I Love You Queen

I Love You Queen
Bagian 36


__ADS_3

Bianca dan Galang benar-benar sampai duluan di tempat mereka berkumpul tadi. Kini mereka berdua sibuk dengan ponsel masing-masing.


Namun, Bianca sebenarnya sesekali melirik ke arah Galang yang sukses mengabaikannya,


"jahat banget, sih dia jadi orang. Bisa-bisanya cuekin gue sepanjang hari, padahal gue udah berusaha ramah sama dia....," Batinnya kesal.


"pft...," Tiba-tiba Bianca malah tertawa saat melihat Galang yang sama sekali tidak protes memakai bando kelinci di kepalanya dengan ekspresi serius menatap ponsel,


"wahahaha....," Bianca tak bisa menahan tawanya.


Galang mengangkat kepalanya,


"ck ! Pasti lu ngetawain gue lagi !" Kata Galang kesal.


"enggak.., ya ampun..., lu tuh cute banget, tau gak...," Bianca berusaha menahan tawanya,


"gue maapin, deh.., meskipun omongan lu kasar, tapi karena lu cute, gue maapin, pft...,"


"Heh ! Gue gak butuh dapet maaf lu, salah aja enggak !" Galang mulai mengeluarkan jurus keras kepalanya.


"iya,iya terserah...,"


"Galang !!! Biiii !!!!" Teriak Awan yang berlari dengan riangnya ke arah mereka.


Bianca langsung teralihkan, ia langsung tersenyum lebar,


"My Cotton Candy !!!!" Bianca langsung berlari sambil membentangkan kedua tangannya menghampiri Awan.


Bianca langsung loncat dan digendong oleh Awan, Ia langsung melingkarkan kedua kakinya di pinggang Awan dan memeluknya,


"huhuhu..., Awan.., Bi kangen sama Awan." Rengek Bianca.


"Ya ampun, kayak gak ketemu seabad aja..," Kata Sera yang ada di samping Awan.


"Iya..., soalnya, Bi bete !! Dikacangin terus, tuh sama Galang !!" Adu Bianca.


Awan menggendong Bianca sambil menghampiri Galang yang sedang melotot karena melihat adegan yang cukup aneh antara Bianca dan Awan.


"My brother..., Kasian, dong My Little Bunny kalo dikacangin.., meskipun bar-bar, hatinya lembut loh kaya bulu kelinci..," Kata Awan membela Bianca.


"Tau,tuh !!"


"cerewet dasar !" Bentak Galang.


"ugh.., kenapa gue gak suka ngeliat dia digendong gitu sama Awan. Little Bunny siapa lagi?" Batin Galang.


"Panggil aku Little Bunny. Karena Ayahku Mr. Bunny dan Ibuku Mrs. Bunny....,"


Lagi-lagi Galang mendengar suara gadis kecil yang terngiang-ngiang di telinganya.


"gak mungkin__," gumam Galang mulai menyadari sesuatu.

__ADS_1


"AWAAAN !!! SERA !!! BII !!! KAK GALANG !!!" Tiba-tiba ada suara teriakan yang memanggil nama mereka semua. Siapa lagi kalau bukan Liza yang kini sedang bersender nyaman di atas punggung Gibran.


Mereka semua menoleh,


"Wah.., gila ! Gece juga tuh si culun satu ! Udah main gendong-gendongan !!!" Batin Galang.


Gibran yang menggendong Liza langsung berlari menghampiri teman-temannya.


"Huhuhu.., Liza kangen sama kalian !!" Kata Liza langsung turun dari atas punggung Gibran, sedangkan Gibran langsung berdiri di samping kembarannya sambil memukul-mukul pelan punggungnya,


"gece juga lu !" bisik Galang.


"gece apaan? Aku kalah taruhan !! Duuh.., punggungku bakalan sakit, nih gara-gara gendong cewek bar-bar itu seharian..," keluh Gibran.


Bianca langsung turun dari gendongan Awan dan memeluk Liza,


"uunch..., maunya kencan sama Liza, malah jadinya kencan sama Galang..," Kata Bi.


"woy ! Cewek berisik ! Mana ada cewek sama cewek kencan ?! Aneh lu dasar !!" Teriak Galang.


