I Love You Queen

I Love You Queen
Bagian 31


__ADS_3

Hari Sabtu


Pangeran berjalan dengan langkah pasti ke rumahnya dengan masih mengenakan seragam kebanggaannya,


"Ya ampun.., Gue udah bener-bener kangen sama Fernando dan Violet...," Batinnya.


Pangeran masuk ke dalam rumahnya yang entah kenapa pagi-pagi begini sedang terbuka,


"siapa, nih yang lagi berkebun__,"


"ISKANDAR !!!!!!" Tiba-tiba Rin berteriak membuat Pangeran segera berlari ke arah suara.


"Ada apa, Ma?" Tanya Pangeran yang menemukan Ibunya itu sedang terduduk dengan wajah panik di halaman rumahnya,


"Pangeran ?!!!" Kata Rin kaget, ia langsung menghampiri putra pertamanya itu dan bersembunyi di belakangnya,


"itu ada ular !!! Mama takuut !!!" kata Rin panik sendiri.


"ular?" Mata Pangeran langsung mencari-cari keberadaan hewan reptil itu.


"ada apa, Rin__, Eh, Jagoan Papa sudah pulang...," kata Iskandar yang malah salah fokus pada Pangeran.


Pangeran tersenyum,


"Assalamualaikum, Pa." Katanya lalu menyalami tangan ayahnya itu.


"Papa !! Itu ada ular !!! Mama takutt !!!" Kata Rin yang masih bersembunyi di belakang putranya.


"ular? Ooh..., dimana?" Tanya Iskandar.


"Itu, di balik pohon Bunga Bougenville....," Lirih Rin. Iskandar segera pergi ke belakang pohon Bougenville kesayangan istrinya itu,


"hati-hati, Pa.., itu berduri..," kata Pangeran mengingatkan. Ia tidak bisa bergerak karena ibunya berlindung di belakangnya.


"iya.., Papa tau..," kata Iskandar yang masih fokus mencari ular yang dimaksud Rin.


Tiba-tiba ada ular yang keluar dari balik pohon bunga Bougenville itu,


"Waaa !!!" Rin langsung memanjat tubuh Putranya yang setinggi suaminya.


"Ooh..., ini...," Iskandar mengambil Seekor ular Albino Ball Phyton yang langsung melilit di tangannya,


"ini jinak, Ma.., Papa dapet dari Pak Syamsudin. Dia ini ular yang paling ramah,kok.., nih..," Kata Iskandar sambil mendekatkan ular itu ke arah Rin.


"ih, enggak ! enggak !! Sana jauhin !!! Balikin !!!! Mama gak terima kalo reptil,ya !! Awas kalo Papa pelihara, Mama kunciin Papa di lemari !!" Ancam Rin.


"Loh, bisa kehabisan napas, dong Ma..," kata Pangeran.


"Biarin !! Itu konsekuensinya !!" Kata Rin masih ketakutan.


"Duuh.., ada apa, sih ribut-ribut__," Tiba-tiba Queen yang sudah siap untuk pergi ke Dufan muncul. Matanya kini membulat saat melihat sosok Pangeran yang sedang menggendong ibunya,


"Bang Ran !!!!" Teriak Queen histeris dan bahagia.


"ah, hallo my Queen...," Sapa Pangeran.


"Huhu..., mau peluk Bang Ran, tapi Queen udah cantik." keluh Queen.


"emangnya lu mau kemana?" tanya Pangeran.

__ADS_1


"mau jalan-jalan sama temennya." kata Iskandar yang tangannya masih dililit ular piton berwarna putih dengan corak bola-bola kuning.


"iih.., lucu Pa..., dapat darimana ?" tanya Queen.


"dari Pak Syamsudin." Kata Iskandar sambil tersenyum karena merasa ada yang mendukung.


"No ! No ! Queen, jangan ikut-ikutan tingkah Papa kamu yang aneh.., balikin hari ini !! Mama gak mau tau !!!" Kata Rin.


"Iya,iya...," Kata Iskandar.


Pangeran hanya menggelengkan kepalanya menyaksikan tingkah konyol kedua orangtuanya,


"lu berangkat naik apa?" tanya Pangeran.


"Pake busway..," Kata Ryu yang datang dari belakang Queen. Senyum Pangeran langsung mengembang,


"Hei, Ryu.., lu juga ikut?" Tanya Pangeran.


"iya.., dia dan teman-temannya yang mau aku ikut...," kata Ryu sambil membelai kepala Queen. Tatapan Rin dan Iskandar berubah jadi tajam.


"apa ini modus kencan dari seorang Queen? haha.., dasar gadis kecil licik ini...," Batin Pangeran.


"Oke.., kalau begitu, bersenang-senanglah.., uhm.., Mama, mau sampai kapan Pangeran gendong?" tanya Pangeran.


"bawa Mama masuk, dan Papa, gak boleh masuk ke rumah sebelum balikin ular itu !!" Ancam Rin.


