Journal Of Triplet 07

Journal Of Triplet 07
Season 2 : Keajaiban Pernikahan!


__ADS_3

Lantaran dukungan sang istri yang membuat Erick menemukan kesenangan nya. Via di anugerahi oleh anak-anak offroader sebagai the best wife versi Pinstagram. Via pun diminta memberikan wejangan terhadap wanita lain nya.


"Saya belum pantas memberikan wejangan karena pernikahan saya masih seumur jagung. Buat saya mendukung kesukaan suami adalah keharusan selama kesukaan nya masih wajar." Kata Via disela-sela banyak orang menanyakan mengenai dukungan Via.


Erick pun tersenyum dengan puas karena merasa jiwa petualangan nya bisa tersalurkan. Erick dan Via pun kembali ke apartment dan bersiap kembali ke California, karena banyak tugas lain menunggu.


"Sayang, abis ini kita program anak yah. Bagaimana?" Kata Erick tiba-tiba membuat Via tersenyum.


"Kalau itu mau mu, mari kita siapkan jadi orang tua yang terbaik."Balas Via yang mengiyakan permintaan Erick.


Hari ini Erick di kejutkan kalau orang tua Erick ingin menginap di apartment Erick. Buru-buru Erick menolak dan bilang akan ke Bintaro untuk menginap kesana.


Kebiasaan buruk Erick yang suka lupa dengan janji membuat Via geleng-geleng kepala. Tidak terasa sudah 4 bulan Via menikah sama Erick, dan masih saja suka di kejutkan dengan keajaiban Erick.


"Mama, tunggu ajah. Erick dan Via sudah mau jalan." Kata Erick di telephone. Padahal Erick baru saja selesai gosok gigi dan sementara Via masih tidur.


"Kalian nginepkan?" Tanya sang mama lagi di telephone.


"Iyah mah, aku nginep sama Via. Mamah tunggu ajah yah." Jawab Erick meyakinkan sang ibu negara yang kesal mendengar janji sang anak.


Erick pun tergesa-gesa memilih bajunya hingga salah pilih. Via akhirnya terbangun akibat ulah Erick, dengan sedikit beberes Via menyusul Erick menuju parkiran apartment.


Via memasukan barang-barang yang akan mereka pakai selama menginap disana. Mobil yang di kendarai Erick melaju dengan baik, hingga sampai di gerbang hitam yang menjulang.


Seperti biasa rumah Erick selalu sepi karena kakak-kakaknya memilih tinggal di apartment mereka. Via menurunkan barang-barang bersama Erick setelah memarkirkan kendaraan nya.



Makan siang kali ini mamah masak menu Jogjakarta daerah asal papah. Via menaruh barang-barang di kamar Erick yang nuansanya tidak jauh dari warna abu-abu dan putih.


Tookkk Toookkk...


Pintu kamar Erick di ketuk sama mama nya Erick,


"Yuk, mamah sudah nyiapin makan kalian." Ajak mamanya Erick yang tersenyum ramah.

__ADS_1


"Okeh.." Jawab Via dan Erick secara bersamaan.


Di meja makan yang menghadap langsung taman belakang kesayangan mamah dan kolam renang, dan suasana yang tidak terlalu terik saat ini. Membuat Erick dan keluarga membicarakan kegiatan mereka saat di Kalimantan Tengah.


2 pria sibuk membicarakan kesukaan mereka dalam dunia automotive. Sementara Via dan mamah nya Erick sibuk membersihkan meja makan.


"Vii, gimana selama menikah? Erick menyusahkan mu tidak?" Tanya mamanya Erick yang sedikit penasaran dengan komen Via.


"Baik-baik saja mah, setiap hari penuh kejutan buat Via. Kayak hari ini mamah sukses bikin Erick gak konsen." Jawab Via seraya menunjukan hari ini Erick memakai baju atasan dan bawahan berbeda termasuk kaos kaki lain sebelah.


Bagi Via yang sedikit OCD itu sangat mengganggu. Mama nya Erick menahan ketawa saat melihat kelakuan anaknya yang tidak berubah dari dulu.


"Jadi mamah tanya, saat maa telephone Erick tadi. Via ada dimana?" Tanya Mama nya Erick sedikit menjebak.


"Via lagi tidur mah, Erick juga." Kata Via terlalu jujur dan membuat sang mama ketawa lepas.


