
"jadi, mau bareng,gak?" Tawar Galang.
Queen hanya memandang Galang sambil mengernyitkan dahi. Bukankah harusnya hanya ada Ryu dan mereka berlima? Kenapa jadi nambah dua personil?
"Queen?"
"uhm..., maaf, kak.., Aku udah janji mau ikut mobil Awan. Jadi gak bisa...," kata Queen.
"yah.., Gue sama Awan udah friend,kok.., santai aja.., nanti gue yang bilang sama dia." kata Galang lagi masih berusaha membujuk Queen.
"duuh..., kalo aku sama Kak Galang, nanti kalo Ryu cemburu gimana? Yah.., meskipun masih misteri, sih perasaan dia ke aku, tapi aku harus mengantisipasi kalo ternyata Ryu suka sama aku...," Batin Queen.
"Enggak,kak.., Lagian, sebelum ke Dufan, aku mau ada urusan sebentar. Jadi gak bisa..,"
"urusan apa? Gue anter...,"
"yah.., kan kakak ada latihan Basket, masa bolos, sih? Kakak,kan Ace tim basket sekolah kita..., Latihan itu harus konsisten," kata Queen mencari-cari alasan yang cukup logis.
"ah.., begitu,ya..," kata Galang agak kecewa.
"Nanti kita ketemunya di sana aja,ya.., kak Galang latihan aja dengan tenang." kata Queen.
Tiba-tiba muncul ide di benak Galang,
"Oke, Hari Sabtu gue akan dengan serius latihan basket, tapi dengan satu syarat...," kata Galang.
"waduh.., syarat apa lagi...," Kata Queen dalam hati panik.
"A,apa?" tanya Queen.
"Lu harus mau menyanggupi dulu." kata Galang.
"duuh..., iya,iya...," kata Queen.
Galang tersenyum,
"selama sebulan, lu gak boleh nolak berangkat dan pulang sekolah bareng gue."
"Heikh??!"
*
Ryu duduk di sofa. Meet and Great hari ini cukup melelahkan. Ia pun mengambil ponselnya dan mengecek daftar chatting-annya.
"Grup.., grup.., grup__," Tiba-tiba ocehannya berhenti ketika melihat ada PC dari nama Pangeran.
Ryu langsung menegakkan tubuhnya,
"kapan nih anak nge-chat?" Gumam Ryu lalu langsung membuat ruang chattingnya bersama Pangeran.
"jam dua nol empat. Pagi amat...," Ryu lalu membaca pesan dari Pangeran,
Pangeran
__ADS_1
Ryu, kata Papa, Lu nginep di rumah gue? Sorry gue gak pulang Minggu kemaren. Ada acara sama pembimbing gue soalnya.
tapi nanti Sabtu gue balik kok. Gue juga udah kangen sama Violet dan Fernando. hehe...,
"hadeh.., ujung-ujungnya kangen sama kucing...," kata Ryu bete.
Ryu lalu membalasnya,
"iya, cepetan, gue tunggu...," katanya sambil mengetik balasannya. Ryu melempar ponselnya sembarang.
"haaah..., akhirnya aku bisa bernapas....," kata Ryu berteriak. Kebetulan memang hanya ada di rumah sekarang.
"Oh,iya ! Ngomong-ngomong, Violet sama Fernando lagi ngapain, ya?" kata Ryu. Ia lalu beranjak dan pergi ke rumah kecil yang ada di halaman belakang.
*
Queen sampai di depan rumahnya, ia langsung memberikan helm milik Galang yang ia pakai ke Galang,
"makasih,ya kak...," katanya memasang wajah kesal.
"dapet tumpangan gratis, kok malah cemberut?" kata Galang.
"soalnya maksa, sih..., Tapi apa boleh buat. Queen adalah orang yang menepati janji dan tidak berbohong." Kata Queen.
"oh,iya? Lu suka gue, gak?" Tanya Galang iseng.
"enggak."
"Tuh, bohong." Ledek Galang.
"ahahah..., biarlah, Queen.., setidaknya buat gue seneng dikit, Napa..," Kata Galang membela diri.
