Journal Of Triplet 07

Journal Of Triplet 07
Season 2 : Coming Up Baby January


__ADS_3

Wajah Widia dan Claudia bagaikan harimau yang akan menerkam mangsa nya. Saat melihat genk bapack - bapack yang baru kembali dari aksi diam - diam mereka yang akan mengadakan Winter Road Trip.


"Beb, tenang. Gue sebagai pemula di genk kalian jadi butuh bimbingan." Kata Erick yang berusaha menenangkan Widia. Tangan Widia sudah siap dengan pampers anak nya yang full isi kotoran.


"Sayang, beneran kok..." Lanjut Jerias yang terpotong karena jeritan Via.


"Aaaaaaaarrrghhhk......." Teriak Via sambil memegang perut nya dan keringat dingin.


Dengan cepat Jerias, Gerry, dan Dickson mengangkat Via menuju mobil dan meninggalkan Erick yang pingsan akibat melihat darah. Widia, Dyandra, Dianne, Claudia pun menyusul mobil para suami. Se sampainya di rumah sakit Via langsung menuju UGD.


"Atas nama Ibu Novia Heidi, suaminya dimana?" Teriak Dokter yang mencari Erick.


"Suaminya pingsan dok, saya kembaran nya." Balas Widia yang melihat Via menahan kesakitan.


"Saya minta persetujuan dahulu sama suami, sepertinya Ibu Via akan melahirkan hari ini." Penjelasan Dokter yang membuat Widia dan Gerry ikutan pingsan.


Melihat keadaan seperti itu Jerias dan Dickson memutuskan untuk membawa Erick ke rumah sakit. Sementara Claudia mengurusi Widia dan Gerry, lalu Dyandra dan Dianne memantau kondisi Via. Staff di rumah sakit hanya bisa menggelengkan kepala nya. Akibat kejadian hari ini.


"Dy, aku gak mau ceasar. Pokoknya mau normal..." Teriak Via saat menahan sakit hebat di perutnya.


"Udah, gak usah mikir itu. Keselamatan kalian bertiga yang di utamakan." Jawab Dyandra yang terus mengusap - ngusap punggung Via.


Erick, Jerias dan Dickson akhirnya tiba di rumah sakit melihat Via yang terus berjuang. Mata Erick terus mengeluarkan air mata.


"Viii, udah ceasar yah. Aku nggak mau kamu kesakitan seperti ini." Jerit Erick yang sudah nangis melihat Via.


"Ngggaaaak, aku mau normal. Pokoknya NORMAL!"Teriak Via yang memekakan telinga.


"Naaak, ayo. Jangan sakitin mama yah, kamu keluar nya normal yaaah..." Usap Erick ke perut Via sembari membisikan kata-kata untuk anaknya.


Selama 5 jam Via bergelut antara hidup dan mati, akhirnya menyerah karena anak dalam kandungan nya semakin aktiv serta terlilit tali pusar di leher keduanya. Dokter akhirnya mengambil keputusan untuk mengoperasi perut Via.


Tepat pukul 02.00 dini hari Tanggal 01 January anak kembar Erickson Hardjanto dan Novia Heidi lahir dengan sempurna. Si kembar langsung di larikan ke incubator dan pemasangan alat pernafasan. Sementara Erick sedang di evakuasi oleh team dokter karena pingsan di dalam ruangan.


Via pun menjalani perawatan diruangan persalinan. Sementara teman - teman nya masih menunggu Via sadar beserta Erick.


...****************...


Sudah 3 hari berlalu keadaan anak kembar Via dan Erick berlangsung dengan baik. Via pun sudah memberikan ASI nya terhadap anak kembarnya.


"Jadi nama anak elu siapa Rick?" Tanya Jerias yang menatap Erick.


"Benaiah El-Gibbor Hardjanto dan Jehovah- Shammah Hardjanto." Jawab Erick yang menuliskan nama lengkap anak nya setelah 3 hari dirawat.

__ADS_1


"Berat amat namanya, emang apa artinya?" Tanya Dickson yang penasaran sama nama anak nya Erick.


Erick tersenyum ketika melihat anak - anaknya bertumbuh sehat dan berkembang pesat. Walau sedih harus merelakan hanya bisa 2 anak. Karena rahim Via terpaksa diangkat karena mengalami sobek parah.


"Apa dong artinya Goring!" Paksa Dickson yang penasaran.


"Benaiah El-Gibbor artinya Allah adalah Panglima Perang Allah. Jehovah Shammah adalah Allah Maha Hadir." Jawab Erick yang terus menatap wajah anak nya.


"Kenapa di namain kek gitu?" Tanya Gerry sedikit penasaran.


"Anak gue ada karena anugerah semesta, tanpa peperangan dan hadirnya semesta mungkin gak akan gue diposisi ini." Jawab Erick yang diplomatis.


