
Pencatatan barang - barang untuk bazaar telah selesai. Dan sudah di rapihkan oleh via menurut kegunaan nya dan harus sesuai dengan bentuknya. Maklum Via sedikit perfectionist orang nya, beda dengan Gerry yang suka banget selebor* dan terkesan berantakan. Apalagi dengan Widia, itu kebalikan sama Via yang sangat bersih. Dengan wajah yang ceria dan berbinar Via mengecheck jadwal kantor nya dan liburnya. Tidak ketinggalan jadwal kereta menuju Perancis atau langsung menggunakan pesawat menuju Marseille, yang ada di pesisir tenggara kota Perancis.
*Selebor \= ceroboh.
Kota Marseille yang dalam bahasa Yunani nya "Massalla" dan mempunyai arti Kota pinggir laut, menjadikan Kota Marseille pelabuhan terbesar nomor 2 setelah Kota Lyon.
Via si pemikir yang suka sekali mempersiapkan segala sesuatu nya sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan dan mendata perjalanan dengan baik.
Drrrrrrrrrrrrttttttttttttt BBM group berbunyi.
Gerry: Gue ikut ke Marseille!
Widia: Gue juga cuy.
Gerry: Ikut - ikutan ajah lu, beb.
Widia: Apaan siiiik, rempes deh Gerrong!
Gerry: Tapi gue punya info penting.
Widia+Via: Aaapaaan?
Gerry: Gue di pindahin ke German.
Via+Widia: Oh!!
Gerry: Kok oh?
Widia: B ajah.
Via: Duh, apaan sih?
Gerry: Apa B ajah?
Via+Widia: Biasa ajah!
Setelah perdebatan yang tidak penting akhirnya Gerry mengalah agar semua berjalan dengan baik. Sementara Pekan Budaya International masih 4 Bulan lagi. Yaitu akhir tahun, dan tidak terasa akan menuju tahun baru lagi.
"Morning Gerry" Sapa pria berbadan besar ketika Gerry melihat berkas - berkas laporan.
"Morning Eddie, tumben dateng pagi?" Sindir Gerry ke rekan kerja nya yang sangat menyebalkan ini.
"Ini Hillary Clinton minta kita ke Indonesia bertemu dengan Mentri Luar Negri Indonesia". Kata Eddie yang memberikan laporan ke Gerry.
" Oh okay." Jawab Gerry.
Sementara Via dan Widia pun bersiap menuju Indonesia yang sedang mengalami terror bom. Mereka mendapat tugas yang sama namun sebagai perwakilan dari kantor masing - masing. Bukan Triplet namanya jika mereka tidak melakukan kelakuan ajaib lagi yang membuat orang semua geleng - geleng kepala.
Setelah memesan ticket dan bersiap menuju ke Jakarta. Mereka memilih tinggal di White house bekas Kost an mereka. Kebetulan kamar yang di tempati Via terdahulu sedang kosong. Kerinduan mereka pada zaman - zaman kuliah membuat mereka kembali ke Kost an tersebut.
Keberadaan mereka di Jakarta membuat beberapa orang langsung menghubungi mereka untuk bertemu. Tidak lepas Yudha yang melihat status BBM Via yang berkata
__ADS_1
"Jakarta I'm in love" Tulis Via di dalam status BBMnya.
Yudha pun tidak berfikir panjang langsung menuju ibukota Jakarta dari Kota Bogor. Sementara Willy yang melihat status Via langsung membatalkan keberangkatan nya ke Geneva dan mengosongkan jadwal meeting nya hanya ketemu Via. Willy langsung mengetahui Via ada di Kost an nya karena melihat status BBM Gerry. Muka Willy langsung berubah cerah lantaran akan bisa bertemu dengan Via.
Gerry yang masih Jet lag di kasur langsung heboh gara - gara mendengar teriakan Widia.
"Astaga Bebiiiih, apaan sih?" Oceh Gerry yang tidak santai.
"Monyong, ini gue ke setrum sama ini!" Kata Widia yang melempar telephone selulernya Via yang sedang di charge ke kasur.
"Lah, emang Via kemana?" Tanya Gerry heran walau sebenernya Gerry sudah hapal kalau Via jarang buka telephone selulernya. Bagaikan nunggu hidayah.
"Di jemput sama Willy tadi." Jawab Widia yang duduk di pinggir kasur dan merapikan baju yang akan di pakai. Sementara Gerry menuju kamar mandi tanpa sebab. Widia yang melihat Gerry yang masih belum bisa move on sedikit merasa bersalah.
