Journal Of Triplet 07

Journal Of Triplet 07
Season 2 : Aku KemBALI disuatu Saat Dengan Pasangan Ku..


__ADS_3

Erick melakukan sesi-sesi foto sebelum meninggalkan hotel dan keliling lagi bersama Vika. Erick pun mengunggah foto dimana dia melihat biota laut ke Pinstagram nya.



Dengan caption "KemBALI suatu saat nanti". Via menyukai posting an itu, menjadikan Via yang pertama menyukai postingan tersebut. Vika melihat postingan tersebut hanya tersenyum getir ketika melihat Via menyukai postingan tersebut.


Vika duduk di mobil yang membawa mereka ke arah Ubud. Yang kata orang romantis bagaikan cerita dongeng. Lagi-lagi Erick hanya terdiam dan sekarang lebih menutup diri.


" Rick, elu masih marah sama gue?" Tanya Vika yang duduk menghadap Erick saat tiba di Restaurant Kim-Soo Bali.


"Nggak, Cuma mikir ajah. Mungkin ini yang terakhir kita liburan bareng Vik." Jawab Erick Tegas membuat Vika tersentak kaget.


"Maksud elu apaan?" Tanya Vika yang sambil membuka halaman menu untuk Brunch.



Erick mengabadikan ketika Vika membuka menu makanan brunch mereka. Lalu Erick memngulangi kata- kata yang tadi saat bilang ini liburan terakhir antara Erick dan Vika.


"Iyah. Udah saat nya kita memikirkan perasaan pasangan kita, Vik." Erick mulai memberikan sinyal tegas mengakhiri hubungan tanpa status tersebut.


"Kita pikirin nanti jika kita sudah kembali ke negara perantauan." Kata Vika sambil menunjuk pesanan makanan ke pramusaji.


Vika memberikan buku menu dan melirik ke Erick yang sedang asik memilih barang-barang untuk oleh-oleh lagi. Vika merasa diri nya mengambang karena Erick memberikan info kalau hubungan mereka akan berakhir.


Erick sibuk memilih barang-barang souvenir juga memilih perabotan untuk apartment. Tidak lupa juga Erick memilih bean bag bermotif Bali, untuk balkon Apartment nya.


"Vik, bagus yang mana kalau buat di dapur?" Tanya Erick sambil menunjukan wadah-wadah cantik keramik yang terlihat manis.


"Yang tangan kanan. Yang ada bola-bola menonjol"Jawab Vika yang merasa heran kenapa sekarang Erick memperhatikan Apartments.


Vika semakin sadar jika Erick tanpa sadar sudah menyukai Via. Semua yang dipilih sama Erick saat melihat perabotan rumah. Tidak pernah Vika melihat Erick memfotonya terlebih dahulu setelah memilih sesuatu.


" Oke, sudah selesai. Tinggal di packing dan kirim buat di jual lagi." Kata Erick saat duduk di depan Vika.


"Apa? Jadi di jual lagi? Dasar Sales." Ledek Vika yang ternyata telah berburuk sangka.


"Vik, ini moment dimana pasti ada wangi duit." Balas Erick.

__ADS_1


Liburan di Bali kali ini sangat dimanfaatkan sama Erick, untuk melebarkan business jika suatu saat harus pensiun. Selain main saham yang sudah di lakukan Erick saat masih zaman kuliah.


Erick sangat pandai dengan system pengelolaan keuangan dan pemasaran product. Tidak jarang Erick lebih dapat melihat peluang business yang ada.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


07.00 PM waktu Manchester City. Musim panas yang luar biasa membuat Via harus berkali-kali meminum air mineral sebelum di jemput Gerry.


Tinn tiiinnnn


Suara mobil Gerry yang sudah sampai di tempat penjemputan. Claudia tampak senang melihat Via datang dan mengajak nya berbelanja.


"Kalau bukan orang hamil, gak mau nih aku begini." Dumel Via yang melihat kedua teman nya memamerkan gigi bersih mereka.


"Tenang Vi, ini mudah-mudahan tidak akan menyusahkan elu, saat Gerry Junior hadir." Bujuk Gerry ketika melihat Via yang sedang mengambil bahan makanan-makanan Asia di toko yang menjual perlengkapan masakan Asia di Manchester.


Muka Claudia kali ini bener-bener ceria. Selesai berbelanja besar, Via dan Gerry menaruh di mobil membuat orang- orang terkejut. Jelas ajah bahan yang mereka beli harus dibawa oleh truck kecil agar bisa muat.


