Journal Of Triplet 07

Journal Of Triplet 07
Season 2 : Andai Bisa Mengulang Kembali Waktu Itu?


__ADS_3

Via duduk di depan computer nya lalu mencoba membuka email Via yang lama, email yang sudah 5 tahun tidak Via sentuh sama sekali. Perasaan Via pun sudah bercampur aduk, bahkan rasa bersalah.


Email yang masuk dari Gerry, Widia dan Yudha. Via tidak melihat dari keluarga nya yang berusaha mencarinya. Di dalam benak Via kembali memutar film rasa kehilangan itu.


#throwback 1995


"Pah, si adek gak bisa ikut kita. Keadaan adek tidak memungkin kan?" Kata Mama Via yang sedang berdiskusi dengan papanya.


"Iyah, kita titip sama mamah ajah di Bandung. Nanti dia besar kita baru bawa lagi.." Jawab Papa Via yang membaca koran hari ini.


Via kecil mendengarkan itu merasa sedih, lalu duduk di kursi belajar dan mulai ambitious untuk menjadi juara.


"Via gagu, Via gagu, Via gagu..." Teriak anak - anak sekolahan SD swasta dimana Via bersekolah.


Lagi - lagi Via kecil hanya terdiam dan hanya menyimpan semua lukanya di dalam hati. Hingga saat sore hari ketika Via baru pulang sekolah dan mau mengikuti les piano dengan guru piano terkenal. Namun kakak nya masih jam les namun teman nya sudah memanggilnya.


"Richie, Richie..." Teriak Dewin kecil yang memanggil kakak nya Via yang masih les piano klasik. Via pun mendengar hanya menoleh biasa saja, sementara Dewin melihat Via timbul rasa ingin tahu siapa Via.


Dengan muka memelas Richie yang berbeda 3 tahun diatas Via. Memohon Via menggantikan Richie dengan imbalan Via akan mendapatkan jatah oreo dan susu lebih banyak dari biasanya. Dengan muka tersenyum Via mengiyakan permintaan Richie. Sedangkan gurunya lebih suka mengajar Via yang lebih cepat mengerti dari pada Richie. Dentingan piano indah membuat mama Via percaya itu Richie yang memainkan piano.


Lalu air mata terus turun ketika ada kejadia yang Via sama sekali tidak lupa didalam ingatan nya.


"Besok, adek akan tinggal di rumah grandma. Reynold, Ryan dan Richie jangan dekat dengan adek dulu, adek nanti bisa masuk rumah sakit." Kata mama Via memperingati kedua kakaknya saat membereskan baju - baju. Via mendengar di balik pintu langsung ke kamar.


Bahkan sejak saat itu Via tidak keluar kamar dan tidak memperdulikan mama dan papanya. Namun ketika pada tahun 2004....


"Wah anak papah hebat! Juara kelas..." Teriak papanya saat melihat pengumuman dari sekolah namun Via tidak menggubris perkataan papanya.


"Anak kita hebat yah pah, salah satu Paskibraka juga." Timpal mama nya yang tidak tahu kondisi Via saat itu.


Wajah Via berubah menjadi merah dan panas akibat luapan kemarahan dan kehilangan.


"Jadi kalau adek juara kelas, piano, lukis, dan segala macam. Adek ini anak kalian? Kalau tidak juara aku anak nya grandma?" Kata Via mulai sengit dan sinis kepada kedua orang tuanya.


Via mengangkat bendera perang terhadap orang tuanya. Papa Via merasa tersulut emosi sehingga dengan cepat membentak Via dan membuat Via trauma. Sejak saat itu hubungan Via dan kedua orang tuanya memburuk dan terus memburuk.


"Terus saja ini lubang kegelapan tidak pernah hilang dari banyangan hidup." Kata Via dalam bathin nya yang sudah hampa.


Namun saat melihat 1 email yang ingin Via buka, namun ada rasa benci didalam hati.


*Dear Adek,


Warmest greetings dari Hong Kong.

__ADS_1


Hi, dek apa kabar? Kamu sekarang dimana? Semoga kamu baik - baik saja disana. Kakak cuma mau ucapin selamat atas kesuksesan mu.


Oh yeah, kalau kamu baca email ini hubungi kakak yah. Udah lama kita tidak ngobrol bareng, terakhir saat kamu lulus kuliah. Maaf in kakak yah udah bikin repot kamu melulu. Jangan lupa hubungi kakak yah.


Thank you,


Richie Heidy*


Selesai Via membaca email dari kakak nya itu, sejenak Via tersenyum. Jelas Richie dan Via begitu sangat akrab. Ketimbang 2 kakaknya lain nya. Tanpa pikir panjang Via menghubungi Richie, Via melihat hanya Richie yang mencarinya, setiap hari sejak Via dinyatakan hilang. Bahkan sebelum - belumnya juga Richie sering mengirimkan pesan baik BBM, Line ke nomor lama Via yang Indonesia.


Hong Kong...


Drrrrrtttt Drrrrrrrrrtttt.... WhatsApp message masuk ke telephone selulernya Richie.


