
Persiapan ulang tahun Via, Gerry, dan Widia sudah hampir rampung dengan konsep pesta kebun. Seperti biasa Via menyiapkan menu - menu Indonesia sebagai makanan yang akan di sajikan. Via juga menata halaman belakang menjadi tempat pesta untuk semua nya.
Widia pun sudah siap berangkat ke rumah Via, Gerrad anak nya Gerry yang akan mengabadikan moment bersama. Ikut ambil bagian juga dalam acara ini, bahkan anak Widia pun Anya dan Bianca menjadi penyanyi di acara tersebut. Anya yang memilih dunia Design sementara Bianca yang menjadi dokter. Diantara anak - anak mereka semua hanya Dianne yang masuk dalam dunia politik.
Dickson dan Dyandra juga bersiap ke rumah Via. Dianne dan pacarnya akan menyusul, Danny dan Damien yang sudah sampai duluan di rumah Via membuat ke gaduhan dengan terus memakan cemilan yang Via buat kan untuk mereka berdua.
Selain itu juga Via juga menyewa photographer dan videographer. Seakan - akan bahwa moment ini tidak boleh hilang. Via pun berpesan pada videographer tidak boleh mengedit atau memotong yang di videokan.
Gerry pun dan Cia sudah bersiap, sementara Claudia membungkus beberapa hadiah untuk Widia dan Via. Well, ini emang keluarga besar sekali seperti kayak lagi hajatan desa. Ben dan Shasha pun ikut rusuh dengan duduk manis di depan meja makan yang Via sediakan. Beruntung sekali kali ini sang ibunda mengajarkan Shasha memasak masakanan kesukaan semua keluarga besar.
Kejutan untuk Gerry, Via dan Widia yang di persiapkan Jerias, yaitu memories foto - foto saat mereka bertemu dan hingga perayaan pertemanan yang sudah menembus angka 35 tahun.
"Okeh, semua sudah siap. Dan sudah perfect untuk hari ini." Kata Via dalam hati dan melihat hasil dari penataannnya hari ini.
Seperti di ketahui bahwa dekorasi tersebut bisa di bilang mengikuti kemauan Via. Semua dekorasi berwarna pink. Seluruh keluarga besar pun sudah tidak mau berdebat sama si anak manja. Keluarga 3 orang ini diundang semua. Jadi tidak ada yang tidak di undang oleh Via. Bahkan Via menyiapkan makanan lebih untuk semua nya.
Ting tooooonggg...
Bell rumah Via bergema kencang, Via sudah bisa menebak siapa saja yang datang. Tidak lain tidak bukan Widia yang tidak mau ribet sama apapun. Setelah menyerahkan hadiah dan memeluk Via, Widia mengekor Via ke dapur untuk mengambil makanan pembuka nya.
Jerias langsung menuju tempat dimana Erick duduk dan menyiapkan semua. Tidak lama menyusul Gerry, Claudia dan Cia yang menghampiri Via di meja makan. Claudia memberikan hadiah kepada Via yang buat khusus dan limited edition. Begitu juga Cia yang membawa hadiah buat Via.
Tante tersayang nya yang sudah menjadi idola nya Cia sejak dari kecil. Hari ini Ben mengajak seorang perempuan yang cukup manis dan terlihat dengan jelas bisa mengambil hati Via.
"Mamah Via, hari ini kamu glowing sekali. Pasti papah Erick susah menjaga mu jika keluar?" Tanya Cia yang penasaran kulit Via masih kencang dan tidak ada kisut - kisut nya.
"Mamah Via tuh makan nya sehat kek kambing, makanya kulit dia glowing." Ledek Jerias yang ada di belakang Cia saat Cia menanyakan rahasia kulit Via.
Acara pun semakin seru karena semua keluarga sudah berkumpul. 3 manusia biang rusuh sekaligus yang menjadi Centre acara ini akhirnya naik ke panggung untuk membuka acara malam ini.
__ADS_1
"Selamat malam semuanya, salam sejahterah buat kita semua. Hari ini tepat 52 tahun kami ber tiga dan 35 tahun kami bersahabat..." Kata Gerry yang membuka acara dan tiba - tiba meneteskan air mata.
"Ahk, aki - aki ini cengeng kan." Ledek Widia saat mulai acara dan membuyarkan suasa nya syahduh saat ini.
Suasana pun berubah menjadi tawa yang renyah akibat guyonan Widia. Namun berubah lagi saat lagu sedih mengiringi Video yang di putar oleh Jerias. Video kumpulan dari foto - foto mereka saat mulai bersama dan beberapa video lucu ketika mereka bersama.
Anak - anak mereka melihat dengan penuh seksama hingga bagian ketika foto bersama Hiu, Via memeluk Erick, karena pita suara Via putus jadi teriakan nya yang memekak kan telinga tidak terdengar oleh siapapun.
Perjalanan 35 tahun tidak lah sebentar buat mereka semua. Terlebih Via, Gerry, dan Widia yang selalu ada dalam segala moment. Via tertawa melihat moment - moment dimana mereka menghabiskan waktu bersama. Bahkan moment dimana mereka mendapatkan anugerah anak - anak mereka.
