I Love You Queen

I Love You Queen
Bagian 62


__ADS_3

"balas dendam ?" Tanya Queen.


"untuk apa balas dendam, Liza ?" Tanya Queen.


"Heh, Queen, dengar. Kita itu, boleh jatuh cinta, tapi jangan bodoh !" Kata Liza kesal.


"Siapa yang bodoh ?!!!" Queen jadi tersinggung.


"Oke, Gue tau, lu itu berhasil masuk final lomba cerdas cermat se-nasional, but..," Liza menahannya,


"Jangan jadi orang lemah. Seperti yang Papa Iskandar dan Papa Idho bilang, meskipun kita anak perempuan, kita harus tetap kuat. Dari fisik maupun hati !!!" Kata Liza lagi.


"Sekalipun di masa depan gue nikah sama Ryu, gue pasti juga akan menendang bokongnya kalo dia bikin gue kesel." Kata Liza.


"asal kamu tau, Liza.., di sampingmu ada laki-laki yang baru tau kalo dia suka sama kamu...," Batin Queen.


"Jadi kita abaikan saja Ryu. Besok, jika bertemu lagi, tidak, kita akan membuat situasi seolah kita bertemu dengan Ryu tanpa sengaja, tapi tetap terlihat baik-baik saja. Jangan peduli lagi dengan dia, jangan bahagia bertemu dia, sekalian buat dia merasa bersalah !" Kata Liza penuh emosi.


"mana bisa...,"


"bisa Queen yang cantik..., Dia sudah jahat sama kita, maka kita juga tidak apa-apa jahat sama dia..,"


"jahat..., tapi aku sudah menamparnya...,"


"Lu udah nampar dia, terus selesai gitu ? Dia udah nampar gue dan elu dengan keputusannya, dengan kata-katanya !!! Ingat Queen, dua orang sudah ditampar sama dia !!!" Kata Liza lagi.


"gue.., gue gak masalah kalo gue doang yang ditampar sama dia, tapi.., dia juga melakukan hal yang sama ke elu. Sekalipun dia emang memilih elu.., mungkin gue akan marah, tetapi gue akan ikhlasin itu..," Kata Liza tiba-tiba.


"Liza..., kukira dia akan membenciku jika itu terjadi...," Batin Queen terharu.


"setidaknya, jangan pilih Scarlett !!!! Gue benar-benar kesal karena dia pilih Scarlett...," Kata Liza lagi.


Queen lalu memeluk Liza dengan erat,


"unch.., Liza kesayangan Queen...," Kata Queen.


"Unch..., Kan gue jadi terharu kalo gini...," Kata Liza berkaca-kaca.


"Apaan, sih..., cukup hari ini, aku aja yang nangis..., kamu gak boleh." Kata Queen menghapus bulir air mata Liza.


"Queen...," Liza membalas pelukannya.


"Aku setuju denganmu, Liza, ayo kita balas dendam pada Ryu !" Kata Queen.


*


Galang berusaha melepaskan tangan Gibran yang menarik ya keluar dari hotel dan membawanya ke parkiran hotel,


"Apaan, sih ? Gue mau di sana ! Queen lagi sedih, gue harus di sana !!!" Kata Galang keras kepala.


"kamu gak paham situasinya ??" Kata Gibran lebih keras kepala.


"yang gue tau, Queen butuh gue !!" Kata Galang.


Gibran langsung melepaskan genggamannya,


"Emangnya lu siapanya ??" Tanya Gibran.


"What ? Gue siapanya ? Wah.., minta dihajar lu ?" Ancam Galang.


Gibran menarik napas,

__ADS_1


"Queen butuh Liza.., Dia belum sedekat itu sama lu..., sadar__,"


BUG !


Galang memukul wajah Gibran, Gibran tersungkur begitu saja,


"Tutup mulut lu ! Asal lu tahu, Ryu udah melakukan hal buruk sama Queen, gimana gue bisa diam ??" Teriak Galang.


Gibran bangun sambil menghapus darah segar di sudut bibirnya,


"Ryu melakukan hal buruk dengan Queen.., juga ?" Tanya Gibran. Ya, dia tidak membalas pukulan Galang karena ia tahu Galang tidak berniat menyakitinya.


"Ya ! Gue mendengar dia bilang gitu sambil nangis.., terus gue harus diam aja ??"


"Dasar br*ngsek !!" Umpat Gibran.


"apa ?" Galang malah kaget karena tiba-tiba Gibran bicara kasar.


"dia juga menyakiti Liza..., sekarang Queen..., Sebaiknya kita apakan Ryu ?" Tanya Gibran yang berapi-api.


