Journal Of Triplet 07

Journal Of Triplet 07
Season 2 : Kejujuran Yang Dipertanyakan


__ADS_3

Reunion kali ini membuat Claudia lebih banyak menghabiskan untuk berdiam. Setelah melihat Via secara langsung. Jumlah pengikut di social media Via pun menembus angka 4K alias 4ribu dalam waktu singkat.


Baik yang Via kenal dekat hingga yang mereka kenal Via dalam berbagai acara. Tak luput Gerry dan Widia ikut untuk menjadi teman di Pinstagram Via. Bahkan Dewin pun ikut nyelip di salah satu follower Via. Resah dan gelisah di dalam diri Claudia, tak sedikit juga ada rasa cemburu di dalam nya.


Gerry yang lebih banyak merenung karena pembicaraan nya dengan Via, seperti ada rindu yang tertunda.



"Ger, jika kamu ketemu Via. Apakah kita akan berakhir?" Tanya Claudia yang memecah keheningan.


"Aku memastikan tidak ada yang berakhir dari kita." Jawab Gerry dengan mantap dan pasti.


"Jika harus memilih, kamu akan memilih siapa?" Tanya Claudia yang ada di depan muka Gerry saat mereka berjalan di depan apartment mereka.


Gerry membuka apartment lalu menaruh jacket dan syal nya. Masih dengan diam nya Gerry pun ke dapur dan mengambil beer dingin.


"Ketika kamu ke Korea Selatan, apakah kamu menemukan sesuatu?" Cecar Claudia yang akhirnya membuat Gerry semakin malas membuka mulut nya untuk berbicara dengan Claudia.


"Clau, bisa kah kamu tidak mempertanyakan semua nya saat ini?" Tanya balik Gerry dan masuk ke kamar.


Claudia cuma duduk di depan television lalu membuka akun social media Claudia. Hidup nya seakan runtuh hari ini gara - gara sebuah nama Novia Heidy. Sungguh kaget ketika membuka Pinstagram Claudia dan melihat Via mengupdate foto ketika Gerry, Widia dan Via berada di Belanda zaman mereka kuliah. 805 orang menyukai posting an Via, bahkan berkomentar di kolom komentar.


@rallyrorimpadey: Wah welcome Via! 😍


@willitan07: Halo princess @noviaheidy


@ardrian_yudha: Hi nona manis?


@noviaoop: Bakpia akuuuh kamu kemana ajah? @noviaheidy.


Dan masih banyak lagi komentar - komentar lain nya. Seprtinya Via tidak menjawab 1 pun komentar yang masuk. Sementara di sisi lain Widia memikirkan apa yang akan Via katakan setelah sekian lama menghilang.


Widia melihat akun social media Via yang baru saja memposting foto mereka bertiga dengan caption.



"Best Friends Forever" Tulis Via dalam caption tersebut. Widia kaget ternyata Via banyak penggemarnya. Dalam waktu sehari sudah menembus angka 10ribu orang yang mengikuti Via.


"Ini pasti orang-orang United Nation." Kata Widia dalam hati yang melihat postingan dari Via.


"Sayang, perasaan mu seperti apa?" Tanya Jerias saat melihat Widia duduk di dekat jendela kamar.


"Perasaan ku campur aduk. Senang karena Via kembali. Namun apakah nanti Gerry akan bisa memilih?" Balas Widia yang membalikkan pertanyaan ke Jerias.


"Aku percaya Via bisa lebih dewasa dalah hal ini. Begitu juga Gerry, tapi kita tidak tahu semesta berkata lain." Jawab Jerias yang menghampiri Widia yang duduk dekat jendela.


Widia mengingat semua kata-kata Via soal Jerias, ternyata semua benar. Tebakan Via tidak ada yang meleset sama sekali. Mengingat hal itu Widia menghubungi Cadhala, karena keinginan tahun Widia.


Drrrrrrrtttt.... Drrrrrrttttt...... Bunyi telephone seluler Cadhala.


"Halo, Cadhala speaking." Kata Cadhala menyapa dari ujung telephone selulernya.


"Halo Cadhala, ini Widia. Apakah masih ingat?" Jawab Widia dan memastikan Cadhala masih mengingat nya.