"Via atur dulu, biar bisa muat seminggu kedepan. Eh iyah, sebulan kedepan Via di New York loh. Trus kan Via di tugasin dulu disana, jadi jangan berulah yaaah." Perintah Via yang mengatur makanan-makanan yang akan masuk kulkas.


"Siap nyonya Via. Tenang ajah, bulan depan kan Claudia masuk trimester ke 2. Jadi aman..." Kata Gerry yang menyemangati diri ketika Via jauh.


Tak hanya Gerry saja, Widia juga memanfaatkan keadaan ini untuk mengisi kulkasnya juga.


"Ahhhk, selesaaaiiii. Udah beres juga niiih..." Kata Via yang melihat dapur susah bersih dan makanan tersusun rapih sesuai urutan nya.


"Well, ibu yang OCD* harus banget yak bersih begini." Ledek Gerry saat melihat dapurnya kinclong dan tertata rapih.


"Hahaha, gak harus juga sih. Tapi kan kalau rapih enak di lihatnya." Balas Via yang merebahkan badan nya di sofa ruang tengah.


*OCD sering berpusat pada suatu motif, misalnya takut kuman atau kewajiban mengatur benda-benda dalam pola tertentu. Gejala ini biasanya dimulai bertahap dan bervariasi sepanjang hidup.*


Claudia semenjak ada Via di Manchester menjadi lebih manja dari biasanya. Entah mengapa? Gerry pun akhirnya belajar faktor-faktor kehamilan yang terjadi. Sungguh luar biasa menghadapi fase kehamilan.


Selama 3 hari Gerry dan Claudia puas dimasakin sama Via. Bahkan Claudia dekat sekali dengan Via, kayak drama hari ini.


"Vii, aku mau ikut ke pasar." Rengek Claudia yang duduk di ruang tamu.

__ADS_1


"Via mau cepet-cepet, nanti sore kan Via pulang ke Geneva. Sebentar yah..."Kata Via yang langsung memakai jacket lalu pergi.


Karena masalah hormonal akhirnya Claudia nangis karena Via pergi. Gerry yang mendengar di telephone selulernya hanya bisa memberikan nasihat sabar.


Seharian Via masak untuk Gerry, Widia dan Claudia juga Jerias. Membuat Via kelelahan, Via kali ini di antar oleh Widia mengingat hormonal Claudia yang aneh, jika melihat Via pergi.


" Thank you yah duth." Kata Widia yang memeluk Via dengan erat.


"Iyah, Via kali ini senang banget." Balas Via yang memeluk erat Widia.


Pesawat yang akan Via tumpangi sudah memanggil nama nya, Via bergegas masuk kedalam pesawat.


Berbeda saat di Ngurah Rai International Airport. Hari ini adalah terakhir Erick dan Vika libur bersama, Vika yang akan ikut ke California karena mendapat training di kantor pusat. Wajah Vika senang karena dalam waktu 28 jam kemudian akan bertemu dengan Mike.


Erick melihat postingan Dickson mengenai Via dan Thata. Tidak menciutkan nyali nya sebagai mak comblang kenamaan.


"Oh pake cara ini, kita lihat siapa yang akan lebih dulu finish." Kata Erick dalam hati. Hati Erick terasa damai ketika melihat postingan Via mengenai kerjasama nya nanti.


Di kantor Erick menyambut gembira proposal yang diajukan Erick mengenai hal ini. Dipastikan akan menjadi booming dan menolong pergerakan roda ekonomi.


"Viaaaaaaaaaaa....." Teriak Felly saat masuk ke kantor. Muka Via merasa aneh karena Felly memberikan secarik kertas.


"Apaan ini?" Tanya Via dengan muka datarnya.


"Selamat darliiiiing, buat promosi. Duh kudu makan-makan kita." Kata Felly yang memberitahukan kalau Giany akan di pindahkan ke department lain. Lalu Via akan menjadi kepala department saat ini.


Via langsung kegirangan dan melupakan jet-lag nya dari 3 negara yang harus di kunjungi.


"Jadi minggu depan official dong ibu Kadep*" Ledek Via yang masih tidak percaya.


"Eiits, apa-apaan ini. Masih belum, jika head office belum melantik." Kata Via yang buru-buru kabur dan menemui kepala HRD.


Via tidak sabar menanti akan ke New York City, selain pelantikan jabatan. Via akan menanda- tangani kontrak kerjasama dengan Disneyland yang tertarik dengan konsep Via.


°


°

__ADS_1


°


Like yah kawan-kawan, lalu comment juga, terus di Vote novel nya dan love buat novelnya.


__ADS_2