Journal Of Triplet 07

Journal Of Triplet 07
Season 2 : Anugerah Yang Terindah


__ADS_3


Via meniupkan udara untuk mematikan lilin ulang tahun nya bersama dengan Gerry dan Widia.


"Ini kue bentukan apa sih?" Tanya Via saat melihat bentuk kue yang sudah acak-acak akibat tadi tersandung keset.


"Ini bentuknya Kiki mouse (Mickey Mouse) namun karena dia kena summer di Manchester jadinya leyot." Kata Widia yang ngasal kalau orang lain yang jawab pasti akan kalah sama Via is tukang menyudutkan orang.


Yah Mickey Mouse versi Via adalah Kiki mouse, entah kenapa Via suka memanggil nya begitu. Via memberikan hadiah untuk Gerry dan Widia, begitu juga sebaliknya. Namun kali ini Claudia akan memberikan kejutan buat semua...


"Guys, ini kado buat kalian special. Karena ini akan mengubah hidup kalian semuanya. Bukan Via kalau tidak penasaran dan membuka kotak warna hitam dan menjerit heboh....


" Aaaaarggghhhkk... Arrrrrggggkkk...." Jerit Via membuat penasaran Widia dan Gerry juga.


Widia akhirnya lihat apa yang ada didalam kotak tersebut dan ikutan teriak.


"Aaaaaarreekkkkkkhhhhh... Clauuuu...." Jerit Widia yang terkaget dengan hadiah yang di kasih Claudia saat ini.


Gerry yang penasaran akhirnya mendekat dan ikutan juga berteriak kesenangan. Lalu mereka bertiga berpelukan sambil menangis semua.


"Via jadi tante bebiiih, Via jadi tante ayang..." Kata Via terbata - bata karena melihat hadiah dari Claudia yang isinya test pack buat pregnant women.


Hasil test tersebut adalah positif. Gerry dan Widia ikutan menangis karena akhirnya Claudia bisa punya anak sama Gerry.


"Clau ini serious?" Teriak Widia lalu memeluk Claudia dan segera Gerry menghadang Widia mendekat.


"Eh eh eh eh.. Hati-hati nih! Gerry Junior ada disini." Teriak Gerry dan membuat Widia melotot karena kaget.


Selama Gerry dan Widia masih ribut kek anak kecil Via sudah menempelkan kuping nya di perut Claudia buat mendengar isi perut Claudia.


"Kok ga ada gerak-gerak sih?" Kata Via membuat semua ketawa karena ulah Via.


"Belum gede oneng!" Teriak Gerry dan Widia berbarengan.


"Berarti nanti makan malam punya Claudia kek punya Via. Trus ga boleh minum wine yak!" Oceh Viah seperti layak nya emak-emak.


Gerry, Via dan Widia memandangi hasil test pack tersebut. Hingga lagi hari mereka semua sudah siap ke rumah sakit untuk USG.


Bukan Via, Gerry, dan Widia namanya jika gak buat heboh di rumah sakit hingga mau di usir.


"Well, Jika kalian masih berisik. Sebaik nya kalian pulang ajah." Kata Petugas administrasi rumah sakit.

__ADS_1


"Baik!" Jawab 3 bocah rusuh tersebut.


"Phii, kita harus liat kedalam." Perintah Widia saat menginfokan rencana nya nanti.


"Nyonya Gerry Putra Al- Rasyid." Teriak susternya dan kaget saat ada 5 orang yang ingin masuk.


Alat USG dinyalakan, dokter melihat bentukan so jabang bayi yang ternyata usia kandungan nya sudah 4 minggu. Via, Widia dan Jerrias menangis bahagia karena akan punya keponakan.


Gerry dan Claudia ikut menangis karena mereka melihat perkembangan bayi mereka. Dokter melihat kebahagian mereka ikutan terharu, namun saat melihat Via dan menyadari kalau Via seorang artist Pinstagram. Sang dokter meminta izin untuk mengabadikan kegiatan tersebut untuk di unggah ke halaman akun social media nya.


"Via, apakah saya boleh..." Tanya dokter terserbut namun dipotong oleh Widia.


"Boleh minta nomor telephone nya?" Ledek Widia saat melihat muka dokter kandungan kembang kempis merah menahan rasa malu.


"Boleh kok dok, +45812555718" Via memberikan nomor telephone kerjanya.