Semua tertawa saat moment - moment dimana mereka mendapat anak - anak mereka. Bahkan anak - anak mereka menyadari bahwa persahabatan ke tiga orang ini lebih dari keluarga.
Cia yang duduk dekat Ben, langsung memperkenalkan diri ke pacar nya Ben.
"Halo, aku Gelaudy Vieriasia Putri Al - Rasyid. Biasa dipanggil Cia. Kakak nya Benaiah El-Gibbor Hardjanto. Sabar - sabar yah menghadapi Ben.."Kata Cia dan membuat perempuan di sebelah Ben tertawa manis.
"Kaori Yoshida, terima kasih atas bimbingan nya kak." Jawab Kaori yang sangat santai dan kembali menikmati acara nya lagi.
Kaori yang memakai gaun putih senada dengan baju Ben malam itu membuat mereka tampak serasi. Tangan Ben tidak lepas dari tangan nya Kaori saat berjalan, jelas saja terlihat dari Via dan Erick yang selalu bergandengan tangan.
Berbeda dengan Kaori yang sedikit minder karena orang tua nya tidak seharmonis Via dan Erick. Begitu juga melihat keluarga besar nya yang lain penuh dengan kehangatan. Kaori dibesarkan tidak dekat dengan orang tua nya, bahkan hanya mempunyai kakak bernama Kosuke Yoshida.
Tetapi Ben dan keluarga nya menerima apa adanya bahkan menyambut nya dengan penuh kehangatan. Bahkan Via langsung memberikan restunya.
"Kamu masih mikirin Bunda yah? Atau kamu nggak nyaman dengan Ayah?" Tanya Ben Hati - hati saat selesai mengantar Kaori ke depan rumah nya.
"Tidak, aku hanya merasa tidak pantas untuk keluarga mu yang sempurna." Jawab Kaori yang menundukan kepala nya.
Sesampainya di pintu gerbang, terlihat Kosuke memasuki pintu rumah. Kosuke menyapa Ben dan mengajak nya untuk masuk. Namun Ben bilang bahwa hari ini ulang tahun mamah nya dan harus kembali secepat nya setelah mengantarkan Kaori sesuai janji nya.
__ADS_1
Kosuke terkesima dengan sikap Ben yang begitu gentleman. Tidak seperti kebanyakan pria yang mendekati Kaori sebelum nya. Setelah mengantar Kaori pulang kerumah dan Ben kembali ke rumah. Tentu saja pesta boleh berakhir, namun kumpul keluarga belum berakhir. Mereka memutuskan untuk menginap dan besok baru kembali ke negara masing - masing.
"Eiits ada yang baru pulang nganter perempuan, sepertinya ayah akan punya menantu cepat." Ledek Erick khas bapack - bapack.
"Jadi papah Jerias, papah Gerry, dan papah Dickson bakalan siapin Sokutai* dong" Timpal Jerias yang membuat Ben tersenyum malu.
Sokutai \= Sokutai sudah tidak lagi digunakan untuk keperluan sehari-hari, tetapi masih dipakai untuk upacara pernikahan, pemahkotaan kaisar, atau upacara-upacara penting lainnya.
Sementara genk ibu - ibu sedang asik membicarakan business nya. Bahkan membicarakan keputusan Ben yang akan hengkang dari usahanya, dan meneruskan usaha nya sendiri. Tapi tidak 100% keluar hanya di gantikan saja.
Via yang saat ini memberikan kebebasan untuk Ben dan mengembalikan keputusan kepada pemimpin tertinggi yaitu Widia mengenai Ben.
"Yah, anak nya kita yang satu itu susah kalau sudah ada maunya. Jadi yah ikutin ajah kalau memang dia mau serius di bisnisnya." Kata Widia yang menengahi semua yang menolak Ben keluar dari jajaran Direksi.
"Hmn, emang sih bisnis dia sedang di gandrungi oleh anak - anak muda. Belum lagi bisnis kuliner yang dia jajaki saat ini menjadi top search di dunia digital." Curhat Claudia yang sedih Ben keluar tapi berbeda dengan Dyandra yang menyikapi dengan dewasa.
"Dia kan hanya keluar dari kantor tapi kan ga keluar dari struktur kita. It's okay kok" Kata Dyandra yang berusaha menenangkan diri.
Karena malam semakin larut dan seluruh keluarga akhirnya tertidur lelap. Faktor usia juga yang membuat mereka cepat lelah. Sementara anak-anak sudah kembali kepada kesibukan masing - masing.
Ben yang asik dengan pekerjaan dan berdiskusi dengan Dewin untuk pengembangan business mereka kedepan. Yang tidak di sangka - sangka meledak di pasaran. Khusus nya di South Korea, mendapat sambutan luar biasa dari para anak - anak muda mereka. Disamping makanan yang di tawarkan lebih murah, sehat dan berkualitas pengaruh dari Marketing strategy team nya Ben membuat para Netizen di Korea membahas nya sebagai Marketing Business S3.
°
°
°
°
Like, comments, share dan Vote yah teman - teman online.
__ADS_1