"uhm.., Gibran, seinget gue elu bukannya gak suka sama Liza, kenapa__,"


"Gue suka sama Liza.., tapi, gue gak suka kalau ada yang nyakitin Liza !" Kata Gibran mulai serius.


*


Gibran akhirnya kembali ke hotel dan Galang juga mengikutinya. Di Lobby mereka bertemu dengan Queen dan Liza yang sudah cekikikan berdua.


"cepat sekali mereka kembali baik-baik saja..," Kata Galang heran.


"She is Strong Girl...," Kata Gibran sambil tersenyum.


"siapa yang lu maksud ?" Tanya Galang.


"Heh, harusnya lu pake kata ganti they, bukan she !!" Protes Galang, tetapi tak digubris oleh Gibran.


"Hai, Queen...,"


"Eben !!! Muka Eben kenapa ??" Tanya Liza langsung menghampiri Gibran.


"Eben ? Eben siapa ?" Tanya Galang.


"Uhm.., Liza manggil aku begitu..," Kata Gibran.


"Hah ?" Galang makin bingung.


"Ya, ampun.., ini luka.., siapa yang nonjok Eben !!" Kata Liza kesal.


Gibran melirik ke arah Galang,


"Kak Galang, ya ??? Kenapa nonjok Eben ?? Ugh..., sakit,gak ? Liza bawa obat merah di tas Liza.., Ayo duduk sini dulu !" Kata Liza menarik tangan Gibran dan menyuruhnya duduk di sofa lalu langsung mengobatinya.


"kenapa kalian berantem ?" Tanya Queen yang wajahnya masih terlihat sembab.


"aah.., salah paham antar saudara kembar...," Jawab Galang.


"uhm.., Queen, apa lu lebih baik sekarang ?" Tanya Galang.


"iya.., kan ada Liza...," Kata Queen tersenyum.


"I Love you, too..," Kata Liza yang masih sibuk mengobati Gibran, sedangkan Gibran malah menatapnya bahagia.

__ADS_1


"ih, apaan, sih, kok I Love You, too.., siapa yang bilang I love you sama kamu, ewh..," Ledek Queen.


"gue tau, lu dalam hati bilang itu,kan, haha..," Tawa Liza.


"nah, udah selesai...," Kata Liza.


"thanks Liza..," Kata Gibran.


"uhm..," Balas Liza sambil tersenyum.


"Oh,iya, Queen.., tapi besok lu masih bisa ikut lomba, kan ?" Tanya Gibran.


"masih, kak.., tenang aja." Kata Queen.


"Aku percaya sama kamu, Queen. Jangan kecewakan aku,ya..," Kata Gibran.


Mendengar itu, Liza dan Galang sama-sama mengernyitkan dahinya,


"Ih, apaan,sih.., kok kelihatannya Eben jadi perhatian gitu sama Queen. ugh.., nyebelin !! Kan tadi gue yang udah ngobatin luka dia...," Batin Liza dalam hati.


"bukannya Gibran bilang suka sama Liza, kenapa kelihatannya kayak suka sama Queen ?" Batin Galang.


"Eben !! Eben belum kasih Liza selamat !! Liza juga masuk babak final !!" Kata Liza.


"Aku,kan sudah mentraktirmu tadi...,"


"tapi belum bilang selamat !!!" Kata Liza tak mau kalah.


"tunggu, kok kelihatannya Liza juga cemburu ?". Batin Galang.


"bukannya tadi udah ?" Tanya Gibran.


"Dasar si beg*, peka woy...," Batin Galang kesal.


"ya ampun.., pantes aja mau ikhlasin Ryu buat aku.., kayaknya Liza udah pindah hati, tapi belum sadar..., hihi..," Batin Queen jadi senyum-senyum sendiri.


"Kapan ?? Liza gak denger !!" Kata Liza keras kepala.


"Ah.., baiklah.., Selamat..," Kata Gibran jadi bingung sendiri.


"ugh.., masa gitu doang.., bete Liza jadinya !! Udah, ah.., Liza mau balik ke hotel Liza !!" Kata Liza jadi kesal sendiri.


"Liza.., aku antar__,"


"gak usah ! Gak perlu !" Kata Liza lalu pergi dan berjalan cepat.


Gibran malah jadi bingung dan menatap Queen dan Galang, mencari pencerahan.


"Sana kejar !!!" Kata Queen dan Galang kompak.


"aah, iya,iya..," Gibran langsung mengejar Liza.


Sedangkan Galang langsung duduk di samping Queen,


"Queen..," Panggil Galang.


"hm ?"


"mau jalan-jalan ?" Tanya Galang.


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2