Journal Of Triplet 07

Journal Of Triplet 07
Season 2 : Kepergian Ayah Yang Di Benci Dan Kebenaran nya


__ADS_3

Via membalas 1 per 1 message dari rekan-rekan yang mengetahui bahwa papah nya Via meninggal dunia. Tidak ada rasa kehilangan dari mata Via dan seakan kejadian itu hal yang biasa. Tapi ini pukulan hebat buat Reynold dan Ryan kakak Via yang sangat dekat dengan papahnya.


"Hari ini adalah malam 3 hari an papah. Berharap kamu hadir yah dek."Pinta Reynold saat bertemu Via di dapur. Wajah Renold yang datar memberitahukan Via dan Reynold itu kembar namun berbeda jenis kelamin.


"Aku nggak bisa kak. Nanti siang harus balik ke Jakarta karena dinas kantor." Kilah Via saat diberitahukan Reynold untuk datang.


"Dek, kakak perlu bicara sama kamu diruang baca papah." Ajak Reynold saat melihat Via menghindar dari perbincangan serius.


Via mengikuti langkah Reynold dari belakang, Via tidak begitu dekat dengan kakak nya yang pertama. Namun kakak nya yang pertama akan jadi benteng terakhir ketika Via meminta sesuatu. Reynold akan mengabulkan semua permintaan Via. Ke 3 kakak nya Via sangat sayang sama Via namun mereka membebaskan pilihan sang adik.


Via teringat ketika Via bertengkar hebat dengan sang papah mengenai pemilihan jurusan kuliah. Reynold lah yang membantu Via, bahkan disaat Via mengalami depresi berat. Reynold lah yang mendampingi Via ke Singapore bersama sang oma. Meski tidak kelihatan kalau Reynold sayang namum terasa buat Via.


"Duduk, mungkin kamu canggung setelah puluhan tahun kamu bungkam." Kata Reynold yang ke depan meja baca papah, dimana ada lemari besi yang sengaja di kunci papa dengan kode ulang tahun Via.


"Kenapa Reynold tahu?" Bathin Via yang mempertanyakan semua yang Reynold kerjakan.


Satu persatu Reynold mengeluarkan barang-barang Via. Mata Via semakin tajam melihat barang tersebut. Lemari besar itu ternyata muatan nya besar.


"Masih ingat kan ini semua? Hadiah kamu ke papah dan mamah? Ini kamu lihat, foto kamu dimana setiap minggu grandma kirim ke papa dan mama." Cerita Reynold yang membuat Via semakin bingung entah kenapa.


"Lalu?" Tanya Via dengan santai nya ke Reynold yang mengambil buku tebal nya papah.


Via terus memperhatikan buku tersebut hingga Reynold memberikan Via untuk dibaca. Yang ternyata journal kehidupan papah.


**07 July 1987


Telah lahir kedunia seorang calon wanita perkasa dari keturunan ku. Wanita yang tidak terkalahkan hatinya yang sangat dicintai rakyatnya.


Joyce Novia Heidy yang berarti Kebahagiaan Dari Yang paling di kasihi keluarga Heidy.


Nak, papah mungkin bukan yang terbaik buat mu dengan segala kekurangan papah dan kelebihan papa. Ketahuilah papah akan berusaha menjadi yang kamu kenal sebagai pria yang belajar artinya hidup. Terima kasih kamu lahir sempurna nak!


Meski papah dan mamah memang ketakutan memiliki mu. Namun semua berubah ketika kamu datang. You are my lucky charm!


Best Regards


Andy Heidy


14 July 1987


Kamu sudah seminggu di rumah, dan tiba-tiba panas tinggi. Semua kakak - kakak mu bingung karena papah masih di luar kota. Oma mu panik dan mamah mu sampai pingsan. Kamu anak yang unik nak. Dibawa ke dokter malah tangis mu memekakan telinga semua orang. Kamu sembuh ketika papah telephone ke mamah mu dan menempelkan kepada kuping mu. Panas mu berangsur-angsur turun**.


Via baru membaca 2 halaman melihat ada selipan kertas dimana Via melihat seperti surat. Via terkejut melihat sebuah foto dimana Via saat di Geneva, Switzerland wisuda.

__ADS_1


"Papah tahu aku di Geneva?" Pikir Via dalam hati lagi-lagi karena kebencian nya pada papah membuat Via enggan meneruskan journal papah.


Via duduk di bangku dimana papah sering menghabiskan waktunya ketika dirumah. Via penasaran dengan isi surat tersebut. Akhirnya Via membuka surat tersebut dan...


**Dear anak ku Novia Heidy,


Papah bahagia kamu kembali ke Bandung, papah senang melihat mu tumbuh sehat dan membanggakan buat orang-orang disekitar mu.


Papah mu tidak bisa mengungkapkan betapa papah sangat bangga dengan dirimu yang bisa melompat lebih tinggi dari papah dan mamah. Terima kasih telah mengajarkan papah artinya mencintai dan ditinggalkan.


