
Dan akhirnya semua sepakat untuk melaksanakan acara syukuran besok malam .
Setelah Bu Ainun dan Oma khadijah pulang , Azzam dan Aisyah kembali ke kamar . Di kamar mereka kembali berbincang tentang persiapan untuk Syukuran besok .
Aisyah lalu menelpon kedua orang tuanya mengabarkan tentang syukuran yang akan mereka laksanakan besok .
" Ayah sama ibu besok pagi aja ke sini sekalian nginap , nanti Aisyah jemput " kata Aisyah .
" Iya , besok Ayah sama Ibu siap -siap "
" Ya. Udah , Aisyah mau telpon teman -teman dulu. Yah "
" Iya , Nak. "
Setelah saling mengucapkan salam sambungan telpon terputus. Tapi Aisyah lebih dulu menelpon kakaknya Anisa sekedar mengabarkan acara yang akan dia laksanakan besok . Walaupan kakaknya tidak bisa hadir , setidaknya di sudah memberitahu kakaknya . Anisa tidak bisa hadir , mereka tinggal di kota yang berbeda dan jarak tempuh yang cukup jauh , selain itu Anisa juga ada kegiatan work shop yang tidak bisa dia tinggalkan . Anisa berjanji insya allah di lain waktu , dia akan berkunjung ke rumah baru Aisyah.
Kemudian Aisyah menelpon ketiga sahabatnya .melalui sambungan telpon yang langsung terhubung ke mereka bertiga . Aisyah menginginkan ketiga sahabatnya hadir lebih awal besok .
" Kalo soal undangan makan -makan saya pasti datang " kata Ayu membuat yang lainya tertawa .
" Mala , gimana kabar ibu.?" tanya Aisyah
" Alhamdulillah , sudah mulai membaik ,"
" Syukurlah . "
Cukup lama obrolan mereka. Obrolan yang terfokus pada suport pada Mala agar tidak terlalu sedih . Sesekali terdengan mereka tertawa bersama . Azzam hanya tersenyum menatap Istrinya yang tampak ceria sekali saat sedang ngobrol dengan sahabat -sahabatnya .
***
Pukul 09.00 pagi , mobil berwarna merah berhenti di depan rumah Pak Sulaiman .kebetulan saat itu Pak Sulaiman sedang duduk di teras bersama Ahmad . Mereka sempat bertanya -tanya siapa pemilik mobil itu . Ketika melihat Aisyah keluar , mereka tersenyum pada Aisyah .
Saat itu ,Aisyah datang sendiri menjemput kedua orang tuanya , dia tidak mau di antar sopir , Azzam pun tidak bisa menemaninya karena ada urusan mendadak di kantor.
"Asalamulaiakum " sapa Aisyah
" Waalaikumsalam " jawab keduanya bersamaan
" Cieeh....mobil baru " goda Ahmad pada adiknya ketika Aisyah mendekati mereka . Aisyah hanya tersenyum
Aisyah menyalami dan memeluk Pak Sulaiman dan abangnya Ahamd secara bergantian .
" Ayah sehat ?"
" Alhamdulillah sehat " jawab Pak Sulaiman
" ibu , nama ?" tanya Aisyah
" Ada di dalam " jawab Pak Sulaiman
Aisyah lalu masuk , di susul Pak Sulaiman dan Ahmad.
" Asalamualaikum Bu , " Sapa Aisyah melihat ibunya sedang menyapu
" Waalaikumsalam " jawab Bu Yani
Aisyah lalu mencium tangan dan memeluk ibunya
" Anak ibu cantik sekali " kata Bu Yani melihat Aisyah memakai gamis syar'i berwarna coklat sembari mencium kening Aisyah
__ADS_1
" Kamu sama siapa kesini ? sendirian aja kah ? Tanya Bu Yani
" Iya sendiri , Mas Azzam ada urusan di kantor "
" Ohh gitu "
" Gimana ? Udah siap ?" tanya Aisyah
" Langsung berangkat kah ? Minun dulu lah , ibu buatin teh hangat buat kamu "
" Iya , Ais..istirahat dulu lah sebentar " Kata Pak Sulaimam
" Iya deh " kata Aisyah lalu duduk di sofa
" Mentang -mentang mobil baru , mau langsung cap cus aja " kata Azzam mulai menggoda Aisyah
" Anak ibu sudah punya mobil sekarang , alhamdulillah " kata Bu Yani kembali memeluk Aisyah
" Mobilnya warna merah lagi bu ...keren " sahut Azzam lagi
" Alhamdulillah , hadiah dari Mas Azzam ."
" Kalo gitu ibu buat teh hangat dulu buat kamu " kata Bu Yani lalu beranjak ke dapur
" Abang juga sekalian ikut " Ajak Aisyah
" Gak bisa dek , Abang ada meeting hari ini , tapi Abang usahain selepas Ashar Abang ke sana " Kata Ahmad
" Janji ,ya ? , nginap sekalian " kata Aisyah
" Pasti " sahut Azzam sambil mencubit manja hidung adiknya .