Adek - Hp : Hii kak... How's ur life?


Richie melihat pesan dari nomor lama Via langsung membukanya dan cepat membalas pesan dari adik nya tersebut.


Richie : Baik, Selamat yah jadi delegasi Switzerland.


Via : Bagaimana kakak tau?


Richie : Dewin yang cerita, kakak denger semua versi Dewin. Kalau versi mu seperti apa dek?


Richie: Apapun yang terjadi kamu bisa hubungi aku kapan pun. By the way papah masuk rumah sakit. Beliau nyariin kamu, kalau sempat kamu ke Bandung.


Via: Iyah, kalau adek sudah atur jadwalnya.


Richie: Kuatin hati yah dek, kamu hebat.


Itu kata-kata Richie sebelum mengakhiri percakapan terpanjangnya dengan Via. Lalu Richie mengirimkan foto papa dan mama nya Via saat berada di rumah sakit Hassan Sadikin. Disitu Via memperhatikan muka papahnya tampak lebih tua dan penuh dengan keriput dari pada umurnya.


Begitu juga dengan mamahnya, namun Via ingat betul bagaimana sang mama membohongi Via saat meninggalkan Via dengan sang Grandma.


"Adek makan nya habisin yah, ini sayur dan buah. Habis itu langsung belajar, jangan nakal yah. Mamah pergi sebentar, nanti kalau mamah pulang. Mamah akan check PR kamu yah..." Kata mamah Via yang meninggalkan Via bersama Grandma nya.


Via kecil menunggu dengan setia mamahnya pulang namun tak kunjung pulang. Hingga saat Via ingin menghampiri mama nya Renatha mendengar...


"Say, itu Novia Heidy sebenarnya bisu yah?" Tanya ibu - ibu di perkumpulan.


"Nggak, dia bisa bicara kok. Mungkin tidak mau bicara sama kalian saja." Bela mama nya Renatha dan Via merasa hati ini menjadi hangat.


Hari ini terasa sesak di hati Via, hingga membuat Via terlelap karena memikirkan kejadian demi kejadian di dalam hidupnya.

__ADS_1



Geneva pagi ini sangat indah Via memutuskan untuk berjalan kaki menyusuri taman dekat rumah Prof. Bjorn, melihat muka Via yang cerah Prof. Cho sangat senang sekali.


"Apakah yang di inginkan semesta dengan diriku? Hingga aku harus mengalami hal seperti ini." Runtuk Via dalam hati dan mengeluarkan buku Diary Renatha yang selalu Via bawa kemanapun dirinya pindah.


*Hi, pipiyo ku.


Pasti kamu lagi sedih baca buku harian ini. Pi, di dalam hati pasti kamu berantem kenapa aku menyembunyikan semua. Percayalah Tuhan tidak pernah membiarkan umatNYA berjalan sendiri. Semua yang terjadi dalam hidup mu sudah ada yang atur. Tenang, ketika banyak manusia berusaha menggagalkan mu dalam segala hal. Ada tangan yang mahakuasa yang membuat mu semakin kuat dalam menjalankan hidup.


Kamu bukan sebuah kebetulan apalagi sebuah kegagalan. Ingat, kamu punya tujuan hebat untuk banyak orang. Lalu sekarang kamu sudah jadi dokter kah? Ingat loh janji kita tentang kamu akan bantu orang - orang.


Bye - My Champ!


Renatha Sylvia Gunawan*


Via mulai mencoba melupakan pahit nya kejadian demi kejadian namun tidak bisa. Lalu menuliskan lembaran di buku harian Thata. Sebagai balasannya;


*Thaaaa...


Aku tahu kamu nulis perhalaman lalu menyisakan halaman jawaban. Tha, aku sekarang bukan dokter specialist seperti harapan dahulu.


Tetapi tahu kah kamu kalau aku menjadi dokter specialist untuk orang-orang terluka sama seperti aku. Menjadi arsitek hebat yang membangun hubungan kepada orang - orang yang membutuhkan. Menjadi penegak keadilan bagi mereka yang perlakukan tidak adil oleh semesta. Menjadi guru kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Menjadi artist untuk orang-orang yang membutuhkan hiburan. Menjadi Chef hebat untuk memberikan Makan untuk orang-orang yang kelaparan.


Yah, ini jauh dari harapan kita. Tapi tahu kah kamu semua terjadi karena kamu yang mengajarkan semua ini. Lalu bagaimana di surga? Pasti menyenangkan. Hingga kamu lupa dengan aku yang masih ada di bumi ini.


From your best friend - Pipiyo*.


Dalam pikiran Via ingin mengulang waktu - waktunya bersama Renatha. Namun semesta berkata lain saat Via melihat photo yang dikirim oleh Yudha. 2 orang sahabat nya beserta pasangan nya yang penuh senyuman.


°


°


°


°


°


°


°

__ADS_1


Like, Love, Comment dan di Vote yah kawan - kawan. Bagi yang mau masuk group silahkan, bisa kenalan dengan kalian semua.


__ADS_2