
Awan memandangi Bianglala raksasa yang terlihat dari tempatnya berdiri. Sedangkan Sera tiba-tiba datang sambil menyodorkan es krim cup yang ia beli barusan,
"nih, punya kamu, strawberry..," Kata Sera.
Awan menerimanya lalu membuka es krim itu,
"thanks my Angel...," Kata Awan lalu menikmati es krimnya.
Sera memperhatikan raut wajah Awan dengan seksama,
"uhm.., kamu baik-baik aja, Wan?" Tanya Sera tiba-tiba.
"baik. Emangnya kenapa?" Tanya Awan yang masih menikmati dinginnya es krim strawberrynya.
"bukannya kamu itu cinta sama Queen. Tapi, kok aneh.., Kamu malah diam aja...," Mendengar perkataan Sera, Awan tiba-tiba berhenti dari aktivitas makan es krimnya. Ia menghela napas kasar lalu tersenyum miring,
"keh.., cinta. Emangnya kamu ngerti apa itu cinta? Jatuh cinta aja, belum pernah." Sindir Awan berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Awan.., Awan..., Kamu lupa, aku udah mergokin kamu berapa kali? Kamu masih aja gak mau ngaku. Malah berusaha mengalihkan pembicaraan." Kata Sera tidak mau kalah.
Lagi-lagi Awan tersenyum,
"jadi aku tidak bisa mengelak lagi?" Tanya Awan sambil memakan es krimnya.
"Ya..., jadi sebaiknya kamu jujur. Kenapa, sih kamu menutup-nutupi perasaan kamu ??? Oke !! Aku tau, kamu emang orangnya tertutup.., tapi..., setidaknya kamu terbuka sama kita semua !!!" Sera jadi emosi.
Awan memandangi Sera dengan wajah tegang, namun ia kembali tersenyum lalu memejamkan matanya, seolah berpikir,
"Aku akui, Aku mungkin sudah sampai tahap mencintainya..., tapi bukan berarti aku harus memilikinya." Kata Awan lalu memandang Sera.
"Untuk saat ini, aku tidak harus jadi posesif dan egois. Yang aku inginkan adalah dia baik-baik saja. Jadi sekarang, yang bisa aku lakukan hanyalah menjaganya." Kata Awan.
Sera cemberut,
"entah kenapa, aku sangat kesal mendengar keputusanmu !" Kata Sera yang langsung menghabiskan es krimnya.
"Ayolah..., aku tau jalan apa yang terbaik untukku. Lagipula, Queen masih tergila-gila dengan Ryu. Bukan saatnya aku jadi peganggu." Tambah Awan sambil tersenyum, seolah ada hal lain yang ia pikirkan.
"Heh !" Sera menendang kaki Awan, sehingga es krim yang dipegangnya jatuh.
"Sera !!! ugh.., es krim stroberiku !! Huhuhu....," Rengek Awan.
"hadeeh.., udah-udah.., ayo lanjut main lagi. Itu Es Krim diikhlaskan saja !!!" Kata Sera sambil merangkul Awan yang lebih tinggi darinya dan menyeretnya pergi.
*
Ryu terdiam setelah mendengar ungkapan Queen yang masih ingin menikah dengannya. Jujur ia bingung harus berkata apa.
"menikah? Ah.., kenapa anak SMA sepertinya bisa berpikir sejauh itu? Apa dia mengerti apa itu menikah?" Batin Ryu.
Ryu mengusap pundak Queen yang masih memejamkan matanya. Ia khawatir perasaannya tak terbalaskan. Selain itu, ia juga malu karena menyatakan perasaan duluan.
"buka matamu dan lihat aku, Queen." Perintah Ryu.
__ADS_1
Queen membuka matanya perlahan-lahan dan mendapati Ryu yang sedang memandanginya,
deg
deg
deg
"aku mengatakannya tidak teralu cepat,kan? Aku benar,kan? aku tidak terburu-buru,kan?" Batin Queen masih khawatir.
Ryu tersenyum,
"aku tidak menyangka, ternyata kamu masih mau menikah denganku...," kata Ryu.
Queen menunduk malu. Wajahnya benar-benar sudah berubah jadi tomat sekarang.
"coba lihat aku dulu Queen...," Pinta Ryu sambil mengangkat dagunya.
"jika kau memang menyukai dan mencintaiku seperti itu, maka jangan lari...," Kata Ryu.
"A,aku.., aku tidak tahu, apakah yang kulakukan ini benar. Aku sangat menyukaimu sampai-sampai ingin menikahimu..., tapi dari dulu hingga sekarang, aku tidak pernah mengetahui perasaanmu...," Kata Queen malu.
"jadi yang kamu inginkan jawaban dari pernyataanmu atau perasaanku?" Tanya Ryu.
