemaren , nggak tega saya liatnya . " Kata Ayu .
" Amin . Makasih ya ." sahut Aisyah .
" Jadi beneran belum ada apa yang nggak kamu suka atau sebaliknya sampai sekarang ? Misalnya males ini , males itu. Kan biasanya ada tu hal -hal kecil yang agak berubah. ? " Tanya Mala .
" Saya males make up sekarang , rutinitas skincare malam pun udah males ." Kata Aisyah malu -malu
Mendengar pengakuan Aisyah membuat ketiga sahabatnya tertawa .
" Kalo sama Mas Azzam gimana ? Pengen lengket terus kah atau gimana ? Jangan sampai kayak hamil dulu kamu nggak mau ketemu sama Mas Azzam !" Kata Ayu
" Mulai deh . Yang pastinya sama Mas Azam biasa aja . Cuma dia mulai overprotektif sekarang. " Kata Aisyah . Dia ingat ucapan Azzam yang melarangnya untuk mengerjakan kerjaan rumah .
" Wajarlah ,Beb . Itu tandanya dia sayang . " Kata Ayu .
" Kamu harus banyak istirahat , jangan stres ." Kata Mala .
" Saya rasa semua suami akan overprotektif saat istrinya hamil , iya kan ?" Kata Putri .
" Saya jadi ingat awal -awal saya hamil dulu , bawaannya pengen lemgket terus sama My Husbant , sampai saya suruh dia cuti selama 1 minggu ." Kata Ayu tertawa sendiri .
" Trus 1 minggu itu kamu ngapain aja ? " Tanya Mala .
" Ya itu ! " Jawab Ayu terkekeh
" Ihhh, Ayu ..." kata Putri
" Namanya bawaan hamil . Tapi nggak selalu begitu , intinya quality time lah berdua . " Kata Ayu sambil tertawa .
" Jangan sampai kamu ngidam kayak Ayu ya ?" kata Mala .
" Hahahha , tapi sampai sekarang saya tu nggak bisa kalo nggak mesra -mesraan tiap hari ." Kata Ayu tergelak .
" Astagfirullah Ayu !" Kata Aisyah , Mala dan Putri hampir bersamaan yang membuat Ayu semakin tergelak .
" Mesra -mesraan kan bukan maksudnya gituan tiap hari , mesranya itu , misal Kiss dibibir , peluk -pelukan , tapi saya tiap pagi paling suka kiss dibibir . Yah sebelum berangkat kerja minimal 30 menitlah untuk mesra -mesraanya ." Kata Ayu membuat sahabatnya geleng -geleng kepala .
" Parah kamu . Yu !" Kata Mala lagi .
Ayu tergelak lagi . Dia merasa senang melihat ekspresi ketiga sahabatnya percaya begitu saja ucapannya . Padahal itu semua kebohongan Ayu .
" Alhamdulillah , saya selama hamil nggak ngidam yang aneh -aneh ." Kata Putri .
" Saya juga !" Tambah Mala .
Sedangkan Aisyah hanya senyum -senyum sendiri mendengar ocehan ketiganya .
"Bercanda aja Beb , ya kali saya ngidam begitu , yang ada Mas Radit jadi ilfeal sama saya ." Kata Ayu lagi .
" Kamu tu di depan kita aja sering kiss bibir sama Mas Radit , di depan kita tu , apa lagi kalo lagi berduaan " Kata Mala .
" Berduaan lebih hot lagi dong !" Kata Ayu sambil tertawa.
" Bentar ya , Mas Azzam telpon !" Kata Aisyah sambil memperlihatkan panggilan Azzam di ponselnya yang satu lagi .
" ### Assalamualaikum. By !"
"### Iya "
" ### Lagi video call sama Mala , Putri , Ayu ."
"### Iya, Semangat ya kerjanya ."
" ### Iya "
"### Love you Hubby !"
" Waalaikumsalam "
Aisyah menutup telpon .
" Cieh , Love you Hubby !" Kata Ayu menggoda Aisyah .
...Bersambung...
__ADS_1