"Eh, Loh ? Galang? Queen?" Tiba-tiba Ryu muncul.
"Ryu !!!" Queen buru-buru menghampiri Ryu dan memeluk lengannya, Mata Galang langsung membulat menyaksikannya.
"kok dia ada di sini?!!!!" Batin Galang kaget.
"Ryu.., Ryu mau kemana?" Tanya Queen.
"oh.., Aku mau beli makanan buat Violet dan Fernando. Makanannya habis." Kata Ryu.
"Habis? Stock gak ada? Ada di kabinet di rumah mereka." kata Queen.
"Gak ada. Udah aku periksa." kata Ryu.
"Oh.., gitu..,"
Ryu lalu memandang Galang yang kebingungan. Di kepalanya mulai muncul berbagai dugaan kenapa Ryu bisa muncul dari rumah Queen,
"Oh,iya, Galang? Kamu Galang,kan?" tanya Ryu.
"I,iya..," Kata Galang.
__ADS_1
"Makasih,yah., udah mau nganterin Queen." Kata Ryu.
"uhm.., i,iya.., tapi...," Galang berusaha tenang. Ia sangat tahu Queen sangat menyukai Ryu, jika dia gegabah, bisa-bisa Queen malah menjauhinya.
"tapi apa?" tanya Ryu.
"kenapa lu Dateng dari dalam rumah Queen?" Tanya Galang.
"Oh..., iya...," Kata Ryu sambil tersenyum,
"Aku tinggal di rumah Queen selama seminggu." kata Ryu.
"Tinggal di rumah Queen ?!!!! Gece banget nih culun satu !!!!" Batin Galang.
"udah.., kak Galang pulang sana. Queen juga mau ikut beli makanan buat Violet dan Fernando." Kata Queen mengusir Galang.
"Queen, apa kamu tidak lelah?" tanya Ryu.
"tidak. Queen yang bertanggung jawab untuk merawat mereka selama tidak ada orang di rumah." kata Queen.
"ti,tidak ada orang di rumah? Mereka hanya berduaan di rumah ???" Batin Galang tak menyangka. Tangganya mulai menggenggam stang motornya dengan kuat karena menahan kesal.
"begitu,ya..., Kalau begitu apa boleh buat...," kata Ryu sambil tersenyum.
"Ya udah, kak Galang juga pulang sana. Karena aku dan Ryu mau pergi lagi." kata Queen.
"Gue ikut !" kata Galang.
"Hah???" Kata Queen.
"iih.., ganggu aja, sih kak Galang !" celetuknya dalam hati.
"Apa kamu tidak lelah Galang? Cuaca sangat panas. Lebih baik kamu pulang dan istirahat saja." Kata Ryu.
Queen langsung memandang Ryu,
"ya ampun...., Apa Ryu sebenarnya menyukaiku?" batin Queen.
"ah, tapi....," Galang masih berusaha.
"sudah, tidak apa-apa. Fernando dan Violet adalah tanggung jawabku dan Queen." Kata Ryu.
"ta,tanggung jawab__, ugh.., sial, terdengar menyebalkan di telinga gue !!!" gerutu Galang dalam hati.
"Oke, Gue pulang, Tapi Queen.., jangan lupa sama janji lu !!!" Kata Galang yang mulai panas. Bisa-bisa ia menghabisi Ryu kalau begini ceritanya.
"Iya,iya...," Kata Queen, Ryu langsung memandang Queen dengan tatapan penuh pertanyaan.
"Sampai ketemu hari Sabtu." Pamit Galang lalu menyimpan helm yang dipakai Queen tadi setelah itu memakai helmnya dan menyalakan motor sportnya.
"Queen.., hati-hati.., jaga dirimu baik-baik...," Pesan Galang lalu ia melakukan motornya.
"hati-hati? jaga diri baik-baik? Orang cuman mau ke Jayen Express..., Lebay..," Gerutu Queen dalam hati.
__ADS_1
"Queen.., kamu ganti baju dulu, gih.., aku akan menunggumu." kata Ryu.
"Eh,i,iya..," Kata Queen lalu masuk ke rumah.