"Okay, ini persiapan kerja sudah beres. Lalu ini persiapan buat ajuin Visa ke Nepal dan siapin buku Vaksin." Kata Widia kepada dirinya sendiri.
Drrrrrrrrrrrrttttttttttttt telephone Via berbunyi berkali - kali dan keluar nama Yudha.
Sedikit malas Widia menjawab telephone tersebut.
"Vi, aku dah di Jakarta nih. Kamu nginep dimana?" Tanya Yudha tanpa basa basi dan AiUEO.
"Via nya lagi pergi. Mo titip pesen apa Yud?" Bales Widia.
"Oh pergi. Oke, kalian nginep dimana?"
Tanya Yudha dan di jawab sama Widia.
Tidak berapa lama mobil Yudha sudah sampai di depan Kost an White House. Via yang masih jalan sama Willy menikmati malam kota Jakarta di Kelapa Gading.
"Kamu katanya mau bikinin kue buat aku?" Tanya Willy dengan lembut.
"Ini, Kastangels kesukaan kamu" Jawab Via yang menyodorkan kastangels se toples ke Willy.
Kue yang di sodorin akhirnya langsung dibuka sama Willy. Dan dimakan 1 persatu sama Willy. Wangi Butter, dan Keju merebak ke seluruh isi mobil.
"Enaaaaaak, kamu emang berbakat banget Via." Teriak Willy dan Via pun tersenyum.
Setelah melalui malam panjang akhirnya Via diantar ke Kost an.
Willy yang hatinya sedang berbunga - bunga langsung memberikan senyuman paling manis.
Yudha melihat Via yang turun dari mobil Willy langsung memundurkan mobil nya dan memutar arah agar tidak terlihat oleh Via dan Willy.
Mobil Yudha di paksa dengan kecepatan tinggi menuju daerah Senayan. Dengan kecepatan bak pembalap, Yudha melewati beberapa mobil. Agar suasana hati nya meredam.
Namun ketika melewati jalan layang dan menuju bundaran HI. Yudha kehilangan control dengan mobilnya.
Dengan cepat mobil tersebut kehilangan keseimbangan juga. Dan Bluppppp
Mobil Nissan Terrano masuk ke dalam bundaran HI lengkap dengan Yudha.
__ADS_1
Semua pengendara disana melihat hal tersebut bukan memilih menolong Yudha namun memotret nya. Begitu juga polisi yang melihat Yudha kesusahan naik ke pinggir kolam bundaran HI.
"Pak, bisa saya pinjam telephone nya?" Tanya Yudha kepada bapak polisi yang ada disana.
"Kamu mabuk?" Tanya Polisinya.
"Tidak Pak, mobil saya blong rem nya." Oceh Yudha yang sebel sama polisi tersebut. Melihat itu, polisi akhirnya membawa Yudha ke kantor dan meminta keterangan lebih lanjut. Dikarenakan terjadi kelalaian dalam mengendarai mobil di Jalanan.
"Untung gak ada yang kenal sama gue." Runtuk Yudha dalam hati. Yang memaki kebodohan nya bisa nyeblos ke kolam Bundaran HI dan kesal akibat cemburu.
Tanpa disadari kejadian tersebut menjadi Viral akibat peranan media social. Video mobil Yudha yang masuk ke kolam Bundaran HI masuk ke Friendsbook dan Twitar. Dan puluhan ribu dibagikan ke seluruh. Termasuk ke BBM group Kampus Tritunggal.
Via melihat mobil tersebut sepertinya mengenal nomor mobil tersebut namun takut berasumsi.
Drrrrrrrrrrrrttttttttttttt BBM group berbunyi,
Via: Kok mobilnya kayak mobil Yudha yah?
Gerry: Masa sik?
Widia: Itu emang Yudha.
Widia: HTTP/www.businessindonesia/seorang-pengusaha-muda-terjun-bebas-di-bunderan-HI.com
Via: Yah, Tuhaaaaaannnn.
Setelah membaca berita tersebut Via langsung menghubungi Yudha namun tidak di jawab.
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
Sorry banget lama update nya karena Triplet sedang sibuk untuk kembali ke Jakarta. Cerita ini Author selalu tulis dibuku dulu vbiar gak lupa karena langsung dari mereka.
__ADS_1
Please komen dan like yah.. Biar mereka makin sering ceritanya. ❤❤❤❤
By the way Happy New Year!