I Love You Queen

I Love You Queen
Bagian 18


__ADS_3

"mau tau aja? atau mau tau banget?" kata Awan sambil tersenyum lebar.


"Cepetan, Awan !" kata Galang yang mulai kesal.


"ehm ! Jadi gini, Uhmm.., siapa nama kamu, ganteng?" tanya Awan pada Galang.


"Galang." jawab Galang.


"Oke Galang." kata Awan,


"jadi gini, mereka berdua itu lagi berebut cowok gitu, lah, ya.., terus taruhan, dan singkat cerita kayaknya Liza yang menang." Awan menjelaskan dengan sangat cepat.


"berebut cowok? Bukan elu,kan?" tanya Galang.


"Oh my God !! Ya bukanlah, Galang ganteng...," kata Awan sambil meletakkan punggung tangannya di keningnya.


"Jadi apa rewardnya?" tanya Gibran.


"Semua akan terjawab di Cafe Mama Sherin. Kalian mau ikut?" tawar Awan.


"Cafe Mama Sherin? Uhm.., Kita emang mau ke sana." kata Galang.


"Seriously??!! Kalo gitu ayo bareng.., uhm.., Tapi mobil Awan cuman cukup satu orang lagi." kata Awan kecewa.


Galang tersenyum,


"Queen boleh naik motor gue,kok." kata Galang.


"What?? Galang ! Terus aku dimana?" Tanya Gibran.


"Sama Awan aja,ya..," kata Awan sambil memegang tangan Gibran.


"tunggu, bukannya kalo ikut sama dia berarti semobil sama cewek galak itu? Aduh.., habislah aku...," batin Gibran.


*


Queen cemberut karena ia harus naik motor bersama Galang,


"Woy, Queen !" Panggil Galang.


Queen terpaksa mendekatkan dirinya pada punggung Galang karena tidak mendengar suaranya,


"Apa?" tanya Queen ketus.


"Apa karena ada cowok yang lu suka, makanya lu gak mau nerima gue?" tanya Galang.


"kak Galang tau darimana ????" tanya Queen kaget.


"dari pacar bohongan lu." jawab Galang.

__ADS_1


"dasar mulut lemes...," umpat Queen.


"Queen..," Panggil Galang.


"Asal lu tau, gue gak akan semudah itu ngelepas lu. Gue gak akan maksa lu buat berhenti suka sama cowo antah berantah itu...," Galang berhenti, seolah berpikir.


"Tapi, bukan berarti gue akan nyerah...," kata Galang lagi.


Queen menghela napas,


"I know...," kata Queen. Ia tahu usaha Galang bukanlah usaha yang setengah-setengah, tapi berpindah hati adalah hal yang paling sulit bagi Queen.


"lu tau? Jadi apa lu berharap gue mencintai lu selamanya?" tanya Galang malah percaya diri.


"enggak juga." Jawab Queen.


"asal kak Galang tau, Aku juga gak berhak ngatur-ngatur kak Galang, sama juga kayak kak Galang. Jadi kalau kakak mau berjuang dapetin hati aku, Maka, jangan halang-halangi aku buat berjuang dapetin hati cowok yang aku suka!" kata Queen panjang lebar.


Galang tersenyum miring,


"terus, kenapa lu mau diboncengin sama gue tanpa ada rasa curiga sedikitpun?" tanya Galang.


"bukannya cowok itu ada juga di cafe Mama Sherin? Dan bukannya dia bakal salah paham?" tanya Galang lagi.


"Itu karena Awan yang minta. Nanti Awan bakal bantuin aku jelasin kalau Ryu sampai salah paham!" jawab Queen.


"Ryu? Bukannya dia orang yang SKSD sama gue waktu itu?" batin Galang.


"dari kecil ! Makanya, kak Galang itu gak punya celah sedikitpun!!!" kata Queen mengingatkan.


"oh,iya?" tantang Galang.


"lagian.., emang Kak Galang gak ada cewek lain apa? Kenapa juga Queen jadi sasaran?" Sebuah pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh Queen.


