I Love You Queen

I Love You Queen
Bagian 40


__ADS_3

Bianca, Liza, dan Sera mendengarkan dengan seksama cerita Queen tentang kejadian di Dufan tadi,


"jadi, kita benar-benar impas, Queen? Ryu menolakku, dan dia juga menolakmu. Haha...," Kata Liza.


"ugh.., dasar gak ada akhlak lu ! Temennya lagi sedih malah diketawain !! Sama aja lu kayak Awan !" Gerutu Queen.


"tapi jujur, kalau aku ada di posisi Liza, aku juga akan mengatakan hal yang sama, tetapi di dalam hati." Celetuk Sera.


"Ya ampun, Ser.., Aku kira kamu adalah bidadari di antara kita, ternyata sama aja, ya..," Kata Queen.


"Aku jujur, Sayang...," Timpal Sera lagi.


Sementara Bianca hanya diam saja, seolah memikirkan sesuatu,


"terus.., jadinya lu mau move on atau mau berjuang?" Tanya Bianca tiba-tiba.


"move on? Move on sama siapa lagi?? Cinta gue udah kepentok sama Kakak Ryu !!" Kata Queen.


"Aneh banget sih kalian, ya ampun...," Komentar Awan yang baru saja datang sambil membawa cemilan.


"Lu yang Aneh !!!" Kata Queen.


"enggak, enggak..., kalian emang aneh," Sera malah mendukung Awan.


"kalian, tuh, Gue sama Queen?" Tanya Liza.


"Iya !" Kini Bianca angkat bicara.


"kalian ini teralu gegabah, tau gak ! Menyatakan perasaan sama orang kayak Ryu. Ryu itu orangnya gak mau pusing. Kalian gak baca apa karya-karyanya? Di beberapa komik romantisnya, bahkan dia membuat karakter ceweknya yang cuek dan introvert." Kata Bianca.


"And then?" Tanya Liza.


"Dia adalah orang yang suka bersembunyi dan menyembunyikan. Selain itu dia juga selalu memprioritaskan apa yang lebih penting dahulu, dan kalau dengar dari curhatan kalian, Bagi Ryu, cinta bukanlah prioritasnya sekarang...," Jelas Sera.


"Mungkin, dia menyimpan sebuah nama di hatinya. Namun, orang itu masih belum dimiliki siapapun, makanya dia tenang-tenang aja...," Kata Awan menambahkan.


"siapa? Lu tau darimana, Wan?" Tanya Bianca, yang lain juga jadi penasaran dan menatap Awan,


"uhm.., ehehe.., Ins-ting-ku saja, Hahahaha....," Kata Awan yang berhasil membuat keempat gadis di hadapannya mendengus kesal.


"Tapi jika benar yang dikatakan Awan, apa jangan-jangan cewek di hati Ryu adalah salah satu dari kalian?" Tebak Bianca.


"Bisa jadi." Kata Awan lagi.

__ADS_1


"Kalau salah satu di antara kita, kenapa dia gak mau terima pernyataan cinta kita, termasuk Scarlett?" Tanya Queen.


"kembali lagi, itu bukan prioritasnya." Jawab Sera.


"Lalu, kapan dia akan menjadikan kisah cintanya sebagai prioritas?" Tanya Liza.


"entahlah." Kata Sera lagi.


Queen melirik ke arah Liza,


"hey, Liza..., Apakah kamu tidak mau menyerah? Sepertinya hari ini, kamu dan Gibran terlihat Mesra...," Ledek Queen.


"Iya, bahkan kalian gendong-gendongan dan bergandengan tangan. Gue setuju kalo elu jadian sama Gibran." Tambah Bianca.


"Hemm...," Awan dan Sera malah ikutan meledek Liza.


"bahkan saat di cafe kemarin, munculnya sama Gibran, cieee....," Tambah Awan mengkompori.


"Iiih !!! diam kalian semua !!! Apaan, sih? Tipe aku, tuh bukan kayak Gibran. Ewh !!" Kata Liza sambil melipat tangannya,


"mendingan, Queen aja, tuh yang sama Galang !!" Kata Liza tak mau kalah.