"Tuuh.., kalo gak dikacangin, diomelin..., huhuhu...," Kali ini Bianca mengadu pada Liza. Liza menepuk-nepuk punggung sahabatnya itu,


"iih, kak Galang, kalo gak suka sama Bi, ya jangan galak-galak, dong.., kasihan tuuh..," Bela Liza.


Galang hanya mendengus kesal,


"bodo amat ! Yang penting sekarang tinggal Queen. Dia dimana lagi? Semua orang udah selesai. Gak mungkinkan sekarang mereka lagi mesra-mesraan??" Batin Galang lalu menggeleng-gelengkan kepalanya,


"Eeh ? Ryu?" Kata Awan yang menyadari kedatangan Ryu, tetapi tidak bersama Queen.


Ryu malah bingung,


"loh? Queen belum sampe?" Tanya Ryu sambil celingak-celinguk mencari keberadaan Queen.


"Yah.., kan Ryu-Sensei yang jadi pasangannya tadi. Kalian gak bareng?" Tanya Bi.


"uhm.., enggak.., tadi habis naik bianglala raksasa, Queen bilang dia mau ke toilet, terus aku membeli beberapa Snack karena Queen juga belum makan. Lalu Queen bilang, tidak usah menunggunya, langsung balik saja ke tempat ngumpul.., jadi kupikir dia juga sudah kembali..., tapi...,"


"Apa yang udah lu lakuin sama Queen ?" Galang langsung memotong kata-kata Ryu dan menarik kerahnya.


"uhm.., itu bukan urusan anda." Kata Ryu tidak mau buka mulut.


"ah.., Sepertinya ada yang gak beres. Sudah kuduga...," Batin Awan.


"Ya udah, Liza, coba telepon Queen." Perintah Awan mulai bertindak.


"Oke !" Liza langsung menelpon Queen dan memasang mode loudspeaker,


"nomor yang anda panggil tidak menjawab atau berada di luar jangkauan..., The number you are calling__," Liza langsung menutup teleponnya.


"Ih, nih anak kemana, sih? Coba gue telepon lagi,ya..," Kata Liza.

__ADS_1


"nomor yang anda panggil....," Liza mematikan teleponnya lalu menelpon Queen lagi. Namun sayangnya nomornya masih tak tersambung.


Liza menggelengkan kepalanya dengan raut wajah khawatir, ia langsung memandang Ryu yang terlihat baik-baik saja.


"Kakak Ryu !! Katakan !! Sebenarnya apa yang terjadi ??!!!" Tanya Liza.


"ah.., tidak terjadi apa-apa...," Kata Ryu.


"tidak terjadi apa-apa.., sudah kuduga..," Batin Awan lagi.


"kalau begitu, lebih baik kita berpencar mencarinya !" Kata Awan.


"Carilah dengan pasangan kalian masing-masing !!" Perintah Awan.


Liza langsung menggandeng tangan Gibran,


"baik !" Kata Liza.


"eh, tapi...," Gibran jadi kikuk.


"Nanti, jika kalian sudah menemukan dia, langsung kabari yang lain,ya !" Perintah Awan lalu mereka semua berpencar.


*


Ryu ikut Sera dan Awan untuk mencari Queen,


"Kamu pasti mengatakan hal buruk,kan?" Tuduh Sera.


"hal buruk? Menurutku tidak seburuk itu..," Kata Ryu.


Sera tersenyum miring,


"itu sama saja kamu mengakui sudah mengatakan hal buruk padanya. Kamu menolaknya?" Tebak Sera.


"Tanya saja padanya. Jangan padaku. Menurutku, aku tidak punya masalah apapun padanya..," Jawab Ryu.


Sera langsung menarik Ryu dan berbisik di telinga Ryu,


"Jika kamu sampai membuat Queen sedih, aku akan memusuhimu. Kamu tidak akan lepas dariku !" Ancam Sera.


Ryu tersenyum lalu malah membelai kepala Sera,


"daripada memusingkan hal itu, pusingkan dirimu sendiri dan masa depanmu...," Kata Ryu lagi.


"Queen adalah gadis yang kuat dan tangguh. Kamu tidak perlu bersikap begitu." Kata Ryu lagi.


"aku benar-benar tidak suka dengan manusia satu ini. Aku heran, kenapa Queen begitu menyukainya...," Batin Sera.


"eh? Awan kemana?" Kata Sera yang baru sadar kalau Awan sudah hilang.


"Ayo, kita harus mencari Queen." Kata Ryu.

__ADS_1


__ADS_2