"mantan maksud lu?" tanya Galang.


"yah, apalah itu !" kata Queen.


"ada." Kata Galang.


"tapi, gue udah lupa. dulu banget. Yang gue inget tentang dia adalah, dia pecinta kelinci." kata Galang.


"kalo spesial, gak semudah itu dilupakan." Sindir Queen.


"Maka dari itu, bagi gue, orang spesial itu elu, Queen." kata Galang lagi.


Glek !


Queen menelan ludah,

__ADS_1


"udah, udah !! Gak usah bahas lagi. Masih untung Aku mau dibonceng sama kak Galang. Bersyukurlah sampai situ aja. Gak usah berharap yang lain !" Tegas Queen.


Galang hanya tersenyum mendengar kata-kata Queen yang masih memberikannya penolakan.


*


Gibran duduk dengan tegak seperti patung. Ia tidak bergerak satu inci pun karena di sampingnya ada seekor singa yang kelaparan. Ralat, Liza maksudnya.


"Gibran.., jangan tegang gitu, dong..., santai aja...," kata Awan yang memperhatikan mereka berdua dari kaca spion.


"gimana mau santai, Awan ? Gue jijik, tau gak duduk bareng si culun yang gak bertanggung jawab ini !!!" Sindir Liza sambil memandang keluar jendela.


"what? Gak bertanggung jawab ?? Kemarin saya sudah menawarkan untuk laundry baju kamu,ya ?!!" kata Gibran tak terima.


"ugh.., udah, deh, gak usah bahas kejadian kemarin !! Ingetnya aja otak gue gak Sudi !!" kata Liza lagi.


"Heh, saya berusaha melupakannya ! Kamu yang ngungkit-ngungkit lagi ya !!!" tuduh Gibran.


"Gue yang ngungkit-ngungkit?? Terus, tadi lu ngomong apa? sok-sokan bela diri, ewh.., kalo salah, ya udah salah !" kata Liza tak mau kalah.


"Hello ! Saya sudah minta maaf ! Anda yang tidak mau menerimanya !!" kata Gibran.


"aduh, aduh.., udah, ya semuanya..., jangan bertengkar..., Hati Awan, tuh lembut loh.., takut kalo lihat yang bertengkar-bertengkar !!" kata Awan berusaha menengahi.


"Lagian, Wan? kenapa gue harus duduk di samping cowok culun ini ??? ewh !!" kata Liza lalu melipat tangannya sambil cemberut.


"kalo bukan karena permintaan Galang, Saya juga gak mau naik mobil ini !!!" kata Gibran sambil membuang muka.


"aduh.., pusing, deh Awan kalo gini jadinya..," Kata Awan sambil memijat-mijat keningnya.


*


Di Cafe Mama Sherin,


Ryu duduk bersama Scarlett sambil menyaksikan Sera yang sedang bernyanyi di atas mini panggung.


"Love of my life..., you hurt me..., You've broken my heart and now you leave me.., love of my life, can't you see? Bring it back, bring it back..., Don't take it away from me, because, you don't know..., What it means to me...,"


"miris amat lagunya...," komentar Adlan yang juga duduk bersama Ryu dan Scarlett.


"Apa mungkin Sera baru saja patah hati?" tanya Ryu pada Adlan.


Adlan tersenyum miring,


"patah hati ? Jatuh cinta aja gak pernah." kata Adlan sambil geleng-geleng kepala.


Ting, Ting...,


Lonceng didekat pintu cafe berbunyi, tanda ada orang yang baru saja masuk. Ryu, Scarlett dan Adlan langsung menoleh ke arah pintu. Ternyata Queen bersama Galang yang baru saja datang.

__ADS_1


"lagi-lagi cowok itu..., Sebenarnya apa hubungan Queen dengannya?" batin Ryu.


"Queen bersama laki-laki lain? siapa dia? Pacarnya,kah? Apakah Queen sudah tidak punya perasaan pada Ryu???" Pertanyaan langsung muncul di benak Scarlett.


__ADS_2