"Jelas aku masih ingat. Via sudah kembali yah? Aku turut senang." Kata Cadhala saat membalas Widia.

__ADS_1


"Iyah, apakah Via akan merusak atau akan kabur lagi?" Tanya Widia tanpa basa - basi lagi.


"Via sudah waktunya pulang. Dia tidak akan merusak tetapi memperbaiki semuanya. Justru dia akan menemukan cinta nya kembali." Balas Cadhala.


"Yudha?" Tanya Widia yang penasaran karena perasaan nya hancur jika Via sama Dewin.


"Kita lihat semesta akan menunjuk siapa?" Kata Cadhala dengan pasti.


"Via akan menemukan bintang nya, dia sudah selesai." Kata Cadhala lagi membuat Widia tiba - tiba nangis tersedu - sedu.


Cadhala bingung kenapa Widia harus nangis, karena tugas Via dan janjinya buat Renatha sudah selesai. Cadhala juga mengingatkan bahwa Via sudah banyak berubah dari Via yang terdahulu.


"Berubah bagaimana?" Desak Widia kepada Cadhala di ujung telp.


"Via akan lebih banyak masalah dengan keluarga nya." Kata Cadhala mengakhiri percakapan dengan Widia. Sesak di dalam Widia akhirnya berubah penuh dengan tanda tanya.


Akan kah Via akan memulai peperangan nya dengan keluarga nya? Keluarga nya yang tidak pernah memperdulikan dia sama sekali. Di dalam benak Widia masih teringat jelas bagaimana Widia melihat tampang orang tua Via yang tidak khawatir ketika Via menghilang beberapa tahun lalu. Efek nya apakah sekarang akan dirasakan?


"Sayang, kamu nggak lelah?" Ajak Jerias untuk tidur. Widia akhirnya ikut terlelap dengan pemikiran nya saat ini. Rindu dengan Via yang suka kepo dan terlebih rindu dengan teriakan Via yang memekakan telinga disaat Widia mulai lemah saat mengahadapi masalah.


#throwback circa 2008


"Duuuut, ayo nyebrang." Teriak Widia yang sudah melotot ke arah Via.


"Nggak mau bebiiih, itu ada mobil bensin." Teriak Via dari arah seberang.


"Masih jauuuh genduuuuttt!" Kata Widia akhir nya lari dan menjambaak rambut kunciran Via lalu menyeret nya ke pinggir.


Sontak semua mata tertuju termasuk supir truck BBM Pertama yang lewat dan menurunkan kecepatan mobil nya. Jangan tanya Via bagaimana? Sudah pasti Via nangis bak drama queen yang habis di aniaya sama orang - orang.


Senyum - senyum mengingat hal - hal lucu ketika bersama Via. Entah mengapa semesta begitu sangat baik menghadiahkan Via.


Keadaan di Geneva, Switzerland mulai membaik dan persiapan pernikahan Felly juga Krishna hampir selesai. Via menata dekorasi meja serta makanan menjadi cantik. Sesuai dengan tema yang di berikan oleh Felly Russian Rustic Wedding party.



Felly mempercayakan dekorasi ditangani oleh Via. Menurut Felly yang sangat - sangat detail dengan interior design. Via sangat terplanning bahkan sangat rapih. Setelah dekor Via iseng mengambil gambar dan tidak lupa Via mengabadikan disaat Via menyusun pertama kali nya Wedding party teman nya. Kemudia mengunggah nya ke media social yang nya. Banyak orang yang menyukai hingga menanyakan jasanya sebagai wedding decor.



Usai acara wedding party Felly dan Krishna, Via bersiap menuju London. Hatinya berdebar-debar karena akan bertemu dengan Widia dan Gerry setelah lebih dari 5 tahun Via menghilang.


Via keluar dari badan pesawat bersama Yudha yang menjemput Via di Geneva. Walau sekalian menghadiri pernikahan Felly dan Krishna. Yudha mengirimkan gambar Via kepada Widia dan Gerry Kalau Via sudah sampai Heathrow Airport, London-England.


Drrrrrrrrtttttttttttttt WhatsApp Gerry dan Widia bergetar bersamaan.


Yudha: Send IMG - 1090



Widia: Oke!


Gerry: Oke!


