Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 19 Suara Lembut Aisyah


__ADS_3

Sama -sama Nak , o iya, tadi ada Pak Ustadz Ali telpon Ayah , nanyain kamu ?kata Pak Sulaiman


"Iya, tadi dia telpon Ais , ada pengajian besok lusa , "


"Iya, beliau sekalian mengundang kita semua , supaya bisa hadir di acara itu . "


Selesai makan malam Aisyah membantu ibunya membersihkan piring serta gelas yang kotor , lalu keduanya bersiap untuk sholat Isya sedangkan Pak Sulaiman sudah balik ke masjid lagi .


Setelah sholat Aisyah pamit ke kamarnya . Dia merebahkan tubuhnya di atas kasur , matanya menatap langit -langit kamarnya. Bayangan Azzam terlintas dipikirannya


"Lagi apa ya dia " kata Aisyah ngomong sendiri lalu bangun dari tempat tidur mengambil ponsel dicharger di atas meja


Aisyah kaget melihat banyak sekali pesan whatsapp si ponselnya , tidak lain dari ketiga sahabatnya .


Dari sekian banyak pesan whatsapp , ada satu pesan yang mencuri perhatiannya , pesan whatsaap dari Azzam .


Azzam mengirim sebuah puisi romantis membuat Aisyah senyum -senyum sendiri . Dan mengabaikan pesan whatsapp teman -temannya . Dia terbuai dalam lamunannya .


"Kok tiba-tiba rindu dia , padahal tadi udah ketemu. Apa aku benar - benar sudah jatuh cinta padanya " Aisyah sibuk dengan pikirannya sendiri .


Sementara iti di tempat lain Azzam sedang gelisah. Puisi yang dikirimnya seperti tidak di respon oleh Aisyah.


"Kenapa di read doang , di balas apa kek gitu "gerutu Azzam .


Sepuluh menit berlalu , namun balasan pesan dari Aisyah pun tidak muncul , membuat Azzam semakin gelisah ,


"Okey, tunggu lima menit lagi "


Setelah lima menit , tidak ada respon juga , akhirnya Azzam memberanikan diri untuk menelpon Aisyah , namun sial tidak bisa terhubung


"Nomer yang anda tuju sedang sibuk "


"Tenang Azzam ,.mungkin Aisyah sedang sibuk menelpon Abangnya atau mungkin teman -temannya "Azzam ngomong sendiri . Lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur . Pikirannya melayang entah kemana .


***


Saat itu Aisyah sedang ditelpon Abangnya. Ahmad penasaran karena Aisyah mengirim foto sebuah cincin berlian padanya tadi sore . Dia baru bisa menelpon Adiknya saat sudah kembali ke hotel .


Mengetahui Azzam menelponnya , Aisyah mengakhiri sambungan telpon dengan Abangnya , bermaksud ingin menelpon balik Azzam , tapi keburu masuk panggilan telpon dari Ayu .


"Pasti ngambek kalo gak diangkat , Maaf ya mas Azzam , aku gak bisa langsung telpin kamu " Aisyah bicara sendiri


Ketika sambungan telpon tersambung , rupanya tidak hanya tersambung dengan Ayu , tapi tersambung juga dengan Putri dan Mala , terdengar suara mereka ngomel -ngomel, karena pesan whatsaap mereka dianggurin Aisyah. Aisyah hanya tersenyum


"Helllo..gaes...Udah , ngomelnya ? Lagian kenapa kalian ningalin aku di cafe ?" tanya Aisyah


"Lho , kan sudah ada yang nganterin pulang " Jawab Ayu .


"Tapi kan , harusnya kalian tu ngomong dulu kalo mau pulang duluan " kata Aisyah gak mau kalah


"Tapi senengkan pulang berduaan " goda Putri


"Kayaknya akan ada yang nyusul kamu ni , Yu , " Kata Mala


"Yang penting jangan lupain kita aja " kata Putri


" Hey,, gak mungkinlah aku lupain kalian , kalian itu best friend forever aku , buktinya sekarang aku dulukan menjawab telpon kaliam " tutur Aisyah

__ADS_1


"Bentar , maksudnya Azzam telpon kamu juga kah ?" Tanya Ayu


"Kalo gitu nanti lagi aja lanjut ngobrolnya , kamiu telpon balik aja dulu Si Zam -Zam itu " Sahut Putri


"Apa tadi Si Zam -Zam ?" tanya Aisyah


"Iya Si Zam -Zam , kamu gak marah kan kalo kami sebut Azzam , Si Zam -Zam ?"Ucap Mala


"Biar lebih kyut aja , hahaha , gak papa kan , Beb ?" tambal Ayu


"Jadi udah kompak ni ceritanya !"