Sementara Via mempunyai telephone pribadi yang bernomor Indonesia dan Switzerland. Via tidak ingin menggabungkan kedua nya. Selesai di rumah sakit, geng rusuh kembali ke apartment nya Gerry. Via dengan sigap memasak makanan buat makan siang sama melakukan persiapan makan malam.



"Via mandi dulu, yang nyomot makanan awas yah!" Teriak Via ke arah ruang tamu.


Semua pada duduk manis menunggu princess kodok mandi dan merapihkan diri.


"Kan lama kan bocah mandi" Keluh Gerry yang sudah kelaperan saat menunggu.


"Piduuuuuuuttttttttthhh cepet mandinyaaa" Teriak Widia yang menahan lapar dan mulai hilang konsentrasi.


10 menit kemudian Via sudah cantik dandan dan wajah Via kesal akibat melihat 4 teman nya tidak ada yang memakai baju special.


"Yah Tuhaaaan Alaium gambreng. Kita nih makan malem special, Via dah decor meja dan lain-lain. Kalian pada koloran sama kutangan begini?" Jerit Via melihat ke 4 teman nya memakai cenalan pendek dan hanya t-shirt saja.


Tidak perlu waktu lama mereka langsung lari ke kamar dan memakai dress berlapis t-shirt. Via hanya menggeleng-geleng kan kepalanya tanda sudah memaklumi mereka.


"Menu kali ini Tritunggal University" Kata Via yang menjelaskan menu nya hari ini.


"Ada ayam bakar, nasi uduk, soto betawi dan lain-lain." Lanjut penjelasan Via saat ini..


Gerry dan Widia sudah menyendok nasi uduk dan ayam bakar. Tidak lupa soto betawi yang legendanya anak-anak kampus tersebut.


__ADS_1


"Jadi kapan makan nya?" Tanya Gerry yang sudah kelaparan menunggu Via berpidato.


"Silahkan makan..." Kata Via yang memanyunkan bibir karena masih ingin bernostalgia namun Gerry membuyarkan nya.


Makan malam kali ini tidak ada Wine karena menghormati Claudia yang sedang hamil muda. Tidak lupa Via membuat sambal korek dan tempe mendoan. Makan malam ini sungguh luar biasa, tidak lupa Jerias menyambungkan Video conference buat 3 kembar ajaib.


"Halo Gerry, Halo Widia, Halo Princess kodok." Sapa Erick saat so video call.


"Halo Erick.. Apa kabar?" Bales Widia yang tangan nya memegang ayam panggang.


Erick melihat makanan Indonesia di depan matanya, sesekali menelan air liur nya karena terlihat enak sekali.


"Sayang sih elu di California, coba di Paris. Deket deh ke Manchester City." Teriak Gerry yang ikutan nimbrung saat bicara dengan Widia tapi sibuk juga tangan nya dengan makanan juga.


"Hai Erick... " Sapa Via saat melihat Erick di layar monitor smart TV nya Gerry.


"Happy Birthday to both of you yah. From Disneyland to Triplet 07." Kata Erick membalas sapaan 3 biang rusuh.


"Kadonya sudah on the way yah ke rumah Jerias. Buat Gerry, Widia dan Via. Thanks a lot yah." Sambung Erick karena melihat masih ada 5 orang lagi ingin menyapa 3 biang rusuh.


Setelah Erick menyapa lalu bergantian dengan yang lain. Kali ini ada Pamela dan Heru teman kantor Widia yang memberi ucapan selamat, lalu ada Navika Geraldine yang ikutan juga memberikan selamat. Tidak ketinggalan Ardrian Yudha ikut memberi selamat lalu terakhir Fifi Angraini.


"Thank you semua, buat ucapan nya. Semoga apa yang kalian doa kan ke kami terkabul." Kata Widia mewakili semua nya.


"Iyah, terima kasih buat doa-doanya temen-temen yah." Kata Via saat di minta untuk menyampaikan sesuatu.


Acara makan malam selesai, Via dan yang lain membereskan sisa-sisa makanan. Lalu membersihkan piring-piring kotornya.


Tidak lupa setelah beresin semua, Via melanjutkan untuk melihat telephone selulernya yang masih menerima pesan selamat ulang tahun dari kerabat dekat, teman, saudara bahkan keluarga sendiri.


°


°


°


°


°


Like yah, terus comment, lalu love novelnya juga vote buat dukung authornya.

__ADS_1


__ADS_2