" Gimana di rumah mertuamu ?" Tanya Bu Yani yang sudah kembali dengan membawa beberapa gelas teh hangat dan cemilan kue kering . Lalu meletakkannya di atas meja , kemudian mempersilahkan mereka menikmatinya
"Alhamdulillah , ibu senang mendengarnya "
" Ais , juga di kasih Ummy perhiasan bu , ayah yang nominalnya tidak sedikit , hampir 1 Milyar ,"
" Masya Allah , Nak , itu banyak sekali " kata Pak Sulaiman
" Iya ,, Ais udah nolak , tapi Ummy gak mau , tetap maksa Aisyah untuk menerimanya , Aisyah ngomong sama Mas Azzam mau nolak , eh..malah Mas Azzam mau belikan lagi "
" Mereka orang berduit , uang segitu mah , gak seberapa buat mereka " sahut Ahmad
" Kamu simpan baik -baik barang -barang pemberian mertuamu , pesan ibu , anggap mereka seperti orang tua kamu sendiri ,Nak ."
" Iya bu "
" Terlepas dari semua kemewahan yang mereka punya , mereka adalah orang tua suami kamu yang juga sudah menjadi orang tua kamu , pandai -pandailah membawa diri di tengah mereka , Nak . " Kata Pak Sulaiman menimpali
Setelah Aisyah menikmati teh hangat buatan ibunya , mereka pun berangkat menuju rumah baru Aisyah. Kini mobil sedan berwarna merah itu telah melaju di jalan raya .
***
Melihat mobil majikannya sudah kembali , buru -buru Pak Jai membuka pagar , agar mobil majikannya bisa langsung masuk di halaman parkir .
Kemudian Pak Jai membantu membukakan pintu mobil untuk Pak Sulaiman dan Bu Yani . Kedua orang tua Aisyah kagum melihat kemewahan rumah baru Aisyah .
Aisyah lalu memperkenalkan Pak Jai yang menjadi sopir pribadinya atas kemauan suaminya , kemudian sesampainya di dalam rumah , Aisyah memperkenalkan Pak Slamet , Bi Imah dan Bi Nur . Pak Sulaiman dan Bu Yani menyalami mereka bergantian .
__ADS_1
Aisyah mengantar kedua orang tuanya ke kamar yang sudah dia siapkan , dia mau orang tua menginap 2 -3 malam di rumahnya.
" Ayah sama ibu istirahat aja dulu , Ais mau telpon Mas Azzam dulu , Kalo perlu sesuatu , jangan sungkan ya Bu , Ayah , anggap aja rumah sendiri " kata Aisyah sambil tersenyum dan meninggalkan kedua orang tuanya di kamar .
Pak Sulaiman dan Bu Yani saling pandang .
" Kenapa bu ?"
" Ibu berasa seperti berada di sebuah hotel mewah ,Yah , Rumah anak kita bagus sekali . Lengkap sama ARTnya .., Ya Allah , hati ibu senang sekali . Semoga mereka selalu bahagia ya , Yah "
" Amin , kita do'akan yang baik -baik untuk mereka " kata Pak Sulaiman .
***
" Assalamualaikum. Hubby" Sapa Aisyah saat sambungan telpon terhubung pada suaminya
" Waalaikumsalam , Sayang . Gimana sudah di rumah kah ?"
" Sudah , barusan nyampe rumah , Hubby kapan pulang ?"
" hmmm, kangen ya ? ,, baru 2 jam Hubby di kantor . " Kata Azzam menggoda Aisyah sambil melirik jam tangannya
" Gak enak aja ,,semua ngumpul , trus Hubby nya gak ada "
" Hmmm , bilang aja kangen , susah amat "
" Iya , Bohong kalo Ais gak kangen Hubby ,setiap detik , setiap menit , setiap jam , setiap waktulah pokoknya , Ais selalu kangen sama Hubby " tutur Aisyah sambil menahan tawa , merasa geli sendiri dengan apa yang diucapkannya .
" Wooow....Saya senang dengarnya ,sebentar lagi saya pulang "
Sementara itu dari balik pintu ruangan Azzam muncul Siska yang di susul Ririn
" Maaf Pak Bos , Mbak nya maksa masuk " kata Ririn
" Kenapa ,Mas ? " tanya Aisyah
" Gak papa sayang , ada tikus got nyasar , sebentar lagi Hubby pulang ,I Love You sayang , emmmuach ... Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam " jawab Aisyah lalu sambungan telpon terputus
" Tadi bilang nya Mbak , berarti perempuan donk yang maksa masuk ke ruangan Hubby , Siapa ya ?Kok Hubby bilang tikus got. ? , hmmm ... jadi penasaran ? " gumam Aisyah
***
Ririn cekikikan mendengar Pak Bosnya menyebut Siska tikus got , membuat Siska semakin geram
" Diam kau , ! Keluar kau , saya mau bicara empat mata !"
"Kamu tetap di situ saja Rin , jangan keluar " sahut Azzam
" Huu..." kata Ririn sambil memajukan bibirnya .
" Mau apa kamu kesini lagi ? " tanpa menatap Siska .
Bersambung...
Ikuti terus kelanjutan ceritanya ya...
Jangan lupa !
__ADS_1
like dan komen
Terima Kasih