Erick melihat sang mama tertawa bersama Via timbul rasa penasaran untuk mendatangi mereka berdua yang sepertinya sedang bergosip.


"Kalian sedang membicarakan ketampanan aku yah?"Tanya Erick saat duduk di kursi dekat meja cuci piring mama nya.


"Kayak nya suami mu terlalu percaya diri deh nak." Sindir mamanya Erick yang mengeluarkan buah-buahan dan membawa nya ke meja makan.


Selepas bersantai Erick dan Via memutuskan untuk ke kamar buat istirahat. Seperti biasanya Erick melihat Via yang sangat teratur membuat nya sedikit gerah. Namun Erick berusaha beradaptasi dengan kebiasaan Via ini yang hampir sama dengan mama nya Erick.



Pagi- pagi Via bangun dan menyiapkan makan pagi ala Jepang untuk sekeluarga Erick. Kali ini mama nya Erick kaget melihat Via mengatur makanan sedemikian rapih nya, dan seteliti ini.


Bahkan papahnya Erick terkagum Via bisa manage waktu dengan baik.


"Rick, untung kamu kagak salah pilih istri." Puji papah nya Erick saat makan bersama.


"Yah, kan tugas istri harus nya sih begini yah." Kata mamah nya Erick menimpali papahnya Erick tanpa bermaksud apapun.


Erick hanya tersenyum karena mamahnya menyindir Vika. 2 hari menginap di rumah orang tua Erick, sudah saat nya Via dan Erick pulang ke California. Sebelum Erick mengambil tugas ke luar lagi.

__ADS_1


Bandara Soekarno-Hatta sore ini tampak sepi, dan lebih banyak orang-orang yang tiba dari luar negri.


Via memeluk kedua orang tua Erick dan berpamitan pulang ke California.


"Mah, Pah. Erick pulang yak.. Kalau kalian bosen, ke California ajah. Liburan biar kalian fresh." Kata Erick sambil pamitan.


"Iyah mah, main-main yah.." Kata Via ikutan pamitan.


"Mamah sama papah mau kesana kalau sudah ada cucu."Balas mamah nya Erick sambil memberi kode anaknya agar cepat mempunyai momongan.


Setelah pamitan dengan orang tua, Via dan Erick masuk kedalam boarding room. Perjalanan ke California memakan waktu 22 jam dari Jakarta ke Los Angeles. Dengan 2 x transit yang pertama di Thailand karena menggunakan Thai Airways business class kesukaan Via. Lalu transit lagi di Dubai sebelum tiba di Los Angeles International Airport.


"Pulang juga akhirnya dan bisa meluk istri sesuka hati. Tapi, besok sudah harus kerja lagi.." Keluh Erick saat turun di bandara Los Angeles.


"Terserah..." Kata Via saat memasuki mobil yang menjemput mereka.


Via menatapi apartment barunya yang lumayan berdebu akibat 2 bulan di tinggal ke Indonesia. Via dibantu Erick membersihkan rumah mereka.


"Minggu depan aku akan ke Jepang, kalau nggak salah United Nations juga ada konfrensi kan?"Tanya Erick setelah memberesi ruangan.


"Iyah, dan karena konfrensi nya di Tokyo mau tidak mau nginepnya di tempat mantan mu." Kata Via berusaha menutupi rasa cemburunya.


"Hmn, bukan mantan. Penggemar yang tidak di anggap sama Vika."Jawab Erick yang melihat Via menahan rasa cemburunya.


Karena kelelahan Erick dan Via akhirnya ketiduran. Alarm mereka berdua berdering kencang karena pagi ini Erick harus ke kantor memberikan hasil kerjanya selama di Indonesia. Sekaligus mengatur perjalanan business nya ke Japan.


Erick tidak ingin membangunkan Via akibat jet lag dan buru-buru Erick ke kantor. Suasana kantor lumayan sepi dan semua mengucapkan selamat kepada Erick.Karena mereka melihat Pinstagram Erick. Benar saja akun Pinstagram Erick sudah membeludak dari follower 4000 menjadi 20rb pengikut. Buru-buru Erick mengunci Pinstagram dan mematikan kolom komen dimana ada foto Via dan Erick.


°


°


°


°

__ADS_1


°


Terima kasih telah mengikuti cerita ini, like ceritanya, komen ceritanya, dan love novel juga di vote novel nya di ajang event " You Are Writer 4 ".


__ADS_2