"haduh.., iya, iya...," kata Iskandar yang hanya bisa menuruti kata istrinya itu.


"kalau gitu, Queen dan Ryu berangkat dulu,ya Pa, Ma, Bang Ran...," Pamit Queen lalu menggandeng tangan Ryu.


"Ya, hati-hati !!" Pesan Iskandar.


*


Galang datang bersama Gibran ke pintu masuk Dufan. Hari ini, Galang tidak jadi latihan basket, diganti hari Senin karena pelatih mereka ada urusan mendadak.


"jangan lupa.., minta maaf pada Liza. Gue udah janji sama Queen..," Kata Galang.


"iya.., Aku tahu !" Kata Gibran yang sebenarnya juga merasa bersalah.


Mata Gibran langsung bisa menangkap keberadaan Liza yang juga sedang menunggu kedatangan yang lainnya.


"Gibran.., kamu harus minta maaf. Laki-laki sejati, adalah laki-laki yang mau mengakui kesalahannya dan memperbaikinya...," Batin Gibran.


"Galang !! Gibran !!!" Panggil Awan sambil melambaikan tangannya.


Liza yang mendengar itu langsung terbelalak begitu ia menemukan sosok Gibran yang datang ke arahnya. Liza langsung memalingkan pandangannya.


*


Galang kaget bukan main. Ternyata Ryu juga ikut di acara jalan-jalan ini,


"Oke, jadi kita ke sini, bukan cuman untuk main-main aja..," kata Bianca si ketua panitia acara kencan Queen♥️Ryu.


"jadi, apa yang akan kita lakukan,kakak?" tanya Awan mencairkan suasana yang agak canggung.


"Nama game ini adalah Nikmati Momen bersama Pasanganmu !" Kata Bianca heboh.


"lalu, bagaimana pembagian pasangannya?" Tanya Galang. Ia percaya diri kalau ia akan jadi pasangan Queen.

__ADS_1


"untuk laki-laki, ambil gulungan kertas biru, dan perempuan ambil gulungan kertas pink, pasangan kalian adalah yang angkanya sama dengan kalian." kata Bianca sambil membagi-bagikan gulungan kertas pada semua orang, kecuali pada Queen dan Ryu,


"aku tidak dapat, Bi ?" tanya Ryu.


"Tidak, Sensei ! Ryu-Sensei akan langsung berpasangan dengan Queen.., Yeay !" Kata Bianca yang membuat Galang melotot.


"Apa ?!!! Ini tidak adil !" Kata Galang tak terima.


"Uhm.., jadi begini, uhm.., Galang,kan nama elu ?" Tanya Bianca.


"Iya !" Bentak Galang.


"jadi, karena ini adalah hari terakhir Ryu-Sensei di sini, makanya kita mau memberikan kenangan dan waktu privasi bersama Queen. Bi dengar, kalau Ryu punya urusan penting dengan Queen, jadi sebagai ketua panitia, Bi akan memberikan waktu kepada Queen dan Ryu untuk bicara dari hati ke hati...," kata Bianca menjelaskan.


Ryu melirik ke arah Queen, lalu tersenyum,


"begitu,ya...," kata Ryu.


"Oke, buka gulungan kertas kalian !" kata Bi memberikan instruksi.


"Tiga !" Kata Gibran.


"oh ! Kakak Gibran jadi pasangan gue !" kata Bianca.


"Yeay !! Aku dan Sera pasangan nomor satu !!" Kata Awan sambil memeluk Sera.


"Gue sama Liza?" tanya Galang masih tak terima.


"oke jadi__,"


"Tunggu dulu !" Potong Gibran.


"Ya?"


"Boleh,gak Aku jadi pasangannya Liza." Kata Gibran memberanikan diri dan membuat Galang kaget.


Liza langsung menatap Gibran sambil melotot kaget.


"owh..., Lizanya mau?" tanya Bi.


Liza langsung membuang muka,


"please...," Kata Gibran.


"hemm.., kayaknya selain Queen dan Ryu, ada yang butuh waktu berduaan, nih..," Kata Bianca yang sebenarnya tahu apa yang terjadi antara Liza dan Gibran.


"Oke, boleh ! Kalo gitu gue sama Kakak Galang !" Kata Bi langsung memeluk lengan Galang.


"What ?!!! Idih !! Ogah ! Gue maunya sama Queen,ya !!" kata Galang.


"Ya ampun, kak Galang, ini cuman permainan. Gak usah dianggap serius." kata Bianca.


"ya udah, jangan pegang-pegang !!" Kata Galang risih.


"oke-oke...," Bi melepas pelukannya dari lengan Galang.


"baiklah, sudah diputuskan, Pasangan hari ini, pasangan pertama Sera dan Awan! Pasangan ke dua kak Gibran dan Liza, pasangan Ketiga Kak Galang dan Bi ! dan pasangan terakhir, Ryu-Sensei dan Queen." Kata Bianca.


"Sekarang, Bi akan menjelaskan aturan mainnya...,"

__ADS_1


__ADS_2