"Gitu deh ! " jawab ketiganya bersamaan


"Terserah kalian aja deh " balas Aisyah


"Ya ,Udah kamu telpon balik dia !" kata Putri


"Oke...Asalamualaikum "


"Waalaikumsalam "


Sambungan telpon terputus .tadinya ingin langsung.menelpon Azzam tapi di urungkannya


"Aduuh , telpon balik gak ya ? Trus nanti ngomong apa ? Koq jadi deg-degan gini sich ? Azzaaam , kamu tu ngangenin tau !" Aisyah bicara sama ponselnya seolah- olah dia berhadapan dengan Azzam , tapi saat berhadapan langsung apa dia bisa mengungkapkan perasaanya itu .


Cukup lama Aisyah galau saat itu , namun hati kecilnya mengatakan dia harus menelpon Azzam lagi .


Panggilan pertama tidak ada jawaban, Aisyah lalu mencoba lagi .


Azzam yang baru keluar dari toilet bergegas mengambil ponselnya . Dan senyum lebar menghiasi bibirnya saat tau Aisyah menelponnya .


"Waalaikumsalam " jawab Azzam dengan jantung dag dig dug.


"Mas tadi telpon saya ya , maaf tadi saya telponan sama Bang Ahmad , trus lanjut di telpon Ayu , makanya sekarang baru bisa telpon balik " tutur Aisyah


Suara lembut Aisyah membuat Azzam merasakan kesejukan dihatinya .


"Mas ?


"Ii..iya , " Jawab Azzam gelagapan


"Kamu kenapa ? Kamu baik -baik aja kan ? "


"Saya baik -baik aja "


"Trua tadi kenapa diam ? Mas marah, ya ?"


"Enggak , saya gak marah .*


"Tapi tadi koq diam aja ?"


"Dengar suara kamu sejuk hati ,saya ! " Jawab Azzam.


Aisyah tersenyum.mendengar ucapan Azzam .


"Saya gak bisa marah sama orang yang saya sayang " ucap Azzam lagi .

__ADS_1


Sekarang gantian , Aisyah yang terdiam seakan terhipnotis dengan ucapan lembut Azzam .


"Ais...?"


Tidak ada jawaban


"Aisyaah ?" panggil Azzam lagi namun sama tidak ada jawaban


""Deek...?


"Iijiya , mas , kenapa ? jawab Aisyah gelagapan


"Heem...maunya di panggil ,Dek ya ? "


"Haah , maksusnya ?"


"Lho , tadi kan ,mas panggil Ais, gak ada jawaban , panggil lagi Aisyah sama gak da jawaban juga , eehh di panggil Dek , baru di jawab " tutur Azzam


"Oooh...tadi lagi ke Jepang , maka nya gak dengar " jawab Aisyah sambil tertawa .


Azzam pun ikut tertawa mendengan lelucon Aisyah .


" O ya, hampir lupa , puisinya bagus " kata Aisyah teringat puisi yang di kirim Azzam tadi


"Okey , terima kasih , tapi itu lebih tepatnya ungkapan dari hati . " kembali Azzam merayu Aisyah .Membuat Aisyah senyum senyum sendiri .


"Tapi mau kan ,saya panggil Dek Aisyah "


"Emmm...gimana ya ? Boleh deh !"


"Siiip , tadi ngomongnya ke Jepang , beneran mau ke Jepang kah ?"


Aisyah tertawa ,


"Koq malah ketawa , dek ?"


" Mas , Aisyah cuma bercanda koq , spontan aja ngomongnya "


"Taoi kalo benean mau ke sana bisa di atur "


Untuk seorang pengusaha yang sukses seperti Azzam , pergi ke Jepang atau negara lainnya hal yang mudah .


"Mas , untuk sekarang fokus untuk benar -benar sampai ke hati saya aja dulu , ke Jepangnya nanti aja " ucap Aisyah sambil tertawa


"Beneran nich ? Oke ya udah , fokus dulu ya . Siiip laksanakan" balas Azzam .


Keduanya tertawa bersamaan ,


"Ya , udah Mas , ngobrolnya di lanjutin nanti lagi ya...udah larut malam " kata Aisyah ketika melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 10.00


"Okey, kamu istirahat ya , jangan lupa wudhu dan baca doa , mohon perlindungan sama Allah " kata Azzam .


" Iya mas , makasih , mas juga ya "


"iya , Good night , Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam "jawab Aisyah lalu menutup telpon .

__ADS_1


"


__ADS_2