
Jerias dan Widia disibukan dengan keadaan bayi mereka yang tidak bisa diajak kerjasama sama sekali.
Drrrrrrrrttt.... Drrrrettttt WhatsApp group bapack - bapack bergetar...
Jerias : Give me a break, pleasee.
Gerry : Welcome broh...
Erick : No comment
Jerias : Rick, siap-siap elu bakalan ngerasain.
Erick : Anak gue kembar broh.
Gerry + Jerias : SELAMAAAAAT
Semua tertawa saat melihat dan membaca group ini. Ketiga para hot daddy bergabung menjadi satu. Jerias kembali memberikan asi untuk Anya yang masih meminta lebih.
"Anya, betapa beruntung nya kamu masih minum susu tanpa kesulitan. Lakukan nak selama kamu masih bisa." Cerita Jerias kepada Anya yang seakan mengerti apa yang Jerias katakan.
Widia melihat kelakuan Jerias menemani anak nya, lalu bersyukur kalau Widia bersama dengan Jerias. Seperti biasa hari - hari menuju tahun baru sangat repot. Gerry dan Jerias akhirnya memutuskan untuk ke California dan menyewa private Villa buat ke 3 keluarga besar ini.
Drrrrrtttt... Video call akhirnya nya di mulai..
"Rick, kita liburan di Lake Tahoe yah. Villa buat 3 kamar ajah ada gak yah?" Tanya Gerry sudah membuka pertemuan.
"Ada sih Villa 6 kamar tidur. Gimana?" Jawab Erick yang menanyakan kembali.
"Boleh deh. Book ajah langsung, buat sampai tahun baru rick."Kata Gerry lagi.
"Ini gratis. Tenang ajah, soalnya pemiliknya ada di sebelah gue."Balas Erick menunjuk muka Dickson.
Gerry dan Jerias kaget karena mengingat kejadian Via. Erick pun menyadari ketidak enakan teman-teman nya. Akhirnya menceritakan sedikit dari cerita Dickson.
"Oh, gitu..." Jawab Gerry yang mulai membuka pembicaraan. Jerias masih mencerna kata - kata Erick dengan seksama.
"Yah, semua ada masa nya. Gue salah dan karma yang datang ke gue juga lebih dari itu." Sambung Dickson mencoba mencairkan suasana.
"Well, kalau kalian semua mau nginap. Bisa kok! Nanti diatur oleh yang ngurus disana." Lanjut Dickson lagi yang menutup obrolan.
Jerias dan Gerry setuju Dickson masuk group WhatsApp bapack - bapack. Well, akhirnya menjadi seru. Perencanaan The Bapack - Bapack Group akan melakukan touring di Lake Tahoe.
Semua dipersiapkan bahkan kebutuhan-kebutuhan sudah di beli.
"Bro, nanti di Villa. Jangan kaget kalau elu akan melihat ke bar-baran temen-temen Via." Kata Erick yang memberi nasihat.
"Okeh, semoga kita bisa temenan yah."Jawab Dickson.
"Nanti anak elu ikut gak?" Tanya Erick yang memastikan.
"Anak gue ikut, katanya mau jalan-jalan. Yah, sekalian gue mendekatkan diri ke anak gue." Balas Dickson yang mencoba terus mendekati anaknya.
"Anak elu dah abege sih.Welcome yah broh!" Ledek Erick yang masuk ke kamar.
__ADS_1
...****************...
Penghujung tahun sebentar lagi, Gerry dan Jerias tiba di California dan menuju Lake Tahoe dengan menggunakan pesawat lokal yang menuju Lake Tahoe. Erick dan Dickson yang sudah lebih dulu sampai dan melakukan inspeksi kebersihan.
Sementara Dyandra dan Via langsung menuju dapur untuk menaruh bahan-bahan makanan dan keperluan rumah tangga.
"Bu, apakah ada lagi yang bisa saya bantu?" Tanya seorang assistant rumah tangga yang biasa melayani orang tua Dickson di Seattle, WA.
"Nggak, mba. Sudah saya beresin juga. Terima kasih, yah." Jawab Dyandra.
Semenjak kejadian Dickson masuk kedalam sel tahanan. Kedua orang tua Dickson memutuskan untuk tinggal di Seattle, WA bersama kakak pertama Dickson.
Akhirnya membawa orang - orang kepercayaan nya. Sementara Erick dan Dickson sibuk di garasi belakang. Mereka berdua sibuk membersihkan mobil monster kesayangan Dickson.
"Halo my monster! Long time no see..." Teriak Dickson dan di barengin Erick yang ikutan teriak juga.
"Halo sexy beast. Lets go!" Teriak Erick membalas teriakan Dickson.
Drrrrtttttt.... Drrrrrrrtttt.... WhatsApp group
Erick : send IMG -2678
Gerry : WOW...
Jerias : Haii cantik...
Dickson : Hai semua... Kapan kalian cobain aku?
