Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 57. Syukuran Kecil -Kecilan


__ADS_3

Dan akhirnya semua sepakat untuk melaksanakan acara syukuran besok malam .


Setelah Bu Ainun dan Oma khadijah pulang , Azzam dan Aisyah kembali ke kamar . Di kamar mereka kembali berbincang tentang persiapan untuk Syukuran besok .


Aisyah lalu menelpon kedua orang tuanya mengabarkan tentang syukuran yang akan mereka laksanakan besok .


" Ayah sama ibu besok pagi aja ke sini sekalian nginap , nanti Aisyah jemput " kata Aisyah .


" Iya , besok Ayah sama Ibu siap -siap "


" Ya. Udah , Aisyah mau telpon teman -teman dulu. Yah "


" Iya , Nak. "


Setelah saling mengucapkan salam sambungan telpon terputus. Tapi Aisyah lebih dulu menelpon kakaknya Anisa sekedar mengabarkan acara yang akan dia laksanakan besok . Walaupan kakaknya tidak bisa hadir , setidaknya di sudah memberitahu kakaknya . Anisa tidak bisa hadir , mereka tinggal di kota yang berbeda dan jarak tempuh yang cukup jauh , selain itu Anisa juga ada kegiatan work shop yang tidak bisa dia tinggalkan . Anisa berjanji insya allah di lain waktu , dia akan berkunjung ke rumah baru Aisyah.


Kemudian Aisyah menelpon ketiga sahabatnya .melalui sambungan telpon yang langsung terhubung ke mereka bertiga . Aisyah menginginkan ketiga sahabatnya hadir lebih awal besok .


" Kalo soal undangan makan -makan saya pasti datang " kata Ayu membuat yang lainya tertawa .


" Mala , gimana kabar ibu.?" tanya Aisyah


" Alhamdulillah , sudah mulai membaik ,"


" Syukurlah . "


Cukup lama obrolan mereka. Obrolan yang terfokus pada suport pada Mala agar tidak terlalu sedih . Sesekali terdengan mereka tertawa bersama . Azzam hanya tersenyum menatap Istrinya yang tampak ceria sekali saat sedang ngobrol dengan sahabat -sahabatnya .


***


Pukul 09.00 pagi , mobil berwarna merah berhenti di depan rumah Pak Sulaiman .kebetulan saat itu Pak Sulaiman sedang duduk di teras bersama Ahmad . Mereka sempat bertanya -tanya siapa pemilik mobil itu . Ketika melihat Aisyah keluar , mereka tersenyum pada Aisyah .


Saat itu ,Aisyah datang sendiri menjemput kedua orang tuanya , dia tidak mau di antar sopir , Azzam pun tidak bisa menemaninya karena ada urusan mendadak di kantor.


"Asalamulaiakum " sapa Aisyah


" Waalaikumsalam " jawab keduanya bersamaan


" Cieeh....mobil baru " goda Ahmad pada adiknya ketika Aisyah mendekati mereka . Aisyah hanya tersenyum


Aisyah menyalami dan memeluk Pak Sulaiman dan abangnya Ahamd secara bergantian .


" Ayah sehat ?"


" Alhamdulillah sehat " jawab Pak Sulaiman


" ibu , nama ?" tanya Aisyah


" Ada di dalam " jawab Pak Sulaiman


Aisyah lalu masuk , di susul Pak Sulaiman dan Ahmad.


" Asalamualaikum Bu , " Sapa Aisyah melihat ibunya sedang menyapu


" Waalaikumsalam " jawab Bu Yani


Aisyah lalu mencium tangan dan memeluk ibunya


" Anak ibu cantik sekali " kata Bu Yani melihat Aisyah memakai gamis syar'i berwarna coklat sembari mencium kening Aisyah

__ADS_1


" Kamu sama siapa kesini ? sendirian aja kah ? Tanya Bu Yani


" Iya sendiri , Mas Azzam ada urusan di kantor "


" Ohh gitu "


" Gimana ? Udah siap ?" tanya Aisyah


" Langsung berangkat kah ? Minun dulu lah , ibu buatin teh hangat buat kamu "


" Iya , Ais..istirahat dulu lah sebentar " Kata Pak Sulaimam


" Iya deh " kata Aisyah lalu duduk di sofa


" Mentang -mentang mobil baru , mau langsung cap cus aja " kata Azzam mulai menggoda Aisyah


" Anak ibu sudah punya mobil sekarang , alhamdulillah " kata Bu Yani kembali memeluk Aisyah


" Mobilnya warna merah lagi bu ...keren " sahut Azzam lagi


" Alhamdulillah , hadiah dari Mas Azzam ."


" Kalo gitu ibu buat teh hangat dulu buat kamu " kata Bu Yani lalu beranjak ke dapur


" Abang juga sekalian ikut " Ajak Aisyah


" Gak bisa dek , Abang ada meeting hari ini , tapi Abang usahain selepas Ashar Abang ke sana " Kata Ahmad


" Janji ,ya ? , nginap sekalian " kata Aisyah


" Pasti " sahut Azzam sambil mencubit manja hidung adiknya .