Gerry mengajak Claudia untuk ke rumah Widia yang berada di London. Sepanjang jalan Claudia berusaha menenangkan diri nya. Widia sudah menyiapkan bahan-bahan makanan yang akan menjadi penenang Via saat keadaan tidak stabil.

__ADS_1


Yudha pun berjalan pelan saat menggunakan Cab yang berwarna kuning khas kota London, England. Via mengikuti arah Yudha mengarahkan jalan kepada supir taxi tersebut.


"Vii, sebentar lagi kita sampai. Ada yang kamu mau beli nggak?" Tanya Yudha yang membuyarkan lamunan Via.


"Nggak, aku hanya ingin istirahat saja." Balas Via yang memberikan senyuman kepada Yudha.


Yudha akhirnya sampai ke apartment nya Widia dan Jerias. Via menurunkan barang-barang nya juga beberapa kue kering kesukaan Widia. Lidah kucing dan kue nastar kesenangan nya Widia.


Ting Toooooooong.... Ting Tooooooong....


Bel Apartment Widia berbunyi, Gerry yang sudah tiba akhirnya membuka kan pintu.


"Heii Yudh. Masuk.." Ucap Gerry saat membukakan pintu. Terlihat jelas Gerry kecewa karena tidak melihat Via.


Yudha ngebantu Via membawakan barang - barang dan terdengar jeritan Widia.


"Piduuuuuuuuutttth..." Teriak Widia yang membuat semua histeris melihat Via dan langsung memeluk Via. Gerry dan Widia menumpahkan rasa rindu dengan memeluk Via secara barengan.


"Aduuuh, Via sesek tau." Celoteh Via membuat Gerry dan Widia melepaskan pelukan serta menghapus air mata yang keluar dari mata mereka.


Via dengan ceria nya mengeluarkan kue kesukaan Widia, Jerias dan Claudia. Namun saat melihat yang lain sudah pada mendapat jatah dari Via, Gerry mulai complain kalau hanya dia yang belum dapat.


"Pilih kasih yah?" Teriak Gerry karena cemburu melihat yang lain sudah pada mendapat hadiah.


Via mengeluarkan sebotol wine tua yang keluaran 07 July 1987. Kesukaan Gerry yang hobby mengkoleksi Wine dari dahulu. Wajah Gerry tersenyum dengan sumringah.


"Karena Via ada disini yah. Bagaimana ibu tukang catering masak?" Usul Widia yang usil mengerjai Via saat ini.


"Baik lah." Jawab Via. Dengan cekatan Via menuju dapur. Wajah Yudha, Gerry, Jerias, dan Claudia heran melihat Via yang langsung hafal dimana letak barang - barang Widia.


Widia yang sudah tahu dari zaman kuliah dahulu tidak heran lagi dengan kelakuan Via. Namun saat Via sedang serious memasak makan malam;


"Kan, jangan disentuh!!!!! Sana pergi..." Teriak Via buru-buru Widia melihat Via sudah ngambek.


"Ini kan masih bisa diperbaiki Vi." Kata Claudia yang membetulkan bentuk potongan daging nya.


Bukan makin membaik, Via malah melempar gelas dan daging tersebut.


"Via bilang salah yah salah! Kok kamu gak ngerti sih." Teriak Via lagi dan kali ini talenan daging yang menjadi korban di lempar Via. Widia dengan cepat mengambil talenan dan daging steak yang sudah berhamburan di lantai ke tong sampah.


Widia mengajak Claudia yang masih kaget melihat Via begitu marah nya saat Claudia mencoba membantunya.


"Clau, niat elu baik ngebantu Via. Taukan Via itu perfectionist, jadi kalau dia begitu maafin." Kata Widia menenangkan Claudia. Di dalam hatinya Claudia kesal karena Gerry tidak sama sekali membantunya malah membela Via yang membanting makanan.


Makan malam pun akhirnya jadi setelah drama gara - gara salah potong daging. Via menyiapkan makanan kesukaan semuanya. Tanpa terkecuali, Claudia yang duduk di depan Via. Mulai mengikuti apa yang Widia saranin. Acara makan malam pun terjadi sangat hangat dan banyak bercengkrama.


°


°


°


°


°

__ADS_1


Ayooo dukung author dengan Like, Love, Vote and comment yah. Terima kasih sekali buat semuanya


__ADS_2