Maafin papah yang kasar terhadap dirimu, bahkan kesukaan kamu saja papah tidak tahu. Maafin papah yang ingin kamu tidak lahir di dunia ini. Namun ternyata kamulah kebahagiaan papah.


Perih rasanya ketika kamu memanggil orang lain dengan kata Daddy dan Mommy. Tapi tidak masalah selama putri papah di jagain.


Maafin papah yang pengecut ketika anak nya kabur malah diam. Maafin papah yang pengecut ketika kamu wisuda S2 malah duduk di belakang dengan mamah mu. Melihat prestasi mu yang sungguh luar biasa.


Bahkan ketika kamu mengambil jalan yang salah sama Dewin. Papah terlalu takut untuk membela mu dan mengakui mu. Namun satu hal yang harus kamu tahu. Biarpun papa sudah tidak ada disisimu saat ini, papah akan selalu menjaga langkah demi langkah putri papah.


Maafin papah yah, tidak bisa membawamu ke pelaminan dengan orang yang tepat. Percayalah papah akan menjagai mu meski kamu tidak tahu.


Oh yah bulan depan ulang tahun mu, papah sudah siapkan kado. Semoga kamu suka melihatnya, kode buka nya adalah tanggal ulang tahun mu.


Semangat anak ku buat karir mu. Papah menyayangi mu lebih dari siapapun menyayangi mu.


Andy Heidy**


Selesai membaca surat papah nya Via, air mata Via jatuh turun membasahi pipinya. Reynold membawa kotak dimana papahnya Via memberikan kepada Reynolds.


"Bukalah. Hargai pemberian papah." Kata Reynold lalu meninggalkan Via yang melihat isi dari hadiah tersebut. Via membuka kotak ukuran 30cmx 30cm yang isinya perhiasan Disney Mickey Mouse dengan surat-surat asli berlian. Via hanya tersenyum kecut dimana papah nya menyelipkan foto dimana Via pernah ke Disney waktu usia 8 tahun di Disney World - Orlando, FL, USA.


Via mengamati dengan lekat papahnya dan Via begitu bahagia. Via yang memakai baju princess Cinderella yang bahagia sekali. Setelah melihat itu semua Via kembali ke kamarnya. Dan mencoba menghubungi ke 3 orang sahabatnya yang masih di Jakarta.


Drrrrrrt..... WhatsApp group...


Via: Kalian dimana?


Widia: Makan di rumah.


Gerry: Ngajak Claudia ke Ancol.


Via: Gak modal bawa ke Ancol...


Widia: Mulaaaaiiiiiii

__ADS_1


Via hanya tertawa ketika membaca chat yang terakhir. Berdiri di balkon kesayangan kamar Via, dimana ada ayunan besar biasa Via pakai buat membaca buku. Buku journal papah nya kembali Via baca dan di telitinya 1 persatu. Journal yang sudah tua, mengenai perjalanan hidup Via.


Disaat itu malam 3 hari papah nya Via banyak yang datang di acara kebaktian. Reynold dan Richie sibuk dengan menyapa tamu dan berterima kasih. Lain dengan Ryanderra yang masih mengurung diri karena sangat-sangat terpukul.


"Mas, keluar yuk. Banyak tamu diluar." Ujar Emmy saat melihat Ryan duduk di balkon sebelah kamar Via.


"Kamu ajah, aku masih belum sanggup keluar sayang." Kata Ryan yang matanya sembab atkibat menangis.


"Baiklah. Jangan lama-lama, kan kita sudah janji sama papah." Kata Emmy yang mengingatkan Ryan yang duduk menatap langit malam ini.


Ryan melihat Via yang sedang membaca Journal papah. Membuat nya melangkah ke kamar adek nya yang dari kecil jarang bicara.


Tooook Tooook Tooookk...


"Siapa?" Teriak Via dari balkon luar dan matanya masih sibuk membaca.


"Aku dek, Ryan." Jawab Ryan yang suaranya terlihat masih serak akibat nangis.


"Masuk kak" Jawab Via yang menyambut kakak nya nomor 2 tersebut.


Kakak yang selalu membantu Via menghabiskan makanan jika mama tidak ada di tempat. Atau bertukar makanan jika ada menu daging di menu nya Via.


"Kamu baca journal papah?" Tanya Ryan basa - basi saat melihat Via yang membaca buku tersebut.


"Iyah, kakak gak nyalahin aku?" Tanya Via dan membuat Ryan menitikan air mata.


"Kak..." Panggil Via yang sedikit bergetar dan ketakutan jika Ryan menyalahkan Via.


Ryan malah memeluk Via dan mengucapkan maaf, hingga suaranya terdengar parau.


"Kak, sudah lah. Aku sudah memaafkan papah, setelah membaca journal papah sebagian." Kata Via yang mengelap air mata kakak nya yang sudah banjir akibat pertanyaan Via.


Bahkan saat Richie masuk dan melihat kakak nya dan adik nya berpelukan malah ikutan bergabung.


Richie ikut mengeluarkan air mata karena melihat kejadian ini tidak pernah terjadi sebelum nya.


°


°


°


°

__ADS_1


Like, comment, love, vote buat novel ini...


__ADS_2