" Gimana di rumah mertuamu ?" Tanya Bu Yani yang sudah kembali dengan membawa beberapa gelas teh hangat dan cemilan kue kering . Lalu meletakkannya di atas meja , kemudian mempersilahkan mereka menikmatinya


"Alhamdulillah , ibu senang mendengarnya "


" Ais , juga di kasih Ummy perhiasan bu , ayah yang nominalnya tidak sedikit , hampir 1 Milyar ,"


" Masya Allah , Nak , itu banyak sekali " kata Pak Sulaiman


" Iya ,, Ais udah nolak , tapi Ummy gak mau , tetap maksa Aisyah untuk menerimanya , Aisyah ngomong sama Mas Azzam mau nolak , eh..malah Mas Azzam mau belikan lagi "


" Mereka orang berduit , uang segitu mah , gak seberapa buat mereka " sahut Ahmad


" Kamu simpan baik -baik barang -barang pemberian mertuamu , pesan ibu , anggap mereka seperti orang tua kamu sendiri ,Nak ."


" Iya bu "


" Terlepas dari semua kemewahan yang mereka punya , mereka adalah orang tua suami kamu yang juga sudah menjadi orang tua kamu , pandai -pandailah membawa diri di tengah mereka , Nak . " Kata Pak Sulaiman menimpali


Setelah Aisyah menikmati teh hangat buatan ibunya , mereka pun berangkat menuju rumah baru Aisyah. Kini mobil sedan berwarna merah itu telah melaju di jalan raya .


***


Melihat mobil majikannya sudah kembali , buru -buru Pak Jai membuka pagar , agar mobil majikannya bisa langsung masuk di halaman parkir .


Kemudian Pak Jai membantu membukakan pintu mobil untuk Pak Sulaiman dan Bu Yani . Kedua orang tua Aisyah kagum melihat kemewahan rumah baru Aisyah .


Aisyah lalu memperkenalkan Pak Jai yang menjadi sopir pribadinya atas kemauan suaminya , kemudian sesampainya di dalam rumah , Aisyah memperkenalkan Pak Slamet , Bi Imah dan Bi Nur . Pak Sulaiman dan Bu Yani menyalami mereka bergantian .

__ADS_1


Aisyah mengantar kedua orang tuanya ke kamar yang sudah dia siapkan , dia mau orang tua menginap 2 -3 malam di rumahnya.


" Ayah sama ibu istirahat aja dulu , Ais mau telpon Mas Azzam dulu , Kalo perlu sesuatu , jangan sungkan ya Bu , Ayah , anggap aja rumah sendiri " kata Aisyah sambil tersenyum dan meninggalkan kedua orang tuanya di kamar .


Pak Sulaiman dan Bu Yani saling pandang .


" Kenapa bu ?"


" Ibu berasa seperti berada di sebuah hotel mewah ,Yah , Rumah anak kita bagus sekali . Lengkap sama ARTnya .., Ya Allah , hati ibu senang sekali . Semoga mereka selalu bahagia ya , Yah "


" Amin , kita do'akan yang baik -baik untuk mereka " kata Pak Sulaiman .


***


" Assalamualaikum. Hubby" Sapa Aisyah saat sambungan telpon terhubung pada suaminya


" Waalaikumsalam , Sayang . Gimana sudah di rumah kah ?"


" Sudah , barusan nyampe rumah , Hubby kapan pulang ?"


" hmmm, kangen ya ? ,, baru 2 jam Hubby di kantor . " Kata Azzam menggoda Aisyah sambil melirik jam tangannya


" Gak enak aja ,,semua ngumpul , trus Hubby nya gak ada "


" Hmmm , bilang aja kangen , susah amat "


" Iya , Bohong kalo Ais gak kangen Hubby ,setiap detik , setiap menit , setiap jam , setiap waktulah pokoknya , Ais selalu kangen sama Hubby " tutur Aisyah sambil menahan tawa , merasa geli sendiri dengan apa yang diucapkannya .


" Wooow....Saya senang dengarnya ,sebentar lagi saya pulang "


Sementara itu dari balik pintu ruangan Azzam muncul Siska yang di susul Ririn


" Maaf Pak Bos , Mbak nya maksa masuk " kata Ririn


" Kenapa ,Mas ? " tanya Aisyah


" Gak papa sayang , ada tikus got nyasar , sebentar lagi Hubby pulang ,I Love You sayang , emmmuach ... Assalamualaikum "


" Waalaikumsalam " jawab Aisyah lalu sambungan telpon terputus


" Tadi bilang nya Mbak , berarti perempuan donk yang maksa masuk ke ruangan Hubby , Siapa ya ?Kok Hubby bilang tikus got. ? , hmmm ... jadi penasaran ? " gumam Aisyah


***


Ririn cekikikan mendengar Pak Bosnya menyebut Siska tikus got , membuat Siska semakin geram


" Diam kau , ! Keluar kau , saya mau bicara empat mata !"


"Kamu tetap di situ saja Rin , jangan keluar " sahut Azzam


" Huu..." kata Ririn sambil memajukan bibirnya .


" Mau apa kamu kesini lagi ? " tanpa menatap Siska .


Bersambung...


Ikuti terus kelanjutan ceritanya ya...


Jangan lupa !

__ADS_1


like dan komen


Terima Kasih


__ADS_2