"Iddiiiih..., Ogah Gue ! Ewh !!! Mending Bianca aja, tuh sama Galang !!!" Queen malah melempar omongan Liza ke Bianca.


"Udah-udah.., jadi pada ribut. Rumahku yang penuh kedamaian, ketenangan dan ketentraman ini kalian porak-porandakan dengan perdebatan kalian, tau,gak ??!!" Omel Awan si tuan Rumah.


"ooh, Nih anak bisa ngomel juga rupanya,ya?" Tanya Liza sambil mendekati Awan dan mencubit kedua pipinya.


"Bisa lah.., emangnya Aku apaan gak bisa ngomel???" Awan malah memencet hidung Liza.


"iih.., mau gulat lu sama gue ??" Kata Liza yang tak terima dipencet hidungnya oleh Awan.


"Ibu Peri !! Kakak ketiga berulaah !!" Awan malah mengadu pada Sera.


"haduh.., udah-udah.., jadi heboh gini kalian, tuh..," Kata Sera.


"Gak apa-apa Sera, asyik kali kayak gini. Bi seneng lihatnya, hihi...," Kata Bianca sambil memakan cemilan yang disediakan oleh Awan.


"Tapi, ngomong-ngomong...," Queen juga mengambil cemilan cookies Awan,


"kita tidur dimana?" Tanya Queen.


"Di kamar Awan yuk !! Biarin dia tidur di karpet !!" Kata Liza.

__ADS_1


"Ya ampun.., dasar, ya, sahabat berkedok penjajah kalian !!" Protes Awan yang masih terlibat pergulatan dengan Liza.


"Awan..., Awan sayang,kan sama kita?" Kata Queen dengan nada manja.


"iya, lu sayang,kan sama kita-kita? Lu tega membiarkan tubuh kita yang ringkih ini kedinginan karena tidur di atas karpet?" Tanya Liza yang masih asyik mencubit kedua pipi Awan.


"haduh.., Iya,iya.., Awan sayang sama kalian..., sini.., pelukan dulu sebelum tidur...," Kata Awan sambil menengadahkan tangannya. Keempat gadis itu langsung memeluknya.


*


Di kediaman Iskandar,


Ryu menatap sebuah foto seorang gadis yang selama ini sudah ia simpan selama bertahun-tahun.


"sebenarnya aku sangat mencintainya. Tapi aku belum bisa mengungkapkannya pada siapapun...," Gumamnya.


"dua perempuan menyatakan perasaannya padaku, termasuk kamu...," Kata Ryu lagi.


"Tapi maaf, aku telah menyakitimu.., Aku hanya berusaha bersikap adil sekarang. Aku tidak mau dua orang lainnya tersakiti karena aku memilih salah satu di antara kalian....," Kata Ryu lagi.


Ryu lalu berbaring dan menatap langit-langit kamar, lalu ia memegang bibirnya,


"ah.., bibir ini sudah tidak suci lagi rupanya...," Katanya lalu menghela napas.


"kenapa manusia ditakdirkan merasakan cinta, jika cinta bisa menyakiti mereka?" Ryu tersenyum.


"Aneh...," Gumamnya lagi.


"entahlah keputusanku benar atau tidak. Tapi tenang saja, jika waktunya tiba, bukan pernyataan cinta yang akan kuberikan padamu.., aku akan menikahimu !" Tekad Ryu.


"Tunggulah sebentar lagi...," Gumamnya lagi.


"maafkanlah lelaki pecundang sepertiku ini...," Katanya yang lama kelamaan terlelap.


.


.


.


**hayooo.., siapa yang bakalan dinikahi Ryu? Entar, Mamauzda tanyain dulu, ya, sukur-sukur mau dijawab, hehe


kalau kalian suka cerita ini, jangan lupa Favorit, rate 5, like, komen dan vote, supaya Mamauzda semangat lanjutin ceritanya. terimakasih ♥️♥️🤗🤗**

__ADS_1


__ADS_2