Jerias : Gue sampai 20 menit lagi. Tungguin gue!
Gerry : Elu cobain, Jer. Gue kick dari group..
Dickson : Ini para ibu - ibu gak boleh tau?
All : JANGAAAAN KALAU TIDAK MAU SURAT CERAI menanti.
Dickson : Ahsiyaaaap....
Setelah membersihkan mainan Dickson, lalu dengan cepat Dickson mengundang teman - teman barunya untuk gabung di group offroader nya Dickson.
Di dalam group offroader membuat Gerry, Jerias dan Erick langsung memanjangkan mukanya karena iri. Jerias dan Widia tiba lebih dahulu di Villa nya Dickson. Jerias mencari Erick dan Dickson yang tidak ada di Villa.
Drrrrtttt.... Drrrrtttt telephone seluler nya Erick terus berdering di ujung sana.
"Halo, Jer. Dimana elu?" Tanya Erick yang menjawab Jerias.
"Elu yang dimana?"Balas Jerias sedikit panik karena hati nya sudah keracunan gambar yang dikirim oleh Erick.
Sementara Widia sibuk menyiapkan barang-barang nya Anya. Sementara Gerry di jalan menuju Villa Dickson sudah gelisah. Pikiran nya sudah kemana - mana. Claudia merasa curiga karena melihat Gerry sudah gelisah.
"Sebentar lagi sampai kok, ini kan macet." Kata Claudia menenangkan.
__ADS_1
"Iyah, Jerias dah sampe. Anak kita bagaimana? Aku juga kebelet pipis." Jawab Gerry yang semakin gelisah.
Menahan pembuangan air kecil membuat Gerry lupa segalanya. Untung segera sampai setelah melewati macet akibat ada yang kecelakaan. Claudia dibantu oleh assistant rumah tangganya Dickson menurunkan barang- barang Cia dan perlengkapan mereka.
"Viaaaaaaaa..." Teriak Claudia saat menaruh Cia di tempat tidurnya dan menuju dapur.
"Yaaaaah..." Balas Via yang sedang menyusun makanan Indonesia di meja makan.
"Widia mana?" Tanya Claudia yang mencari sosok tersebut.
Via memberikan aba - aba untuk tidak menyentuh apapun sebelum selesai kepada Claudia. Sementara Widia berjalan dengan santai karena anak nya sedang tertidur juga.
"Kenalin ini Dyandra, istrinya Dickson sebentar lagi." Kata Via tiba - tiba memperkenalkan Dyandra.
"Suami-suami pada kemana sih?" Tanya Widia yang membuat para perempuan lain itu ikut mempertanyakan keberadaan mereka.
"Oh, daddy sama temen-temen nya ada di garasi belakang, mah." Jawab Dianne tiba-tiba duduk dekat Dyandra.
"Ini Dianne, anak nya Dickson dan Dyandra." Jawab Via yang berinisiatif memperkenalkan Dianne sebelum si Widia dan Claudia bertanya - tanya.
Muka - muka heran para istri akhirnya mereka berjalan mengendap ke arah belakang Villa dan menuju garasi. Namun para suami sudah keluar garasi menuju Villa.
Karena hampir terpergok oleh para suami, akhirnya para istri pun memutuskan balik ke Villa.
Yah, batal deh keseruan mereka.
"Jadi nanti rute nya diambil dari mana ajah?" Tanya Gerry penasaran.
"Kayaknya dari National Park Yosemite. Lalu bergerak ke Lake Tahoe ajah yah." Ujar Dickson saat memberikan penjelasan.
"Berarti gue sewa ajah yang hitam. Lebih macho rasanya kalau warna hitam." Balas Gerry lagi.
"Coba kita satukan suara. Jangan istri tau yah!" Perintah Jerias yang memberikan aba - aba.
Perjalanan offeoader kali ini banyak menantang adrenaline tinggi. Ini pertama kalinya semua mengendarai di tengah musim dingin. Sesampai nya mereka di Villa langsung disambut para istri dengan muka garang.
Barisan suami pun akhirnya tersenyum dengan manis karena melihat para istri sudah memasang wajah gahar. Berbeda dengan Dyandra yang memasang wajah bingung dan begitu juga dengan Dickson.
"Kalian dari mana?" Tanya Via yang sudah memasang muka juteknya.
"Aku nemenin Gerry dan Jerias liat-liat Villa nya Dickson." Jawab Erick sebisa mungkin tetap terlihat wajar.
"Yah elah duth. Tenang, gue cuma liat - liat ajah, kan gue ga punya Villa sebagus ini." Sambung Gerry berusaha menenangkan ibu hamil ini yang sedang sensitive.
Muka - muka para istri pun masih belum berubah menjadi manis akibat jawaban Gerry yang mencurigakan. Jerias pun memasang muka senyum yang membuat semakin curiga.
°
°
°
Terima kasih telah mendukung.. Yuk tetap di like, comments, love novelnya yah...
__ADS_1