Queen mengangkat kepalanya,
"kedua-duanya !!!" Kata Queen.
Ryu sempat kaget dengan pernyataan Queen, namun ia tersenyum lagi sambil membelai lembut kepala gadis di hadapannya,
Queen mengangguk,
"kalau begitu, dengarkanlah baik-baik jawabanku atas pernyataanmu dan perasaanku padamu selama ini." Kata Ryu.
"Ya, Queen akan mendengarnya !"
*
Bianca melihat-lihat hasil Selfi mereka, sedangkan Galang masih di kamar mandi karena mual.
"pft...," Bianca tak habis pikir, wajah Galang benar-benar tidak karu-karuan karena menahan mual setiap di wahan ekstrim.
"dasar penakut ! Lagaknya aja sok jagoan !!" Gumam Bianca geli sendiri.
"Woy ! Ngapain lu ketawa-tawa ?!!!" Tegur Galang yang kesal, tetapi ia masih pusing karena baru saja mengeluarkan semua isi perutnya.
Bianca berbalik, senyuman bekas mentertawakan foto Selfi Galang langsung berubah ketika melihat wajah Galang yang sayu, Bianca langsung menghampiri Galang,
"lu baik-baik aja?" Tanyanya Khawatir sambil meletakkan punggung tangannya di pipi dan kening Galang.
Galang langsung menyingkirkan tangan Bianca dari wajahnya,
"Apaan, sih?" Kata Galang.
__ADS_1
"gak usah sok peduli ! Dasar muka dua !!!" Kata Galang.
"Mu,muka dua?" Bianca mengernyitkan dahinya.
"ya ! Muka dua ! Lu kira gue gak tau, dari tadi lu ngetawain foto-foto gue. Terus, sekarang sok-sokan peduli !" Kata Galang kesal.
Bianca menghela napas,
"hmph ! Oke ! Terserah lu mau mikirnya gue apa. Yang penting, kita balik dulu !" Kata Bianca sambil memakaikan bando kelinci di kepala Galang,
Bianca tersenyum melihat wajah Galang yang masih cemberut, namun mengenakan bando kelinci di kepalanya,
"ya ampun..., imut banget, sih...," Kata Bianca sambil mencubit pipi Galang pelan,
"Galang imut banget sih..., bahkan Galang lebih imut dari my baby bunny...,"
Tiba-tiba terngiang sebuah kalimat gadis kecil di telinganya, membuat Galang tidak bisa berhenti memandang Bianca.
"kenapa kalimatnya sama dengan dia...,Tidak !! Sadarlah Galang. Setiap orang bisa saja mengatakan hal seperti itu. Ini pasti kebetulan." Batin Galang.
"Heh !!" Tegur Bianca memecahkan lamunan Galang,
"udah baikan belum? Ayo balik ! Setidaknya, kita bisa jadi pasangan yang menyelesaikan tantangan paling cepat !!" Kata Bianca dengan senyum lebarnya.
"U,udah...," Kata Galang pelan.
"iih.., sumpah.., lu tuh imut banget, sih...," Lagi-lagi tangan Bianca tidak tahan untuk mencubit pipi Galang,
"iih.., apaan, sih lu? Dari tadi gak bisa tahan sedikit gak pegang-pegang gue !! Kalo lu emang suka sama gue, silahkan buang harapan lu jauh-jauh !! karena cewek bagi gue itu cuman Queen !!" Kata Galang.
Bianca tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya,
"Oke.,oke.., gue tahu,kok ! kalo lu cuman suka sama Queen. Gak perlu dikasih tau lagi. Lagian siapa juga yang suka sama elu. Ge-er!" Kata Bianca.
"kalo emang lu udah baik-baik aja, ayo balik. Kalo gak, gue tinggal. Bye!" Kata Bianca lalu pergi meninggalkan Galang.
Galang diam terpaku sambil memegangi dadanya,
"kenapa gue kecewa__, enggak! apaan, sih lu Galang? Lu kenapa, sih? Fokus Galang!" Kata Galang dalam hati.
Bianca menoleh ke belakang dan masih menemukan Galang yang berdiri sambil melamun,
"Cepetan Lelet !!!" Teriak Bianca.
"Cerewet lu !!!" Balas Galang sambil mengejar Bianca.
*
*
*
***Mohon maaf para pembaca "I Love You Queen" hari ini updatenya agak telat karena Mamauzda sungguh sangat sibuk, untuk seterusnya Mamauzda akan update tiap hari Senin-Jumat jam 10-11 pagi.
__ADS_1
Terimakasih karena sudah setia membaca cerita ini. Kalo kalian suka dan penasaran dengan kelanjutannya, jangan lupa, Favorit, rate 5, Like, Komen dan Vote.♥️♥️***