"Ya udah sih, kita google ajah arti nama anaknya Erick ama Via." Kata Jerias yang menengahi moment bawang ini.


Malam tahun baru boleh gagal, anak Gerry dan Via bisa dibilang kembar namun beda 1 tahun. Wajah lelah dan mata panda Erick pun tidak bisa disembunyikan. Well, genk bapack - bapack akhirnya menyemangati Erick yang tampaknya semakin lelah.


Drrrrrttttt WhatsApp pun bergetar....


Jerias added Dickson Wicaksono and Dyandra Gautama.


Gerry : Hallo member baru!


Dyandra : Ah haii...


Dickson : Halo mamhot and pahot


Dickson : Mama Hot dan Papa Hot, atau mau mahmud dan pahmud?


All : Apaan lagi?


Erick : Ihk jokes nya bapack - bapack.


Dickson : Mama Muda dan Papa Muda.


All : 🙄🙄🙄🙄🙄


Tidak terasa hampir sebulan Erick menjadi papa muda. Tubuh yang atletis itu berubah seperti tidak terurus. Gerry yang melihat nya kaget karena Erick berubah drastis.


"Kenapa bisa begini sih?" Ledek Gerry saat mengunjungi Via dan Erick di California.


"Gue begadang teroooos, Rhoma Irama ajah kalah." Jawab Erick yang sedang membetulkan posisi duduknya.


"Ngerasain kan penderitaan gue? Tapi nikmati bro! Anak tuh cepet gedenya." Lanjut Gerry yang menasehati Erick.

__ADS_1


"Ini moment bro, makanya gue gak mau ilang sedikit pun." Balas Erick yang akhir nya berdiri memberikan minuman dingin.


Anak kembar Via dan Erick seperti monster yang kalau minum susu harus banyak. Sehingga dokter anak pun bilang jangan terlalu banyak diberikan ASI, harus disesuaikan takaran. Karena tidak baik juga terlalu berlebihan. Dokter pun menyarankan untuk mengatur dengan disiplin waktu - waktu minum susu. Juga disesuaikan jam lapar si anak, agar si anak terbiasa.


Via pun rajin membuka jurnal - jurnal kesehatan anak. Yah, walau anak nya kembar ini lebih mirip Erick ketimbang Via.


"Waaah, anak nya lucu yah. Ini pasti mirip papa nya?" Teriak ibu - ibu di kantor perwakilam kedutaan Indonesia untuk USA di California, Via pun berjalan mendorong stroller anaknya.


"Halo, ibu Via. Wah ada si kembar. Ihk, muka nya pak Erick banget yah. Jepang banget mukanya." Sapa ibu kepala Administrasi.


"Terima kasih bu, saya mau daftar akte anak dan paspor nih bu." Jawab Via sekaligus menyerahkan kelengkapan surat - surat yang dibutuhkan.


Ibu kepala administrasi langsung menyerahkan formulir yang harus Via tanda tanganin.


"Mau pulang ke Indonesia yah?" Tanya si ibu kepala administrasi.


"Nggak bu, mau pulang ke Geneva. Kebetulan saya ada urusan kantor juga." Jawab Via sambil menyerahkan kembali formulir dan bertanda tangan.


Setelah selesai dan hanya butuh 4 jam, akhirnya Via membawa pulang 2 paspor baru untuk anak kembarnya. Kali ini Via akan berkunjung ke rumah Prof. Bjorn dan Prof. Cho Song Hwa. Via ingin anak - anak nya melihat Geneva.



Tidak lupa juga Via mengunggah foto anak kembarnya di jaringan sosial media nya. Tanggapan sosial media pun menyambut sang bayi selebgram menjadikan ikon fashion kedepan nya. Via pun mulai aktif membagikan mengenai hak anak, gizi baik buat anak.


Komentar - komentar pun sudah mulai beragam, Via pun hanya sekedar membaca komen - komen tersebut. Banyak yang terbantu dengan isi dari pinstagram Via.


clubibumuda: mba @noviaheidi info dong kenapa sudah mencari mpasi?


anyahetaway: wah lucunya bayi selebgram


Dan masih banyak lagi pertanyaan - pertanyaan persiapan Via yang sudah mempersiapkan untuk mpasi. Sementara anak Via baru berusia 1 tahun, dan masih menggunakan ASI sebagai bahan makanan utamanya.


...****************...


Lain hal nya yang bapack - bapack malah merencanakan touring yang tertunda saat kelahiran si kembar. Erick pun sudah menyibukan diri dengan kegiatan baru sehingga bisa menyalurkan hobby nya.


°


°


°


°

__ADS_1


°


Terima kasih telah menunggu cerita ini!


__ADS_2